Modul Ajar & RPP Prakarya Kelas VIII
Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Prakarya |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengenal berbagai jenis kertas dan plastik di lingkungan sekitar serta memiliki kemampuan motorik halus dasar untuk memegang dan menggunting. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus |
| Elemen / Domain | Prakarya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu membuat produk kerajinan sederhana dari bahan kertas dan plastik, mengidentifikasi fungsi dan nilai ekonomisnya, serta mengomunikasikan proses dan hasil karyanya dengan dukungan visual dan bahasa isyarat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kerajinan kertas dan plastik dapat berupa tempat pensil dari botol plastik bekas, vas bunga dari koran bekas, atau hiasan dinding dari sedotan plastik. |
| Konseptual | Konsep utama dalam kerajinan ini adalah daur ulang dan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna atau estetika. |
| Prosedural | Prosedur yang dipelajari meliputi langkah-langkah merancang, memotong, melipat, menempel, dan menghias bahan kertas dan plastik. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya merencanakan langkah kerja, memilih bahan yang tepat, dan mengevaluasi hasil karyanya untuk perbaikan di masa depan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis kertas dan plastik yang dapat digunakan untuk kerajinan dengan bantuan visual.
- Menyebutkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan dari kertas dan plastik dengan tepat.
- Membuat pola sederhana untuk kerajinan kertas atau plastik dengan bimbingan.
- Melakukan teknik memotong, melipat, dan menempel pada bahan kertas dan plastik sesuai prosedur.
- Merancang dan membuat satu produk kerajinan sederhana dari kertas atau plastik secara mandiri.
- Mempresentasikan hasil karya kerajinan kertas atau plastik dengan menggunakan bahasa isyarat dan visual.
Pemahaman bermakna: Membuat kerajinan dari kertas dan plastik bukan hanya menghasilkan karya, tetapi juga melatih kreativitas, mengurangi sampah, dan menciptakan peluang usaha sederhana dari barang bekas di sekitar kita.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah sampah kertas dan plastik yang biasanya dibuang menjadi sesuatu yang indah dan berguna?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Mengukur dan membuat pola dengan bentuk geometri sederhana (persegi, lingkaran, segitiga). Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam memilih warna, bentuk, dan hiasan pada kerajinan. Pendidikan Lingkungan Hidup: Mengenal pentingnya daur ulang dan mengurangi sampah plastik serta kertas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik mengumpulkan bahan bekas seperti botol plastik atau koran, serta memberikan dukungan moral saat anak membuat kerajinan di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar memiliki area kerja yang cukup luas, meja yang bersih, pencahayaan yang baik, dan dilengkapi dengan poster visual instruksi langkah-langkah membuat kerajinan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial sederhana tanpa suara dengan subtitle dan visual instruksi jelas yang bisa diakses di tablet atau proyektor untuk menunjukkan contoh kerajinan dan teknik dasar. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis kertas dan plastik yang dapat digunakan untuk kerajinan dengan bantuan visual dan menyebutkan alat serta bahan yang dibutuhkan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dengan salam dan bahasa isyarat, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran menggunakan daftar nama dan foto. Guru menunjukkan berbagai contoh kerajinan dari kertas dan plastik (misalnya, vas bunga dari koran, tempat pensil dari botol) dan bertanya (dengan isyarat dan tulisan) 'Apa ini? Terbuat dari apa?' untuk memancing rasa ingin tahu. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan mengenal bahan dan alat untuk membuat kerajinan dari kertas dan plastik, dan kita akan mencoba membedakannya. Guru menunjukkan kartu kata 'kertas' dan 'plastik' serta gambar-gambarnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati berbagai contoh bahan (kertas koran, karton, botol plastik, sedotan plastik) yang sudah disiapkan. Guru memfasilitasi diskusi (dengan isyarat dan kartu kata) tentang perbedaan karakteristik bahan-bahan tersebut (misalnya, kertas bisa disobek, plastik tidak; kertas bisa dilipat, plastik lebih lentur). Guru juga memperkenalkan alat-alat yang akan digunakan (gunting, lem, penggaris) dengan menunjukkan alatnya secara langsung dan kartu nama alatnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok (2-3 orang) diminta mengelompokkan bahan-bahan yang disediakan ke dalam kategori 'kertas' atau 'plastik' di atas meja mereka. Mereka juga diminta mengambil alat yang sesuai untuk tiap bahan. Guru berkeliling memberikan bimbingan, memastikan pemahaman, dan mengoreksi jika ada kekeliruan, menggunakan isyarat dan sentuhan. Guru memberi contoh cara memegang gunting dan lem yang aman. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok menunjukkan hasil pengelompokan bahan dan alatnya. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang jenis bahan dan alat yang tepat. Guru menanyakan (dengan isyarat dan tulisan) 'Mengapa bahan ini disebut kertas?' atau 'Apa fungsi gunting?' untuk mengecek pemahaman. Guru memuji usaha setiap kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat (dengan bantuan kartu kata dan gambar) tentang bahan dan alat kerajinan kertas dan plastik. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik. Guru menyampaikan bahwa pertemuan selanjutnya kita akan mulai membuat pola. Guru menutup dengan doa dan salam, mengisyaratkan 'sampai jumpa' dengan senyum. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Membuat pola sederhana untuk kerajinan kertas atau plastik dengan bimbingan dan melakukan teknik memotong, melipat, dan menempel pada bahan sesuai prosedur. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengulang kembali materi sebelumnya dengan menunjukkan kartu gambar bahan dan alat. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini: kita akan belajar membuat pola dan mencoba memotong, melipat, serta menempel. Guru menunjukkan contoh pola sederhana (misalnya lingkaran, persegi) dan menjelaskan (dengan isyarat dan tulisan) 'Pola adalah gambar dasar'. Guru bertanya 'Bagaimana cara membuat bentuk lingkaran di kertas?' untuk memancing ide. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati demonstrasi guru tentang cara membuat pola sederhana (misalnya pola bunga atau kotak) di kertas, cara memegang gunting dengan aman, cara memotong mengikuti garis, dan cara melipat kertas dengan rapi. Setiap langkah didemonstrasikan secara perlahan dengan visualisasi jelas, disertai isyarat dan kartu instruksi. Guru juga menunjukkan cara mengoleskan lem secukupnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menerima lembar kerja yang berisi beberapa bentuk pola dasar (lingkaran, segitiga, persegi) untuk ditiru. Mereka diminta menggambar pola tersebut di kertas bekas, lalu memotongnya. Setelah itu, mereka mencoba melipat kertas menjadi bentuk sederhana (misalnya kipas atau perahu). Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, mengoreksi teknik memotong dan melipat, serta membantu peserta didik yang kesulitan. Peserta didik juga mencoba menempelkan potongan-potongan kertas yang sudah mereka buat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik secara berpasangan menunjukkan hasil potongan dan lipatan mereka. Guru memberikan umpan balik (dengan isyarat dan pujian) atas ketelitian dan usaha mereka. Guru menanyakan (dengan isyarat) 'Apakah sulit memotong mengikuti garis?' atau 'Apa yang terjadi jika lem terlalu banyak?'. Guru menguatkan bahwa latihan membuat tangan kita semakin terampil. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah membuat pola, memotong, melipat, dan menempel. Guru memberikan semangat untuk pertemuan selanjutnya di mana mereka akan membuat karya. Guru menutup dengan apresiasi dan doa, mengingatkan untuk berhati-hati saat menggunakan gunting. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi bahan, alat, dan mempraktikkan teknik dasar pembuatan kerajinan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Kerajinan dari kertas dan plastik adalah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Kita bisa mengubah barang bekas menjadi benda baru yang indah dan berguna.
Alat & bahan: Gunting, lem, penggaris, pensil warna, kertas bekas (koran/karton), botol plastik bekas, sedotan plastik.
Langkah kerja:
- Amati contoh bahan kerajinan (kertas, plastik) dan alat (gunting, lem) yang ditunjukkan guru.
- Kelompokkan bahan yang kamu temukan ke dalam kategori 'kertas' atau 'plastik' pada tabel.
- Buatlah pola bentuk dasar (misalnya lingkaran atau kotak) pada kertas bekas.
- Gunting pola yang sudah kamu buat dengan hati-hati.
- Tempelkan potongan kertasmu menjadi bentuk baru yang sederhana.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Tunjukkan gambar gunting. Apa namanya?
- Tunjukkan gambar kertas. Apa ini?
- Tunjukkan gambar botol plastik. Apa ini?
- Bisakah kamu melipat kertas ini?
Formatif (proses): Observasi langsung terhadap partisipasi peserta didik dalam mengidentifikasi bahan, menggunakan alat, serta melakukan teknik memotong, melipat, dan menempel.
Sumatif (akhir): Penilaian produk kerajinan yang dibuat peserta didik dan observasi saat presentasi hasil karya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis kertas dan plastik serta alat dan bahan | Pengenalan bahan dan alat kerajinan | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Membuat pola sederhana dan mempraktikkan teknik dasar memotong, melipat, dan menempel | Praktik membuat pola dan teknik dasar | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Merancang dan membuat satu produk kerajinan sederhana dari kertas atau plastik serta mempresentasikannya | Proyek kerajinan dan presentasi | 2 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Kerajinan dari kertas dan plastik adalah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Kita bisa mengubah barang bekas menjadi benda baru yang indah dan berguna. Ini juga cara kita membantu menjaga lingkungan agar tetap bersih. Mari kita belajar bersama bagaimana kertas dan plastik bisa menjadi karya seni yang menarik!
1. Mengenal Kertas sebagai Bahan Kerajinan
Kertas adalah bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita. Ada kertas koran, kertas majalah, kertas karton, dan kertas HVS. Setiap jenis kertas punya sifat berbeda. Kertas koran mudah disobek dan dilipat, cocok untuk membuat gulungan atau bubur kertas. Kertas karton lebih tebal dan kuat, bagus untuk membuat kotak atau bingkai. Kertas HVS bisa diwarnai dan digambar. Kita bisa membuat vas bunga dari gulungan koran, bingkai foto dari karton, atau hiasan dinding dari potongan kertas warna-warni. Contoh kerajinan dari kertas: origami, bunga kertas, lampion kertas, atau kotak tisu dari karton bekas.
2. Mengenal Plastik sebagai Bahan Kerajinan
Plastik juga banyak kita temukan di mana-mana, seperti botol minuman, sedotan, atau kantong plastik. Plastik punya sifat kuat dan tahan air. Botol plastik bisa diubah jadi tempat pensil, celengan, atau pot bunga mini. Sedotan plastik bisa dirangkai jadi hiasan gantung atau bunga. Kantong plastik bisa dianyam jadi tas belanja atau dompet. Menggunakan plastik bekas untuk kerajinan membantu mengurangi sampah di lingkungan kita. Contoh kerajinan dari plastik: tempat pensil dari botol, bunga dari sedotan, dompet dari kemasan kopi.
3. Alat dan Bahan Pendukung
Untuk membuat kerajinan, kita butuh beberapa alat penting. Gunting untuk memotong, lem untuk merekatkan, dan penggaris untuk mengukur atau membuat garis lurus. Kita juga bisa menggunakan pensil warna atau spidol untuk menghias, serta manik-manik atau glitter untuk mempercantik karya. Penting untuk selalu berhati-hati saat menggunakan gunting dan lem agar aman. Pastikan semua alat dan bahan sudah disiapkan sebelum memulai membuat kerajinan.
4. Teknik Dasar dalam Kerajinan Kertas dan Plastik
Ada beberapa teknik dasar yang sering digunakan. Pertama, memotong, yaitu memisahkan bahan menggunakan gunting atau pisau (dengan pengawasan guru). Kedua, melipat, yaitu membuat lipatan pada kertas atau plastik untuk membentuk dimensi. Ketiga, menempel, yaitu menyatukan dua bagian bahan dengan lem. Keempat, menggunting, yaitu memotong bahan sesuai pola yang sudah dibuat. Kelima, merangkai, yaitu menyatukan beberapa bagian menjadi satu bentuk utuh. Dengan menguasai teknik ini, kita bisa membuat berbagai macam kerajinan.
5. Langkah-Langkah Membuat Kerajinan
Membuat kerajinan dimulai dengan merencanakan. Pertama, tentukan ide kerajinan yang ingin dibuat. Kedua, siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Ketiga, buat pola atau gambar rancangan di kertas atau langsung di bahan. Keempat, lakukan teknik memotong, melipat, menempel sesuai rancangan. Kelima, hias karya agar terlihat lebih menarik. Terakhir, periksa kembali hasil karya, apakah sudah rapi dan kuat. Jangan takut mencoba hal baru dan berkreasi sesuai imajinasimu.
6. Manfaat Membuat Kerajinan Daur Ulang
Membuat kerajinan dari kertas dan plastik bekas memiliki banyak manfaat. Selain melatih kreativitas dan ketelitian, kita juga turut serta dalam menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah. Hasil karya kerajinan juga bisa menjadi hiasan di rumah atau bahkan bisa dijual untuk mendapatkan uang. Ini mengajarkan kita tentang nilai guna barang bekas dan pentingnya memanfaatkan sumber daya yang ada secara bijak. Setiap karya yang kita buat adalah bentuk kepedulian terhadap bumi.
7. Keselamatan Kerja dalam Berkarya
Saat membuat kerajinan, keselamatan adalah hal utama. Selalu gunakan gunting dengan hati-hati dan jauhkan dari wajah atau teman. Gunakan lem secukupnya dan jangan sampai terkena mata. Pastikan meja kerja bersih dan rapi agar tidak ada benda tajam yang tersembunyi. Jika menggunakan pisau atau alat tajam lainnya, harus selalu dengan pengawasan guru. Mencuci tangan setelah selesai berkarya juga penting untuk menjaga kebersihan. Dengan mematuhi aturan ini, kita bisa berkarya dengan aman dan nyaman.
Rangkuman: Kerajinan kertas dan plastik adalah kegiatan kreatif memanfaatkan bahan bekas menjadi benda berguna atau indah. Kita belajar mengidentifikasi jenis bahan, alat, serta teknik dasar seperti memotong, melipat, dan menempel. Kegiatan ini melatih kreativitas, ketelitian, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya daur ulang serta menjaga lingkungan. Dengan perencanaan dan hati-hati, kita bisa menciptakan karya yang unik dan bermanfaat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Daur ulang | Proses mengolah kembali barang bekas menjadi barang baru. |
| Kreativitas | Kemampuan menciptakan sesuatu yang baru dan unik. |
| Pola | Bentuk atau gambar dasar yang menjadi acuan. |
| Melipat | Mengubah bentuk bahan dengan cara menekuknya. |
| Menempel | Menyatukan dua benda dengan perekat (lem). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu" mata pelajaran Prakarya Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Prakarya Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Kerajinan Bahan Limbah Lunak dan KerasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Rekayasa Alat Penjernih AirBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAnalisis Peluang UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPromosi Produk SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Prakarya kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu pada Prakarya SMPLB, Fase D, elemen Prakarya.
Modul Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu untuk Prakarya kelas VIII.
Apakah modul ajar Prakarya materi Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu untuk kelas VIII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Prakarya kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus, pada Fase D untuk kelas VIII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu untuk Prakarya kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya kelas VIII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Prakarya ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.