MAKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP ILMU HADIST Kelas XI
Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis(

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Klasifikasi hadis menjadi sahih, hasan, dhaif, dan maudhu' sangat krusial dalam Ilmu Hadis. Hadis sahih dan hasan memenuhi syarat sanad dan matan yang kuat, sehingga menjadi hujjah dalam hukum. Hadis dhaif memiliki kelemahan pada sanad atau perawi, tidak dapat menjadi hujjah hukum. Hadis maudhu' adalah hadis palsu yang dibuat-buat, haram diriwayatkan kecuali untuk menjelaskan kepalsuannya. Pemahaman ini penting untuk menjaga kemurnian ajaran Islam.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis(
ILMU HADIST · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis(
ILMU HADIST · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranILMU HADIST
Fase / KelasF / XI
Materi PokokBab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis(
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami pengertian dasar hadis, sunah, dan fungsinya dalam Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab
Elemen / DomainHadis
Rumusan CP FasePeserta didik menganalisis berbagai jenis hadis berdasarkan kualitas sanad dan matannya, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap penetapan hukum Islam dan praktik kehidupan sehari-hari dengan penuh tanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualHadis-hadis Nabi Muhammad ﷺ seperti hadis tentang niat (إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ) yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim adalah contoh hadis sahih.
KonseptualKlasifikasi hadis menjadi sahih, hasan, dhaif, dan maudhu' didasarkan pada kriteria penerimaan perawi, sanad, dan matan untuk menentukan otentisitas dan kehujahannya.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah meneliti sanad dan matan hadis untuk mengidentifikasi tingkat kesahihan atau kedhaifannya.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya sikap kritis dan kehati-hatian dalam menerima dan mengamalkan hadis sebagai sumber hukum Islam.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari dan mengamalkan hadis sahih dan hasan sebagai wujud ketaatan kepada ajaran Nabi Muhammad ﷺ, serta menjauhi hadis dhaif dan maudhu' untuk menjaga kemurnian syariat.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan semangat kritis dan teliti dalam mengkaji kebenaran suatu hadis, menggunakan berbagai sumber terpercaya untuk memperkaya pemahaman Ilmu Hadis.
3. Cinta LingkunganMenjaga lingkungan belajar yang kondusif dan saling mendukung antar sesama peserta didik, serta menghindari penyebaran informasi hadis yang tidak jelas sumbernya.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan sikap toleransi dan menghargai perbedaan pendapat dalam khazanah Ilmu Hadis, serta berkolaborasi dalam mencari kebenaran dengan semangat persaudaraan.
5. Cinta Tanah AirMenerapkan nilai-nilai keislaman dari hadis sahih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang, demi kemajuan Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri hadis sahih dan hasan dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat membedakan hadis sahih, hasan, dhaif, dan maudhu' berdasarkan kriteria ulama hadis secara runtut.
  3. Melalui diskusi kelas, peserta didik dapat menjelaskan implikasi hukum dari hadis sahih dan hasan dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
  4. Dengan menyusun peta konsep, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis hadis dhaif dan maudhu' serta penyebabnya secara sistematis.
  5. Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menyajikan contoh hadis dari setiap kategori (sahih, hasan, dhaif, maudhu') beserta alasannya dengan jelas.
Halaman 2 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami klasifikasi hadis membantu peserta didik membedakan ajaran Nabi yang otentik dari yang tidak, sehingga mereka dapat mengamalkannya dengan keyakinan yang benar dan terhindar dari kesesatan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengetahui apakah suatu hadis itu sahih atau tidak sebelum mengamalkannya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Arab: Memahami struktur kalimat dan kaidah nahwu-shorof dalam matan hadis untuk menghindari salah tafsir.
Sejarah Kebudayaan Islam: Mengetahui konteks historis periwayatan hadis dan biografi para perawi untuk menilai kredibilitas sanad.
Aqidah Akhlak: Mengaitkan isi hadis dengan nilai-nilai keimanan dan akhlak yang diajarkan dalam Islam.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk berdiskusi dengan peserta didik tentang hadis-hadis yang sering didengar di masyarakat dan menanyakan statusnya.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi dengan sudut bacaan kitab-kitab hadis primer dan sekunder, serta akses internet untuk mencari referensi digital yang terpercaya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pencari hadis seperti Lidwa Pusaka atau situs web resmi lembaga hadis untuk memverifikasi status hadis.
Halaman 3 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri hadis sahih dan hasan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya: 'Apakah kalian pernah mendengar ungkapan 'hadis dhaif' atau 'hadis palsu'? Apa yang kalian pahami tentang itu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri hadis sahih dan hasan, serta menjelaskan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa yakin bahwa suatu hadis benar-benar berasal dari Nabi Muhammad ﷺ?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang pentingnya sanad dalam hadis, lalu meminta peserta didik untuk mencatat poin-poin penting.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus beberapa teks hadis pendek.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok menganalisis studi kasus hadis pada LKPD, berdiskusi untuk mengidentifikasi ciri-ciri sanad dan matan yang menunjukkan hadis sahih dan hasan.
  2. Peserta didik mencari referensi dari buku ajar atau sumber digital terpercaya untuk memverifikasi pemahaman mereka tentang kriteria hadis sahih dan hasan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri hadis sahih dan hasan di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, sementara guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang perbedaan mendasar antara hadis sahih dan hasan dari segi syarat-syaratnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama ciri-ciri hadis sahih dan hasan yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan pentingnya ketelitian dalam menerima informasi agama.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi hadis dhaif untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat membedakan hadis sahih, hasan, dhaif, dan maudhu' berdasarkan kriteria ulama hadis secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan mengulang kembali ciri-ciri hadis sahih dan hasan dari pertemuan sebelumnya, lalu bertanya: 'Apa yang terjadi jika suatu hadis tidak memenuhi kriteria sahih atau hasan?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membedakan hadis sahih, hasan, dhaif, dan maudhu', serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa melindungi diri dari hadis palsu yang beredar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh hadis dhaif dan maudhu' (tanpa menyebut statusnya terlebih dahulu), lalu meminta peserta didik untuk membandingkannya dengan hadis sahih yang sudah dipelajari.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik tetap dalam kelompok sebelumnya dan diberikan LKPD lanjutan yang berisi studi kasus hadis dhaif dan maudhu'.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Kelompok menganalisis studi kasus hadis dhaif dan maudhu' pada LKPD, mengidentifikasi penyebab kedhaifannya atau kepalsuannya, serta membandingkan dengan ciri hadis sahih dan hasan.
  2. Peserta didik menggunakan sumber rujukan untuk memahami lebih dalam kriteria dan jenis-jenis hadis dhaif serta ciri-ciri hadis maudhu'.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan peta konsep atau diagram perbandingan yang menunjukkan perbedaan antara hadis sahih, hasan, dhaif, dan maudhu' beserta contohnya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik dari kelompok lain memberikan masukan, dan guru mengklarifikasi setiap miskonsepsi serta memberikan penguatan tentang pentingnya berhati-hati dalam menerima hadis.
  3. Guru menjelaskan implikasi hukum dari masing-masing jenis hadis (sahih, hasan, dhaif, maudhu') dalam praktik keagamaan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan perbedaan dan implikasi dari keempat jenis hadis yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan diskusi yang produktif, serta mendorong peserta didik untuk terus menumbuhkan semangat kritis dalam belajar agama.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari satu contoh hadis dari setiap kategori (sahih, hasan, dhaif, maudhu') dari kitab-kitab hadis dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Kualitas HadisNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan perbedaan antara hadis sahih, hasan, dhaif, dan maudhu'.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, buku ajar Ilmu Hadis, akses internet.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar1. Rangkaian perawi yangmenyampaikan hadis dari Nabi ﷺhingga kepada kita.4. Orang yang meriwayatkan ataumenyampaikan hadis.5. Isi atau redaksi hadis yangmerupakan perkataan Nabi ﷺ.Menurun2. Sifat perawi yang kuathafalannya dan teliti dalammeriwayatkan hadis.3. Sifat perawi yang tidak pernahberbuat dosa besar dan menjagamuru'ah.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati kartu hadis berikut yang berisi potongan hadis dan informasi sanadnya.
  3. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi ciri-ciri sanad dan matan dari setiap hadis.
  4. Berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan, tentukan apakah hadis tersebut cenderung sahih, hasan, dhaif, atau maudhu'.
  5. Tuliskan alasan penentuan status hadis pada kolom 'Keterangan' di tabel yang tersedia.
  6. Siapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil analisis kelompok Anda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang sumber-sumber hukum Islam?
  2. Menurut Anda, apa bedanya Al-Qur'an dan Hadis?
  3. Pernahkah Anda mendengar istilah 'sanad' dan 'matan' dalam konteks hadis?
  4. Mengapa penting untuk mengetahui siapa yang meriwayatkan suatu hadis?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kejelasan argumentasi saat presentasi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis hadis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri hadis sahih dan hasan dengan tepat.Hadis Sahih dan Hasan2 JPpenalaran kritis
2Membedakan hadis sahih, hasan, dhaif, dan maudhu' secara runtut.Hadis Dhaif dan Maudhu'2 JPpenalaran kritis
3Menjelaskan implikasi hukum dari hadis sahih dan hasan dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.Implikasi Hukum Hadis2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Hadis merupakan sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur'an, berisi perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad ﷺ. Mempelajari klasifikasi hadis sangat penting agar kita dapat membedakan mana hadis yang otentik dan mana yang tidak, sehingga ajaran agama yang kita amalkan benar-benar bersumber dari Nabi ﷺ dan terhindar dari kesesatan atau bid'ah. Pemahaman ini akan membimbing kita dalam beribadah dan bermuamalah sesuai tuntunan syariat.

1. Hadis Sahih: Kriterianya
Hadis sahih adalah hadis yang sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh perawi yang adil (tidak pernah berbuat dosa besar, tidak terus-menerus berbuat dosa kecil, menjaga muru'ah) dan dhabit (kuat hafalannya, teliti), tidak syadz (tidak bertentangan dengan hadis yang lebih kuat), dan tidak ada 'illah (cacat tersembunyi). Contohnya adalah hadis-hadis dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Hadis sahih wajib diamalkan dan menjadi hujjah dalam penetapan hukum Islam. Kualitas perawi menjadi penentu utama dalam kesahihan hadis.

2. Hadis Hasan: Karakteristiknya
Hadis hasan memiliki kriteria yang hampir sama dengan hadis sahih, namun ada sedikit perbedaan pada kualitas dhabit perawinya. Perawi hadis hasan memiliki kedhabitan yang sedikit di bawah perawi hadis sahih, artinya hafalannya tidak sekuat perawi sahih, namun tetap dapat dipercaya. Hadis hasan juga wajib diamalkan dan dapat dijadikan hujjah dalam penetapan hukum Islam, meskipun tingkat kekuatannya sedikit di bawah hadis sahih. Contoh hadis hasan banyak ditemukan dalam Sunan Abu Dawud dan Jami' at-Tirmidzi.

3. Hadis Dhaif: Jenis dan Sebabnya
Hadis dhaif adalah hadis yang tidak memenuhi syarat hadis sahih maupun hasan. Kedhaifan ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain sanadnya terputus (seperti hadis mursal, munqathi', mu'allaq), perawinya tidak adil (fasik, pendusta) atau tidak dhabit (lemah hafalannya, banyak salah), terdapat syadz (kejanggalan), atau 'illah (cacat tersembunyi). Hadis dhaif umumnya tidak dapat dijadikan hujjah dalam penetapan hukum, namun sebagian ulama membolehkan untuk fadhailul a'mal (keutamaan amal) dengan syarat tertentu.

4. Hadis Maudhu': Ciri dan Bahayanya
Hadis maudhu' atau hadis palsu adalah hadis yang dibuat-buat dan disandarkan secara dusta kepada Nabi Muhammad ﷺ. Ini adalah jenis hadis terburuk dan haram meriwayatkannya kecuali untuk menjelaskan kepalsuannya. Ciri-ciri hadis maudhu' antara lain bertentangan dengan Al-Qur'an atau hadis sahih yang jelas, isinya tidak masuk akal, atau perawinya dikenal sebagai pendusta. Membuat dan menyebarkan hadis maudhu' adalah dosa besar karena telah memalsukan ajaran agama.

5. Implikasi Klasifikasi Hadis
Klasifikasi hadis memiliki implikasi besar dalam penetapan hukum Islam dan praktik keagamaan. Hadis sahih dan hasan menjadi dasar utama dalam fiqih dan akidah. Sementara itu, hadis dhaif tidak dapat dijadikan hujjah hukum, meskipun dalam beberapa kondisi tertentu masih dapat digunakan untuk motivasi kebaikan. Hadis maudhu' sama sekali tidak boleh diamalkan dan harus dihindari sepenuhnya. Memahami klasifikasi ini membimbing umat Islam untuk berpegang pada ajaran yang benar dan terhindar dari kesesatan.

Rangkuman: Klasifikasi hadis menjadi sahih, hasan, dhaif, dan maudhu' sangat krusial dalam Ilmu Hadis. Hadis sahih dan hasan memenuhi syarat sanad dan matan yang kuat, sehingga menjadi hujjah dalam hukum. Hadis dhaif memiliki kelemahan pada sanad atau perawi, tidak dapat menjadi hujjah hukum. Hadis maudhu' adalah hadis palsu yang dibuat-buat, haram diriwayatkan kecuali untuk menjelaskan kepalsuannya. Pemahaman ini penting untuk menjaga kemurnian ajaran Islam.

Halaman 9 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SanadRangkaian perawi yang menyampaikan hadis dari Nabi ﷺ hingga kepada kita.
MatanIsi atau redaksi hadis yang merupakan perkataan Nabi ﷺ.
RawiOrang yang meriwayatkan atau menyampaikan hadis.
AdilSifat perawi yang tidak pernah berbuat dosa besar dan menjaga muru'ah.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis(" mata pelajaran ILMU HADIST Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIPeta Konsep
Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis(Hadis Sahih: KriterianyaHadis Hasan: KarakteristiknyaHadis Dhaif: Jenis dan SebabnyaHadis Maudhu': Ciri dan BahayanyaImplikasi Klasifikasi Hadis
Dari sub-bab Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis(Halaman 12
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( yang Anda cari? Materi ILMU HADIST Kelas XI lainnya:

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar ILMU HADIST kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( pada ILMU HADIST MA, Fase F, elemen Hadis.

Modul Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( untuk ILMU HADIST kelas XI.

Apakah modul ajar ILMU HADIST materi Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( ini gratis?

Ya. Modul Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas ILMU HADIST kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul ILMU HADIST kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( dapat Anda sesuaikan dengan murid ILMU HADIST kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar ILMU HADIST kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( untuk ILMU HADIST kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh ILMU HADIST kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap ILMU HADIST kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul ILMU HADIST ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Bab 1 (Hadis Shohih dan Hasan), Bab 2 (Hadis Dhoif), Bab 3 (Hadis Maudhu'), Bab 4 (Hadis( yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar ILMU HADIST MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.