Modul Ajar & RPP Aswaja / Ke-NU-an Kelas IV
Aswaja Kelas 4
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Aswaja / Ke-NU-an |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Aswaja Kelas 4 |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengenal Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan Islam di Indonesia dan beberapa tokohnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada Madrasah |
| Elemen / Domain | Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami konsep dasar Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah, sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama, serta mengidentifikasi amaliyah dan nilai-nilai luhur NU dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Nahdlatul Ulama didirikan oleh KH. Hasyim Asy'ari dan ulama lainnya pada tahun 1926. |
| Konseptual | Aswaja an-Nahdliyah adalah paham keagamaan yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW dengan mengikuti manhaj salafush shalih dalam bidang akidah, fikih, dan tasawuf. |
| Prosedural | Menganalisis contoh-contoh amaliyah NU dan menghubungkannya dengan nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami ajaran Aswaja an-Nahdliyah untuk menjaga kerukunan dan persatuan umat. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari ajaran Aswaja an-Nahdliyah yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah, serta mengamalkan doa-doa dan amaliyah yang diajarkan para ulama NU untuk mendekatkan diri kepada-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat menggali sejarah dan nilai-nilai Nahdlatul Ulama, serta aktif berdiskusi untuk memahami konsep Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah dengan baik. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kerukunan antar umat beragama dan bergotong royong membersihkan lingkungan madrasah sebagai wujud nilai tasamuh dan tawazun yang diajarkan NU. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menghargai perbedaan pendapat dalam diskusi, membantu teman yang kesulitan belajar, dan saling mendukung dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengenali peran Nahdlatul Ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan meneladani semangat Hubbul Wathan Minal Iman dengan menjaga persatuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui penayangan video sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah secara runtut.
- Melalui studi kasus amaliyah NU, peserta didik dapat menganalisis dasar hukum dan hikmah dari amaliyah tersebut dengan benar.
- Dengan presentasi hasil kerja, peserta didik dapat mempresentasikan contoh penerapan nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah dalam kehidupan sehari-hari secara percaya diri.
- Setelah mengidentifikasi peran NU, peserta didik dapat mengaitkan semangat Hubbul Wathan Minal Iman dengan perjuangan Nahdlatul Ulama dengan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah dan sejarah Nahdlatul Ulama akan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat menjaga tradisi keagamaan yang moderat serta toleran.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana Nahdlatul Ulama menjaga ajaran Islam yang sesuai dengan budaya Indonesia dan apa manfaatnya bagi kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sejarah Kebudayaan Islam: Mempelajari latar belakang sejarah berdirinya NU dan hubungannya dengan perjuangan kemerdekaan. Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah dengan semangat persatuan, toleransi, dan cinta tanah air sesuai Pancasila. Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menyajikan informasi dalam bentuk peta pikiran atau poster infografis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh masyarakat berperan sebagai narasumber bagi peserta didik untuk menggali informasi tentang amaliyah NU di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan penataan tempat duduk kelompok dan akses ke pojok baca materi Aswaja, serta lingkungan madrasah yang mendukung praktik amaliyah sederhana. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek sejarah NU dan infografis digital tentang Aswaja an-Nahdliyah sebagai media pembelajaran yang menarik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui penayangan video sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi sejarah NU, menjelaskan Aswaja an-Nahdliyah, dan menganalisis amaliyah NU.
Alat & bahan: Kertas A3, spidol warna, pensil, gunting, lem, bahan ajar, gambar amaliyah NU
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar amaliyah NU yang disediakan guru, lalu diskusikan dalam kelompok apa saja amaliyah yang kalian kenal.
- Identifikasi latar belakang, tanggal, tempat, dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama dari bahan ajar dan video yang telah ditayangkan.
- Diskusikan pengertian Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah (akidah, fikih, tasawuf) dan tuliskan poin-poin pentingnya.
- Pilih satu amaliyah NU (misalnya tahlilan, ziarah kubur, maulid) dari gambar, lalu analisis dasar hukum singkat dan hikmahnya.
- Buatlah poster infografis kelompok berisi ringkasan sejarah NU, pengertian Aswaja, dan analisis amaliyah pilihanmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa yang tahu singkatan NU?
- Kapan Nahdlatul Ulama didirikan?
- Sebutkan salah satu amaliyah yang sering dilakukan oleh warga NU!
- Menurutmu, mengapa penting mengenal Nahdlatul Ulama?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas peta pikiran/poster infografis yang dibuat.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan pemahaman konsep Aswaja an-Nahdliyah melalui tes tertulis singkat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi latar belakang dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama | Sejarah berdirinya NU dan tokoh pendiri | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah | Konsep Aswaja an-Nahdliyah (akidah, fikih, tasawuf) | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menganalisis dasar hukum dan hikmah amaliyah NU | Amaliyah NU (tahlil, ziarah, maulid) dan nilai-nilai Aswaja | 2 JP | kewargaan |
Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia yang didirikan oleh para ulama pada tahun 1926. NU memiliki peran besar dalam menjaga ajaran Islam yang moderat, toleran, dan cinta tanah air, serta melestarikan tradisi keagamaan yang luhur. Mari kita kenali lebih dalam sejarah dan ajaran Aswaja an-Nahdliyah yang menjadi pedoman NU.
1. Sejarah Berdirinya Nahdlatul Ulama
Nahdlatul Ulama didirikan pada tanggal 31 Januari 1926 M atau 16 Rajab 1344 H di Surabaya oleh para ulama di bawah pimpinan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari. Latar belakang berdirinya NU adalah untuk mempertahankan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah dari berbagai paham yang menyimpang, serta menjaga tradisi keagamaan yang telah mengakar di Nusantara. Para ulama juga merasa perlu untuk memiliki wadah perjuangan politik dan sosial untuk menghadapi penjajahan dan membela kepentingan umat Islam.
2. Tokoh Pendiri Nahdlatul Ulama
Tokoh utama pendiri Nahdlatul Ulama adalah Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari, seorang ulama besar dari Jombang, Jawa Timur. Beliau adalah penulis Qanun Asasi, pedoman dasar NU. Selain beliau, ada juga KH. Wahab Chasbullah, KH. Bisri Syansuri, KH. Ridwan Abdullah, dan banyak ulama lainnya yang memiliki peran penting dalam mendirikan dan mengembangkan NU. Mereka semua adalah ulama yang sangat peduli terhadap nasib umat dan bangsa.
3. Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah
Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah adalah paham keagamaan yang dipegang teguh oleh Nahdlatul Ulama. Paham ini berlandaskan pada Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW, serta mengikuti manhaj atau metode pemahaman para ulama salafush shalih. Dalam bidang akidah, NU mengikuti Imam Abu Hasan Al-Asy'ari dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi. Dalam fikih, NU mengikuti salah satu dari empat mazhab, yaitu Imam Syafi'i, Imam Hanafi, Imam Maliki, dan Imam Hambali, dengan prioritas pada mazhab Syafi'i. Dalam tasawuf, NU mengikuti Imam Al-Ghazali dan Imam Junaid Al-Baghdadi. Paham ini menekankan nilai-nilai moderasi (tawassuth), keseimbangan (tawazun), lurus dan adil (i'tidal), serta toleransi (tasamuh).
4. Amaliyah Nahdlatul Ulama
Amaliyah Nahdlatul Ulama adalah tradisi dan praktik keagamaan yang dilakukan oleh warga NU, yang sesuai dengan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah. Contoh amaliyah NU antara lain tahlil (membaca kalimat thayyibah untuk mendoakan orang meninggal), ziarah kubur, maulid Nabi Muhammad SAW (peringatan kelahiran Nabi), qunut Subuh, tarawih 20 rakaat, dan istighotsah (memohon pertolongan Allah SWT secara bersama-sama). Amaliyah ini memiliki dasar hukum yang kuat dalam syariat Islam dan mengandung hikmah untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan keimanan.
5. Nilai-nilai Aswaja dan Hubbul Wathan Minal Iman
Nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah seperti tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), i'tidal (lurus dan adil), dan tasamuh (toleransi) sangat penting untuk menciptakan kerukunan dalam masyarakat. Selain itu, NU juga sangat menjunjung tinggi semangat Hubbul Wathan Minal Iman (cinta tanah air sebagian dari iman). Semangat ini mendorong warga NU untuk selalu mencintai dan membela negara Indonesia, sebagaimana yang dicontohkan dalam Resolusi Jihad 22 Oktober 1945. NU percaya bahwa menjaga keutuhan bangsa adalah bagian dari perintah agama.
Rangkuman: Nahdlatul Ulama adalah organisasi Islam yang didirikan pada tahun 1926 oleh para ulama seperti KH. Hasyim Asy'ari untuk mempertahankan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah. Paham ini berpegang pada akidah Asy'ariyah-Maturidiyah, fikih bermazhab, dan tasawuf Al-Ghazali. NU juga melestarikan amaliyah khas dan mengusung nilai-nilai moderasi serta Hubbul Wathan Minal Iman, menjadikannya pilar penting bagi persatuan dan kemajuan bangsa Indonesia.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Aswaja | Ahlussunnah wal Jama'ah, paham keagamaan yang dianut NU |
| Nahdliyah | Ciri khas Aswaja yang dikembangkan oleh Nahdlatul Ulama |
| Qanun Asasi | Anggaran Dasar Nahdlatul Ulama yang ditulis KH. Hasyim Asy'ari |
| Tawassuth | Sikap moderat atau tengah-tengah |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Aswaja Kelas 4" mata pelajaran Aswaja / Ke-NU-an Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Aswaja Kelas 4 yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Aswaja / Ke-NU-an Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Tahlil dan YasinanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIstighotsah dan WiridBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTokoh-tokoh Pendiri NUBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSejarah Singkat NUBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Amaliyah NU (Qunut dan Tarawih)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIstighotsahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBanom NU untuk Anak (IPNU/IPPNU Cilik)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Aswaja / Ke-NU-an di kelas lain
Ahlussunnah wal Jama'ah untuk AnakAswaja / Ke-NU-an Kelas III MIBerdirinya Nahdlatul UlamaAswaja / Ke-NU-an Kelas II MIMengenal Nahdlatul Ulama dan LambangnyaAswaja / Ke-NU-an Kelas I MILihat semua Modul Ajar Aswaja / Ke-NU-an Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Aswaja Kelas 4 pada Aswaja / Ke-NU-an MI, Fase B, elemen Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah.
Modul Aswaja Kelas 4 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Aswaja Kelas 4 untuk Aswaja / Ke-NU-an kelas IV.
Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an materi Aswaja Kelas 4 ini gratis?
Ya. Modul Aswaja Kelas 4 untuk kelas IV MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Aswaja Kelas 4 ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Aswaja / Ke-NU-an kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Aswaja / Ke-NU-an kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Aswaja Kelas 4 ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Aswaja Kelas 4 dapat Anda sesuaikan dengan murid Aswaja / Ke-NU-an kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Aswaja Kelas 4 ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada Madrasah, pada Fase B untuk kelas IV MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Aswaja Kelas 4 tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Aswaja Kelas 4 untuk Aswaja / Ke-NU-an kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Aswaja Kelas 4 ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Aswaja / Ke-NU-an kelas IV MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Aswaja Kelas 4 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Aswaja / Ke-NU-an kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Aswaja / Ke-NU-an ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Aswaja Kelas 4 yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.