MIKelas VFase C

Modul Ajar & RPP bahasa sunda Kelas V
Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Modul ini mengenalkan kita pada kaulinan Sunda yang kaya nilai, kahirupan masyarakat Sunda yang harmonis dengan prinsip 'hirup sauyunan', serta aksara Sunda sebagai warisan tulisan. Melalui kaulinan, kita belajar kerja sama dan sportivitas. 'Hirup sauyunan' mengajarkan pentingnya kebersamaan. Mengenal aksara Sunda adalah cara melestarikan identitas budaya. Semua ini adalah bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu kita jaga dan lestarikan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan
bahasa sunda · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan
bahasa sunda · Fase C · Kelas V · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata Pelajaranbahasa sunda
Fase / KelasC / V
Materi PokokKaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal beberapa kosakata dasar bahasa Sunda dan memiliki pengalaman bermain permainan tradisional.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
    Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas kekayaan budaya lokal melalui pelestarian kaulinan Sunda.
  2. kewargaan — elemen: memperoleh dan memroses informasi dan gagasan
    Peserta didik mampu mengidentifikasi nilai-nilai luhur dalam kahirupan Sunda dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
  3. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk memainkan kaulinan Sunda dan memecahkan masalah terkait aksara Sunda.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, menganalisis, dan memproduksi berbagai jenis teks lisan, tulis, dan visual dalam bahasa Sunda tentang kaulinan, kahirupan, aksara Sunda, dan hirup sauyunan dengan menunjukkan sikap saling menghargai dan bergotong royong.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKaulinan seperti 'ucing-ucingan' dan 'oray-orayan' adalah bagian dari fakta budaya Sunda.
KonseptualKonsep 'hirup sauyunan' adalah prinsip hidup rukun dan saling membantu dalam masyarakat Sunda.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur penulisan dan pembacaan aksara Sunda serta langkah-langkah memainkan kaulinan tradisional.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan budaya lokal dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa kekayaan budaya Sunda adalah anugerah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dijaga kelestariannya.
2. Cinta IlmuAntusias dalam mempelajari kaulinan, kahirupan, dan aksara Sunda sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan warisan leluhur.
3. Cinta LingkunganMenghargai dan melestarikan lingkungan tempat kaulinan Sunda biasa dimainkan, serta menjaga kebersihan dan keasrian alam.
4. Cinta Diri dan SesamaMenerapkan nilai 'hirup sauyunan' dengan saling membantu, menghargai perbedaan, dan menjaga kerukunan antar sesama teman dan masyarakat.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air Indonesia melalui pelestarian dan pengenalan budaya daerah Sunda yang beragam.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan video kaulinan Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis kaulinan Sunda dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan nilai-nilai positif yang terkandung dalam kaulinan Sunda secara runtut.
  3. Setelah membaca teks tentang kahirupan Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi hirup sauyunan dengan minimal tiga contoh.
  4. Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat menulis aksara Sunda dasar dengan benar sesuai kaidah yang diajarkan.
  5. Dengan praktik langsung, peserta didik dapat memainkan salah satu kaulinan Sunda secara berkelompok dengan kompak dan gembira.
  6. Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat menerapkan sikap hirup sauyunan dalam interaksi sehari-hari di sekolah dengan baik.
Halaman 2 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa bahasa dan budaya Sunda, termasuk kaulinan dan aksara, adalah warisan berharga yang membentuk identitas dan mengajarkan nilai-nilai luhur kebersamaan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana permainan tradisional yang kita mainkan mencerminkan nilai-nilai persahabatan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Sunda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai gotong royong dan persatuan dalam 'hirup sauyunan' dan kaulinan Sunda.
Seni Budaya: Mengenali bentuk dan makna kaulinan Sunda sebagai ekspresi seni dan budaya daerah.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Aspek kebugaran fisik dan motorik dalam memainkan kaulinan Sunda.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berbagi cerita tentang kaulinan Sunda yang mereka mainkan saat kecil atau membantu anak mencari contoh 'hirup sauyunan' di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur menjadi area diskusi kelompok yang fleksibel dan area bermain yang aman untuk praktik kaulinan, serta disediakan sudut bacaan materi bahasa Sunda.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial kaulinan Sunda dan aplikasi belajar aksara Sunda sederhana di tablet atau komputer untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik.
Halaman 3 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan video kaulinan Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis kaulinan Sunda dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Kaulinan: Guru menyebutkan nama kaulinan Sunda, peserta didik menirukan gerakan atau suara khas kaulinan tersebut dengan cepat dan bersemangat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali permainan yang sering dimainkan di rumah atau di sekolah dan bertanya tentang perbedaan permainan modern dengan tradisional.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis kaulinan Sunda dan bertanya 'Mengapa kita perlu mengenal kaulinan Sunda?' untuk membangkitkan kesadaran peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang berbagai kaulinan Sunda (misalnya 'ucing-ucingan', 'oray-orayan', 'gatrik') dan meminta peserta didik untuk memperhatikan dengan seksama.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja kelompok yang berisi pertanyaan panduan tentang kaulinan yang diamati.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi nama-nama kaulinan yang terlihat di video, alat yang digunakan, dan cara memainkannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi mereka pada lembar kerja dan menyiapkan perwakilan untuk mempresentasikan di depan kelas.
  2. Guru memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya tentang jenis-jenis kaulinan Sunda yang telah mereka identifikasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik secara bersama-sama menganalisis dan mengevaluasi hasil presentasi setiap kelompok, memberikan umpan balik konstruktif.
  2. Guru mengapresiasi usaha dan partisipasi aktif setiap kelompok dalam mengidentifikasi kaulinan Sunda.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya mengenal dan melestarikan kaulinan Sunda sebagai bagian dari budaya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan bersama jenis-jenis kaulinan Sunda yang telah dipelajari.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat dengan bertanya 'Apa yang paling menarik dari kaulinan Sunda?' dan memberikan apresiasi atas antusiasme belajar mereka.
  3. Guru memberikan tugas tindak lanjut untuk mencari tahu kaulinan Sunda lain dari orang tua atau tetangga, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan nilai-nilai positif yang terkandung dalam kaulinan Sunda secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Gerakan Kaulinan: Guru memperagakan gerakan salah satu kaulinan Sunda tanpa suara, peserta didik menebak nama kaulinan tersebut dan menjelaskan cara bermainnya secara singkat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan bertanya 'Dari kaulinan yang sudah kita kenal, adakah pesan baik yang bisa kita ambil?' untuk apersepsi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis nilai-nilai positif dalam kaulinan Sunda dan bertanya 'Mengapa nilai-nilai ini penting untuk kehidupan kita?' agar peserta didik memahami relevansi materi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan kembali video kaulinan Sunda yang berbeda atau gambar kaulinan yang sudah dikenal, kemudian mengajukan pertanyaan 'Apa saja manfaat bermain kaulinan ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama atau baru, dan membagikan kartu situasi yang menggambarkan nilai-nilai dalam kaulinan Sunda (misal: kerja sama, kejujuran, sportivitas).
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis kaulinan yang mereka tahu dan kartu situasi untuk mengidentifikasi nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya, seperti kerja sama, kejujuran, atau kesabaran.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar nilai-nilai positif yang ditemukan dari kaulinan Sunda dan menyiapkan contoh konkret penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Guru meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan daftar nilai-nilai positif beserta contoh penerapannya, dengan menekankan pada penjelasan yang runtut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik melakukan sesi tanya jawab dan diskusi untuk memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai positif kaulinan Sunda dan relevansinya.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan mengapresiasi kemampuan peserta didik dalam menganalisis nilai-nilai budaya.
  3. Guru memberikan penguatan tentang bagaimana nilai-nilai luhur dari kaulinan Sunda dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan 'hirup sauyunan'.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru membimbing peserta didik menyimpulkan nilai-nilai positif utama yang ditemukan dalam kaulinan Sunda, seperti kebersamaan dan sportivitas.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi dengan bertanya 'Bagaimana perasaanmu setelah menemukan banyak nilai baik dari kaulinan kita?' dan memberikan pujian atas semangat mereka.
  3. Guru memberikan motivasi untuk terus melestarikan kaulinan Sunda dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis kaulinan Sunda dan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya.

Alat & bahan: Gambar kaulinan Sunda, lembar kerja, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang kaulinan Sunda yang disajikan guru dengan seksama.
  2. Diskusikan dengan kelompokmu, apa nama kaulinan yang terlihat pada gambar 1 dan bagaimana cara memainkannya.
  3. Identifikasi nilai-nilai positif (misalnya: kerja sama, kejujuran) yang dapat kamu pelajari dari kaulinan tersebut.
  4. Tuliskan hasil diskusimu pada tabel yang disediakan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja permainan tradisional yang kamu ketahui?
  2. Pernahkah kamu mendengar tentang bahasa Sunda?
  3. Bagaimana cara kita hidup rukun dengan teman-teman di sekolah?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik kaulinan, serta penilaian lembar kerja.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan menulis aksara Sunda.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis kaulinan SundaKaulinan Sunda2 JPkewargaan, kolaborasi
2Menjelaskan nilai-nilai positif dalam kaulinan SundaNilai-nilai Kaulinan Sunda2 JPkeimanan dan ketakwaan, kewargaan
3Mengidentifikasi ciri-ciri hirup sauyunanKahirupan Sunda dan Hirup Sauyunan2 JPkeimanan dan ketakwaan, kolaborasi
4Menulis aksara Sunda dasarAksara Sunda2 JPkreativitas, kemandirian
Halaman 8 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan mengajakmu menjelajahi kekayaan budaya Sunda yang menarik dan penuh makna. Kita akan belajar tentang 'kaulinan' atau permainan tradisional, 'kahirupan' atau kehidupan masyarakat Sunda yang harmonis, mengenal 'aksara Sunda' sebagai warisan tulisan, serta memahami konsep 'hirup sauyunan' yang berarti hidup rukun dan saling membantu. Mari kita lestarikan budaya Sunda bersama!

1. Kaulinan Sunda: Permainan Tradisional yang Mengasyikkan
Kaulinan Sunda adalah berbagai jenis permainan tradisional khas masyarakat Sunda. Permainan ini umumnya dimainkan secara berkelompok di luar ruangan dan tidak memerlukan alat yang mahal. Contoh kaulinan Sunda antara lain 'ucing-ucingan' (petak umpet), 'oray-orayan' (ular-ularan), 'gatrik', 'engklek', dan 'perepet jengkol'. Selain sebagai hiburan, kaulinan Sunda juga mengajarkan banyak nilai positif seperti kerja sama, kejujuran, sportivitas, kesabaran, dan kreativitas. Bermain kaulinan tradisional juga melatih fisik dan motorik anak. Melalui kaulinan, anak-anak belajar bersosialisasi dan berinterinteraksi dengan teman sebaya.

2. Nilai-nilai Luhur dalam Kaulinan Sunda
Setiap kaulinan Sunda mengandung nilai-nilai luhur yang penting untuk kehidupan. Dalam 'ucing-ucingan', anak belajar kejujuran dan tanggung jawab. 'Oray-orayan' mengajarkan kerja sama dan kekompakan. 'Gatrik' melatih fokus dan strategi. Nilai-nilai ini tidak hanya berlaku saat bermain, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, semangat kerja sama yang didapat dari 'oray-orayan' bisa digunakan saat mengerjakan tugas kelompok di sekolah. Dengan memahami nilai-nilai ini, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan peduli terhadap sesama.

3. Kahirupan Sunda: Hidup Harmonis dan Bersahaja
Masyarakat Sunda dikenal dengan kehidupannya yang harmonis, bersahaja, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan. Mereka sangat menghargai alam dan lingkungan sekitar. Dalam berinteraksi, masyarakat Sunda cenderung ramah, sopan, dan memiliki rasa 'silih asih, silih asah, silih asuh' (saling mengasihi, saling mengasah ilmu, saling mengasuh/membimbing). Gotong royong dan kebersamaan menjadi landasan dalam setiap kegiatan, baik di lingkungan keluarga, tetangga, maupun komunitas. Kebersahajaan hidup juga terlihat dari cara mereka bersyukur atas apa yang dimiliki dan tidak berlebihan dalam segala hal.

4. Hirup Sauyunan: Kunci Kebersamaan
'Hirup sauyunan' adalah filosofi hidup masyarakat Sunda yang berarti hidup rukun, bersatu padu, dan saling membantu. Ini adalah kunci untuk menciptakan keharmonisan dan ketenteraman dalam bermasyarakat. Contoh nyata dari 'hirup sauyunan' adalah saat warga desa bahu-membahu membangun jembatan, saling membantu dalam acara pernikahan atau musibah, atau bekerja sama membersihkan lingkungan. Dengan 'hirup sauyunan', setiap masalah akan terasa lebih ringan dan kebahagiaan akan lebih mudah tercipta. Nilai ini sangat relevan untuk diterapkan di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah dan keluarga.

5. Mengenal Aksara Sunda: Warisan Tulisan Leluhur
Aksara Sunda adalah sistem penulisan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Sunda sejak zaman dahulu. Aksara ini merupakan salah satu identitas budaya Sunda yang sangat penting. Aksara Sunda memiliki bentuk yang unik dan indah, terdiri dari aksara vokal (swara) dan aksara konsonan (ngalagena), serta tanda baca (rarangken) untuk mengubah bunyi aksara. Meskipun tidak sepopuler aksara Latin, belajar aksara Sunda adalah cara untuk menghargai dan melestarikan warisan leluhur. Dengan menguasai aksara Sunda, kita bisa membaca naskah-naskah kuno dan memahami lebih dalam sejarah serta kebudayaan Sunda.

6. Cara Menulis Aksara Sunda Dasar
Menulis aksara Sunda memerlukan ketelitian dan latihan. Aksara Sunda ditulis dari kiri ke kanan. Ada beberapa aksara dasar yang perlu dipelajari terlebih dahulu, yaitu aksara swara (vokal) seperti 'a', 'i', 'u', 'e', 'o', 'eu', 'ê', dan aksara ngalagena (konsonan) seperti 'ka', 'ga', 'nga', 'ca', 'ja', 'nya', dan seterusnya. Setiap aksara memiliki bentuk yang khas. Untuk mengubah bunyi vokal, digunakan 'rarangken' atau tanda baca. Misalnya, untuk membuat 'ki', aksara 'ka' diberi rarangken 'panghulu'. Latihan menulis berulang-ulang akan membantu kita menguasai aksara Sunda dengan baik.

Rangkuman: Modul ini mengenalkan kita pada kaulinan Sunda yang kaya nilai, kahirupan masyarakat Sunda yang harmonis dengan prinsip 'hirup sauyunan', serta aksara Sunda sebagai warisan tulisan. Melalui kaulinan, kita belajar kerja sama dan sportivitas. 'Hirup sauyunan' mengajarkan pentingnya kebersamaan. Mengenal aksara Sunda adalah cara melestarikan identitas budaya. Semua ini adalah bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu kita jaga dan lestarikan.

Halaman 9 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KaulinanPermainan tradisional
KahirupanKehidupan
Aksara SundaSistem penulisan tradisional Sunda
Hirup SauyunanHidup rukun dan saling membantu
Ucing-ucinganPermainan petak umpet
Oray-orayanPermainan ular-ularan
RarangkenTanda baca dalam aksara Sunda
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan" mata pelajaran bahasa sunda Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah Andabahasa sunda · Kelas VPeta Konsep
Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup SauyunanKaulinan Sunda: Permainan Tradisional yang MengasyikkanNilai-nilai Luhur dalam Kaulinan SundaKahirupan Sunda: Hidup Harmonis dan BersahajaHirup Sauyunan: Kunci KebersamaanMengenal Aksara Sunda: Warisan Tulisan Leluhur
Dari sub-bab Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup SauyunanHalaman 12
Nama sekolah Andabahasa sunda · Kelas VIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah Andabahasa sunda · Kelas VLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah Andabahasa sunda · Kelas VRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah Andabahasa sunda · Kelas VRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah Andabahasa sunda · Kelas VProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan yang Anda cari? Materi bahasa sunda Kelas V lainnya:

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar bahasa sunda kelas 5 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan pada bahasa sunda MI, Fase C, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.

Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan untuk bahasa sunda kelas V.

Apakah modul ajar bahasa sunda materi Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini gratis?

Ya. Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan untuk kelas V MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas bahasa sunda kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul bahasa sunda kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan dapat Anda sesuaikan dengan murid bahasa sunda kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar bahasa sunda kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan untuk bahasa sunda kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh bahasa sunda kelas V MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap bahasa sunda kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul bahasa sunda ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar bahasa sunda MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.