Modul Ajar & RPP bahasa sunda Kelas V
Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | bahasa sunda |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal beberapa kosakata dasar bahasa Sunda dan memiliki pengalaman bermain permainan tradisional. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas kekayaan budaya lokal melalui pelestarian kaulinan Sunda. - kewargaan — elemen: memperoleh dan memroses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu mengidentifikasi nilai-nilai luhur dalam kahirupan Sunda dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk memainkan kaulinan Sunda dan memecahkan masalah terkait aksara Sunda.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, menganalisis, dan memproduksi berbagai jenis teks lisan, tulis, dan visual dalam bahasa Sunda tentang kaulinan, kahirupan, aksara Sunda, dan hirup sauyunan dengan menunjukkan sikap saling menghargai dan bergotong royong. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kaulinan seperti 'ucing-ucingan' dan 'oray-orayan' adalah bagian dari fakta budaya Sunda. |
| Konseptual | Konsep 'hirup sauyunan' adalah prinsip hidup rukun dan saling membantu dalam masyarakat Sunda. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur penulisan dan pembacaan aksara Sunda serta langkah-langkah memainkan kaulinan tradisional. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan budaya lokal dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa kekayaan budaya Sunda adalah anugerah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dijaga kelestariannya. |
| 2. Cinta Ilmu | Antusias dalam mempelajari kaulinan, kahirupan, dan aksara Sunda sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan warisan leluhur. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menghargai dan melestarikan lingkungan tempat kaulinan Sunda biasa dimainkan, serta menjaga kebersihan dan keasrian alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menerapkan nilai 'hirup sauyunan' dengan saling membantu, menghargai perbedaan, dan menjaga kerukunan antar sesama teman dan masyarakat. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air Indonesia melalui pelestarian dan pengenalan budaya daerah Sunda yang beragam. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan video kaulinan Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis kaulinan Sunda dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan nilai-nilai positif yang terkandung dalam kaulinan Sunda secara runtut.
- Setelah membaca teks tentang kahirupan Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi hirup sauyunan dengan minimal tiga contoh.
- Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat menulis aksara Sunda dasar dengan benar sesuai kaidah yang diajarkan.
- Dengan praktik langsung, peserta didik dapat memainkan salah satu kaulinan Sunda secara berkelompok dengan kompak dan gembira.
- Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat menerapkan sikap hirup sauyunan dalam interaksi sehari-hari di sekolah dengan baik.
Pemahaman bermakna: Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa bahasa dan budaya Sunda, termasuk kaulinan dan aksara, adalah warisan berharga yang membentuk identitas dan mengajarkan nilai-nilai luhur kebersamaan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana permainan tradisional yang kita mainkan mencerminkan nilai-nilai persahabatan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Sunda?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai gotong royong dan persatuan dalam 'hirup sauyunan' dan kaulinan Sunda. Seni Budaya: Mengenali bentuk dan makna kaulinan Sunda sebagai ekspresi seni dan budaya daerah. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Aspek kebugaran fisik dan motorik dalam memainkan kaulinan Sunda. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berbagi cerita tentang kaulinan Sunda yang mereka mainkan saat kecil atau membantu anak mencari contoh 'hirup sauyunan' di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur menjadi area diskusi kelompok yang fleksibel dan area bermain yang aman untuk praktik kaulinan, serta disediakan sudut bacaan materi bahasa Sunda. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial kaulinan Sunda dan aplikasi belajar aksara Sunda sederhana di tablet atau komputer untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan video kaulinan Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis kaulinan Sunda dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Kaulinan: Guru menyebutkan nama kaulinan Sunda, peserta didik menirukan gerakan atau suara khas kaulinan tersebut dengan cepat dan bersemangat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan nilai-nilai positif yang terkandung dalam kaulinan Sunda secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan Kaulinan: Guru memperagakan gerakan salah satu kaulinan Sunda tanpa suara, peserta didik menebak nama kaulinan tersebut dan menjelaskan cara bermainnya secara singkat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis kaulinan Sunda dan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya.
Alat & bahan: Gambar kaulinan Sunda, lembar kerja, alat tulis
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 tentang kaulinan Sunda yang disajikan guru dengan seksama.
- Diskusikan dengan kelompokmu, apa nama kaulinan yang terlihat pada gambar 1 dan bagaimana cara memainkannya.
- Identifikasi nilai-nilai positif (misalnya: kerja sama, kejujuran) yang dapat kamu pelajari dari kaulinan tersebut.
- Tuliskan hasil diskusimu pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja permainan tradisional yang kamu ketahui?
- Pernahkah kamu mendengar tentang bahasa Sunda?
- Bagaimana cara kita hidup rukun dengan teman-teman di sekolah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik kaulinan, serta penilaian lembar kerja.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan menulis aksara Sunda.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis kaulinan Sunda | Kaulinan Sunda | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
| 2 | Menjelaskan nilai-nilai positif dalam kaulinan Sunda | Nilai-nilai Kaulinan Sunda | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan |
| 3 | Mengidentifikasi ciri-ciri hirup sauyunan | Kahirupan Sunda dan Hirup Sauyunan | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
| 4 | Menulis aksara Sunda dasar | Aksara Sunda | 2 JP | kreativitas, kemandirian |
Modul ini akan mengajakmu menjelajahi kekayaan budaya Sunda yang menarik dan penuh makna. Kita akan belajar tentang 'kaulinan' atau permainan tradisional, 'kahirupan' atau kehidupan masyarakat Sunda yang harmonis, mengenal 'aksara Sunda' sebagai warisan tulisan, serta memahami konsep 'hirup sauyunan' yang berarti hidup rukun dan saling membantu. Mari kita lestarikan budaya Sunda bersama!
1. Kaulinan Sunda: Permainan Tradisional yang Mengasyikkan
Kaulinan Sunda adalah berbagai jenis permainan tradisional khas masyarakat Sunda. Permainan ini umumnya dimainkan secara berkelompok di luar ruangan dan tidak memerlukan alat yang mahal. Contoh kaulinan Sunda antara lain 'ucing-ucingan' (petak umpet), 'oray-orayan' (ular-ularan), 'gatrik', 'engklek', dan 'perepet jengkol'. Selain sebagai hiburan, kaulinan Sunda juga mengajarkan banyak nilai positif seperti kerja sama, kejujuran, sportivitas, kesabaran, dan kreativitas. Bermain kaulinan tradisional juga melatih fisik dan motorik anak. Melalui kaulinan, anak-anak belajar bersosialisasi dan berinterinteraksi dengan teman sebaya.
2. Nilai-nilai Luhur dalam Kaulinan Sunda
Setiap kaulinan Sunda mengandung nilai-nilai luhur yang penting untuk kehidupan. Dalam 'ucing-ucingan', anak belajar kejujuran dan tanggung jawab. 'Oray-orayan' mengajarkan kerja sama dan kekompakan. 'Gatrik' melatih fokus dan strategi. Nilai-nilai ini tidak hanya berlaku saat bermain, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, semangat kerja sama yang didapat dari 'oray-orayan' bisa digunakan saat mengerjakan tugas kelompok di sekolah. Dengan memahami nilai-nilai ini, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan peduli terhadap sesama.
3. Kahirupan Sunda: Hidup Harmonis dan Bersahaja
Masyarakat Sunda dikenal dengan kehidupannya yang harmonis, bersahaja, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan. Mereka sangat menghargai alam dan lingkungan sekitar. Dalam berinteraksi, masyarakat Sunda cenderung ramah, sopan, dan memiliki rasa 'silih asih, silih asah, silih asuh' (saling mengasihi, saling mengasah ilmu, saling mengasuh/membimbing). Gotong royong dan kebersamaan menjadi landasan dalam setiap kegiatan, baik di lingkungan keluarga, tetangga, maupun komunitas. Kebersahajaan hidup juga terlihat dari cara mereka bersyukur atas apa yang dimiliki dan tidak berlebihan dalam segala hal.
4. Hirup Sauyunan: Kunci Kebersamaan
'Hirup sauyunan' adalah filosofi hidup masyarakat Sunda yang berarti hidup rukun, bersatu padu, dan saling membantu. Ini adalah kunci untuk menciptakan keharmonisan dan ketenteraman dalam bermasyarakat. Contoh nyata dari 'hirup sauyunan' adalah saat warga desa bahu-membahu membangun jembatan, saling membantu dalam acara pernikahan atau musibah, atau bekerja sama membersihkan lingkungan. Dengan 'hirup sauyunan', setiap masalah akan terasa lebih ringan dan kebahagiaan akan lebih mudah tercipta. Nilai ini sangat relevan untuk diterapkan di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah dan keluarga.
5. Mengenal Aksara Sunda: Warisan Tulisan Leluhur
Aksara Sunda adalah sistem penulisan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Sunda sejak zaman dahulu. Aksara ini merupakan salah satu identitas budaya Sunda yang sangat penting. Aksara Sunda memiliki bentuk yang unik dan indah, terdiri dari aksara vokal (swara) dan aksara konsonan (ngalagena), serta tanda baca (rarangken) untuk mengubah bunyi aksara. Meskipun tidak sepopuler aksara Latin, belajar aksara Sunda adalah cara untuk menghargai dan melestarikan warisan leluhur. Dengan menguasai aksara Sunda, kita bisa membaca naskah-naskah kuno dan memahami lebih dalam sejarah serta kebudayaan Sunda.
6. Cara Menulis Aksara Sunda Dasar
Menulis aksara Sunda memerlukan ketelitian dan latihan. Aksara Sunda ditulis dari kiri ke kanan. Ada beberapa aksara dasar yang perlu dipelajari terlebih dahulu, yaitu aksara swara (vokal) seperti 'a', 'i', 'u', 'e', 'o', 'eu', 'ê', dan aksara ngalagena (konsonan) seperti 'ka', 'ga', 'nga', 'ca', 'ja', 'nya', dan seterusnya. Setiap aksara memiliki bentuk yang khas. Untuk mengubah bunyi vokal, digunakan 'rarangken' atau tanda baca. Misalnya, untuk membuat 'ki', aksara 'ka' diberi rarangken 'panghulu'. Latihan menulis berulang-ulang akan membantu kita menguasai aksara Sunda dengan baik.
Rangkuman: Modul ini mengenalkan kita pada kaulinan Sunda yang kaya nilai, kahirupan masyarakat Sunda yang harmonis dengan prinsip 'hirup sauyunan', serta aksara Sunda sebagai warisan tulisan. Melalui kaulinan, kita belajar kerja sama dan sportivitas. 'Hirup sauyunan' mengajarkan pentingnya kebersamaan. Mengenal aksara Sunda adalah cara melestarikan identitas budaya. Semua ini adalah bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu kita jaga dan lestarikan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kaulinan | Permainan tradisional |
| Kahirupan | Kehidupan |
| Aksara Sunda | Sistem penulisan tradisional Sunda |
| Hirup Sauyunan | Hidup rukun dan saling membantu |
| Ucing-ucingan | Permainan petak umpet |
| Oray-orayan | Permainan ular-ularan |
| Rarangken | Tanda baca dalam aksara Sunda |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan" mata pelajaran bahasa sunda Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan yang Anda cari? Materi bahasa sunda Kelas V lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri bahasa sunda Terkait
Kesehatan,Cinta Lemah Cai,Kejadian,Kejadian Tempatbahasa sunda Kelas V MIPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar bahasa sunda kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan pada bahasa sunda MI, Fase C, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.
Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan untuk bahasa sunda kelas V.
Apakah modul ajar bahasa sunda materi Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini gratis?
Ya. Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan untuk kelas V MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas bahasa sunda kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul bahasa sunda kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan dapat Anda sesuaikan dengan murid bahasa sunda kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar bahasa sunda kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan untuk bahasa sunda kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh bahasa sunda kelas V MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap bahasa sunda kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul bahasa sunda ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Kaulinan,Kahirupan,Aksara Sunda,Hirup Sauyunan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.