Paket CKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas X
Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad adalah penyakit hati yang merusak amal dan hubungan sosial. Riya’ dan sum‘ah adalah beramal untuk pujian, takabur adalah sombong dan meremehkan, sedangkan hasad adalah iri hati atas nikmat orang lain. Untuk menghindarinya, kita harus memperkuat keikhlasan, tawadhu’, syukur, husnuzan, istighfar, dan muhasabah. Dengan begitu, kita dapat menjalani hidup yang tulus, rendah hati, dan bermanfaat sesuai ajaran Islam.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad
Pendidikan Agama Islam · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad
Pendidikan Agama Islam · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasE / X
Materi PokokMenjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar telah memahami pentingnya akhlak terpuji dalam Islam dan memiliki kesadaran dasar tentang perilaku yang harus dihindari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAkhlak
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu menganalisis dan menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, serta menghindari akhlak tercela seperti riya', sum'ah, takabur, dan hasad untuk mewujudkan pribadi yang berintegritas dan bermanfaat bagi sesama.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualRiya’, sum‘ah, takabur, dan hasad adalah perilaku nyata yang sering ditemukan dalam interaksi sosial dan dapat merusak tatanan masyarakat.
KonseptualMateri ini membahas definisi, ciri-ciri, bahaya, dan cara menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad berdasarkan ajaran Islam.
ProseduralWarga belajar akan mempelajari langkah-langkah konkret untuk mengidentifikasi, mencegah, dan mengobati penyakit hati tersebut dalam diri dan lingkungannya.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari pentingnya introspeksi diri dan refleksi atas setiap tindakan agar terhindar dari perilaku tercela yang merugikan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keikhlasan dalam setiap amal ibadah dan perbuatan baik, semata-mata mengharap ridha Allah SWT, bukan pujian manusia.
2. Cinta IlmuMempelajari secara mendalam ajaran Islam tentang akhlak mulia dan bahaya penyakit hati, serta mencari ilmu untuk membersihkan diri dari sifat tercela.
3. Cinta LingkunganMenjaga kerukunan dan keharmonisan di lingkungan tempat tinggal atau kerja dengan menghindari perilaku iri hati, sombong, atau meremehkan orang lain.
4. Cinta Diri dan SesamaMembiasakan diri untuk rendah hati, bersyukur, dan berprasangka baik kepada sesama manusia, serta senantiasa mendoakan kebaikan bagi mereka.
5. Cinta Tanah AirMembangun masyarakat yang berakhlak mulia dengan menjadi teladan dalam menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad demi kemajuan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian kasus, warga belajar dapat mengidentifikasi pengertian riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, warga belajar dapat menganalisis ciri-ciri riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad disertai contoh nyata minimal tiga.
  3. Setelah menyimak penjelasan tutor, warga belajar dapat memerinci bahaya riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad bagi diri sendiri serta orang lain secara runtut.
  4. Melalui simulasi peran, warga belajar dapat mengaplikasikan cara menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
  5. Dengan membuat komitmen pribadi, warga belajar dapat merencanakan aksi nyata untuk membiasakan diri menjalin hidup penuh manfaat dengan menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad sesuai ajaran Islam.
Halaman 2 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad adalah kunci untuk membangun pribadi yang tulus, rendah hati, dan peduli, sehingga dapat menjalin hubungan sosial yang harmonis dan penuh manfaat di dunia nyata.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa terkadang perbuatan baik yang kita lakukan justru tidak mendatangkan ketenangan hati dan kebahagiaan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks naratif atau cerpen yang mengandung unsur perilaku riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad.
Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan ketiga, dengan pentingnya menghindari perilaku tercela untuk menciptakan persatuan dan keadilan sosial.
Sosiologi: Menganalisis dampak sosial dari perilaku riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad terhadap dinamika masyarakat dan hubungan antarindividu.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau tokoh masyarakat dapat diajak berdiskusi oleh warga belajar tentang pengalaman mereka dalam menghadapi dan menghindari perilaku riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranLingkungan belajar di PKBM/SKB yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok serta sudut bacaan digital yang menyediakan materi tambahan tentang akhlak mulia.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek inspiratif dari YouTube atau platform edukasi lainnya yang menggambarkan contoh nyata perilaku riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad serta dampak negatifnya.
Halaman 3 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian kasus, warga belajar dapat mengidentifikasi pengertian riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran warga belajar.
  2. Tutor melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman warga belajar terkait perbuatan baik yang dilakukan namun merasa tidak ikhlas atau ada dorongan lain.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad, serta pertanyaan pemantik: 'Mengapa terkadang perbuatan baik yang kita lakukan justru tidak mendatangkan ketenangan hati dan kebahagiaan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan sebuah video pendek atau cerita kasus tentang seseorang yang berbuat baik namun mengharapkan pujian atau merasa lebih baik dari orang lain, lalu meminta warga belajar mengamati dan menuliskan poin-poin penting.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan kasus yang ditayangkan serta mengidentifikasi masalah-masalah akhlak yang muncul dalam kasus tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi definisi dan contoh-contoh riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad, kemudian diminta untuk mencocokkan masalah dalam kasus dengan definisi tersebut.
  2. Warga belajar dalam kelompok berkolaborasi mencari informasi lebih lanjut dari bahan ajar atau sumber lain tentang pengertian dan ciri-ciri masing-masing perilaku tercela tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas, menjelaskan pengertian dan ciri-ciri riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad yang mereka identifikasi dari kasus.
  2. Tutor memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengoreksi jika ada kekeliruan, dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar.
  3. Tutor memberikan penguatan materi dengan menjelaskan secara ringkas dan lugas pengertian serta ciri-ciri riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad berdasarkan dalil-dalil syar'i.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Tutor bersama warga belajar menyimpulkan pelajaran hari ini tentang pentingnya memahami riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad.
  2. Tutor memberikan refleksi singkat dan apresiasi atas semangat belajar warga belajar, serta mengajak mereka untuk senantiasa introspeksi diri.
  3. Tutor menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Tujuan Pertemuan 2Dengan simulasi peran, warga belajar dapat mengaplikasikan cara menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran warga belajar.
  2. Tutor mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian dan ciri-ciri riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad melalui pertanyaan singkat.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis bahaya dan mengaplikasikan cara menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad melalui simulasi peran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan gambar 1 yang menunjukkan dampak negatif dari perilaku riya’ atau takabur di lingkungan masyarakat, lalu meminta warga belajar untuk mengidentifikasi bahaya yang timbul dari perilaku tersebut.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor meminta setiap kelompok yang sudah terbentuk untuk berdiskusi tentang bahaya riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad bagi individu dan masyarakat, serta mencari solusi pencegahannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diberikan skenario singkat yang menggambarkan situasi di mana seseorang berpotensi melakukan riya’, sum‘ah, takabur, atau hasad, kemudian diminta untuk merancang dialog dan aksi simulasi peran untuk menghindari perilaku tersebut.
  2. Warga belajar dalam kelompok berlatih melakukan simulasi peran, fokus pada ekspresi, intonasi, dan tindakan yang mencerminkan cara menghindari akhlak tercela.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok secara bergantian menampilkan simulasi peran di depan kelas, menunjukkan cara-cara konkret menghindari perilaku tercela.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Warga belajar lain memberikan umpan balik terhadap penampilan kelompok penyaji, menilai keefektifan cara yang disimulasikan.
  3. Tutor memberikan penguatan dan penekanan pada pentingnya keikhlasan, tawadhu', dan syukur sebagai kunci menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad, serta mengajak warga belajar untuk membuat komitmen pribadi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Tutor bersama warga belajar menyimpulkan pelajaran hari ini, menyoroti pentingnya praktik nyata dalam menghindari akhlak tercela.
  2. Tutor memberikan refleksi dan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar dalam simulasi peran, mendorong mereka untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dan membuat komitmen pribadi.
  3. Tutor menutup pelajaran dengan doa dan motivasi untuk selalu berbuat baik dengan ikhlas.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Kenali dan Hindari Penyakit Hati!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Warga belajar dapat mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad serta menganalisis bahayanya.

Alat & bahan: Kertas, pensil, spidol, gambar ilustrasi

Langkah kerja:

  1. Amati 1 tentang seseorang yang memamerkan hartanya di media sosial, lalu diskusikan dalam kelompok apa yang bisa kamu simpulkan dari perilaku tersebut.
  2. Baca bahan ajar tentang riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad, kemudian lengkapi tabel 1 dengan pengertian dan ciri-ciri masing-masing perilaku.
    Tabel 1: Identifikasi Perilaku TercelaPerilaku TercelaPengertianCiri-ciriRiya’Sum‘ahTakaburHasad
    Gambar 1. Tabel
  3. Diskusikan bahaya yang ditimbulkan oleh setiap perilaku tercela tersebut bagi diri sendiri dan orang lain, lalu catat hasilnya.
  4. Buatlah satu contoh kasus nyata di lingkungan sekitar (pedesaan atau perkotaan) yang menggambarkan salah satu perilaku tercela, kemudian identifikasi cara menghindarinya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang keikhlasan dalam beramal?
  2. Pernahkah kamu melihat atau mendengar seseorang berbuat baik tapi mengharapkan pujian?
  3. Menurutmu, mengapa kita harus bersikap rendah hati?
  4. Apa yang terjadi jika seseorang selalu merasa iri hati terhadap keberhasilan orang lain?

Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi warga belajar dalam diskusi kelompok dan simulasi peran, serta penilaian hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian esai dan pilihan ganda untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis warga belajar.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad dengan tepat.Riya’, Sum‘ah, Takabur, Hasad: pengertian dan ciri-ciri.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis bahaya riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad bagi diri sendiri serta orang lain secara runtut.Bahaya riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad.2 JPkewargaan
3Mengaplikasikan cara menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.Cara menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad.2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam menjalani kehidupan, manusia dihadapkan pada berbagai godaan yang dapat merusak hati dan amal perbuatan. Empat di antaranya adalah riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad. Keempat sifat ini merupakan penyakit hati yang dapat menghambat seseorang meraih keberkahan hidup dan menjalin hubungan sosial yang harmonis. Modul ini akan membahas tuntas tentang bahaya serta cara menghindari sifat-sifat tercela tersebut agar kita dapat hidup penuh manfaat.

1. Riya’ dan Sum‘ah: Bahaya Pamer Amal
Riya’ (الرياء) adalah melakukan suatu amal kebaikan dengan tujuan agar dilihat atau dipuji oleh orang lain, bukan semata-mata karena Allah SWT. Sedangkan sum‘ah (السمعة) adalah memperdengarkan amal kebaikan kepada orang lain agar mendapatkan pujian. Kedua sifat ini sangat berbahaya karena dapat menghapus pahala amal, bahkan menjadikannya dosa. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berbuat riya’, maka Allah akan memperlihatkan (aib)nya, dan barangsiapa yang berbuat sum‘ah, maka Allah akan memperdengarkan (aib)nya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Ciri-ciri riya’ dan sum‘ah antara lain semangat beribadah di depan orang, malas jika sendiri, dan merasa bangga jika dipuji.

2. Takabur: Penyakit Hati Merasa Diri Lebih
Takabur (الكبر) adalah merasa diri paling hebat, paling benar, atau paling tinggi derajatnya dibandingkan orang lain, serta menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. Ini adalah sifat iblis yang menyebabkan ia diusir dari surga. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A’raf ayat 13, “Maka turunlah kamu dari surga itu, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya.” Takabur dapat membuat seseorang tidak menerima nasihat, sulit bergaul, dan dibenci sesama. Ciri-ciri takabur meliputi meremehkan orang lain, enggan menerima kritik, dan selalu ingin menjadi pusat perhatian.

3. Hasad: Api Iri Hati yang Membakar Kebaikan
Hasad (الحسد) adalah perasaan tidak suka atau benci terhadap nikmat yang diterima orang lain, disertai keinginan agar nikmat tersebut hilang dari mereka. Hasad adalah penyakit hati yang sangat berbahaya karena dapat memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar. Rasulullah SAW bersabda, “Jauhilah hasad, karena hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.” (HR. Abu Dawud). Hasad dapat memicu permusuhan, fitnah, dan perpecahan. Ciri-ciri orang yang hasad adalah suka membicarakan keburukan orang lain, tidak senang melihat orang lain bahagia, dan berusaha menjatuhkan orang lain.

4. Mencegah dan Mengobati Penyakit Hati
Untuk menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad, langkah pertama adalah memperkuat keimanan dan keikhlasan dalam beramal. Niatkan semua perbuatan hanya karena Allah SWT. Kedua, membiasakan diri untuk tawadhu’ (rendah hati) dan bersyukur atas segala nikmat. Ketiga, melatih diri untuk selalu berprasangka baik (husnuzan) kepada orang lain dan mendoakan kebaikan bagi mereka. Keempat, memperbanyak istighfar dan muhasabah (introspeksi diri) secara rutin. Dengan upaya-upaya ini, diharapkan hati menjadi bersih dan amal perbuatan diterima di sisi Allah SWT, sehingga hidup menjadi lebih berkah dan bermanfaat bagi sesama.

Rangkuman: Riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad adalah penyakit hati yang merusak amal dan hubungan sosial. Riya’ dan sum‘ah adalah beramal untuk pujian, takabur adalah sombong dan meremehkan, sedangkan hasad adalah iri hati atas nikmat orang lain. Untuk menghindarinya, kita harus memperkuat keikhlasan, tawadhu’, syukur, husnuzan, istighfar, dan muhasabah. Dengan begitu, kita dapat menjalani hidup yang tulus, rendah hati, dan bermanfaat sesuai ajaran Islam.

Halaman 9 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Riya’Beramal karena ingin dilihat atau dipuji orang lain.
Sum‘ahMemperdengarkan amal agar didengar dan dipuji orang lain.
TakaburSombong, merasa diri paling hebat, menolak kebenaran, dan meremehkan orang lain.
HasadIri hati terhadap nikmat orang lain dan berharap nikmat itu hilang.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XPeta Konsep
Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan HasadRiya’ dan Sum‘ah: Bahaya Pamer AmalTakabur: Penyakit Hati Merasa Diri LebihHasad: Api Iri Hati yang Membakar KebaikanMencegah dan Mengobati Penyakit Hati
Dari sub-bab Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan HasadHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad pada Pendidikan Agama Islam Paket C, Fase E, elemen Akhlak.

Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas X Paket C di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini gratis?

Ya. Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad untuk kelas X Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase E untuk kelas X Paket C. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad untuk Pendidikan Agama Islam kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas X Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk Paket C negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama Paket C Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad disusun untuk Paket C dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Paket CSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.