BerandaModul Ajar Paket CSosiologi › Interaksi Sosial
Paket C · Kelas X · Fase E

Modul Ajar & RPP Sosiologi Kelas X
Interaksi Sosial

Modul ajar (RPP) Sosiologi Paket C kelas X materi Interaksi Sosial lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar Sosiologi kelas X materi Interaksi Sosial — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Interaksi sosial adalah fondasi kehidupan bermasyarakat, melibatkan hubungan timbal balik yang saling memengaruhi. Faktor pendorongnya meliputi imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, empati, dan motivasi. Bentuknya terbagi dua: asosiatif (kerja sama, akomodasi, asimilasi, akulturasi) yang mengarah pada persatuan, dan disosiatif (kompetisi, kontravensi, konflik) yang mengarah pada perpecahan. Memahami interaksi sosial membantu kita beradaptasi, berkolaborasi, dan menyelesaikan masalah di lingkungan sosial.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Interaksi Sosial
Sosiologi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Interaksi Sosial
Sosiologi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSosiologi
Fase / KelasE / X
Materi PokokInteraksi Sosial
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) dengan praktik observasi dan wawancara
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Warga belajar telah memiliki pemahaman dasar tentang masyarakat dan hubungannya dengan individu dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — elemen: Menganalisis peran dan fungsi lembaga sosial
    Warga belajar menganalisis peran dan fungsi interaksi sosial dalam membentuk lembaga sosial di lingkungan sekitar mereka.
  2. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dalam kelompok
    Warga belajar berkolaborasi dalam kelompok untuk melakukan observasi dan wawancara terkait bentuk-bentuk interaksi sosial di masyarakat.
  3. Penalaran Kritis — elemen: Mengevaluasi dan merefleksi pemikiran dan proses berpikir
    Warga belajar mengevaluasi hasil observasi interaksi sosial dan merefleksikan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainPemahaman Diri dan Lingkungan Sosial
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu menganalisis berbagai fenomena sosial di masyarakat, termasuk interaksi sosial, dan mengaitkannya dengan nilai-nilai serta norma yang berlaku untuk membangun pemahaman diri dan lingkungan sosial yang lebih baik.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualInteraksi sosial terjadi setiap hari di lingkungan keluarga, pekerjaan, dan masyarakat, seperti tawar-menawar di pasar atau rapat RT.
KonseptualInteraksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu atau kelompok yang saling memengaruhi, melibatkan kontak dan komunikasi.
ProseduralWarga belajar akan mempelajari cara mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial dan menganalisis dampaknya melalui observasi dan wawancara.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari bagaimana pemahaman interaksi sosial membantu mereka menjadi anggota masyarakat yang lebih adaptif dan responsif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri interaksi sosial dengan tepat.
  2. Menganalisis faktor-faktor pendorong terjadinya interaksi sosial dengan benar.
  3. Mengklasifikasikan bentuk-bentuk interaksi sosial asosiatif dan disosiatif melalui contoh nyata.
  4. Menyajikan hasil observasi dan wawancara mengenai bentuk interaksi sosial di lingkungan sekitar.
  5. Menyimpulkan dampak positif dan negatif interaksi sosial terhadap kehidupan masyarakat.
  6. Merancang solusi kreatif untuk mengatasi konflik sosial di lingkungan sekitar.
Halaman 2 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami interaksi sosial membantu warga belajar mengenali dinamika hubungan antarmanusia, baik dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat luas, sehingga mereka dapat beradaptasi dan berkontribusi secara positif.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada orang yang mudah bergaul dan ada yang sulit, padahal setiap hari kita pasti berinteraksi dengan orang lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) dengan praktik observasi dan wawancara
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menyusun laporan observasi dan wawancara yang efektif.
Pendidikan Pancasila: Diskusi tentang nilai-nilai gotong royong dan musyawarah sebagai bentuk interaksi sosial asosiatif.
Ekonomi: Analisis interaksi sosial dalam kegiatan ekonomi seperti tawar-menawar atau kerja sama antar pelaku usaha.
Kemitraan PembelajaranWarga belajar didorong berdiskusi dengan anggota keluarga, tetangga, atau rekan kerja saat melakukan observasi dan wawancara terkait interaksi sosial di lingkungan mereka.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas yang nyaman, perpustakaan, atau area terbuka di PKBM; observasi dilakukan di lingkungan sekitar tempat tinggal/kerja warga belajar.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pesan instan untuk koordinasi kelompok, mesin pencari untuk mencari contoh kasus interaksi sosial, dan aplikasi presentasi sederhana untuk menyajikan hasil proyek.
Halaman 3 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri interaksi sosial dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Berantai: Tutor membisikkan satu kata kepada warga belajar pertama, lalu diteruskan berantai. Kata terakhir akan dibandingkan dengan kata awal untuk menunjukkan pentingnya komunikasi.
Tutor menyapa warga belajar, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman interaksi mereka hari ini. Tutor menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami pengertian dan ciri-ciri interaksi sosial, serta manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitWarga belajar dibagi dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan berbagai gambar atau video singkat yang menampilkan orang-orang berinteraksi, kemudian secara mandiri mengidentifikasi apa yang mereka lihat sebagai 'interaksi' dan ciri-cirinya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kemudian tutor memfasilitasi diskusi kelas untuk menyepakati pengertian dan ciri-ciri interaksi sosial berdasarkan temuan mereka dan contoh dari kehidupan nyata.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitTutor memberikan penguatan materi tentang pengertian dan ciri-ciri interaksi sosial, mengoreksi miskonsepsi, dan memberikan contoh tambahan yang relevan dengan pekerjaan atau keluarga warga belajar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitWarga belajar dan tutor bersama-sama menyimpulkan materi hari ini. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi berikutnya, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis faktor-faktor pendorong terjadinya interaksi sosial dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Kisah Interaksi: Tutor menceritakan sebuah kisah singkat tentang seseorang yang berhasil atau gagal berinteraksi dengan orang lain, kemudian meminta warga belajar menebak apa faktor pendorongnya.
Tutor menyapa, memimpin doa, presensi, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis faktor-faktor pendorong interaksi sosial, dan mengaitkannya dengan kasus-kasus di sekitar warga belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitWarga belajar disajikan studi kasus atau artikel berita tentang sebuah peristiwa sosial (misalnya, gotong royong di lingkungan, konflik antar tetangga). Mereka diminta mengidentifikasi faktor-faktor apa yang mendorong interaksi dalam kasus tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, warga belajar menganalisis kasus tersebut menggunakan konsep imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, empati, dan motivasi. Mereka diminta membuat daftar faktor pendorong yang relevan dan memberikan alasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya. Tutor memfasilitasi diskusi, memberikan umpan balik, dan menguatkan pemahaman tentang bagaimana faktor-faktor tersebut bekerja dalam kehidupan nyata, termasuk di tempat kerja atau keluarga.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitWarga belajar dan tutor menyimpulkan materi faktor pendorong interaksi sosial. Tutor memberikan tugas untuk mulai mengamati interaksi di lingkungan mereka, memberikan apresiasi, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Mengklasifikasikan bentuk-bentuk interaksi sosial asosiatif dan disosiatif melalui contoh nyata.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Pantomim Interaksi: Seorang warga belajar memperagakan bentuk interaksi sosial (misal: berjabat tangan, bertengkar) tanpa suara, dan warga belajar lain menebak bentuk interaksi serta jenisnya (asosiatif/disosiatif).
Tutor menyapa, memimpin doa, presensi, dan mengaitkan materi sebelumnya dengan topik hari ini. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengklasifikasikan bentuk interaksi asosiatif dan disosiatif, serta memulai proyek observasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitWarga belajar secara individu membaca materi tentang bentuk-bentuk interaksi sosial (kerja sama, akomodasi, asimilasi, kompetisi, konflik, kontravensi). Tutor memfasilitasi tanya jawab untuk memastikan pemahaman awal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitWarga belajar dibagi menjadi kelompok proyek untuk merancang instrumen observasi dan wawancara sederhana. Mereka akan melakukan observasi langsung di lingkungan sekitar (rumah, pasar, tempat kerja) untuk mengidentifikasi contoh interaksi asosiatif dan disosiatif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan rancangan instrumen mereka. Tutor memberikan umpan balik konstruktif dan panduan teknis untuk pelaksanaan observasi dan wawancara, menekankan etika dan keamanan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitTutor menyimpulkan pentingnya mengenali berbagai bentuk interaksi sosial. Warga belajar diingatkan untuk melaksanakan observasi dan wawancara sebagai tugas proyek, memberikan apresiasi, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis bentuk-bentuk interaksi sosial asosiatif dan disosiatif di lingkungan sekitar.

Alat & bahan: Alat tulis, lembar observasi, panduan wawancara sederhana, kamera ponsel (opsional)

Langkah kerja:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 warga belajar.
  2. Pilih satu lingkungan observasi (misal: pasar tradisional, lingkungan perumahan, tempat kerja).
  3. Lakukan observasi dan wawancara singkat dengan 2-3 orang di lingkungan tersebut untuk mengidentifikasi interaksi sosial yang terjadi.
  4. Catat temuan Anda pada tabel yang disediakan, klasifikasikan sebagai asosiatif atau disosiatif.
  5. Diskusikan dampak interaksi tersebut dan rumuskan satu solusi jika ada konflik yang teridentifikasi.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'hubungan antarmanusia'?
  2. Bisakah Anda memberikan contoh bagaimana seseorang memengaruhi orang lain?
  3. Menurut Anda, mengapa orang kadang bekerja sama dan kadang bertengkar?
  4. Bagaimana cara kita berkomunikasi dengan orang lain?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok, kemampuan menganalisis studi kasus, dan progres penyusunan proyek observasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek observasi dan wawancara (laporan/presentasi) serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri interaksi sosial dengan tepat.Pengertian dan ciri-ciri interaksi sosial2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis faktor-faktor pendorong terjadinya interaksi sosial dengan benar.Faktor pendorong interaksi sosial (imitasi, sugesti, dll.)2 JPPenalaran Kritis
3Mengklasifikasikan bentuk-bentuk interaksi sosial asosiatif dan disosiatif melalui contoh nyata.Bentuk-bentuk interaksi sosial (asosiatif & disosiatif)2 JPKewargaan, Kolaborasi
4Menyajikan hasil observasi dan wawancara mengenai bentuk interaksi sosial di lingkungan sekitar.Proyek observasi dan wawancara interaksi sosial2 JPKewargaan, Kolaborasi, Penalaran Kritis
Halaman 9 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Interaksi sosial adalah inti dari kehidupan bermasyarakat. Setiap hari, kita tidak bisa lepas dari interaksi dengan orang lain, baik di rumah, tempat kerja, maupun lingkungan sekitar. Memahami bagaimana interaksi ini bekerja akan membantu kita membangun hubungan yang lebih baik, menyelesaikan masalah bersama, dan berkontribusi positif di komunitas.

1. Pengertian dan Ciri-ciri Interaksi Sosial
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok, yang saling memengaruhi satu sama lain. Hubungan ini bisa terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Ciri-ciri interaksi sosial meliputi adanya kontak sosial (bertemu muka, telepon, surat), adanya komunikasi (menyampaikan pesan dan menerima tanggapan), jumlah pelaku lebih dari satu orang, dan adanya tujuan tertentu yang ingin dicapai. Contoh nyata adalah diskusi keluarga tentang rencana liburan atau komunikasi antara penjual dan pembeli di pasar.

2. Faktor-faktor Pendorong Interaksi Sosial
Beberapa faktor utama yang mendorong terjadinya interaksi sosial adalah: 1) Imitasi, yaitu meniru perilaku orang lain, seperti anak meniru cara bicara orang tuanya. 2) Sugesti, yaitu pengaruh yang diberikan seseorang kepada orang lain sehingga orang tersebut tergerak untuk melakukan hal yang sama, misalnya promosi produk yang membuat kita tertarik membeli. 3) Identifikasi, yaitu kecenderungan untuk menjadi sama dengan orang lain yang dikagumi, seperti seorang penggemar yang meniru gaya idolanya. 4) Simpati, yaitu perasaan tertarik kepada orang lain. 5) Empati, yaitu kemampuan merasakan perasaan orang lain seolah-olah mengalaminya sendiri. 6) Motivasi, yaitu dorongan untuk melakukan sesuatu demi mencapai tujuan.

3. Bentuk-bentuk Interaksi Sosial Asosiatif
Interaksi sosial asosiatif adalah bentuk interaksi yang mengarah pada persatuan dan kerja sama. Ini mencakup: 1) Kerja sama, yaitu usaha bersama untuk mencapai tujuan, seperti gotong royong membangun pos ronda. 2) Akomodasi, yaitu upaya meredakan pertentangan untuk mencapai kestabilan, misalnya mediasi dalam sengketa tanah. 3) Asimilasi, yaitu pembauran dua kebudayaan menjadi satu kebudayaan baru tanpa menghilangkan ciri khas aslinya, seperti makanan perpaduan kuliner lokal dan asing. 4) Akulturasi, yaitu perpaduan dua kebudayaan yang menghasilkan kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur asli kebudayaan lama, seperti arsitektur masjid dengan sentuhan budaya lokal.

4. Bentuk-bentuk Interaksi Sosial Disosiatif
Interaksi sosial disosiatif adalah bentuk interaksi yang mengarah pada perpecahan atau pertentangan. Ini meliputi: 1) Kompetisi (persaingan), yaitu perjuangan untuk mencapai tujuan tertentu dengan saling mengalahkan, seperti persaingan antar pedagang di pasar. 2) Kontravensi, yaitu sikap menentang dengan tersembunyi, misalnya menyebarkan isu negatif tentang seseorang tanpa bukti. 3) Konflik (pertentangan), yaitu pertentangan terbuka karena perbedaan kepentingan, nilai, atau tujuan, seperti demonstrasi buruh menuntut kenaikan upah. Bentuk-bentuk ini seringkali memerlukan penyelesaian agar tidak merusak tatanan sosial.

5. Dampak Interaksi Sosial dalam Kehidupan
Interaksi sosial memiliki dampak yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Dampak positifnya antara lain mempererat solidaritas, memecahkan masalah bersama, meningkatkan toleransi, dan mendorong inovasi. Misalnya, diskusi kelompok dapat menghasilkan ide-ide baru. Namun, interaksi sosial juga dapat menimbulkan dampak negatif seperti konflik, perpecahan, diskriminasi, hingga kekerasan, jika tidak dikelola dengan baik. Penting bagi kita untuk mengenali dan mengelola berbagai bentuk interaksi ini agar menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan produktif. Memahami dinamika ini membantu warga belajar beradaptasi di lingkungan kerja dan keluarga.

Rangkuman: Interaksi sosial adalah fondasi kehidupan bermasyarakat, melibatkan hubungan timbal balik yang saling memengaruhi. Faktor pendorongnya meliputi imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, empati, dan motivasi. Bentuknya terbagi dua: asosiatif (kerja sama, akomodasi, asimilasi, akulturasi) yang mengarah pada persatuan, dan disosiatif (kompetisi, kontravensi, konflik) yang mengarah pada perpecahan. Memahami interaksi sosial membantu kita beradaptasi, berkolaborasi, dan menyelesaikan masalah di lingkungan sosial.

Halaman 10 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Interaksi SosialHubungan timbal balik antar individu/kelompok yang saling memengaruhi.
AsosiatifBentuk interaksi yang mengarah pada persatuan dan kerja sama.
DisosiatifBentuk interaksi yang mengarah pada perpecahan atau pertentangan.
ImitasiProses meniru perilaku atau tindakan orang lain.
SugestiPengaruh yang diberikan seseorang kepada orang lain tanpa berpikir kritis.
AkomodasiUpaya meredakan pertentangan untuk mencapai kestabilan.
KontravensiSikap menentang dengan tersembunyi, ragu-ragu, atau tidak pasti.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sosiologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Interaksi Sosial" mata pelajaran Sosiologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Interaksi Sosial — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Sosiologi Interaksi Sosial ini gratis?

Ya. Modul Interaksi Sosial untuk kelas X Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sosiologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar Sosiologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Interaksi Sosial ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X Paket C.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Interaksi Sosial untuk Sosiologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Interaksi Sosial ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sosiologi kelas X Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah ini modul ajar Sosiologi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Interaksi Sosial pada Sosiologi Paket C, Fase E, elemen Pemahaman Diri dan Lingkungan Sosial.

Bisakah modul Interaksi Sosial ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Interaksi Sosial dapat Anda sesuaikan dengan murid Sosiologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar Sosiologi Paket CSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.