Modul Ajar & RPP Guru Kelas Kelas VI
Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Modul ajar (RPP) Guru Kelas SD kelas VI materi Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? yang Anda cari? Materi Guru Kelas Kelas VI lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Guru Kelas |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang beberapa bagian tubuh dan fungsinya secara umum.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kesehatan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mengidentifikasi dan memahami sistem organ tubuh manusia, fungsi masing-masing organ, serta cara menjaga kesehatan organ tubuh, dengan fokus pada sistem gerak dan sistem saraf. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Manusia dapat berjalan, berlari, melompat, dan melakukan berbagai aktivitas fisik karena adanya kerja sama antara tulang, sendi, dan otot. |
| Konseptual | Sistem gerak manusia terdiri dari rangka (tulang), sendi, dan otot yang bekerja secara terkoordinasi, di bawah kendali sistem saraf, untuk menghasilkan gerakan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi bagian-bagian rangka, jenis-jenis sendi, otot, serta cara menjaga kesehatan sistem gerak dan sistem saraf. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami bagaimana tubuh bergerak dan kaitannya dengan menjaga kesehatan diri agar dapat beraktivitas dengan baik. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem rangka manusia dan fungsinya.
- Menjelaskan berbagai jenis sendi dan perannya dalam memungkinkan gerakan tubuh.
- Menganalisis peran otot sebagai penggerak aktif tubuh.
- Menjelaskan fungsi dasar sistem saraf dalam mengendalikan gerakan dan menerima rangsangan.
- Merancang poster sederhana tentang cara menjaga kesehatan sistem gerak dan sistem saraf.
Pemahaman bermakna: Memahami bagaimana tubuh kita bergerak memungkinkan kita untuk menghargai kompleksitas tubuh dan bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan sistem gerak dan saraf untuk aktivitas sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berpikir, mengapa kita bisa dengan mudah menggerakkan tangan untuk menulis atau kaki untuk bermain bola?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Memahami pentingnya pemanasan, pendinginan, dan teknik gerak yang benar untuk mencegah cedera pada sistem gerak. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi, menyusun kalimat informatif pada poster, dan menjelaskan ide secara lisan. Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Mengaplikasikan kreativitas dalam merancang poster yang menarik dan komunikatif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung anak dalam menjaga pola makan sehat dan aktivitas fisik yang cukup untuk kesehatan tulang, sendi, otot, dan saraf. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke gambar/model rangka, serta area dinding untuk memajang poster hasil karya peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi pendek tentang sistem gerak dan sistem saraf dari sumber terpercaya (misalnya YouTube Kids atau platform edukasi) sebagai bahan ajar tambahan dan referensi untuk membuat poster. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem rangka manusia dan fungsinya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa. Melakukan presensi dan menanyakan kabar. Guru menampilkan gambar atau video orang sedang beraktivitas fisik (berlari, menari) dan bertanya, 'Apa yang membuat kita bisa bergerak seperti itu?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati model kerangka manusia atau gambar sistem rangka. Guru membimbing diskusi untuk mengidentifikasi bagian-bagian rangka (tulang tengkorak, tulang belakang, tulang anggota gerak) dan mendiskusikan fungsinya masing-masing dalam melindungi organ dan menopang tubuh. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 'Menjelajahi Rangka Tubuhku' dengan memberi label pada gambar kerangka dan menuliskan fungsi singkat setiap bagian. Mereka juga diminta merasakan bagian-bagian tulang pada tubuh mereka sendiri. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya rangka. Guru mengajak peserta didik merefleksi apa yang sudah dipelajari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang rangka. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas untuk mengamati gerakan sendi di rumah. Guru menutup pelajaran dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan berbagai jenis sendi dan perannya dalam memungkinkan gerakan tubuh dan menganalisis peran otot sebagai penggerak aktif tubuh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa. Melakukan presensi. Mengulas kembali materi tentang rangka dan menanyakan hasil pengamatan gerakan sendi di rumah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati model atau video yang menunjukkan berbagai jenis sendi (engsel, peluru, putar) dan cara kerjanya. Guru menjelaskan fungsi sendi sebagai penghubung tulang. Kemudian, guru menjelaskan tentang otot sebagai penggerak aktif dan bagaimana otot bekerja secara berpasangan (kontraksi dan relaksasi) untuk menghasilkan gerakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan melakukan 'Eksperimen Gerak Sendi dan Otot' dengan menggerakkan lengan, kaki, dan leher mereka, lalu mencatat jenis sendi yang terlibat dan merasakan kerja otot. Mereka mengisi LKPD 'Sendi dan Ototku Bergerak'. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan mempresentasikan temuan mereka tentang jenis sendi dan kerja otot. Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi. Guru mengajak peserta didik merefleksi bagaimana sendi dan otot bekerja sama untuk menghasilkan gerakan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang sendi dan otot. Guru memberikan apresiasi dan motivasi untuk terus menjaga kesehatan sistem gerak. Guru menutup pelajaran dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menjelaskan fungsi dasar sistem saraf dalam mengendalikan gerakan dan menerima rangsangan dan merancang poster sederhana tentang cara menjaga kesehatan sistem gerak dan sistem saraf. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa. Melakukan presensi. Guru bertanya, 'Apa yang mengatur semua gerakan dan pikiran kita?' Mengaitkan dengan materi sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami sistem saraf dan membuat proyek poster. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan secara sederhana fungsi utama sistem saraf (otak, sumsum tulang belakang, saraf) sebagai pusat kendali tubuh, pengatur gerakan, dan penerima rangsangan. Guru menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan sistem saraf dan sistem gerak dengan pola hidup sehat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merancang dan membuat poster sederhana tentang 'Cara Menjaga Kesehatan Sistem Gerak dan Sistem Saraf'. Mereka menggunakan informasi yang telah dipelajari dan sumber lain (misalnya buku atau internet yang diawasi) untuk menyajikan informasi dengan menarik dan mudah dipahami. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan poster mereka. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik konstruktif. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjaga kesehatan sistem gerak dan saraf. Guru mengajak peserta didik merefleksi seluruh proses pembelajaran dari awal hingga akhir. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman akhir tentang 'Bagaimana Tubuh Kita Bergerak dan Cara Menjaga Kesehatannya'. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik. Guru menutup pelajaran dengan doa dan harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan memahami bagian-bagian sistem gerak dan sistem saraf serta cara kerjanya.
Alat & bahan: Gambar kerangka manusia, gambar anatomi otot, gambar sistem saraf, alat tulis, pensil warna.
Langkah kerja:
- Amati gambar kerangka manusia yang disediakan.
- Beri label pada bagian-bagian tulang yang kamu ketahui pada gambar.
- Tuliskan fungsi masing-masing bagian tulang tersebut.
- Amati gambar otot dan diskusikan bagaimana otot bekerja untuk menggerakkan tulang.
- Isi tabel jenis sendi dan contoh gerakannya pada tubuhmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja bagian tubuh yang kamu tahu bisa bergerak?
- Menurutmu, apa yang membuat tulang bisa bergerak?
- Pernahkah kamu merasa kesemutan? Apa yang menyebabkan itu?
- Bagaimana cara kita menjaga tubuh agar tetap sehat?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan penyelesaian LKPD serta proses pembuatan poster.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil poster tentang kesehatan sistem gerak dan sistem saraf, serta tes tertulis singkat mengenai konsep dasar.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem rangka manusia dan fungsinya. | Sistem Rangka Manusia | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan berbagai jenis sendi dan perannya dalam memungkinkan gerakan tubuh; Menganalisis peran otot sebagai penggerak aktif tubuh. | Sendi dan Otot | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Menjelaskan fungsi dasar sistem saraf dalam mengendalikan gerakan dan menerima rangsangan; Merancang poster sederhana tentang cara menjaga kesehatan sistem gerak dan sistem saraf. | Sistem Saraf dan Kesehatan Sistem Gerak | 2 JP | Kesehatan, Kreativitas |
Tubuh kita adalah mesin yang luar biasa! Setiap hari, kita berjalan, berlari, menulis, dan melakukan banyak hal. Semua ini mungkin terjadi berkat kerja sama yang menakjubkan dari berbagai bagian tubuh kita. Mari kita selami lebih dalam bagaimana tulang, sendi, otot, dan saraf bekerja sama untuk membuat kita bergerak dan beraktivitas.
1. Rangka: Pilar Penopang Tubuh
Rangka adalah kumpulan tulang yang membentuk kerangka tubuh kita. Ada sekitar 206 tulang pada tubuh orang dewasa. Rangka memiliki beberapa fungsi penting: sebagai penopang tubuh agar kita bisa berdiri tegak, melindungi organ-organ vital seperti otak dan jantung, serta menjadi tempat melekatnya otot. Contohnya, tulang tengkorak melindungi otak, tulang rusuk melindungi paru-paru dan jantung. Tanpa rangka, tubuh kita akan seperti agar-agar.
2. Sendi: Penghubung yang Fleksibel
Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Sendilah yang memungkinkan tulang-tulang kita bergerak satu sama lain. Ada berbagai jenis sendi dengan kemampuan gerak yang berbeda. Contohnya, sendi engsel pada siku dan lutut memungkinkan gerakan satu arah seperti pintu. Sendi peluru pada bahu dan panggul memungkinkan gerakan ke segala arah. Sendi putar pada leher memungkinkan kepala berputar. Sendi-sendi ini bekerja seperti 'engsel' yang membuat kita bisa menekuk dan memutar bagian tubuh.
3. Otot: Penggerak Aktif Tubuh
Jika rangka dan sendi adalah bagian pasif yang digerakkan, maka otot adalah penggerak aktifnya. Otot melekat pada tulang dan bekerja dengan cara berkontraksi (memendek) dan relaksasi (memanjang). Otot bekerja secara berpasangan, misalnya otot bisep dan trisep di lengan. Saat bisep berkontraksi, lengan menekuk, dan trisep relaksasi. Saat trisep berkontraksi, lengan melurus, dan bisep relaksasi. Ada tiga jenis otot: otot lurik (otot rangka yang bisa kita kendalikan), otot polos (bekerja otomatis pada organ dalam), dan otot jantung (bekerja otomatis memompa darah).
4. Sistem Saraf: Pusat Kendali Gerakan
Semua gerakan yang kita lakukan, baik yang disadari maupun tidak, dikendalikan oleh sistem saraf. Sistem saraf terdiri dari otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saraf yang tersebar di seluruh tubuh. Otak adalah 'komandan' yang mengirimkan perintah ke otot untuk bergerak. Sumsum tulang belakang adalah 'jalan tol' bagi sinyal dari otak ke tubuh dan sebaliknya. Sistem saraf juga bertanggung jawab menerima rangsangan dari luar, seperti sentuhan, panas, atau rasa sakit, lalu meneruskannya ke otak.
5. Bagaimana Gerakan Terjadi?
Gerakan adalah hasil kerja sama yang kompleks. Ketika kamu ingin mengangkat tangan, otakmu mengirim sinyal melalui sistem saraf ke otot-otot di lengan. Otot-otot tersebut kemudian berkontraksi, menarik tulang-tulang lengan melalui sendi, sehingga lenganmu terangkat. Proses ini terjadi sangat cepat, bahkan tanpa kita sadari. Semua bagian ini harus sehat agar kita bisa bergerak dengan lancar.
6. Menjaga Kesehatan Sistem Gerak dan Saraf
Untuk memastikan tubuh kita bisa bergerak dengan baik sepanjang hidup, penting untuk menjaga kesehatan rangka, sendi, otot, dan saraf. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang (kaya kalsium dan vitamin D untuk tulang), berolahraga secara teratur untuk menguatkan otot dan sendi, menjaga postur tubuh yang baik, dan istirahat yang cukup. Hindari mengangkat beban terlalu berat atau gerakan yang membebani sendi. Lindungi kepala dari benturan untuk menjaga otak dan sistem saraf.
Rangkuman: Tubuh kita bergerak berkat kerja sama yang harmonis antara sistem rangka (tulang sebagai penopang), sendi (penghubung yang memungkinkan gerak), dan otot (penggerak aktif). Semua aktivitas ini dikendalikan oleh sistem saraf yang kompleks, terdiri dari otak, sumsum tulang belakang, dan saraf. Menjaga kesehatan seluruh sistem ini melalui pola makan sehat, olahraga, dan istirahat cukup sangat penting agar kita bisa beraktivitas dengan optimal.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Rangka | Kumpulan tulang yang membentuk kerangka tubuh. |
| Sendi | Penghubung antara dua tulang atau lebih. |
| Otot | Jaringan yang mampu berkontraksi dan relaksasi untuk menghasilkan gerakan. |
| Sistem Saraf | Jaringan organ yang mengendalikan fungsi tubuh, termasuk gerakan dan respon terhadap rangsangan. |
| Kontraksi | Keadaan otot memendek dan menegang. |
| Relaksasi | Keadaan otot memanjang dan mengendur. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?" mata pelajaran Guru Kelas Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Materi Guru Kelas Terkait
Bangga Menjadi Anak IndonesiaGuru Kelas Kelas VI SDBilangan BulatGuru Kelas Kelas VI SDOperasi Hitung CampuranGuru Kelas Kelas VI SDPuisi dan ProsaGuru Kelas Kelas VI SDVolume Bangun RuangGuru Kelas Kelas VI SDASEAN dan Kerja Sama AntarnegaraGuru kelas Kelas 6 SD2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Guru Kelas Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? ini gratis?
Ya. Modul Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Guru Kelas kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase C untuk kelas VI SD.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? untuk Guru Kelas kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bagaimana Tubuh Kita Bergerak? dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru Kelas kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.