SDKelas IVFase B

Modul Ajar & RPP Muatan Lokal Budaya Banyuasin Kelas IV
Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kuliner khas Sumatera Selatan, termasuk Banyuasin, sangat beragam dan unik. Kita telah belajar tentang burgo, kerupuk kemplang, serta berbagai lalapan dan sambal khas Banyuasin. Keunikan ini berasal dari bahan-bahan lokal, cara pengolahan, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Mengenal dan melestarikan kuliner daerah adalah cara kita menghargai warisan budaya bangsa.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan
Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan
Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMuatan Lokal Budaya Banyuasin
Fase / KelasB / IV
Materi PokokBab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik mengetahui beberapa jenis makanan yang umum dijumpai di lingkungan sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis informasi tentang kuliner khas Sumatera Selatan dan membandingkan keunikannya.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan ide penyajian atau promosi kuliner khas daerah dengan sentuhan inovatif.
  3. kolaborasi — elemen: bekerja sama dengan orang lain
    Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan mempresentasikan kuliner khas daerah.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMuatan Lokal Budaya Banyuasin
Rumusan CP FasePada akhir Fase B, peserta didik menunjukkan pemahaman tentang keunikan budaya lokal Banyuasin dan Sumatera Selatan, serta mampu mengidentifikasi dan mengapresiasi keragaman warisan budaya daerah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKuliner khas Sumatera Selatan meliputi kerupuk kemplang Palembang, burgo, dan berbagai jenis sambal.
KonseptualKeunikan kuliner daerah ditentukan oleh bahan baku lokal, cara pengolahan, serta nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya.
ProseduralPeserta didik mempelajari langkah-langkah mengidentifikasi ciri khas kuliner daerah dan cara mempromosikannya.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya melestarikan kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis kuliner khas Sumatera Selatan dengan tepat.
  2. Dengan mengamati gambar dan deskripsi, peserta didik dapat menjelaskan keunikan rasa dan bahan dasar kuliner khas Sumatera Selatan secara akurat.
  3. Melalui penugasan proyek sederhana, peserta didik dapat membuat poster promosi kuliner khas daerah Banyuasin dengan kreatif.
  4. Dengan berdiskusi, peserta didik dapat mengklasifikasikan kuliner khas daerah Banyuasin ke dalam kategori makanan utama atau camilan dengan benar.
  5. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi kuliner khas daerah dengan percaya diri.
Halaman 2 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa kuliner khas daerah bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga cerminan kekayaan budaya, sejarah, dan kearifan lokal yang perlu dilestarikan dan dibanggakan.

Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, apa yang membuat makanan khas daerah kita berbeda dan istimewa dibanding makanan dari daerah lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik belajar menyusun kalimat deskriptif dan persuasif untuk poster promosi.
Seni Rupa: Peserta didik mengembangkan keterampilan menggambar, mewarnai, dan menata elemen visual dalam membuat poster.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Peserta didik memahami pentingnya pelestarian warisan budaya dan kearifan lokal melalui kuliner.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan pengalaman mereka tentang kuliner khas daerah atau membantu peserta didik mencari informasi tambahan di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke media visual seperti proyektor atau papan tulis interaktif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek tentang proses pembuatan kuliner khas daerah atau contoh poster promosi digital sebagai inspirasi bagi peserta didik.
Halaman 3 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis kuliner khas Sumatera Selatan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Makanan: Guru menyebut ciri-ciri makanan khas (misal: 'rasanya pedas, terbuat dari ikan'), peserta didik menebak namanya.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya kepada peserta didik tentang makanan favorit mereka dan apakah mereka tahu makanan khas dari daerah Banyuasin atau Sumatera Selatan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi kuliner khas Sumatera Selatan dan mengajak peserta didik untuk aktif berpartisipasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar berbagai kuliner khas Sumatera Selatan (misalnya burgo, kerupuk kemplang, sambal khas Banyuasin) dan bertanya 'Apa saja makanan yang kalian kenali dari gambar ini? Apa ciri khasnya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD yang berisi daftar kuliner khas dan tabel identifikasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima informasi singkat (teks atau gambar) tentang beberapa kuliner khas Sumatera Selatan. Peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi nama, bahan utama, dan ciri khas dari setiap kuliner.
  2. Peserta didik mengisi tabel identifikasi pada LKPD berdasarkan hasil diskusi dan informasi yang diberikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi kuliner khas Sumatera Selatan di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, menyoroti ketepatan identifikasi dan kelengkapan informasi.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya mengenal dan melestarikan kuliner khas daerah sebagai warisan budaya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis kuliner khas Sumatera Selatan yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan kerja samanya, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati gambar dan deskripsi, peserta didik dapat menjelaskan keunikan rasa dan bahan dasar kuliner khas Sumatera Selatan secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Bahan: Guru menyebutkan bahan-bahan utama (misal: 'ikan, sagu, bumbu kuning'), peserta didik menebak kuliner khas yang dimaksud.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali kuliner khas Sumatera Selatan yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya dan bertanya 'Menurut kalian, apa yang membuat makanan itu unik?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan keunikan rasa dan bahan dasar kuliner khas Sumatera Selatan, serta memotivasi peserta didik untuk mencari tahu lebih dalam.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat atau gambar-gambar kuliner khas Sumatera Selatan yang lebih detail (misalnya cara membuat burgo, tampilan kerupuk kemplang asli, atau bahan-bahan sambal khas Banyuasin) dan meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal menarik yang mereka lihat.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik kembali ke kelompok sebelumnya dan membagikan LKPD yang berfokus pada analisis keunikan kuliner.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis informasi tambahan (teks deskripsi, infografis) tentang keunikan rasa, bahan dasar spesifik, dan proses pembuatan kuliner khas yang berbeda (contoh: burgo, kerupuk kemplang, sambal khas Banyuasin, lalapan khas daerah).
  2. Peserta didik mengisi bagian LKPD yang meminta mereka menjelaskan keunikan setiap kuliner berdasarkan rasa, bahan, dan cara penyajiannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang keunikan kuliner khas Sumatera Selatan, menjelaskan mengapa kuliner tersebut istimewa.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengoreksi jika ada miskonsepsi, serta memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk saling melengkapi informasi.
  3. Guru menekankan bahwa keunikan kuliner tidak hanya pada rasa, tetapi juga pada cerita di baliknya dan peran dalam kehidupan masyarakat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum keunikan-keunikan kuliner khas Sumatera Selatan berdasarkan rasa, bahan, dan cara penyajian.
  2. Guru memberikan pujian atas semangat belajar dan keingintahuan peserta didik, menciptakan suasana positif dan menggembirakan.
  3. Guru memberikan petunjuk untuk tugas proyek membuat poster promosi di pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menjelaskan keunikan kuliner khas Sumatera Selatan.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, pensil warna, gambar kuliner khas

Langkah kerja:

  1. Amati gambar kuliner khas Sumatera Selatan yang disediakan oleh guru.
  2. Diskusikan dalam kelompok nama, bahan utama, dan ciri khas dari setiap kuliner.
  3. Tuliskan hasil diskusimu pada tabel di bawah ini dengan lengkap dan jelas.
  4. Pilih satu kuliner yang paling menarik perhatian kelompokmu dan jelaskan keunikannya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa makanan favoritmu?
  2. Apakah kamu tahu makanan khas dari daerah Banyuasin?
  3. Sebutkan satu makanan khas yang pernah kamu coba!

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian poster promosi kuliner khas daerah dan presentasi kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi minimal tiga jenis kuliner khas Sumatera Selatan.Jenis-jenis kuliner khas Sumatera Selatan.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan keunikan rasa dan bahan dasar kuliner khas Sumatera Selatan.Keunikan kuliner berdasarkan rasa, bahan, dan cara penyajian.2 JPpenalaran kritis, kreativitas
3Membuat poster promosi kuliner khas daerah Banyuasin dengan kreatif.Konsep dan desain poster promosi kuliner daerah.2 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 8 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia kaya akan beragam budaya, salah satunya tercermin dari aneka kuliner khas daerah. Setiap daerah memiliki makanan istimewa dengan cita rasa dan cerita unik. Mari kita jelajahi keunikan kuliner khas Sumatera Selatan, khususnya yang ada di Banyuasin, untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya kita.

1. Kuliner Tradisional Sumatera Selatan
Sumatera Selatan, khususnya Palembang dan sekitarnya, terkenal dengan berbagai hidangan lezat. Beberapa kuliner yang sangat populer antara lain Pempek, Tekwan, Model, dan pindang. Makanan-makanan ini sering menggunakan bahan dasar ikan air tawar, yang melimpah di sungai-sungai daerah ini. Selain itu, bumbu rempah yang kuat juga menjadi ciri khas yang membuat setiap hidangan memiliki cita rasa yang kaya.

2. Kuliner Khas Daerah Banyuasin
Banyuasin, sebagai bagian dari Sumatera Selatan, juga memiliki kekayaan kulinernya sendiri. Meskipun beberapa mirip dengan Palembang, ada juga kuliner yang memiliki sentuhan khas Banyuasin. Contohnya adalah berbagai jenis sambal khas Banyuasin yang memiliki cita rasa pedas dan segar, sering disajikan dengan lalapan segar. Kuliner ini mencerminkan ketersediaan bahan-bahan alami dari perkebunan dan perairan lokal.

3. Lalapan dan Sambal Khas Banyuasin
Lalapan merupakan hidangan pelengkap yang sangat umum di Banyuasin, terdiri dari berbagai sayuran mentah atau rebus seperti timun, terong, daun kemangi, dan selada. Lalapan ini biasanya disantap bersama sambal. Sambal khas Banyuasin memiliki variasi yang beragam, mulai dari sambal terasi, sambal mangga muda, hingga sambal tempoyak (fermentasi durian). Cita rasa pedas dan segar dari sambal ini sangat cocok dipadukan dengan hidangan utama.

4. Kerupuk Kemplang Palembang
Kerupuk kemplang adalah salah satu camilan khas Palembang yang sangat terkenal dan sering dijadikan oleh-oleh. Terbuat dari adonan ikan dan sagu, kemplang dipanggang hingga renyah. Rasanya gurih dengan aroma ikan yang kuat. Kemplang biasanya disantap dengan sambal cocolan yang pedas manis. Ada berbagai bentuk kemplang, seperti kemplang keping, kemplang bulat, dan kemplang panggang.

5. Burgo: Makanan Khas Sarapan
Burgo adalah salah satu kuliner khas Sumatera Selatan yang sering disantap sebagai sarapan. Burgo terbuat dari adonan tepung beras yang dikukus tipis, lalu digulung dan dipotong-potong. Potongan burgo ini kemudian disiram dengan kuah santan berwarna kekuningan yang kaya rasa, terbuat dari ikan gabus atau ikan tenggiri yang dihaluskan, ditambah bumbu rempah. Rasanya gurih, sedikit manis, dan sangat lezat.

6. Makna dan Pelestarian Kuliner Daerah
Kuliner khas daerah tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan warisan leluhur. Setiap hidangan memiliki cerita dan filosofi di baliknya, mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam dan tradisi masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenal, mencicipi, dan ikut melestarikan kuliner khas daerah agar tidak punah dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Rangkuman: Kuliner khas Sumatera Selatan, termasuk Banyuasin, sangat beragam dan unik. Kita telah belajar tentang burgo, kerupuk kemplang, serta berbagai lalapan dan sambal khas Banyuasin. Keunikan ini berasal dari bahan-bahan lokal, cara pengolahan, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Mengenal dan melestarikan kuliner daerah adalah cara kita menghargai warisan budaya bangsa.

Halaman 9 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KulinerSegala sesuatu yang berhubungan dengan masakan atau makanan.
LalapanSayuran mentah atau rebus yang disajikan sebagai pelengkap makanan utama.
TempoyakOlahan fermentasi dari buah durian yang digunakan sebagai bumbu masakan atau sambal.
KemplangJenis kerupuk khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu, dipanggang atau digoreng.
BurgoMakanan khas Sumatera Selatan berupa gulungan tepung beras yang disiram kuah santan ikan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan" mata pelajaran Muatan Lokal Budaya Banyuasin Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IVPeta Konsep
Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera SelatanKuliner Tradisional Sumatera SelatanKuliner Khas Daerah BanyuasinLalapan dan Sambal Khas BanyuasinKerupuk Kemplang PalembangBurgo: Makanan Khas Sarapan
Dari sub-bab Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera SelatanHalaman 12
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IVProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas 4 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan pada Muatan Lokal Budaya Banyuasin SD, Fase B, elemen Muatan Lokal Budaya Banyuasin.

Modul Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan untuk Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas IV.

Apakah modul ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin materi Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan ini gratis?

Ya. Modul Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan dapat Anda sesuaikan dengan murid Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan untuk Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Muatan Lokal Budaya Banyuasin ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Bab 2 Keunikan Kuliner Khas Sumatera Selatan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.