Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas V
Yesus Lahir Bagiku
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Yesus Lahir Bagiku |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal kisah-kisah dasar dari Alkitab Perjanjian Baru, termasuk beberapa tokoh penting seperti Maria dan Yusuf. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur dan sukacita atas kelahiran Yesus Kristus sebagai wujud iman. - penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan Memproses Informasi dan Gagasan
Peserta didik menganalisis cerita kelahiran Yesus dari Alkitab dan mengaitkannya dengan makna Natal. - kolaborasi — elemen: Kerja Sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proyek perayaan Natal sederhana di sekolah atau rumah.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Yesus Kristus dan Karya Penyelamatan-Nya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami kisah-kisah penting dalam kehidupan Yesus Kristus, termasuk kelahiran dan karya penyelamatan-Nya, serta mampu merefleksikan maknanya bagi kehidupan pribadi dan sesama. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kelahiran Yesus Kristus adalah peristiwa nyata yang dicatat dalam Alkitab, terjadi di Betlehem dan melibatkan tokoh-tokoh seperti Maria, Yusuf, para gembala, dan orang Majus. |
| Konseptual | Kelahiran Yesus bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga memiliki makna teologis sebagai wujud kasih Allah kepada manusia dan awal dari rencana penyelamatan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis narasi Alkitab, mengidentifikasi pesan moral, dan merancang kegiatan perayaan Natal yang mencerminkan makna kelahiran Yesus. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang kelahiran Yesus membentuk cara mereka merayakan Natal dan menunjukkan kasih kepada sesama. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengekspresikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus atas anugerah kelahiran-Nya yang membawa keselamatan bagi umat manusia. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan pemahaman tentang ajaran kasih dan damai yang dibawa oleh Yesus Kristus melalui kisah kelahiran-Nya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar sebagai wujud syukur atas ciptaan Tuhan yang luar biasa. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menunjukkan kasih dan kepedulian kepada sesama, terutama yang membutuhkan, sebagai cerminan semangat Natal. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan nilai-nilai persatuan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia dalam perayaan Natal. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pembacaan Alkitab, peserta didik dapat menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus dengan runtut dan detail.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi makna kelahiran Yesus bagi kehidupan mereka secara pribadi dan bagi dunia dengan tepat.
- Melalui analisis teks Alkitab, peserta didik dapat menjelaskan peran tokoh-tokoh dalam kisah kelahiran Yesus seperti Maria, Yusuf, gembala, dan orang Majus dengan benar.
- Setelah menyaksikan video, peserta didik dapat menunjukkan sikap bersyukur atas kelahiran Yesus Kristus melalui tindakan nyata berbagi kasih kepada sesama.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan proyek perayaan Natal sederhana yang mencerminkan makna kelahiran Yesus dengan kreatif.
Pemahaman bermakna: Kelahiran Yesus Kristus adalah anugerah terbesar dari Allah yang membawa sukacita dan harapan bagi seluruh umat manusia, mendorong kita untuk berbagi kasih dan damai.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kelahiran seorang bayi di kandang sederhana lebih dari dua ribu tahun lalu masih dirayakan dengan sukacita besar oleh banyak orang hingga saat ini?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun cerita, membuat kartu ucapan, dan mempresentasikan proyek dengan tata bahasa yang baik. Seni Budaya dan Prakarya: Peserta didik membuat hiasan Natal atau alat peraga untuk drama pendek sebagai bagian dari proyek perayaan Natal. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik dalam mencari bahan-bahan untuk proyek Natal sederhana di rumah atau mendukung mereka dalam berbagi kasih kepada sesama. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan tema Natal sederhana dan nyaman, serta tersedia area untuk kerja kelompok dan presentasi yang mendukung interaksi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video kisah Natal, gambar-gambar perayaan Natal dari berbagai belahan dunia, dan presentasi digital untuk menampilkan hasil proyek kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pembacaan Alkitab, peserta didik dapat menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus dengan runtut dan detail. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Natal: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu kata terkait Natal (misal, 'tempat Yesus lahir') dan peserta didik menebak kata tersebut ('Betlehem').
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi makna kelahiran Yesus bagi kehidupan mereka secara pribadi dan bagi dunia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan sederhana yang berkaitan dengan kisah Natal (misal, menggendong bayi, meniup terompet), lalu peserta didik menebak maknanya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis makna kelahiran Yesus dan merancang cara berbagi sukacita Natal.
Alat & bahan: Alkitab, kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, gambar-gambar tokoh Natal, kartu kata kunci.
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati tokoh-tokoh Natal yang tersedia dan diskusikan peran mereka dalam kelompokmu.
- Pilihlah 3 kartu kata kunci makna Natal yang paling relevan bagimu dan jelaskan mengapa.
- Rancang sebuah proyek sederhana (kartu ucapan/hiasan/drama mini) untuk berbagi sukacita Natal kepada orang lain.
- Tuliskan alat dan bahan yang dibutuhkan serta langkah-langkah membuat proyekmu.
- Presentasikan rancangan proyekmu di depan kelas dan jelaskan makna di baliknya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa nama ibu Yesus?
- Di kota manakah Yesus dilahirkan?
- Siapa saja yang pertama kali datang mengunjungi bayi Yesus?
- Menurutmu, mengapa kelahiran Yesus penting bagi banyak orang?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka mengidentifikasi makna Natal.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek perayaan Natal sederhana yang mencerminkan pemahaman dan kreativitas peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melalui pembacaan Alkitab, peserta didik dapat menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus dengan runtut dan detail. | Kisah kelahiran Yesus menurut Injil Lukas dan Matius. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi makna kelahiran Yesus bagi kehidupan mereka secara pribadi dan bagi dunia dengan tepat. | Makna teologis kelahiran Yesus: kasih, damai, sukacita, harapan. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Melalui analisis teks Alkitab, peserta didik dapat menjelaskan peran tokoh-tokoh dalam kisah kelahiran Yesus seperti Maria, Yusuf, gembala, dan orang Majus dengan benar. | Peran tokoh-tokoh Natal: Maria, Yusuf, gembala, orang Majus. | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan proyek perayaan Natal sederhana yang mencerminkan makna kelahiran Yesus dengan kreatif. | Perancangan proyek perayaan Natal sederhana. | 2 JP | kolaborasi |
Kelahiran Yesus Kristus adalah salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah umat manusia. Peristiwa ini bukan hanya mengubah kalender kita, tetapi juga membawa pesan kasih dan harapan yang abadi. Mari kita selami kisah yang indah ini dan temukan mengapa kelahiran seorang bayi di Betlehem ribuan tahun lalu masih dirayakan dengan sukacita besar hingga kini.
1. Nubuat dan Penggenapan
Jauh sebelum Yesus lahir, para nabi telah menubuatkan kedatangan-Nya. Nabi Yesaya, misalnya, menubuatkan bahwa seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan dinamai Imanuel, yang berarti 'Allah menyertai kita'. Nubuat ini digenapi ketika Maria, seorang gadis muda dari Nazaret, menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus dan melahirkan seorang Anak yang akan dinamai Yesus. Kelahiran Yesus adalah bukti nyata bahwa Allah menepati janji-Nya.
2. Kisah Kelahiran di Betlehem
Kisah kelahiran Yesus dicatat dalam Injil Lukas dan Matius. Karena perintah Kaisar Agustus untuk sensus penduduk, Yusuf dan Maria harus pergi dari Nazaret ke Betlehem, kota asal Yusuf. Sesampainya di Betlehem, tidak ada tempat bagi mereka di penginapan. Maria melahirkan Yesus di sebuah kandang domba. Bayi Yesus dibungkus dengan kain lampin dan dibaringkan di palungan. Peristiwa sederhana ini menunjukkan kerendahan hati Allah yang mau datang ke dunia dalam keadaan yang paling sederhana.
3. Para Saksi Pertama: Gembala
Pada malam kelahiran Yesus, ada gembala-gembala yang menjaga kawanan domba mereka di padang. Tiba-tiba, seorang malaikat Tuhan menampakkan diri kepada mereka dan memberitakan kabar sukacita besar: 'Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.' Para gembala segera pergi ke Betlehem dan menemukan bayi Yesus di palungan, persis seperti yang dikatakan malaikat. Mereka adalah saksi pertama kelahiran Yesus dan segera memberitakan kabar baik ini kepada orang lain.
4. Para Pengunjung dari Timur: Orang Majus
Beberapa waktu setelah kelahiran Yesus, datanglah orang-orang Majus dari Timur, yang adalah para ahli bintang. Mereka melihat bintang yang istimewa di langit dan mengikutinya, karena mereka tahu bintang itu menandakan kelahiran Raja orang Yahudi. Mereka datang ke Yerusalem, lalu ke Betlehem, dan menemukan Yesus. Mereka sujud menyembah-Nya dan mempersembahkan hadiah emas, kemenyan, dan mur. Kedatangan orang Majus menunjukkan bahwa kelahiran Yesus adalah kabar baik bagi semua bangsa, bukan hanya bagi orang Yahudi.
5. Makna Kelahiran Yesus
Kelahiran Yesus memiliki makna yang sangat mendalam. Pertama, ini adalah wujud kasih Allah yang terbesar kepada manusia, karena Allah mengutus Putra-Nya sendiri untuk menyelamatkan kita. Kedua, Yesus datang membawa damai dan harapan bagi dunia yang penuh dosa dan penderitaan. Ketiga, kelahiran-Nya mengajarkan kita tentang kerendahan hati dan kesederhanaan. Dengan merayakan Natal, kita diingatkan untuk selalu bersyukur, berbagi kasih, dan hidup dalam damai.
6. Merayakan Natal dengan Hati
Merayakan Natal bukan hanya tentang pohon Natal, kado, atau pesta. Lebih dari itu, Natal adalah kesempatan untuk merenungkan kembali kasih Allah yang luar biasa. Kita bisa merayakan Natal dengan berbagi kepada sesama yang membutuhkan, menunjukkan kebaikan kepada keluarga dan teman, serta menyebarkan sukacita dan damai. Setiap tindakan kasih yang kita lakukan adalah cara kita merayakan kelahiran Yesus dengan hati yang tulus.
Rangkuman: Kelahiran Yesus di Betlehem adalah penggenapan nubuat dan wujud kasih Allah yang luar biasa. Maria, Yusuf, gembala, dan orang Majus adalah saksi-saksi penting dalam kisah ini. Makna kelahiran Yesus meliputi kasih, damai, dan harapan bagi seluruh umat manusia. Merayakan Natal adalah kesempatan untuk bersyukur dan berbagi kasih kepada sesama, mewujudkan semangat Natal dalam kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Nubuat | Pernyataan atau ramalan tentang peristiwa yang akan datang. |
| Imanuel | Nama yang berarti 'Allah menyertai kita'. |
| Betlehem | Kota tempat Yesus dilahirkan. |
| Palungan | Tempat makanan hewan ternak; tempat bayi Yesus dibaringkan. |
| Orang Majus | Para ahli bintang atau orang bijak dari Timur yang mengunjungi bayi Yesus. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Yesus Lahir Bagiku" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Yesus Lahir Bagiku yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Terkait
Aku Mengasihi TemanPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas VI SDToleransi KeberagamanPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas VI SDAku Mengasihi TemanPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas I SDTubuhku untuk Memuliakan AllahPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas III SDPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Yesus Lahir Bagiku pada Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti SD, Fase C, elemen Yesus Kristus dan Karya Penyelamatan-Nya.
Modul Yesus Lahir Bagiku ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Yesus Lahir Bagiku untuk Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas V.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti materi Yesus Lahir Bagiku ini gratis?
Ya. Modul Yesus Lahir Bagiku untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Yesus Lahir Bagiku ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Yesus Lahir Bagiku ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Yesus Lahir Bagiku dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Yesus Lahir Bagiku ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Yesus Lahir Bagiku tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Yesus Lahir Bagiku untuk Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Yesus Lahir Bagiku ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Yesus Lahir Bagiku beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Yesus Lahir Bagiku yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.