SMKKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Aswaja / Ke-NU-an Kelas X
Sejarah dan Khittah NU

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Sejarah dan Khittah NU adalah dua elemen penting yang tidak terpisahkan dalam memahami identitas organisasi ini. NU didirikan pada 1926 oleh KH Hasyim Asy'ari dan ulama lainnya sebagai respons terhadap tantangan keagamaan dan kebangsaan. Qanun Asasi dan Khittah NU menjadi pedoman utama yang mengarahkan perjuangan organisasi, menegaskan identitas Ahlussunnah wal Jama'ah, serta prinsip-prinsip moderasi dan toleransi yang relevan hingga kini.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sejarah dan Khittah NU
Aswaja / Ke-NU-an · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sejarah dan Khittah NU
Aswaja / Ke-NU-an · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAswaja / Ke-NU-an
Fase / KelasE / X
Materi PokokSejarah dan Khittah NU
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang organisasi keagamaan Islam di Indonesia dan peran tokoh ulama dalam sejarah bangsa.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSejarah dan Ajaran Aswaja an-Nahdliyah
Rumusan CP FasePada akhir Fase E, peserta didik dapat menganalisis sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama, memahami makna dan relevansi Khittah Nahdlatul Ulama, serta mengidentifikasi peran NU dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualNahdlatul Ulama didirikan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 31 Januari 1926 di Surabaya.
KonseptualKhittah NU adalah landasan perjuangan dan pedoman berorganisasi NU yang bersumber dari ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis dokumen sejarah dan teks Khittah NU untuk memahami esensi perjuangan organisasi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami sejarah dan prinsip organisasi dalam membentuk identitas dan peran kebangsaan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang berdirinya Nahdlatul Ulama dengan runtut.
  2. Dengan membaca teks sejarah, peserta didik dapat menjelaskan peran ulama pendiri Nahdlatul Ulama dalam perjuangan kemerdekaan secara tepat.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis substansi Qanun Asasi dan Khittah NU 1926 sebagai landasan organisasi dengan benar.
  4. Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menguraikan relevansi Khittah NU dalam konteks keindonesiaan masa kini secara jelas.
  5. Dengan praktik membuat lini masa, peserta didik dapat menyusun kronologi peristiwa penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama hingga Khittah NU dengan akurat.
Halaman 2 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sejarah dan Khittah NU membantu peserta didik menghargai perjuangan ulama dan memahami landasan nilai-nilai kebangsaan yang moderat dan toleran.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengetahui sejarah berdirinya suatu organisasi, khususnya Nahdlatul Ulama, dan apa kaitannya dengan kehidupan kita saat ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Memahami peran NU dalam menjaga keutuhan NKRI dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Sejarah Indonesia: Menganalisis konteks sejarah pendirian NU dan kontribusinya terhadap kemerdekaan.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan membaca kritis, menulis laporan, dan presentasi lisan tentang materi sejarah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdialog tentang peran Nahdlatul Ulama di lingkungan tempat tinggal mereka, atau mengundang tokoh muda NU setempat untuk berbagi pengalaman.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di kelas dengan penataan meja berkelompok, serta memanfaatkan perpustakaan sekolah dan akses internet yang aman untuk mencari informasi tambahan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan perangkat tablet atau komputer untuk mencari informasi sejarah NU, menonton video dokumenter, dan membuat presentasi atau infografis secara kolaboratif.
Halaman 3 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang berdirinya Nahdlatul Ulama dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar peristiwa bersejarah pendirian NU dan bertanya: 'Apa yang kamu ketahui tentang peristiwa ini dan siapa tokoh di dalamnya?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi latar belakang dan peran ulama pendiri NU, serta pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kondisi sosial-keagamaan Indonesia awal abad ke-20 dan pergerakan ulama, lalu bertanya: 'Mengapa pada masa itu muncul kebutuhan untuk mendirikan organisasi ulama seperti Nahdlatul Ulama?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan bahan ajar mengenai latar belakang berdirinya NU, termasuk situasi politik dan keagamaan saat itu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis bahan ajar untuk menemukan faktor-faktor pendorong berdirinya NU, seperti isu keagamaan global dan kebutuhan mempertahankan tradisi Ahlussunnah wal Jama'ah.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencatat tokoh-tokoh sentral dan peran mereka dalam proses pendirian NU, seperti KH Hasyim Asy'ari dan KH Wahab Chasbullah, serta peristiwa penting seperti Kongres Nahdlatul Ulama pertama.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang latar belakang berdirinya NU dan peran ulama pendiri di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok dan memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk melengkapi pemahaman.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami konteks sejarah sebagai fondasi berdirinya NU.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting mengenai latar belakang dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak merefleksikan hikmah dari semangat perjuangan ulama pendiri NU yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang Qanun Asasi dan Khittah NU untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis substansi Qanun Asasi dan Khittah NU 1926 sebagai landasan organisasi dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang latar belakang NU dan menghubungkannya dengan pentingnya landasan organisasi: 'Setelah NU berdiri, apa yang dibutuhkan agar organisasinya kokoh dan terarah?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis Qanun Asasi dan Khittah NU serta relevansinya, dan memotivasi peserta didik untuk berpikir kritis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan infografis singkat tentang poin-poin utama Qanun Asasi dan Khittah NU 1926, lalu bertanya: 'Apa saja prinsip dasar yang terkandung dalam Qanun Asasi dan Khittah NU, dan mengapa prinsip-prinsip ini penting bagi organisasi?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik kembali ke kelompok sebelumnya dan membagikan teks ringkas Qanun Asasi dan Khittah NU serta lembar kerja analisis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis setiap poin dalam Qanun Asasi dan Khittah NU, mengidentifikasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah yang terkandung di dalamnya.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mendiskusikan relevansi nilai-nilai Khittah NU (seperti tawassuth, tawazun, i'tidal, tasamuh) dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia saat ini.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok membuat lini masa (linimasa) sederhana yang menggambarkan kronologi peristiwa penting dari pendirian NU hingga penetapan Khittah NU dengan akurat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis Qanun Asasi dan Khittah NU serta lini masa sejarah yang telah mereka buat.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi kelas untuk membandingkan dan mengevaluasi hasil analisis kelompok, serta mengklarifikasi pemahaman tentang Khittah NU.
  3. Guru memberikan penguatan tentang makna mendalam Khittah NU sebagai pedoman perjuangan organisasi dan relevansinya hingga kini.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan inti dari Qanun Asasi dan Khittah NU serta perannya dalam menjaga karakter NU.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan hasil karya peserta didik yang menggembirakan, serta mendorong mereka untuk terus menerapkan nilai-nilai Khittah NU dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan refleksi singkat tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenelusuri Jejak Sejarah NU
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis latar belakang, tokoh, dan peristiwa penting dalam sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar bagi bangsa.

Alat & bahan: Bahan ajar, teks Qanun Asasi dan Khittah NU (ringkasan), alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar4. Sikap moderat, tidakberlebihan, dan tidak ekstrem.Menurun1. Garis-garis besar perjuanganatau pedoman dasar organisasi.2. Sikap seimbang dalam segalaaspek kehidupan.3. Sikap toleransi, menghargaiperbedaan pandangan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Perhatikan yang berisi ilustrasi peristiwa penting, diskusikan dalam kelompok apa yang kamu lihat dan apa kaitannya dengan sejarah NU.
  3. Bacalah bahan ajar tentang latar belakang berdirinya Nahdlatul Ulama dan identifikasi faktor-faktor pendorongnya.
  4. Diskusikan dalam kelompok mengenai tokoh-tokoh sentral pendiri NU dan peranan mereka masing-masing.
  5. Lengkapilah tabel di bawah ini dengan informasi yang kamu temukan dari bahan ajar dan diskusi kelompok.
  6. Buatlah sebuah peta pikiran sederhana untuk menggambarkan hubungan antara latar belakang, tokoh, dan peristiwa penting pendirian NU.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu tahu kapan dan di mana Nahdlatul Ulama didirikan?
  2. Sebutkan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama yang kamu ketahui!
  3. Menurutmu, mengapa para ulama zaman dahulu merasa perlu mendirikan sebuah organisasi?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian esai tentang relevansi Khittah NU dan tes pilihan ganda tentang sejarah NU.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi latar belakang berdirinya Nahdlatul UlamaLatar belakang dan faktor pendorong pendirian NU2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan peran ulama pendiri NUTokoh-tokoh pendiri NU dan kontribusinya2 JPKewargaan
3Menganalisis substansi Qanun Asasi dan Khittah NU 1926Isi dan makna Qanun Asasi dan Khittah NU2 JPKeimanan dan Ketakwaan
4Menguraikan relevansi Khittah NU dalam konteks kekinianImplementasi nilai-nilai Khittah NU2 JPKewargaan
Halaman 8 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar bagi bangsa. Memahami sejarah dan Khittah NU bukan hanya sekadar mempelajari fakta, tetapi juga menggali nilai-nilai luhur perjuangan para ulama dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

1. Latar Belakang Berdirinya NU
Nahdlatul Ulama didirikan pada 31 Januari 1926 M (16 Rajab 1344 H) di Surabaya. Berdirinya NU dilatarbelakangi oleh kondisi sosial-politik dan keagamaan, baik di tingkat lokal maupun internasional. Di tingkat internasional, munculnya gerakan Wahabi di Arab Saudi yang mengancam tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jama'ah mendorong para ulama Nusantara untuk bersatu. Di dalam negeri, kebutuhan akan wadah organisasi yang melindungi dan melestarikan amaliyah keagamaan serta menjaga kemerdekaan bangsa menjadi sangat mendesak bagi para ulama.

2. Tokoh Pendiri dan Perannya
Pendirian Nahdlatul Ulama diprakarsai oleh ulama-ulama besar Nusantara, yang paling utama adalah Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari sebagai Rais Akbar. Beliau didukung oleh ulama-ulama lain seperti KH Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, KH Nawawi Sidogiri, dan ulama lainnya. KH Hasyim Asy'ari menyusun 'Qanun Asasi' yang menjadi Anggaran Dasar NU, sementara KH Wahab Chasbullah berperan besar dalam menggerakkan ulama untuk berhimpun. Peran mereka sangat vital dalam merumuskan arah perjuangan organisasi.

3. Qanun Asasi sebagai Fondasi
Qanun Asasi adalah Anggaran Dasar Nahdlatul Ulama yang disusun langsung oleh KH Hasyim Asy'ari. Dokumen ini menjadi fondasi utama organisasi, berisi tujuan, asas, dan prinsip-prinsip dasar NU. Di dalamnya ditegaskan bahwa NU berasaskan Islam Ahlussunnah wal Jama'ah dengan bermazhab pada salah satu dari empat imam (Abu Hanifah, Malik, Syafi'i, Ahmad bin Hanbal) dalam fikih, serta mengikuti Imam al-Ghazali dan Junaid al-Baghdadi dalam tasawuf. Qanun Asasi mengikat seluruh anggota dan pengurus NU dalam menjalankan organisasi.

4. Khittah NU 1926
Khittah Nahdlatul Ulama adalah landasan berpikir, bersikap, dan bertindak bagi warga NU. Khittah 1926 secara substansial merupakan penjabaran dari Qanun Asasi, yang menegaskan kembali identitas dan garis perjuangan NU sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), i'tidal (tegak lurus), dan tasamuh (toleran) dalam berinteraksi dengan masyarakat dan negara. Khittah ini menjadi pedoman utama dalam menjaga konsistensi NU sepanjang sejarahnya.

Rangkuman: Sejarah dan Khittah NU adalah dua elemen penting yang tidak terpisahkan dalam memahami identitas organisasi ini. NU didirikan pada 1926 oleh KH Hasyim Asy'ari dan ulama lainnya sebagai respons terhadap tantangan keagamaan dan kebangsaan. Qanun Asasi dan Khittah NU menjadi pedoman utama yang mengarahkan perjuangan organisasi, menegaskan identitas Ahlussunnah wal Jama'ah, serta prinsip-prinsip moderasi dan toleransi yang relevan hingga kini.

Halaman 9 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Ahlussunnah wal Jama'ahGolongan yang mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.
KhittahGaris-garis besar perjuangan atau pedoman dasar organisasi.
Qanun AsasiAnggaran Dasar atau konstitusi dasar suatu organisasi.
TawassuthSikap moderat, tidak berlebihan, dan tidak ekstrem.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sejarah dan Khittah NU" mata pelajaran Aswaja / Ke-NU-an Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sejarah dan Khittah NU — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Sejarah dan Khittah NU ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas XPeta Konsep
Sejarah dan Khittah NULatar Belakang Berdirinya NUTokoh Pendiri dan PerannyaQanun Asasi sebagai FondasiKhittah NU 1926
Dari sub-bab Sejarah dan Khittah NUHalaman 12
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Sejarah dan Khittah NU yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sejarah dan Khittah NU pada Aswaja / Ke-NU-an SMK, Fase E, elemen Sejarah dan Ajaran Aswaja an-Nahdliyah.

Modul Sejarah dan Khittah NU ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Aswaja / Ke-NU-an kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an materi Sejarah dan Khittah NU ini gratis?

Ya. Modul Sejarah dan Khittah NU untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sejarah dan Khittah NU ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Aswaja / Ke-NU-an kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Aswaja / Ke-NU-an kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sejarah dan Khittah NU ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sejarah dan Khittah NU dapat Anda sesuaikan dengan murid Aswaja / Ke-NU-an kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sejarah dan Khittah NU ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sejarah dan Khittah NU tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sejarah dan Khittah NU untuk Aswaja / Ke-NU-an kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sejarah dan Khittah NU ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Aswaja / Ke-NU-an kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sejarah dan Khittah NU beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Aswaja / Ke-NU-an kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Aswaja / Ke-NU-an ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Sejarah dan Khittah NU disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Aswaja / Ke-NU-an SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.