SMKKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Busana Kelas X
Dasar Branding dan Marketing

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Branding dan marketing adalah dua elemen vital dalam industri busana. Branding menciptakan identitas dan citra unik produk, sementara marketing adalah strategi untuk memperkenalkan dan menjual produk tersebut kepada konsumen. Dengan memahami konsep branding, bauran pemasaran (4P), segmentasi pasar, dan memanfaatkan pemasaran digital, peserta didik dapat merancang strategi yang efektif untuk produk busana, memastikan produk dikenal, diminati, dan sukses di pasar yang dinamis.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Dasar Branding dan Marketing
Dasar-dasar Busana · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Dasar Branding dan Marketing
Dasar-dasar Busana · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Busana
Fase / KelasE / X
Materi PokokDasar Branding dan Marketing
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis busana dan minat terhadap dunia fashion.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis informasi tentang strategi branding dan marketing untuk mengidentifikasi masalah dan peluang.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik merancang konsep branding dan strategi marketing busana yang inovatif dan unik.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama dan komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengembangkan dan mempresentasikan proyek branding dan marketing.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainDasar-dasar Busana
Rumusan CP FasePada akhir fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan dasar-dasar branding dan marketing dalam konteks industri busana, serta menganalisis tren pasar untuk mengembangkan ide produk yang inovatif dan berkelanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas contoh nyata merek busana terkenal dan kampanye pemasarannya.
KonseptualMateri ini mencakup konsep inti branding, marketing, segmentasi pasar, dan bauran pemasaran.
ProseduralMateri ini mengajarkan langkah-langkah dalam membangun citra merek dan menyusun strategi pemasaran produk busana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pemikiran strategis dan adaptasi terhadap perubahan pasar dalam industri busana.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh merek busana, peserta didik dapat menjelaskan konsep branding dan elemen-elemennya dengan benar.
  2. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi tujuan dan fungsi marketing dalam industri busana secara tepat.
  3. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan strategi marketing dasar (4P) untuk produk busana dengan relevan.
  4. Setelah menganalisis tren pasar, peserta didik dapat merancang konsep branding awal untuk produk busana mereka sendiri secara kreatif.
Halaman 2 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa branding dan marketing bukan hanya tentang menjual produk, melainkan tentang membangun hubungan dengan pelanggan dan menciptakan nilai tambah yang membedakan produk busana di pasar yang kompetitif.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita lebih memilih membeli baju dari merek tertentu, padahal ada banyak pilihan lain yang serupa?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan slogan, tagline, dan deskripsi produk yang menarik dan efektif.
Seni Budaya: Perancangan logo, kemasan, dan visual branding yang estetis dan komunikatif.
Informatika: Pemanfaatan tools desain grafis sederhana dan platform media sosial untuk pemasaran digital.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang merek busana favorit keluarga atau pengalaman belanja online, serta komunitas fashion lokal dapat diundang untuk berbagi pengalaman.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, dilengkapi akses internet dan proyektor, serta perpustakaan digital untuk riset.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan platform media sosial (Instagram, TikTok) untuk menganalisis strategi marketing merek busana, serta membuat presentasi digital sederhana.
Halaman 3 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh merek busana, peserta didik dapat menjelaskan konsep branding dan elemen-elemennya dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Logo: Guru menampilkan beberapa logo merek busana terkenal. Peserta didik menebak nama mereknya dan menjelaskan mengapa logo tersebut mudah dikenali.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam memilih produk busana dan meminta mereka menyebutkan merek favoritnya, mengaitkan dengan pentingnya sebuah merek.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini tentang branding dan marketing, serta menjelaskan alur kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar berbagai produk busana dari merek yang berbeda, lalu bertanya apa yang membuat merek-merek tersebut dikenal luas.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil dan memberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang tantangan branding sebuah merek busana lokal.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi dari internet atau buku teks tentang konsep branding, elemen-elemen branding (nama, logo, slogan), dan pentingnya branding bagi produk busana.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi masalah branding, dan merumuskan ide-ide awal untuk membangun citra merek yang kuat untuk studi kasus tersebut.
  2. Peserta didik menuangkan hasil diskusi ke dalam bentuk peta pikiran atau presentasi singkat di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan ide branding mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan konstruktif terkait presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep branding yang telah dipelajari dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang konsep dan elemen branding.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan meminta mereka menuliskan satu hal baru yang dipelajari hari ini serta perasaannya.
  3. Guru menyampaikan materi pengantar untuk pertemuan berikutnya tentang konsep marketing dan memberikan tugas membaca sekilas bahan ajar.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan strategi marketing dasar (4P) untuk produk busana dengan relevan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Kata Berantai Marketing: Peserta didik duduk melingkar. Guru memulai dengan satu kata terkait marketing, misalnya 'promosi'. Peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan, seperti 'iklan', dan seterusnya, tanpa mengulang kata sebelumnya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas singkat materi branding dari pertemuan sebelumnya, lalu menghubungkannya dengan pentingnya marketing untuk memperkenalkan merek busana.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini tentang strategi marketing dan proses evaluasi, serta menjelaskan alur kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video iklan produk busana yang viral dan meminta peserta didik mengidentifikasi elemen-elemen marketing yang digunakan.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan memberikan LKPD berisi skenario pengembangan produk busana baru.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi tentang konsep marketing, bauran pemasaran (4P: Product, Price, Place, Promotion), dan pentingnya pemasaran digital untuk produk busana.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merancang strategi marketing (4P) untuk produk busana dalam skenario yang diberikan, termasuk ide-ide pemasaran digital yang relevan.
  2. Peserta didik membuat presentasi visual (misalnya poster digital atau slide sederhana) yang merangkum konsep branding dan strategi marketing mereka.
  3. Peserta didik menyiapkan diri untuk presentasi dan sesi tanya jawab.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan konsep branding dan strategi marketing mereka secara komprehensif.
  2. Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik yang konstruktif dan evaluasi terhadap kelengkapan serta kreativitas strategi yang diusulkan.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya adaptasi strategi marketing dan pemasaran digital dalam menghadapi persaingan di industri busana.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan hubungan antara branding dan marketing dalam mencapai kesuksesan produk busana.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus mengembangkan ide-ide inovatif.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari contoh sukses pemasaran digital produk busana dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMerancang Identitas Merek BusanaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat merancang konsep branding awal untuk produk busana mereka sendiri secara kreatif.

Alat & bahan: Alat tulis, kertas, pensil warna/spidol, gunting, lem

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan berbagai logo merek busana terkenal. Diskusikan apa yang membuat logo-logo tersebut mudah dikenali dan berkesan.
    Merek BusanaLogoNamaSloganNilai
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Pilih satu jenis produk busana yang ingin kamu buat mereknya (misalnya, kaos, celana, jilbab).
  3. Buatlah peta pikiran di kertas kosong dengan 'Nama Merekku' sebagai pusatnya. Kemudian, kembangkan cabang-cabang ide untuk: nama merek, target pasar, keunikan produk, dan slogan merek.
  4. Gambarkan minimal 2 sketsa logo untuk merek busana yang kamu pilih. Pilih yang paling menarik dan jelaskan mengapa kamu memilihnya.
  5. Presentasikan hasil peta pikiran dan sketsa logo di depan kelompokmu untuk mendapatkan masukan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang merek atau brand?
  2. Sebutkan 3 merek busana yang kamu kenal!
  3. Menurutmu, apa yang membuat suatu produk busana menarik untuk dibeli?
  4. Pernahkah kamu melihat iklan produk busana di media sosial? Apa yang menarik perhatianmu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas ide yang disumbangkan dalam LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap hasil proyek desain branding dan marketing serta presentasinya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep branding dan elemen-elemennya dengan benar.Konsep Branding, Elemen Branding (nama, logo, slogan).2 JPpenalaran kritis, kreativitas
2Mengidentifikasi tujuan dan fungsi marketing dalam industri busana secara tepat.Konsep Marketing, Tujuan dan Fungsi Marketing.2 JPpenalaran kritis
3Merumuskan strategi marketing dasar (4P) untuk produk busana dengan relevan.Strategi Marketing (Product, Price, Place, Promotion), Pemasaran Digital.2 JPkreativitas, kolaborasi
4Merancang konsep branding awal untuk produk busana mereka sendiri secara kreatif.Perancangan Konsep Branding, Ide Pemasaran Digital.2 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 8 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam industri busana yang kompetitif, produk berkualitas saja tidak cukup. Diperlukan strategi yang kuat untuk membuat produk dikenal dan diingat oleh konsumen. Modul ini akan membimbing Anda memahami dasar-dasar branding dan marketing, dua pilar penting untuk membangun kesuksesan merek busana Anda. Anda akan belajar bagaimana menciptakan identitas unik dan cara efektif memperkenalkan produk ke pasar.

1. 1. Konsep Branding
Branding adalah proses membangun citra dan identitas unik untuk suatu produk atau perusahaan. Ini bukan hanya tentang logo atau nama, tetapi juga tentang nilai, emosi, dan persepsi yang ingin disampaikan kepada konsumen. Elemen branding meliputi nama merek yang mudah diingat, logo yang menarik secara visual, slogan yang ringkas dan kuat, serta desain kemasan yang konsisten. Branding yang kuat dapat menciptakan loyalitas pelanggan, meningkatkan nilai produk, dan membedakan produk dari pesaing. Contohnya, merek Zara dikenal dengan konsep 'fast fashion' dan desain yang trendi, menciptakan citra merek yang spesifik di benak konsumen.

2. 2. Konsep Marketing
Marketing adalah serangkaian aktivitas untuk menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan menukar tawaran yang memiliki nilai bagi konsumen, klien, mitra, dan masyarakat umum. Tujuan utamanya adalah memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sambil mencapai tujuan bisnis. Marketing mencakup riset pasar, pengembangan produk, penetapan harga, promosi, dan distribusi. Dalam industri busana, marketing sangat penting untuk memperkenalkan koleksi baru, menjangkau target pasar yang tepat, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Misalnya, kampanye marketing sebuah merek busana seringkali menampilkan model-model yang merepresentasikan gaya hidup target pasar.

3. 3. Strategi Marketing (Bauran Pemasaran 4P)
Bauran pemasaran atau 4P adalah kerangka kerja dasar dalam strategi marketing yang terdiri dari Product (Produk), Price (Harga), Place (Tempat/Distribusi), dan Promotion (Promosi). Product mengacu pada barang atau jasa yang ditawarkan, termasuk desain, kualitas, dan fitur. Price adalah nilai moneter yang ditetapkan untuk produk. Place berkaitan dengan bagaimana produk didistribusikan dan di mana konsumen dapat membelinya (toko fisik, online). Promotion adalah cara mengomunikasikan nilai produk kepada target pasar melalui iklan, penjualan pribadi, hubungan masyarakat, dan pemasaran digital. Penerapan keempat elemen ini secara strategis akan menentukan keberhasilan pemasaran produk busana.

4. 4. Segmentasi Pasar Busana
Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar yang luas menjadi kelompok-kelompok konsumen yang lebih kecil dengan karakteristik, kebutuhan, atau perilaku yang serupa. Dalam industri busana, segmentasi dapat berdasarkan demografi (usia, jenis kelamin, pendapatan), geografis (lokasi), psikografi (gaya hidup, kepribadian), atau perilaku (tingkat penggunaan, loyalitas merek). Dengan memahami segmen pasar, merek busana dapat menyesuaikan desain produk, strategi harga, dan pesan promosi agar lebih relevan dan efektif. Contohnya, sebuah merek busana mungkin menargetkan segmen remaja putri yang menyukai gaya kasual dan harga terjangkau.

5. 5. Pemasaran Digital untuk Busana
Pemasaran digital adalah penggunaan saluran digital untuk mempromosikan produk atau layanan. Dalam industri busana, pemasaran digital sangat krusial karena jangkauannya yang luas dan kemampuannya untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Ini mencakup penggunaan media sosial (Instagram, TikTok, Facebook) untuk menampilkan koleksi, influencer marketing, iklan berbayar online, email marketing, dan optimasi mesin pencari (SEO) untuk website e-commerce. Pemasaran digital memungkinkan merek busana untuk membangun komunitas, meningkatkan penjualan online, dan mendapatkan umpan balik langsung dari pelanggan. Misalnya, banyak merek busana meluncurkan koleksi baru melalui siaran langsung di Instagram.

6. 6. Tren dalam Branding dan Marketing Busana
Industri busana terus berubah, begitu pula tren dalam branding dan marketing. Saat ini, konsumen semakin menghargai keberlanjutan dan etika produksi, sehingga 'sustainable fashion' menjadi tren branding yang kuat. Personalisasi dan pengalaman pelanggan yang unik juga menjadi fokus. Dalam marketing, video pendek di media sosial dan kolaborasi dengan mikro-influencer sangat populer. Merek busana juga semakin banyak menggunakan teknologi seperti augmented reality (AR) untuk mencoba pakaian secara virtual. Memahami dan mengadopsi tren ini penting untuk menjaga relevansi dan daya saing merek busana di pasar global.

Rangkuman: Branding dan marketing adalah dua elemen vital dalam industri busana. Branding menciptakan identitas dan citra unik produk, sementara marketing adalah strategi untuk memperkenalkan dan menjual produk tersebut kepada konsumen. Dengan memahami konsep branding, bauran pemasaran (4P), segmentasi pasar, dan memanfaatkan pemasaran digital, peserta didik dapat merancang strategi yang efektif untuk produk busana, memastikan produk dikenal, diminati, dan sukses di pasar yang dinamis.

Halaman 9 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BrandingProses membangun citra dan identitas unik suatu produk atau perusahaan.
MarketingSerangkaian aktivitas untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan menyampaikan nilai produk kepada konsumen.
LogoSimbol visual atau lambang yang mewakili suatu merek.
SloganFrasa pendek yang mudah diingat dan menggambarkan esensi suatu merek.
4P MarketingKerangka strategi pemasaran: Product, Price, Place, Promotion.
Pemasaran DigitalPenggunaan saluran digital untuk mempromosikan produk atau layanan.
Segmentasi PasarProses membagi pasar menjadi kelompok konsumen dengan karakteristik serupa.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Busana · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Dasar Branding dan Marketing" mata pelajaran Dasar-dasar Busana Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Dasar Branding dan Marketing — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Dasar Branding dan Marketing ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar Busana · Kelas XPeta Konsep
Dasar Branding dan Marketing1. Konsep Branding2. Konsep Marketing3. Strategi Marketing (Bauran Pemasaran 4P)4. Segmentasi Pasar Busana5. Pemasaran Digital untuk Busana
Dari sub-bab Dasar Branding dan MarketingHalaman 12
Nama sekolah AndaDasar-dasar Busana · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar Busana · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar Busana · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar Busana · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar Busana · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Dasar Branding dan Marketing yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Busana kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Dasar Branding dan Marketing pada Dasar-dasar Busana SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Busana.

Modul Dasar Branding dan Marketing ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Dasar-dasar Busana kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Busana materi Dasar Branding dan Marketing ini gratis?

Ya. Modul Dasar Branding dan Marketing untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Dasar Branding dan Marketing ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Busana kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Busana kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Dasar Branding dan Marketing ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dasar Branding dan Marketing dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Busana kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Busana kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Dasar Branding dan Marketing ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Dasar Branding dan Marketing tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dasar Branding dan Marketing untuk Dasar-dasar Busana kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Dasar Branding dan Marketing ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Busana kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Dasar Branding dan Marketing beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Busana kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Dasar-dasar Busana ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Dasar Branding dan Marketing disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar Busana SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.