Modul Ajar & RPP KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI
Inovasi
Modul ajar (RPP) KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK kelas XI materi Inovasi, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Inovasi yang Anda cari? Materi KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Inovasi |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep bisnis dan beberapa contoh kewirausahaan di lingkungan sekitar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menghasilkan berbagai ide inovatif untuk produk atau layanan di bidang akuntansi dan keuangan lembaga. - Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis kelayakan dan potensi dampak dari ide-ide inovasi yang diajukan. - Kolaborasi — elemen: Bekerja sama secara efektif dengan berbagai orang
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengembangkan dan menyajikan prototipe inovasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi peluang usaha, mengembangkan ide inovatif, menyusun perencanaan bisnis, serta mengimplementasikan strategi pemasaran dan keuangan untuk mencapai keberlanjutan usaha di bidang akuntansi dan keuangan lembaga. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Inovasi dapat dilihat dari aplikasi akuntansi berbasis AI atau layanan keuangan digital baru yang mengubah cara transaksi dilakukan. |
| Konseptual | Inovasi adalah proses penciptaan atau pengembangan ide, metode, atau produk baru yang memberikan nilai tambah dan memecahkan masalah. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar melalui tahapan design thinking untuk menghasilkan ide inovasi dan membuat prototipe sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir adaptif dan kreatif dalam menghadapi perubahan pasar dan teknologi di dunia kerja. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis inovasi dan karakteristiknya dalam konteks akuntansi dan keuangan lembaga dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis pentingnya inovasi dalam menghadapi tantangan bisnis di bidang akuntansi dan keuangan lembaga secara kritis.
- Melalui simulasi tahapan design thinking, peserta didik dapat menerapkan proses berpikir inovatif untuk menghasilkan ide produk atau layanan keuangan yang relevan dengan kebutuhan pasar.
- Dengan praktik pembuatan prototipe sederhana, peserta didik dapat mengembangkan model awal inovasi digital atau non-digital di bidang akuntansi dan keuangan lembaga secara kolaboratif.
- Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengevaluasi potensi komersialisasi ide inovasi dan strategi pemasarannya di bidang akuntansi dan keuangan lembaga dengan logis.
- Dengan presentasi proyek, peserta didik dapat menyajikan hasil pengembangan inovasi, termasuk rencana implementasi dan keberlanjutannya, secara percaya diri.
Pemahaman bermakna: Inovasi bukan hanya tentang menciptakan hal baru, tetapi juga tentang meningkatkan yang sudah ada untuk memberikan solusi yang lebih baik dan bernilai, khususnya dalam konteks akuntansi dan keuangan lembaga.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah aplikasi keuangan sederhana bisa mengubah kebiasaan menabung jutaan orang?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Informatika: Penerapan konsep berpikir komputasi dalam perancangan aplikasi atau sistem inovatif. Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan komunikasi persuasif untuk presentasi ide inovasi dan penulisan deskripsi produk. Ekonomi Bisnis: Analisis kelayakan ekonomi dan potensi pasar dari produk atau layanan inovatif yang dikembangkan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau pelaku UMKM dapat dilibatkan sebagai 'pengguna' fiktif untuk wawancara simulasi dalam tahapan Empathize dan pengujian prototipe. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar mendukung kerja kelompok dan presentasi, dengan akses ke internet untuk riset data tren keuangan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva, Google Slides) untuk menyajikan hasil analisis dan prototipe ide inovasi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis inovasi dan karakteristiknya dalam konteks akuntansi dan keuangan lembaga dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Kata Inovasi: Guru menyebutkan ciri-ciri sebuah inovasi, lalu peserta didik menebak inovasi apa itu. Contoh: 'Sistem pembayaran tanpa uang tunai.' (Dompet digital).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis pentingnya inovasi dalam menghadapi tantangan bisnis di bidang akuntansi dan keuangan lembaga secara kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Rantai Kata: Guru memulai dengan satu kata (misal: 'inovasi'), peserta didik berikutnya menyebutkan kata yang berhubungan. Contoh: 'inovasi' -> 'teknologi' -> 'fintech' -> 'aplikasi'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui simulasi tahapan design thinking, peserta didik dapat menerapkan proses berpikir inovatif untuk menghasilkan ide produk atau layanan keuangan yang relevan dengan kebutuhan pasar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Gambar: Guru menayangkan beberapa gambar produk inovatif (misal: mesin EDC, ATM, aplikasi mobile banking). Peserta didik menebak nama produk dan fungsinya. (5 gambar, 3 menit).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah, menghasilkan ide inovasi, dan membuat prototipe sederhana.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, pensil warna
Langkah kerja:
- Lengkapi urutan tahapan design thinking berikut, lalu terapkan pada satu masalah di sekolahmu.
- Amati gambar inovasi keuangan pada Lampiran 1 dan diskusikan di kelompokmu, apa masalah yang dipecahkan oleh inovasi tersebut?
- Identifikasi minimal 3 masalah atau kebutuhan di lingkungan sekitar yang berkaitan dengan akuntansi atau keuangan yang menurut kelompokmu butuh solusi inovatif.
- Pilih 1 masalah paling menarik, lalu lakukan brainstorming untuk menghasilkan minimal 5 ide solusi inovatif.
- Pilih 1 ide terbaik, lalu buatlah sketsa prototipe sederhana di kertas HVS, beri label setiap bagian pentingnya.
- Siapkan presentasi singkat (3-5 menit) untuk menjelaskan masalah, ide solusi, dan prototipe inovasimu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian pahami tentang kata 'inovasi'?
- Sebutkan satu contoh produk atau layanan inovatif yang kalian tahu!
- Menurut kalian, mengapa perusahaan perlu berinovasi?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan kualitas prototipe yang dibuat.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi proyek inovasi (ide, prototipe, rencana implementasi) dan tes tertulis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis inovasi | Konsep dan jenis inovasi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis pentingnya inovasi | Peran inovasi dalam bisnis | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menerapkan design thinking | Tahapan design thinking (Empathize, Define, Ideate) | 4 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 4 | Mengembangkan prototipe sederhana | Tahapan design thinking (Prototype) | 4 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Inovasi adalah jantung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan bisnis. Di era digital ini, kemampuan untuk berinovasi menjadi semakin krusial, terutama di sektor akuntansi dan keuangan lembaga. Modul ini akan membimbing Anda memahami konsep inovasi, proses berpikir inovatif, hingga mengembangkan ide menjadi prototipe.
1. Pengertian dan Urgensi Inovasi
Inovasi adalah proses mengubah ide baru menjadi solusi yang dapat diterapkan dan memberikan nilai tambah. Dalam konteks akuntansi dan keuangan, inovasi dapat berupa produk baru (misalnya, aplikasi keuangan personal), proses baru (misalnya, otomatisasi pembukuan), atau model bisnis baru (misalnya, layanan konsultasi keuangan berbasis AI). Urgensinya terletak pada kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan pasar, memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang, dan memenangkan persaingan.
2. Jenis-Jenis Inovasi
Inovasi dapat dikelompokkan berdasarkan fokusnya. Inovasi produk menciptakan barang atau jasa baru. Inovasi proses meningkatkan efisiensi operasional. Inovasi model bisnis mengubah cara perusahaan menghasilkan nilai. Ada pula inovasi disruptif yang menciptakan pasar baru dan mengganggu pasar yang sudah ada, serta inovasi berkelanjutan yang meningkatkan produk atau layanan yang sudah ada. Memahami jenis ini membantu mengidentifikasi peluang.
3. Design Thinking sebagai Proses Inovasi
Design thinking adalah pendekatan berbasis solusi untuk memecahkan masalah. Proses ini melibatkan lima tahapan: Empathize (memahami pengguna), Define (merumuskan masalah), Ideate (menghasilkan ide), Prototype (membuat model), dan Test (menguji solusi). Pendekatan ini berpusat pada manusia, mendorong pemikiran kreatif, dan iteratif, sehingga sangat cocok untuk mengembangkan inovasi yang benar-benar dibutuhkan oleh pasar.
4. Tahap Empathize dan Define
Tahap Empathize melibatkan pengumpulan informasi mendalam tentang pengguna, kebutuhan, dan tantangan mereka melalui observasi, wawancara, atau pengalaman langsung. Tujuannya adalah membangun pemahaman yang kuat. Setelah itu, tahap Define digunakan untuk merangkum temuan dari Empathize menjadi pernyataan masalah yang jelas dan berpusat pada pengguna (Point of View), yang akan menjadi dasar untuk menghasilkan solusi inovatif.
5. Tahap Ideate dan Prototype
Tahap Ideate adalah sesi curah gagasan untuk menghasilkan berbagai solusi kreatif tanpa batasan. Kuantitas ide lebih diutamakan daripada kualitas awal. Setelah ide-ide terkumpul, tahap Prototype dimulai dengan membuat representasi fisik atau visual sederhana dari ide terbaik. Prototipe tidak harus sempurna, tujuannya adalah untuk menguji ide dengan cepat dan murah, serta mendapatkan umpan balik awal untuk perbaikan.
Rangkuman: Inovasi adalah kunci kelangsungan bisnis, terutama di sektor akuntansi dan keuangan yang dinamis. Terdapat berbagai jenis inovasi, mulai dari produk hingga model bisnis. Design thinking adalah kerangka kerja yang efektif untuk berinovasi, dimulai dari memahami kebutuhan pengguna (Empathize), mendefinisikan masalah (Define), menghasilkan ide (Ideate), hingga membuat prototipe (Prototype). Proses ini membantu menciptakan solusi yang relevan dan bernilai.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Inovasi | Proses penciptaan atau pengembangan ide, metode, atau produk baru yang memberikan nilai tambah. |
| Fintech | Singkatan dari Financial Technology, merujuk pada inovasi teknologi yang digunakan dalam layanan keuangan. |
| Design Thinking | Pendekatan berbasis solusi untuk memecahkan masalah, berpusat pada manusia dan bersifat iteratif. |
| Prototipe | Model awal atau purwarupa dari suatu produk atau layanan yang dibuat untuk pengujian dan evaluasi. |
| Brainstorming | Teknik curah gagasan untuk menghasilkan ide-ide secara spontan dan bebas dalam kelompok. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Inovasi" mata pelajaran KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Materi KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Terkait
KewirausahaanKIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI SMKKreativitasKIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI SMKMengidentifikasi peluang usaha di bidang akuntansi/keuangan dan sektor umum melalui analisKIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Inovasi pada KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK, Fase F, elemen Kewirausahaan.
Modul Inovasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Inovasi untuk KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI.
Apakah modul ajar KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga materi Inovasi ini gratis?
Ya. Modul Inovasi untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Inovasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Inovasi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Inovasi dapat Anda sesuaikan dengan murid KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Inovasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Inovasi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Inovasi untuk KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Inovasi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Inovasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Inovasi disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.