Modul Ajar & RPP KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI
Kreativitas
Modul ajar (RPP) KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK kelas XI materi Kreativitas, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Kreativitas yang Anda cari? Materi KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Kreativitas |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang konsep ide dan sedikit pengalaman dalam memecahkan masalah sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mampu menciptakan ide-ide baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya untuk menyelesaikan masalah atau menciptakan peluang. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik dapat mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dari berbagai sumber untuk mengembangkan gagasan kreatif. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Peserta didik mampu mengenali potensi diri dan lingkungan sekitar sebagai modal untuk mengembangkan kreativitas dalam berwirausaha.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Kreativitas dan Inovasi |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis konsep kreativitas dan inovasi dalam konteks kewirausahaan, serta mengaplikasikannya untuk menghasilkan gagasan baru yang berpotensi menjadi peluang bisnis. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak produk inovatif di pasar saat ini berasal dari ide-ide kreatif yang awalnya dianggap tidak mungkin. |
| Konseptual | Kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan ide atau solusi baru dan orisinal yang bermanfaat. |
| Prosedural | Proses kreatif melibatkan tahapan mulai dari identifikasi masalah, eksplorasi ide, pengembangan, hingga implementasi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa kreativitas dapat dilatih dan dikembangkan melalui praktik dan refleksi berkelanjutan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep kreativitas dan pentingnya dalam kewirausahaan dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri individu kreatif dan pola pikir berkembang (growth mindset) minimal tiga contoh dengan benar.
- Dengan menganalisis berbagai sumber, peserta didik dapat merumuskan teknik-teknik eksplorasi ide kreatif untuk memecahkan masalah dengan runtut.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat mengaplikasikan teknik curah gagasan (brainstorming) untuk menghasilkan ide-ide baru dalam konteks kewirausahaan dengan percaya diri.
- Setelah melakukan presentasi, peserta didik dapat mengevaluasi potensi ide kreatif yang dihasilkan berdasarkan kriteria kelayakan bisnis dengan kritis.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun rencana sederhana pengembangan ide kreatif menjadi peluang usaha secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Kreativitas bukan hanya bakat, tetapi sebuah keterampilan yang dapat dikembangkan melalui proses berpikir sistematis dan terbuka terhadap ide-ide baru, yang esensial dalam menciptakan nilai tambah di dunia wirausaha.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah ide sederhana bisa mengubah dunia dan menghasilkan keuntungan besar?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi ide secara lisan dan tertulis yang efektif dan persuasif. Produk Kreatif dan Kewirausahaan: Penerapan ide kreatif dalam perancangan produk atau jasa yang memiliki nilai jual. Ekonomi Bisnis: Analisis kelayakan ide kreatif dari sudut pandang ekonomi dan potensi pasar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong anak untuk berpikir kreatif dalam memecahkan masalah sehari-hari di rumah, serta mendukung eksplorasi ide-ide baru. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur secara fleksibel untuk memfasilitasi diskusi kelompok dan curah gagasan, serta tersedia akses internet yang stabil. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi mind mapping online atau platform kolaborasi daring seperti Jamboard untuk memvisualisasikan ide-ide kreatif dan bekerja sama dalam kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep kreativitas dan pentingnya dalam kewirausahaan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Kata Berantai: Guru menyebut satu kata, lalu peserta didik secara bergiliran menyebut kata lain yang berhubungan dengan kata sebelumnya, membentuk rantai ide kreatif.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri individu kreatif dan pola pikir berkembang (growth mindset) minimal tiga contoh dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Gambar Sambung: Guru memulai gambar acak, lalu setiap peserta didik menambahkan satu elemen pada gambar yang sama secara bergiliran untuk menciptakan gambar baru yang unik.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan menganalisis berbagai sumber, peserta didik dapat merumuskan teknik-teknik eksplorasi ide kreatif untuk memecahkan masalah dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Kata Kunci Gambar: Guru menampilkan gambar acak, lalu peserta didik menyebutkan 3 kata kunci yang terlintas di pikiran mereka terkait gambar tersebut secara cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan menghasilkan ide-ide kreatif untuk solusinya.
Alat & bahan: Kertas A3/plano, spidol warna, sticky notes, gunting, lem, gambar stimulus
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar 1 yang disajikan oleh guru, lalu identifikasi minimal 3 masalah atau tantangan yang mungkin terjadi pada situasi tersebut.
- Dengan menggunakan teknik curah gagasan, tuliskan sebanyak mungkin ide solusi kreatif untuk masalah yang telah diidentifikasi pada sticky notes.
- Tempelkan sticky notes ide-ide tersebut pada kertas plano, lalu kelompokkan ide-ide yang memiliki kemiripan.
- Pilih 3 ide terbaik dari kelompok ide yang ada, lalu diskusikan potensi dan tantangan dari masing-masing ide tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang terlintas di pikiranmu saat mendengar kata 'kreativitas'?
- Pernahkah kamu menemukan solusi unik untuk suatu masalah?
- Menurutmu, apakah ide-ide hebat selalu datang dari orang yang sangat pintar?
- Bagaimana ide-ide baru bisa bermanfaat bagi masyarakat?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan ide yang dihasilkan pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi ide kreatif dan kelengkapan rencana pengembangan ide.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep kreativitas dan pentingnya dalam kewirausahaan. | Konsep dan urgensi kreativitas. | 4 JP | kreativitas, penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi ciri-ciri individu kreatif dan pola pikir berkembang. | Ciri individu kreatif & growth mindset. | 4 JP | kreativitas, kemandirian |
| 3 | Merumuskan teknik-teknik eksplorasi ide kreatif untuk memecahkan masalah. | Teknik eksplorasi ide (brainstorming, mind mapping). | 4 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 4 | Mengaplikasikan teknik curah gagasan untuk menghasilkan ide-ide baru. | Praktik curah gagasan. | 4 JP | kreativitas, kolaborasi |
Kreativitas adalah kunci utama dalam dunia kewirausahaan. Bukan hanya tentang seni, tetapi juga kemampuan untuk melihat peluang, memecahkan masalah dengan cara baru, dan menciptakan nilai tambah yang membedakan Anda dari yang lain. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami, mengasah, dan mengaplikasikan kreativitas sebagai fondasi kesuksesan bisnis di masa depan.
1. Apa Itu Kreativitas?
Kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide atau solusi-solusi baru dan orisinal yang memiliki nilai atau manfaat. Ini melibatkan proses berpikir di luar kebiasaan, menggabungkan elemen-elemen yang berbeda, dan melihat sesuatu dari perspektif yang tidak biasa. Kreativitas bukan sekadar bakat bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dilatih dan dikembangkan melalui praktik dan pengalaman. Dalam konteks bisnis, kreativitas seringkali menjadi pendorong inovasi.
2. Pentingnya Kreativitas dalam Kewirausahaan
Kreativitas sangat vital bagi wirausahawan karena memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi peluang pasar yang belum tergarap, menciptakan produk atau layanan yang unik, serta menemukan cara-cara inovatif dalam pemasaran dan operasional. Di tengah persaingan yang ketat, ide-ide kreatif adalah pembeda yang membuat suatu usaha menonjol. Wirausahawan kreatif juga lebih adaptif terhadap perubahan dan mampu menemukan solusi saat menghadapi tantangan bisnis yang tak terduga.
3. Ciri-Ciri Individu Kreatif
Individu kreatif umumnya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, terbuka terhadap pengalaman baru, berani mengambil risiko, memiliki imajinasi yang kaya, dan tidak takut gagal. Mereka cenderung melihat masalah sebagai tantangan yang menarik dan peluang untuk belajar. Selain itu, mereka memiliki kemampuan untuk berpikir divergen (menghasilkan banyak ide) dan konvergen (memilih ide terbaik). Kemampuan ini sangat penting dalam proses pengembangan ide bisnis yang inovatif.
4. Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset)
Growth Mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui dedikasi dan kerja keras. Ini sangat berlawanan dengan Fixed Mindset yang percaya bahwa kemampuan adalah bawaan lahir dan tidak bisa diubah. Bagi wirausahawan, Growth Mindset mendorong mereka untuk terus belajar dari kegagalan, mencari umpan balik, dan tidak menyerah saat menghadapi rintangan. Ini adalah fondasi penting untuk memupuk kreativitas dan inovasi berkelanjutan.
5. Teknik Eksplorasi Ide Kreatif
Ada banyak teknik yang bisa digunakan untuk memicu dan mengembangkan ide-ide kreatif. Salah satunya adalah Brainstorming, yaitu sesi curah gagasan kelompok di mana semua ide dicatat tanpa kritik. Mind Mapping membantu memvisualisasikan ide-ide dan hubungannya. Teknik SCAMPER (Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse) membantu memodifikasi ide yang sudah ada. Menguasai teknik-teknik ini akan sangat membantu dalam menemukan solusi inovatif untuk berbagai masalah bisnis.
Rangkuman: Kreativitas adalah kemampuan menghasilkan ide baru yang bermanfaat, esensial bagi wirausahawan untuk menciptakan keunikan dan memecahkan masalah. Individu kreatif memiliki rasa ingin tahu dan berani mengambil risiko, didukung oleh Growth Mindset yang mendorong pembelajaran berkelanjutan. Berbagai teknik seperti Brainstorming dan Mind Mapping membantu eksplorasi ide. Mengembangkan kreativitas adalah investasi penting untuk kesuksesan di dunia usaha yang dinamis.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kreativitas | Kemampuan menghasilkan ide atau solusi baru dan orisinal. |
| Inovasi | Penerapan ide kreatif menjadi sesuatu yang nyata dan bernilai. |
| Growth Mindset | Pola pikir yang meyakini kemampuan dapat dikembangkan melalui usaha. |
| Brainstorming | Teknik curah gagasan untuk menghasilkan ide sebanyak mungkin tanpa kritik. |
| Mind Mapping | Alat visual untuk mengatur ide dan informasi secara hierarkis. |
| Wirausaha | Orang yang menciptakan, mengelola, dan mengambil risiko dalam bisnis. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kreativitas" mata pelajaran KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Materi KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Terkait
InovasiKIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI SMKKewirausahaanKIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI SMKMengidentifikasi peluang usaha di bidang akuntansi/keuangan dan sektor umum melalui analisKIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga Kelas XI SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kreativitas pada KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK, Fase F, elemen Kreativitas dan Inovasi.
Modul Kreativitas ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kreativitas untuk KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI.
Apakah modul ajar KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga materi Kreativitas ini gratis?
Ya. Modul Kreativitas untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kreativitas ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kreativitas ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kreativitas dapat Anda sesuaikan dengan murid KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kreativitas ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kreativitas tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kreativitas untuk KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kreativitas ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kreativitas beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul KIK (Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan) di Prodi Akuntansi dan Keuangan Lembaga ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kreativitas disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.