Modul Ajar & RPP Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI
Hak Kekayaan Intelektual
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Hak Kekayaan Intelektual |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep bisnis dan produk kreatif. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mampu menciptakan ide produk atau jasa yang memiliki nilai keunikan dan potensi untuk didaftarkan HKI. - penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik dapat menganalisis kasus pelanggaran HKI serta mengevaluasi strategi perlindungan HKI yang efektif. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang strategi perlindungan HKI dan mempresentasikan hasilnya.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis dan Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam pengembangan ide bisnis dan produk kreatif, serta menganalisis pentingnya perlindungan HKI untuk keberlanjutan usaha. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hak Kekayaan Intelektual (HKI) mencakup paten, merek, hak cipta, desain industri, dan rahasia dagang yang melindungi hasil karya manusia. |
| Konseptual | HKI adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada seseorang atau kelompok atas karya ciptaannya untuk jangka waktu tertentu. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah pendaftaran HKI dan prosedur penanganan pelanggaran HKI. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya perlindungan HKI sebagai aset strategis dalam membangun bisnis yang inovatif dan berkelanjutan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dengan tepat dan memberikan minimal tiga contoh.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik mampu menganalisis pentingnya perlindungan HKI bagi pelaku usaha kreatif secara runtut.
- Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat merumuskan langkah-langkah sederhana pendaftaran merek dagang dengan benar.
- Melalui simulasi, peserta didik mampu menyusun strategi perlindungan HKI untuk produk atau jasa kreatif mereka secara kolaboratif.
Pemahaman bermakna: Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bukan hanya sekadar formalitas hukum, melainkan strategi krusial untuk menjaga inovasi, mendorong kreativitas, dan membangun nilai ekonomi suatu usaha di era digital.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ide dan karya kreatif kita harus dilindungi secara hukum?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi dan penyusunan dokumen legal sederhana terkait HKI. Ekonomi Bisnis: Analisis nilai ekonomi dan strategi bisnis yang melibatkan perlindungan HKI. Hukum Bisnis: Pemahaman dasar tentang regulasi dan implikasi hukum terkait HKI dalam dunia usaha. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas yang memiliki usaha kreatif dapat diundang untuk berbagi pengalaman tentang perlindungan HKI dalam bisnis mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi akses internet dan perpustakaan digital untuk riset HKI, serta area diskusi kelompok yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan situs web Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk simulasi pendaftaran HKI dan mencari informasi hukum terkait. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dengan tepat dan memberikan minimal tiga contoh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Inovasi: Guru menyebutkan kata kunci (misal: 'nama produk', 'lagu'), peserta didik menebak jenis HKI yang terkait. Dimulai dari kata yang mudah.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik mampu menganalisis pentingnya perlindungan HKI bagi pelaku usaha kreatif secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Logo Terkenal: Guru menampilkan beberapa logo merek terkenal tanpa nama, peserta didik menebak merek dan menjelaskan mengapa logo tersebut unik. Dilakukan secara cepat dan bergantian.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis HKI dan menganalisis pentingnya perlindungan HKI melalui studi kasus.
Alat & bahan: Lembar studi kasus, alat tulis, akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Perhatikan kasus pelanggaran HKI di bawah ini dan diskusikan dalam kelompok.
- Identifikasi jenis HKI yang dilanggar pada kasus tersebut (minimal 2 jenis).
- Analisis dampak pelanggaran HKI tersebut bagi pemilik karya dan masyarakat.
- Diskusikan mengapa perlindungan HKI sangat penting bagi pelaku usaha kreatif.
- Tuliskan hasil diskusi kelompok Anda pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang Hak Cipta?
- Mengapa suatu produk atau karya perlu memiliki merek?
- Pernahkah Anda mendengar tentang pembajakan produk? Apa pendapat Anda?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi proyek HKI.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek 'Strategi Perlindungan HKI' dan tes tertulis esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HKI) | Jenis-jenis HKI (Hak Cipta, Merek, Paten, Desain Industri, Rahasia Dagang) | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis pentingnya perlindungan HKI bagi pelaku usaha kreatif | Manfaat dan dampak perlindungan HKI | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merumuskan langkah-langkah pendaftaran merek dagang | Prosedur dan persyaratan pendaftaran merek | 2 JP | kreativitas |
| 4 | Menyusun strategi perlindungan HKI untuk produk atau jasa kreatif | Strategi perlindungan HKI dan mitigasi risiko | 2 JP | kolaborasi |
Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah fondasi penting bagi inovator dan wirausahawan. Memahami HKI bukan hanya tentang hukum, tetapi juga tentang melindungi nilai dari ide-ide cemerlang Anda. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi dunia HKI, dari jenis-jenisnya hingga strategi praktis untuk melindunginya, sehingga karya Anda dapat berkembang tanpa khawatir.
1. Pengertian dan Pentingnya HKI
Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada seseorang atau kelompok atas hasil karya ciptanya. Pentingnya HKI terletak pada kemampuannya untuk melindungi inovasi dan kreativitas, mendorong investasi, serta menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat. Tanpa perlindungan HKI, ide-ide inovatif rentan dibajak, yang dapat merugikan pencipta dan menghambat kemajuan ekonomi. HKI juga menjadi aset berharga dalam penilaian bisnis.
2. Jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual
HKI terbagi menjadi beberapa jenis utama. Hak Cipta melindungi karya literatur, seni, dan ilmu pengetahuan seperti buku, lagu, film, dan program komputer. Merek adalah tanda yang digunakan untuk membedakan produk atau jasa suatu perusahaan dari yang lain, misalnya logo atau nama dagang. Paten melindungi penemuan baru di bidang teknologi. Desain Industri melindungi bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna yang memiliki nilai estetika. Rahasia Dagang melindungi informasi bisnis yang bersifat rahasia dan memberikan nilai ekonomi.
3. Hak Cipta: Perlindungan Karya Kreatif
Hak Cipta melindungi ekspresi ide, bukan idenya sendiri. Perlindungan hak cipta di Indonesia bersifat deklaratif, artinya hak sudah ada sejak ciptaan diwujudkan, meskipun pendaftaran disarankan untuk pembuktian. Contoh karya yang dilindungi hak cipta meliputi novel, lukisan, koreografi, arsitektur, dan perangkat lunak. Jangka waktu perlindungan bervariasi tergantung jenis ciptaan, umumnya seumur hidup pencipta ditambah 70 tahun setelah meninggal.
4. Merek: Identitas Produk dan Jasa
Merek adalah salah satu aset terpenting bagi bisnis. Merek yang kuat dapat membangun loyalitas pelanggan dan membedakan produk di pasar yang kompetitif. Pendaftaran merek memberikan hak eksklusif kepada pemiliknya untuk menggunakan merek tersebut untuk barang atau jasa yang didaftarkan. Proses pendaftaran merek melibatkan pemeriksaan substantif untuk memastikan tidak ada kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar. Perlindungan merek berlaku selama 10 tahun dan dapat diperpanjang.
5. Paten: Melindungi Inovasi Teknologi
Paten diberikan untuk invensi (penemuan) baru yang mengandung langkah inventif dan dapat diterapkan dalam industri. Paten mendorong penelitian dan pengembangan dengan memberikan hak eksklusif kepada inventor untuk memanfaatkan invensinya. Contoh paten meliputi teknologi baru, proses manufaktur, atau komposisi bahan. Masa perlindungan paten umumnya 20 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan, dan tidak dapat diperpanjang.
6. Prosedur Pendaftaran HKI
Prosedur pendaftaran HKI bervariasi untuk setiap jenisnya, namun umumnya melibatkan pengajuan permohonan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), pemeriksaan formalitas, pemeriksaan substantif, dan pengumuman. Pemohon perlu melengkapi dokumen yang dipersyaratkan, membayar biaya, dan mengikuti tahapan yang ditentukan. Penting untuk melakukan penelusuran awal untuk memastikan kebaruan atau keunikan karya sebelum mendaftar.
7. Strategi Perlindungan HKI
Strategi perlindungan HKI mencakup pendaftaran formal, penggunaan perjanjian kerahasiaan (NDA), penegakan hukum terhadap pelanggaran, dan edukasi publik. Untuk usaha kreatif, penting untuk secara proaktif mengidentifikasi aset HKI, memilih jenis perlindungan yang tepat, dan memonitor pasar untuk mencegah pelanggaran. Kerja sama dengan konsultan HKI juga dapat membantu dalam menyusun strategi yang komprehensif.
Rangkuman: Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah hak eksklusif atas hasil karya intelektual, meliputi hak cipta, merek, paten, desain industri, dan rahasia dagang. Perlindungan HKI sangat penting untuk mendorong inovasi, melindungi nilai ekonomi karya, dan menciptakan iklim bisnis yang sehat. Proses pendaftaran HKI melibatkan tahapan formal di DJKI, dan pelaku usaha harus menyusun strategi komprehensif untuk melindungi aset intelektualnya dari pembajakan dan penyalahgunaan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| HKI | Hak eksklusif atas hasil karya intelektual. |
| Hak Cipta | Perlindungan karya seni, literatur, dan ilmu pengetahuan. |
| Merek | Tanda pembeda produk atau jasa. |
| Paten | Perlindungan penemuan teknologi baru. |
| DJKI | Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hak Kekayaan Intelektual" mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Hak Kekayaan Intelektual yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 6 siap unduh
Konsep KreativitasModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPola Pikir Berkembang (Growth Mindset)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKarakter WirausahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEksplorasi IdeBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenciptaan Gagasan BaruBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenerapan Kreativitas dalam Praktik KewirausahaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap6 materi · siap dibuatkan
Konsep InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design ThinkingBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengembangan Produk InovatifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenerapan Teknologi dalam Pengambilan Keputusan BerinovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomersialisasi InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEvaluasi dan Perbaikan InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Projek Kreatif dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia
Hak atas Kekayaan IntelektualProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKAnalisis Peluang UsahaProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKKarakteristik dan Sikap WirausahaProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hak Kekayaan Intelektual pada Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Proses Bisnis dan Kewirausahaan.
Modul Hak Kekayaan Intelektual ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Hak Kekayaan Intelektual untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Kekayaan Intelektual ini gratis?
Ya. Modul Hak Kekayaan Intelektual untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hak Kekayaan Intelektual ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hak Kekayaan Intelektual ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hak Kekayaan Intelektual dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hak Kekayaan Intelektual ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hak Kekayaan Intelektual tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hak Kekayaan Intelektual untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hak Kekayaan Intelektual ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hak Kekayaan Intelektual beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Hak Kekayaan Intelektual disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.