SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI
Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Modul ini menekankan pentingnya siklus perancangan produk, prototyping, dan Business Model Canvas (BMC) dalam kewirausahaan. Dimulai dari identifikasi masalah dan peluang pasar, dilanjutkan dengan ideasi dan perancangan produk inovatif. Prototyping memungkinkan pengujian dan perbaikan desain secara iteratif. Terakhir, BMC menjadi kerangka strategis untuk memetakan model bisnis yang komprehensif, memastikan produk memiliki nilai dan model bisnis yang berkelanjutan. Semua proses ini saling terkait untuk menciptakan produk yang sukses di pasar.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas
Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas
Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranProjek Kreatif dan Kewirausahaan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPerancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang identifikasi masalah dan potensi pasar sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik mampu menghasilkan ide produk inovatif berdasarkan masalah yang teridentifikasi, menunjukkan pemikiran di luar kebiasaan.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Peserta didik aktif berinteraksi dan berbagi peran dalam kelompok untuk merancang dan mengembangkan prototipe produk secara efektif.
  3. penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik dapat menganalisis kelemahan dan kekuatan desain produk serta model bisnis, lalu memberikan solusi perbaikan yang logis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainProjek Kreatif dan Kewirausahaan
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek kreatif yang menghasilkan produk atau jasa inovatif dengan menerapkan prinsip-prinsip kewirausahaan, termasuk perancangan produk, pembuatan prototipe, dan pengembangan model bisnis yang berkelanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak startup sukses lahir dari produk inovatif yang melalui proses prototyping dan model bisnis yang matang.
KonseptualPerancangan produk melibatkan identifikasi kebutuhan, ideasi, desain, dan validasi, sedangkan prototyping adalah proses pembuatan model awal produk untuk pengujian dan perbaikan.
ProseduralProses perancangan produk meliputi tahapan riset pasar, ideasi, sketsa, desain digital, pembuatan prototipe, dan pengujian produk.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya iterasi dan adaptasi dalam pengembangan produk dan model bisnis untuk mencapai keberhasilan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan peluang pasar yang relevan untuk pengembangan produk baru dengan tepat.
  2. Dengan menggunakan lembar kerja, peserta didik dapat merumuskan konsep produk inovatif yang solutif dan memiliki nilai tambah bagi pengguna secara terperinci.
  3. Setelah mengumpulkan data dan berdiskusi, peserta didik mampu menyusun sketsa desain produk awal yang fungsional dan estetis sesuai konsep yang dirumuskan.
  4. Melalui praktik langsung dengan bahan sederhana, peserta didik dapat membuat prototipe sederhana dari desain produk yang telah dibuat dengan cermat.
  5. Dengan bimbingan guru dan studi referensi, peserta didik dapat menganalisis komponen-komponen Business Model Canvas untuk produk yang dirancang secara komprehensif.
  6. Setelah berdiskusi dan presentasi, peserta didik dapat mengembangkan Business Model Canvas yang valid dan relevan untuk produk inovatif yang telah dibuat prototipenya secara logis.
Halaman 2 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa perancangan produk, prototyping, dan Business Model Canvas adalah siklus berkelanjutan untuk menciptakan produk yang diminati pasar dan model bisnis yang berkelanjutan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah ide sederhana bisa berubah menjadi produk yang mengubah dunia dan menghasilkan keuntungan besar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi dan penulisan deskripsi produk yang menarik.
Seni Budaya: Penerapan prinsip-prinsip desain estetika dalam perancangan produk dan prototipe.
Informatika: Pemanfaatan perangkat lunak desain grafis dan presentasi digital untuk visualisasi produk dan BMC.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat dilibatkan untuk memberikan masukan ide produk berdasarkan permasalahan rumah tangga, atau praktisi bisnis lokal diundang sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dalam pengembangan produk dan bisnis.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur ulang menjadi area kerja kelompok yang fleksibel, dilengkapi dengan akses internet, serta sudut display untuk memamerkan prototipe produk yang telah dibuat.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi desain grafis sederhana (misalnya Canva) untuk membuat desain prototipe awal, serta penggunaan platform kolaborasi online (misalnya Google Docs) untuk menyusun Business Model Canvas kelompok.
Halaman 3 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan peluang pasar yang relevan untuk pengembangan produk baru dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Produk: Guru menyebutkan ciri-ciri produk, peserta didik menebak nama produknya. Tujuannya melatih kecepatan berpikir dan asosiasi produk.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik saat menemukan masalah sehari-hari dan bagaimana mereka berharap ada produk yang bisa menyelesaikannya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah dan merumuskan konsep produk, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana sebuah ide sederhana bisa berubah menjadi produk yang mengubah dunia dan menghasilkan keuntungan besar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang tren produk inovatif yang berhasil di pasar dan meminta peserta didik untuk merumuskan pertanyaan mendasar terkait mengapa produk tersebut berhasil.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan studi kasus mengenai permasalahan yang umum dihadapi masyarakat.
  3. Pemberian rangsangan: Guru membagikan LKPD yang berisi panduan untuk mengidentifikasi masalah dari studi kasus, menganalisis peluang pasar, dan merumuskan ide produk awal.
  4. Identifikasi masalah: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah utama dari studi kasus dan potensi pasar yang ada, kemudian mencatatnya di LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik mencari informasi tambahan dari internet atau referensi lain mengenai masalah yang diidentifikasi dan solusi yang mungkin, serta mencatat data-data pendukung.
  2. Pengolahan data: Kelompok menganalisis data yang terkumpul untuk merumuskan beberapa ide produk inovatif yang berpotensi menyelesaikan masalah dan memiliki nilai jual.
  3. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik memilih satu ide produk terbaik dan menyusun rencana awal perancangan produk, termasuk tujuan, target pengguna, dan fitur utama.
  4. Penyusunan sketsa desain: Peserta didik mulai membuat sketsa kasar desain produk awal di kertas, menggambarkan bentuk, fungsi, dan material yang mungkin digunakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi masalah, ide produk, dan sketsa awal desain mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap ide dan sketsa yang dipresentasikan, berfokus pada potensi perbaikan dan inovasi.
  3. Menarik kesimpulan: Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya identifikasi masalah yang akurat dan ideasi produk yang kreatif sebagai fondasi proyek kreatif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama poin-poin penting mengenai identifikasi masalah, ideasi produk, dan sketsa awal.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah merumuskan ide produk inovatif, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk menyempurnakan sketsa desain produk dan mempersiapkan bahan untuk pertemuan berikutnya, serta memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan studi referensi, peserta didik dapat menganalisis komponen-komponen Business Model Canvas untuk produk yang dirancang secara komprehensif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Inovasi: Setiap peserta didik menyebutkan satu kata yang terkait dengan inovasi produk, secara berantai. Tujuannya untuk memicu kreativitas dan fokus pada topik.
  1. Guru mengucapkan salam dan memimpin doa, dilanjutkan dengan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kesulitan yang dihadapi peserta didik saat menyempurnakan sketsa desain produk dan bagaimana mereka membayangkan produk tersebut akan digunakan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat prototipe dan mengembangkan Business Model Canvas, serta menjelaskan bahwa ini adalah langkah krusial dalam mewujudkan ide menjadi bisnis nyata.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan langkah-langkah pembuatan prototipe sederhana dan memperkenalkan komponen-komponen Business Model Canvas (BMC) melalui presentasi interaktif.
  2. Pemberian rangsangan: Guru membagikan bahan-bahan sederhana (misalnya karton, stik es krim, lem) dan LKPD yang berisi panduan pembuatan prototipe serta template BMC.
  3. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi material dan teknik yang paling sesuai untuk membuat prototipe produk mereka berdasarkan sketsa yang sudah disempurnakan.
  4. Pengumpulan data: Setiap kelompok mengumpulkan referensi mengenai contoh-contoh Business Model Canvas dari produk sejenis atau yang relevan untuk mendapatkan inspirasi dan pemahaman.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik merencanakan jadwal singkat untuk menyelesaikan pembuatan prototipe dan pengisian BMC dalam waktu yang tersedia.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara kolaboratif membuat prototipe produk mereka menggunakan bahan yang tersedia, dengan bimbingan guru untuk memastikan fungsionalitas dan estetika dasar.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setelah prototipe selesai, peserta didik mulai mengisi setiap blok Business Model Canvas (BMC) mereka, seperti segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran, dan struktur biaya, berdasarkan produk yang telah dibuat.
  4. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling untuk memonitor kemajuan pembuatan prototipe dan pengisian BMC, memberikan umpan balik dan bantuan jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan prototipe produk dan Business Model Canvas mereka di depan kelas, menjelaskan setiap bagian BMC dan bagaimana prototipe mendukung proposisi nilai.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik kritis terhadap prototipe (fungsionalitas, estetika) dan BMC (kelengkapan, logistik, potensi pasar), mendorong diskusi konstruktif.
  3. Menarik kesimpulan: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya prototipe sebagai alat validasi dan BMC sebagai peta jalan bisnis, serta memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama mengenai proses pembuatan prototipe dan pengembangan Business Model Canvas serta keterkaitannya.
  2. Guru memberikan refleksi akhir tentang pengalaman belajar hari ini dan mengapresiasi setiap usaha dan inovasi yang ditunjukkan peserta didik, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa pengembangan BMC lebih lanjut dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKRancang Ide Bisnis Produk Inovatif!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah, merumuskan ide produk inovatif, dan menyusun Business Model Canvas awal secara kolaboratif.

Alat & bahan: Alat tulis, kertas gambar, laptop/tablet, akses internet

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar 1 yang berisi beberapa masalah umum sehari-hari. Diskusikan dalam kelompok, pilih satu masalah yang paling menarik untuk diselesaikan.
    MasalahSehari-hariKemacetan LaluLintasSampah PlastikSulit MencariParkirKurangnya AirBersih
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Rumuskan ide produk inovatif yang dapat menjadi solusi atas masalah yang telah dipilih. Jelaskan bagaimana produk tersebut bekerja dan apa keunggulannya.
  3. Buatlah sketsa desain awal produk Anda pada kertas gambar, lengkapi dengan keterangan singkat tentang bagian-bagiannya.
  4. Bersama kelompok, isi template Business Model Canvas yang telah disediakan, berdasarkan ide produk dan sketsa yang telah dibuat.
  5. Siapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'inovasi'?
  2. Menurut Anda, mengapa sebuah produk bisa menjadi populer di pasar?
  3. Pernahkah Anda mencoba membuat sesuatu yang baru dari barang bekas? Ceritakan!
  4. Apa yang Anda ketahui tentang 'model bisnis'?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan pengisian LKPD, dan presentasi awal ide produk serta prototipe.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa penilaian terhadap prototipe produk jadi, Business Model Canvas yang lengkap, dan presentasi final kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah dan peluang pasar yang relevan untuk pengembangan produk baru.Identifikasi Masalah & Peluang Pasar2 JPpenalaran kritis
2Merumuskan konsep produk inovatif yang solutif dan memiliki nilai tambah.Konsep Produk & Sketsa Desain2 JPkreativitas
3Membuat prototipe sederhana dari desain produk yang telah dibuat.Pembuatan Prototipe Sederhana2 JPkreativitas, kolaborasi
4Mengembangkan Business Model Canvas yang valid dan relevan untuk produk inovatif.Pengembangan Business Model Canvas2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 8 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing Anda dalam perjalanan menarik dari sebuah ide hingga menjadi produk nyata yang siap dipasarkan. Kita akan belajar bagaimana merancang produk yang diminati, membuat model awal untuk diuji, hingga menyusun peta jalan bisnis yang kokoh. Persiapkan diri Anda untuk berkreasi, berkolaborasi, dan berpikir kritis layaknya seorang wirausahawan sejati!

1. Identifikasi Masalah dan Peluang Pasar
Setiap produk inovatif dimulai dari masalah. Identifikasi masalah adalah langkah awal yang krusial, di mana kita mencari 'rasa sakit' atau kebutuhan yang belum terpenuhi di masyarakat. Ini bisa dilakukan melalui observasi, wawancara, atau survei. Setelah masalah teridentifikasi, kita perlu melihat apakah ada peluang pasar yang cukup besar untuk solusi yang akan kita tawarkan. Peluang pasar melibatkan analisis tren, kompetitor, dan potensi permintaan konsumen. Contohnya, masalah kesulitan mengisi ulang air galon di kantor membuka peluang pasar untuk layanan pengiriman air galon.

2. Ideasi dan Perancangan Produk
Ideasi adalah proses menghasilkan berbagai ide solusi kreatif untuk masalah yang telah diidentifikasi. Teknik seperti brainstorming atau mind mapping sangat membantu. Setelah ide-ide terkumpul, kita memilih yang paling potensial dan mulai merancang produk. Perancangan produk meliputi penentuan fungsi utama, fitur, estetika, dan pengalaman pengguna. Sketsa awal, wireframe, hingga desain digital adalah bagian dari proses ini. Fokusnya adalah menciptakan produk yang tidak hanya fungsional tetapi juga menarik dan mudah digunakan oleh target pengguna.

3. Konsep Prototyping
Prototyping adalah proses pembuatan model awal atau contoh dari sebuah produk. Tujuan utamanya adalah untuk menguji ide, mengidentifikasi kelemahan desain, dan mendapatkan umpan balik dari pengguna potensial sebelum produk diproduksi massal. Prototipe bisa berupa model fisik sederhana dari kertas atau karton, maket, atau bahkan simulasi digital. Semakin cepat dan murah prototipe dibuat, semakin baik, karena memungkinkan banyak iterasi dan perbaikan. Contohnya, membuat prototipe aplikasi dengan sketsa di kertas sebelum coding.

4. Tahapan Pembuatan Prototipe
Pembuatan prototipe biasanya dimulai dari yang paling sederhana (low-fidelity) dan berkembang menjadi lebih detail (high-fidelity). Tahapan umumnya meliputi: 1) Penentuan jenis prototipe yang sesuai (misal: paper prototype, fungsional prototype). 2) Pengumpulan bahan dan alat. 3) Pembuatan model sesuai desain. 4) Pengujian prototipe dengan skenario penggunaan nyata. 5) Pengumpulan umpan balik dari penguji. 6) Iterasi atau perbaikan desain berdasarkan umpan balik. Proses ini bersifat siklus dan berulang hingga prototipe dianggap memadai.

5. Pengenalan Business Model Canvas (BMC)
Business Model Canvas (BMC) adalah alat strategis visual yang membantu kita memetakan dan mengembangkan model bisnis baru atau yang sudah ada. BMC terdiri dari sembilan blok bangunan yang saling terkait, mencakup elemen-elemen kunci dari sebuah bisnis: segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran, hubungan pelanggan, arus pendapatan, sumber daya utama, aktivitas utama, kemitraan utama, dan struktur biaya. Alat ini sangat berguna untuk memahami bagaimana sebuah bisnis menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai.

6. Komponen Business Model Canvas
Sembilan blok BMC adalah: 1) Segmen Pelanggan: Siapa target konsumen kita? 2) Proposisi Nilai: Apa nilai unik yang kita tawarkan? 3) Saluran: Bagaimana produk sampai ke pelanggan? 4) Hubungan Pelanggan: Bagaimana kita berinteraksi dengan pelanggan? 5) Arus Pendapatan: Bagaimana kita menghasilkan uang? 6) Sumber Daya Utama: Aset apa yang kita butuhkan? 7) Aktivitas Utama: Apa yang harus kita lakukan untuk menjalankan bisnis? 8) Kemitraan Utama: Siapa mitra strategis kita? 9) Struktur Biaya: Apa saja biaya operasionalnya? Memahami setiap blok membantu menyusun strategi bisnis yang komprehensif.

7. Penyusunan dan Validasi BMC
Penyusunan BMC dilakukan dengan mengisi setiap blok secara sistematis, dimulai dari proposisi nilai dan segmen pelanggan. Penting untuk memastikan konsistensi antarblok. Setelah BMC awal tersusun, langkah selanjutnya adalah validasi. Validasi melibatkan pengujian asumsi-asumsi yang ada di dalam BMC dengan data dan umpan balik dari pasar atau calon pelanggan. Ini bisa dilakukan melalui wawancara, survei, atau uji coba produk. Proses validasi membantu menyempurnakan BMC agar lebih realistis dan berpotensi sukses.

Rangkuman: Modul ini menekankan pentingnya siklus perancangan produk, prototyping, dan Business Model Canvas (BMC) dalam kewirausahaan. Dimulai dari identifikasi masalah dan peluang pasar, dilanjutkan dengan ideasi dan perancangan produk inovatif. Prototyping memungkinkan pengujian dan perbaikan desain secara iteratif. Terakhir, BMC menjadi kerangka strategis untuk memetakan model bisnis yang komprehensif, memastikan produk memiliki nilai dan model bisnis yang berkelanjutan. Semua proses ini saling terkait untuk menciptakan produk yang sukses di pasar.

Halaman 9 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PrototypingProses pembuatan model awal atau contoh dari sebuah produk untuk pengujian.
Business Model Canvas (BMC)Alat visual strategis untuk memetakan dan mengembangkan model bisnis dengan sembilan blok.
IdeasiProses menghasilkan berbagai ide solusi kreatif untuk suatu masalah.
Proposisi NilaiNilai unik atau manfaat yang ditawarkan produk kepada pelanggan.
IterasiProses pengulangan atau perbaikan desain berdasarkan umpan balik.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas" mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIPeta Konsep
Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model CanvasIdentifikasi Masalah dan Peluang PasarIdeasi dan Perancangan ProdukKonsep PrototypingTahapan Pembuatan PrototipePengenalan Business Model Canvas (BMC)
Dari sub-bab Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model CanvasHalaman 12
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia

menetapkan desain / rancangan produkProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKAnalisis Peluang UsahaProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan IntelektualProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas pada Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Projek Kreatif dan Kewirausahaan.

Modul Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI.

Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan materi Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas ini gratis?

Ya. Modul Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Perancangan Produk, Prototyping dan Business Model Canvas disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.