Modul Ajar & RPP Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI
Projek Kewirausahaan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Projek Kewirausahaan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep ekonomi, bisnis, dan mampu mengidentifikasi potensi masalah di lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mampu menghasilkan ide-ide usaha yang inovatif dan orisinal sebagai solusi atas permasalahan di sekitar mereka. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik aktif berinteraksi dan bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan melaksanakan proyek kewirausahaan. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Peserta didik mampu mengelola diri dan merencanakan langkah-langkah proyek secara mandiri, mengambil inisiatif dalam penyelesaian tugas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengidentifikasi peluang usaha, merancang produk atau jasa, menyusun rencana bisnis, serta melaksanakan dan mengevaluasi projek kewirausahaan secara kolaboratif dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak usaha rintisan (startup) di Indonesia yang berhasil berkat ide inovatif dan strategi pemasaran yang tepat. |
| Konseptual | Projek kewirausahaan adalah serangkaian kegiatan terencana untuk mengembangkan ide bisnis menjadi produk atau jasa yang memiliki nilai jual dan keberlanjutan. |
| Prosedural | Langkah-langkah dalam projek kewirausahaan meliputi identifikasi peluang, perancangan produk/jasa, penyusunan rencana bisnis, implementasi, dan evaluasi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah bisnis dan mengembangkan potensi diri sebagai wirausaha. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga peluang usaha yang relevan dengan potensi lokal secara tepat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang konsep produk atau jasa yang inovatif dan memiliki nilai jual berdasarkan peluang usaha yang dipilih dengan kriteria yang jelas.
- Setelah mengumpulkan data, peserta didik dapat menyusun rencana bisnis sederhana meliputi aspek pemasaran, operasional, dan keuangan secara runtut.
- Melalui praktik langsung, peserta didik dapat mengimplementasikan prototipe produk atau jasa sesuai rencana bisnis yang telah dibuat dengan langkah-langkah yang terstruktur.
- Setelah presentasi hasil, peserta didik dapat mengevaluasi keberhasilan dan tantangan projek kewirausahaan yang dilakukan secara objektif.
- Dengan arahan guru, peserta didik dapat menyajikan hasil projek kewirausahaan dalam bentuk laporan dan pameran dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Projek kewirausahaan bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang menciptakan nilai, memecahkan masalah, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui inovasi dan kerja keras.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah ide sederhana bisa berkembang menjadi bisnis besar yang mengubah dunia?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Penyusunan laporan projek kewirausahaan dan presentasi lisan yang efektif dan persuasif. Matematika: Perhitungan biaya produksi, proyeksi keuntungan, dan analisis data pasar untuk pengambilan keputusan bisnis. Ekonomi Bisnis: Pemahaman mendalam tentang konsep pasar, permintaan, penawaran, dan strategi bisnis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau pelaku UMKM lokal dapat diundang sebagai narasumber atau mentor untuk memberikan wawasan dan umpan balik terhadap ide bisnis peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur menjadi area diskusi kelompok yang fleksibel dan area pameran mini untuk presentasi prototipe produk/jasa. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan aplikasi desain grafis (misal: Canva) untuk membuat poster promosi, Google Forms untuk survei pasar, dan platform media sosial untuk riset tren bisnis. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga peluang usaha yang relevan dengan potensi lokal secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Bisnis: Guru menyebutkan definisi singkat, peserta didik menebak istilah bisnisnya. Contoh: 'Proses mengubah ide menjadi produk.' (Jawab: Inovasi)
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengumpulkan data, peserta didik dapat menyusun rencana bisnis sederhana meliputi aspek pemasaran, operasional, dan keuangan secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Sambung Kata Bisnis: Guru memulai dengan satu kata (misal: 'Produk'), peserta didik melanjutkan dengan kata yang berhubungan (misal: 'Inovasi', 'Pasar', 'Promosi').
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi peluang usaha dan merancang konsep produk/jasa awal.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas HVS, spidol warna
Langkah kerja:
- Perhatikan 1 tentang berbagai jenis produk UMKM di pasar lokal.
- Diskusikan dalam kelompok (4-5 orang) mengenai masalah atau kebutuhan yang dapat dipecahkan oleh produk-produk tersebut, atau potensi pengembangan produk baru dari bahan lokal.
- Identifikasi minimal 3 peluang usaha yang muncul dari diskusi Anda, lalu tuliskan pada tabel di bawah.
Gambar 1. Tabel - Pilih 1 peluang usaha terbaik dan rancang konsep produk/jasa awal Anda (nama usaha, slogan, keunikan) pada bagian 'Konsep Usaha Pilihan'.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda pahami tentang kewirausahaan?
- Sebutkan 3 contoh usaha kecil di lingkungan sekitar Anda!
- Menurut Anda, apa saja ciri-ciri produk yang inovatif?
- Mengapa penting bagi sebuah usaha untuk memiliki rencana?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan pengisian LKPD, dan kontribusi dalam penyusunan rencana bisnis.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan rencana bisnis dan presentasi projek kewirausahaan kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi peluang usaha yang relevan dengan potensi lokal. | Peluang Usaha dan Ide Inovatif | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 2 | Merancang konsep produk/jasa yang inovatif dan memiliki nilai jual. | Konsep Produk/Jasa | 2 JP | kreativitas, kemandirian |
| 3 | Menyusun rencana bisnis sederhana (pemasaran, operasional, keuangan). | Rencana Bisnis | 2 JP | kemandirian, penalaran kritis |
| 4 | Menyajikan hasil projek kewirausahaan dalam bentuk laporan dan pameran. | Presentasi dan Evaluasi Projek | 2 JP | komunikasi, kolaborasi |
Modul ini akan membimbing Anda dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui projek nyata. Anda akan belajar bagaimana mengubah ide menjadi peluang bisnis, merancang produk, menyusun rencana, hingga menyajikannya. Proses ini akan menantang kreativitas dan kemampuan kolaborasi Anda, serta menumbuhkan kemandirian dalam menghadapi tantangan.
1. 1. Mengidentifikasi Peluang Usaha
Peluang usaha adalah kondisi di mana terdapat kebutuhan atau masalah yang belum terpecahkan, dan kita dapat menawarkan solusi melalui produk atau jasa. Identifikasi peluang dimulai dengan observasi lingkungan sekitar, tren pasar, dan masalah yang dihadapi masyarakat. Contohnya, melihat peningkatan kesadaran akan kesehatan dapat menjadi peluang untuk usaha makanan organik. Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) juga dapat membantu dalam menilai kelayakan sebuah peluang.
2. 2. Merancang Konsep Produk/Jasa
Setelah menemukan peluang, langkah selanjutnya adalah merancang konsep produk atau jasa. Konsep ini mencakup nama, merek, fitur utama, keunikan (Unique Selling Proposition/USP), dan nilai tambah yang ditawarkan kepada konsumen. Contohnya, jika peluangnya adalah kebutuhan akan makanan sehat, konsep produk bisa berupa katering diet dengan menu harian yang bervariasi dan bahan baku lokal. Penting untuk memastikan konsep ini inovatif dan sesuai dengan target pasar.
3. 3. Menyusun Rencana Bisnis (Business Plan)
Rencana bisnis adalah dokumen tertulis yang menjelaskan tujuan dan strategi sebuah usaha. Komponen utamanya meliputi ringkasan eksekutif, deskripsi perusahaan, analisis pasar, strategi pemasaran, rencana operasional, manajemen, dan proyeksi keuangan. Untuk usaha pemula, rencana bisnis sederhana fokus pada bagaimana produk akan dipasarkan, bagaimana operasionalnya berjalan, dan perkiraan biaya serta pendapatan. Ini berfungsi sebagai peta jalan untuk mencapai tujuan usaha.
4. 4. Strategi Pemasaran Sederhana
Pemasaran adalah kunci untuk mengenalkan produk/jasa kepada konsumen. Strategi pemasaran sederhana dapat mencakup penentuan harga yang kompetitif, promosi melalui media sosial atau dari mulut ke mulut, serta distribusi yang mudah dijangkau. Misalnya, untuk produk makanan, promosi bisa dilakukan melalui Instagram dengan foto menarik, dan distribusi melalui sistem pre-order atau kemitraan dengan kafe lokal. Memahami 4P (Product, Price, Place, Promotion) sangat membantu.
5. 5. Rencana Operasional dan Manajemen
Rencana operasional menjelaskan bagaimana produk dibuat atau layanan diberikan. Ini mencakup proses produksi, kebutuhan bahan baku, peralatan, dan tenaga kerja. Contohnya, untuk usaha kerajinan tangan, rencana operasional akan merinci langkah-langkah pembuatan, pemasok bahan, dan jumlah perajin yang dibutuhkan. Aspek manajemen meliputi struktur organisasi sederhana, pembagian tugas, dan tanggung jawab setiap anggota tim untuk memastikan kelancaran operasional.
6. 6. Proyeksi Keuangan Dasar
Proyeksi keuangan adalah perkiraan pendapatan dan pengeluaran usaha di masa depan. Ini mencakup estimasi modal awal, biaya produksi, biaya operasional, dan proyeksi keuntungan. Meskipun sederhana, proyeksi ini penting untuk mengetahui kelayakan finansial usaha. Misalnya, menghitung berapa banyak produk yang harus terjual untuk mencapai titik impas (Break Even Point) atau memperkirakan laba bersih dalam tiga bulan pertama. Analisis ini membantu dalam pengambilan keputusan.
7. 7. Implementasi dan Evaluasi Projek
Implementasi adalah tahap mewujudkan rencana bisnis menjadi aksi nyata, seperti membuat prototipe produk atau menjalankan layanan percobaan. Setelah implementasi, evaluasi dilakukan untuk menilai sejauh mana tujuan tercapai, mengidentifikasi masalah, dan mencari solusi. Evaluasi dapat dilakukan dengan mengumpulkan umpan balik dari konsumen atau menganalisis data penjualan. Hasil evaluasi digunakan untuk perbaikan dan pengembangan usaha di masa depan.
Rangkuman: Projek kewirausahaan adalah perjalanan mengubah ide menjadi nilai melalui serangkaian proses terstruktur. Dimulai dari identifikasi peluang, perancangan konsep produk/jasa inovatif, penyusunan rencana bisnis yang matang meliputi pemasaran, operasional, dan keuangan, hingga implementasi dan evaluasi. Proses ini menuntut kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian untuk mencapai keberlanjutan usaha dan memberikan dampak positif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kewirausahaan | Proses menciptakan sesuatu yang baru dan bernilai dengan mengambil risiko. |
| Peluang Usaha | Kondisi yang memungkinkan seseorang untuk memulai atau mengembangkan bisnis. |
| Rencana Bisnis | Dokumen tertulis yang menjelaskan tujuan dan strategi sebuah usaha. |
| Target Pasar | Kelompok konsumen yang menjadi sasaran utama produk atau jasa. |
| Prototipe | Model awal atau contoh produk yang dibuat untuk pengujian. |
| Inovasi | Penciptaan atau pengembangan ide, metode, atau produk baru. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Projek Kewirausahaan" mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Projek Kewirausahaan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 6 siap unduh
Konsep KreativitasModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPola Pikir Berkembang (Growth Mindset)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKarakter WirausahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEksplorasi IdeBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenciptaan Gagasan BaruBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenerapan Kreativitas dalam Praktik KewirausahaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap6 materi · siap dibuatkan
Konsep InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design ThinkingBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengembangan Produk InovatifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenerapan Teknologi dalam Pengambilan Keputusan BerinovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomersialisasi InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEvaluasi dan Perbaikan InovasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Projek Kreatif dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia
Analisis Peluang UsahaProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan IntelektualProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak Kekayaan IntelektualProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Projek Kewirausahaan pada Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Projek Kreatif dan Kewirausahaan.
Modul Projek Kewirausahaan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Projek Kewirausahaan untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan materi Projek Kewirausahaan ini gratis?
Ya. Modul Projek Kewirausahaan untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Projek Kewirausahaan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Projek Kewirausahaan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Projek Kewirausahaan dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Projek Kewirausahaan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Projek Kewirausahaan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Projek Kewirausahaan untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Projek Kewirausahaan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Projek Kewirausahaan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Projek Kewirausahaan disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.