SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas XI
Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pergerakan Nasional Indonesia adalah fase krusial di mana bangsa Indonesia bangkit melawan kolonialisme melalui organisasi modern. Dipicu oleh penderitaan akibat penjajahan dan pengaruh ideologi baru, berbagai organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij muncul dengan tujuan serta strategi yang beragam, dari kooperatif hingga radikal. Kolonialisme sendiri, melalui kebijakan dan dampaknya, secara signifikan memengaruhi dan membentuk corak perjuangan bangsa menuju kemerdekaan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia
Sejarah · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia
Sejarah · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami kondisi masyarakat Indonesia pada masa penjajahan sebelum munculnya organisasi pergerakan nasional.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSejarah Indonesia
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis secara kritis perkembangan masyarakat Indonesia dari masa praaksara hingga masa kontemporer, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut, serta mengambil pelajaran dari peristiwa sejarah untuk membangun kesadaran kebangsaan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualOrganisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij merupakan contoh nyata pergerakan nasional di Indonesia.
KonseptualPergerakan nasional adalah upaya kolektif bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan dari penjajahan melalui berbagai strategi, baik kooperatif maupun non-kooperatif.
ProseduralPeserta didik akan belajar menganalisis dokumen sejarah, membandingkan strategi organisasi pergerakan, dan menyusun argumentasi berbasis bukti sejarah.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman sejarah pergerakan nasional membantu mereka memahami akar kebangsaan dan pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan masa kini.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang munculnya pergerakan nasional di Indonesia dengan tepat.
  2. Setelah mengamati berbagai sumber, peserta didik dapat membandingkan karakteristik dan strategi perjuangan organisasi pergerakan nasional dengan runtut.
  3. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis pengaruh kolonialisme dalam membentuk corak pergerakan nasional di Indonesia secara kritis.
  4. Melalui studi literatur, peserta didik dapat mengaitkan nilai-nilai persatuan dan semangat kebangsaan dari pergerakan nasional dengan konteks kehidupan berbangsa saat ini secara relevan.
  5. Setelah menyimak presentasi, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis tentang tokoh-tokoh penting dalam pergerakan nasional dengan percaya diri.
Halaman 2 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pergerakan nasional bukan hanya rentetan peristiwa, melainkan cerminan kesadaran kolektif bangsa untuk menentukan nasib sendiri, dengan pengaruh kolonialisme yang membentuk corak perjuangan dan identitas kebangsaan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa bangsa Indonesia memerlukan waktu yang panjang dan beragam cara untuk mencapai kemerdekaan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks proklamasi kemerdekaan dan pidato tokoh pergerakan, serta menyusun laporan hasil diskusi dengan kaidah bahasa yang baik.
Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam semangat persatuan dan perjuangan pergerakan nasional.
Ekonomi: Menganalisis dampak ekonomi kolonialisme terhadap kehidupan masyarakat dan pengaruhnya pada munculnya kesadaran berbangsa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang sejarah lokal pergerakan nasional atau tokoh daerah yang relevan, serta mendorong peserta didik mengunjungi museum sejarah terdekat.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja-kursi yang fleksibel untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses internet dan proyektor, serta menyediakan poster tokoh-tokoh pergerakan nasional.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses artikel, video dokumenter, atau arsip digital tentang pergerakan nasional, serta menggunakan aplikasi presentasi kolaboratif untuk kerja kelompok.
Halaman 3 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang munculnya pergerakan nasional di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan presensi untuk memastikan kesiapan peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar kondisi masyarakat Indonesia pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, lalu bertanya: 'Apa yang kalian rasakan melihat kondisi masyarakat seperti ini? Apa yang mungkin dilakukan oleh mereka untuk mengubah nasib?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik, memastikan peserta didik memahami apa yang akan dipelajari dan mengapa materi ini penting.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar kolonialisme di pg nomor 1, lalu menyajikan kasus singkat tentang dampak kebijakan kolonial Belanda (misalnya Tanam Paksa atau Politik Etis) yang memicu ketidakpuasan, kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi masalah utama yang muncul dari kasus tersebut.
  2. Guru memfasilitasi peserta didik untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait masalah yang ditemukan, seperti 'Apa saja faktor internal dan eksternal yang mendorong munculnya pergerakan nasional?'
  3. Guru membagikan bahan ajar dan sumber-sumber lain (artikel, video pendek) tentang latar belakang pergerakan nasional dan meminta peserta didik untuk membaca serta mencatat poin-poin penting.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 orang) dan menugaskan setiap kelompok untuk menganalisis satu aspek latar belakang pergerakan nasional (misalnya, pendidikan Barat, munculnya kaum terpelajar, kebijakan kolonial, atau pengaruh ideologi baru).
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi dan mengumpulkan informasi dari bahan ajar serta sumber lain untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah dirumuskan.
  3. Setiap kelompok menyusun peta pikiran atau diagram alur untuk menggambarkan hubungan sebab-akibat antara berbagai faktor yang melatarbelakangi pergerakan nasional.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan peta pikiran mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan konstruktif terhadap presentasi yang disajikan.
  3. Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi dan analisis kelompok, serta melakukan penguatan konsep tentang berbagai faktor pendorong pergerakan nasional.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan mengenai berbagai faktor yang melatarbelakangi munculnya pergerakan nasional di Indonesia.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pentingnya memahami akar sejarah pergerakan nasional dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati berbagai sumber, peserta didik dapat membandingkan karakteristik dan strategi perjuangan organisasi pergerakan nasional dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru memulai pelajaran dengan salam, doa, dan presensi.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang latar belakang pergerakan nasional dan bertanya: 'Jika kalian hidup di masa itu, organisasi seperti apa yang akan kalian bentuk untuk melawan penjajahan?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan mengaitkannya dengan pentingnya memahami keberagaman strategi perjuangan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat atau infografis tentang beberapa organisasi pergerakan nasional (misalnya Budi Utomo, Sarekat Islam, Indische Partij) dan menanyakan 'Apa perbedaan utama dari organisasi-organisasi ini dalam mencapai tujuan mereka?'
  2. Guru membagikan LKPD dengan judul 'Mari Membandingkan Perjuangan!' dan meminta peserta didik secara individu untuk mencermati tabel yang berisi nama-nama organisasi pergerakan nasional dan tokohnya.
  3. Peserta didik membaca bahan ajar dan sumber lain yang relevan untuk mengumpulkan informasi tentang karakteristik, tujuan, dan strategi perjuangan masing-masing organisasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan menugaskan setiap kelompok untuk mengisi LKPD dengan membandingkan organisasi pergerakan nasional berdasarkan aspek-aspek yang telah ditentukan (tujuan, strategi, tokoh, pengaruh).
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok, saling berbagi informasi, dan berkolaborasi untuk menganalisis persamaan dan perbedaan antara organisasi-organisasi tersebut.
  3. Setiap kelompok menyusun kesimpulan tentang bagaimana pengaruh kolonialisme membentuk corak perjuangan yang berbeda-beda di antara organisasi pergerakan nasional.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengisian LKPD dan kesimpulan mereka tentang perbandingan organisasi pergerakan nasional.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau sanggahan terhadap presentasi yang disajikan, memicu diskusi yang lebih mendalam.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menganalisis efektivitas berbagai strategi perjuangan dan mengevaluasi bagaimana kolonialisme memengaruhi pilihan strategi tersebut, serta memberikan penguatan konsep.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang keragaman strategi pergerakan nasional dan pengaruh kolonialisme.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu nilai yang bisa diterapkan, lalu memberikan apresiasi atas semangat belajar dan kerja sama mereka.
  3. Guru memberikan tugas tindak lanjut berupa mencari informasi tentang tokoh-tokoh pergerakan nasional di daerah masing-masing dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat membandingkan karakteristik dan strategi perjuangan organisasi pergerakan nasional.

Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, lembar kerja, sumber digital (internet)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan kondisi masyarakat pada masa kolonial.
  2. Baca dan pahami bahan ajar serta sumber lain tentang berbagai organisasi pergerakan nasional.
  3. Diskusikan dalam kelompok untuk mengisi tabel perbandingan organisasi pergerakan nasional.
  4. Identifikasi persamaan dan perbedaan karakteristik serta strategi perjuangan setiap organisasi.
  5. Buatlah kesimpulan mengenai pengaruh kolonialisme terhadap corak perjuangan bangsa Indonesia.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 dampak negatif kolonialisme di Indonesia!
  2. Apa yang kalian ketahui tentang perlawanan fisik terhadap penjajah sebelum abad ke-20?
  3. Menurut kalian, mengapa perlawanan fisik seringkali gagal mengusir penjajah?
  4. Apa arti 'nasionalisme' bagi kalian?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas analisis pada LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi latar belakang munculnya pergerakan nasional di Indonesia.Latar belakang pergerakan nasional (faktor internal & eksternal).2 JPPenalaran Kritis
2Membandingkan karakteristik dan strategi perjuangan organisasi pergerakan nasional.Organisasi pergerakan nasional (Budi Utomo, Sarekat Islam, Indische Partij, dll.).2 JPKolaborasi
3Menganalisis pengaruh kolonialisme terhadap corak pergerakan nasional.Dampak kolonialisme terhadap strategi perjuangan.2 JPKewargaan
Halaman 8 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pergerakan Nasional Indonesia adalah periode penting dalam sejarah bangsa yang menandai bangkitnya kesadaran untuk mencapai kemerdekaan. Ini adalah respons terhadap penjajahan kolonial yang telah berlangsung berabad-abad, di mana bangsa Indonesia mulai menyusun strategi perjuangan yang lebih terorganisir, baik melalui jalur politik, sosial, maupun budaya. Memahami fase ini sangat krusial untuk mengapresiasi nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.

1. Latar Belakang Pergerakan Nasional
Munculnya pergerakan nasional dipicu oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Secara internal, penderitaan akibat kebijakan kolonial seperti Tanam Paksa dan kerja rodi, serta diskriminasi sosial, menumbuhkan rasa senasib sepenanggungan. Kebijakan Politik Etis yang melahirkan golongan terpelajar pribumi juga berperan penting. Mereka inilah yang kemudian menjadi pelopor pembentukan organisasi modern. Dari eksternal, kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905, kebangkitan nasionalisme di Asia-Afrika, serta masuknya ideologi baru seperti nasionalisme, demokrasi, dan sosialisme, turut membakar semangat perjuangan.

2. Budi Utomo dan Kebangkitan Nasional
Budi Utomo, didirikan pada 20 Mei 1908 oleh dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA, sering dianggap sebagai pelopor pergerakan nasional modern. Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan, dengan tujuan memajukan pengajaran dan kebudayaan. Meskipun awalnya terbatas pada golongan priyayi Jawa, Budi Utomo berhasil menumbuhkan kesadaran akan pentingnya organisasi dan pendidikan sebagai alat perjuangan. Tanggal berdirinya diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional, menandai dimulainya perjuangan dengan metode modern.

3. Sarekat Islam dan Pergerakan Massa
Sarekat Islam (SI), didirikan pada 1911 oleh H. Samanhudi, awalnya bernama Sarekat Dagang Islam. Organisasi ini berkembang pesat karena bersifat terbuka dan berlandaskan agama Islam, sehingga mampu menarik anggota dari berbagai lapisan masyarakat. Tujuan utamanya adalah membela kepentingan pedagang pribumi dari dominasi pedagang Tionghoa dan penjajah, serta memperjuangkan hak-hak rakyat kecil. SI menjadi organisasi massa pertama yang memiliki pengaruh luas dan menjadi wadah perjuangan politik yang kuat, meskipun kemudian terpecah karena perbedaan ideologi.

4. Indische Partij dan Politik Radikal
Indische Partij (IP) didirikan pada 1912 oleh Tiga Serangkai: Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Berbeda dengan Budi Utomo dan SI yang lebih kooperatif, IP bersifat radikal dan terang-terangan menuntut kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini beranggotakan Indo-Belanda dan pribumi yang ingin menghapus diskriminasi rasial. Slogan terkenal mereka adalah 'Indie Untuk Indies' (Hindia untuk Bangsa Hindia). Karena sifatnya yang revolusioner, IP dibubarkan oleh pemerintah kolonial pada 1913, dan para pemimpinnya diasingkan.

5. Pengaruh Kolonialisme pada Pergerakan
Kolonialisme secara paradoks turut membentuk corak pergerakan nasional. Kebijakan diskriminatif dan eksploitatif memicu perlawanan. Pendidikan Barat yang diberikan kepada sebagian pribumi, meskipun terbatas, melahirkan kaum intelektual yang sadar akan ketidakadilan dan memiliki visi untuk masa depan bangsa. Selain itu, pembangunan infrastruktur kolonial seperti jalan dan rel kereta api, meskipun untuk kepentingan penjajah, secara tidak langsung memfasilitasi komunikasi dan penyebaran ide-ide kebangsaan di antara para pejuang dari berbagai daerah. Ini menunjukkan bahwa setiap tindakan kolonialisme memiliki dua sisi mata uang.

Rangkuman: Pergerakan Nasional Indonesia adalah fase krusial di mana bangsa Indonesia bangkit melawan kolonialisme melalui organisasi modern. Dipicu oleh penderitaan akibat penjajahan dan pengaruh ideologi baru, berbagai organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij muncul dengan tujuan serta strategi yang beragam, dari kooperatif hingga radikal. Kolonialisme sendiri, melalui kebijakan dan dampaknya, secara signifikan memengaruhi dan membentuk corak perjuangan bangsa menuju kemerdekaan.

Halaman 9 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KolonialismeSistem di mana suatu negara menguasai negara lain untuk mengeksploitasi sumber daya dan penduduknya.
Pergerakan NasionalPeriode perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan dengan cara-cara modern melalui organisasi.
Politik EtisKebijakan kolonial Belanda yang bertujuan membalas budi kepada bangsa Indonesia melalui edukasi, irigasi, dan emigrasi.
NasionalismePaham kebangsaan yang menciptakan dan mempertahankan identitas nasional, kesatuan, dan kedaulatan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia" mata pelajaran Sejarah Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIPeta Konsep
Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa IndonesiaLatar Belakang Pergerakan NasionalBudi Utomo dan Kebangkitan NasionalSarekat Islam dan Pergerakan MassaIndische Partij dan Politik RadikalPengaruh Kolonialisme pada Pergerakan
Dari sub-bab Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa IndonesiaHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia pada Sejarah SMK, Fase F, elemen Sejarah Indonesia.

Modul Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia untuk Sejarah kelas XI.

Apakah modul ajar Sejarah materi Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia ini gratis?

Ya. Modul Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia untuk Sejarah kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sejarah ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pergerakan Nasional dan Pengaruh Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Sejarah SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.