Modul Ajar & RPP Teknik Sepeda Motor Kelas XI
Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Teknik Sepeda Motor |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang komponen dan fungsi utama sepeda motor serta keselamatan kerja di bengkel. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis data hasil pengukuran komponen sistem pengapian untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan solusi perbaikan yang tepat. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan sistem pengapian, berbagi tugas dan pengetahuan secara efektif. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Peserta didik mengambil inisiatif dalam melakukan perawatan dan perbaikan, serta bertanggung jawab atas keputusan teknis yang diambil.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Teknik Sepeda Motor |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis, merawat, dan memperbaiki sistem kelistrikan sepeda motor termasuk sistem pengapian, sistem penerangan, sistem starter, dan sistem pengisian, sesuai standar operasional prosedur (SOP) bengkel. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sistem pengapian pada sepeda motor berfungsi membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar untuk menghasilkan tenaga. |
| Konseptual | Prinsip dasar sistem pengapian adalah menghasilkan bunga api bertegangan tinggi pada waktu yang tepat untuk pembakaran optimal. |
| Prosedural | Langkah-langkah perawatan dan perbaikan sistem pengapian meliputi pemeriksaan visual, pengukuran komponen, dan penggantian komponen yang rusak. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya pemahaman mendalam tentang prinsip kerja sistem pengapian untuk mendiagnosis masalah secara efektif dan efisien. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan video dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen sistem pengapian konvensional dan elektronik dengan tepat.
- Dengan menggunakan alat ukur multimeter, peserta didik dapat melakukan pemeriksaan tahanan koil pengapian dan busi sesuai standar pabrikan.
- Melalui praktik langsung di bengkel, peserta didik dapat membongkar, memeriksa, dan memasang kembali sistem pengapian konvensional secara runtut.
- Setelah menganalisis hasil pengukuran, peserta didik dapat mendiagnosis kerusakan pada sistem pengapian konvensional dan elektronik berdasarkan gejala yang ada dengan akurat.
- Melalui simulasi perbaikan, peserta didik dapat melakukan perbaikan atau penggantian komponen sistem pengapian yang rusak sesuai prosedur operasional standar (SOP) bengkel.
- Dengan menerapkan K3LH, peserta didik dapat melakukan perawatan berkala sistem pengapian sepeda motor dengan aman dan efisien.
Pemahaman bermakna: Memahami prinsip kerja sistem pengapian dan mampu mengaplikasikan prosedur perawatan serta perbaikan secara benar akan meningkatkan performa dan keandalan sepeda motor.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa sepeda motor kadang sulit dihidupkan atau mesinnya tiba-tiba mati saat sedang berjalan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Fisika: Memahami prinsip elektromagnetisme pada koil pengapian dan hukum Ohm dalam pengukuran tahanan. Bahasa Indonesia: Menyusun laporan praktik dan menjelaskan prosedur perawatan secara lisan dengan jelas dan runtut. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengamati atau membantu perawatan ringan sepeda motor di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Bengkel sekolah yang dilengkapi dengan unit sepeda motor dan alat ukur yang memadai, serta akses ke sumber belajar digital yang relevan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial perawatan sistem pengapian dari platform YouTube dan simulasi interaktif untuk memahami prinsip kerja komponen. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan video dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen sistem pengapian konvensional dan elektronik dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Komponen: Guru menampilkan gambar komponen sistem pengapian satu per satu, peserta didik menebak namanya. Paling cepat dan benar dapat poin.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menggunakan alat ukur multimeter, peserta didik dapat melakukan pemeriksaan tahanan koil pengapian dan busi sesuai standar pabrikan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Fungsi Alat: Guru menunjukkan gambar multimeter, peserta didik menyebutkan fungsinya dalam pemeriksaan kelistrikan motor.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 55 menit
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis gejala dan data pengukuran untuk mendiagnosis kerusakan sistem pengapian.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Sistem pengapian adalah jantungnya sepeda motor, memastikan pembakaran bahan bakar yang efisien untuk menghasilkan tenaga.
Alat & bahan: Modul ajar, alat tulis, kalkulator
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati sistem pengapian pada sepeda motor ini.
- Baca studi kasus gejala kerusakan sistem pengapian yang diberikan guru.
- Analisis data hasil pengukuran komponen yang tersedia pada tabel.
- Diskusikan dalam kelompok untuk menentukan komponen yang rusak dan penyebabnya.
- Buatlah rekomendasi perbaikan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan minimal 3 komponen utama sistem pengapian sepeda motor!
- Apa fungsi utama busi pada sistem pengapian?
- Bagaimana cara mengetahui jika ada masalah pada sistem pengapian?
- Alat ukur apa yang biasa digunakan untuk memeriksa komponen kelistrikan?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik pembongkaran, pemeriksaan, dan pemasangan, serta penilaian diskusi kelompok dalam diagnosis masalah.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis masalah sistem pengapian.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen sistem pengapian konvensional dan elektronik | Komponen sistem pengapian | 4 JP | penalaran kritis |
| 2 | Melakukan pemeriksaan tahanan koil pengapian dan busi | Pengukuran koil dan busi | 4 JP | penalaran kritis, kemandirian |
| 3 | Membongkar, memeriksa, dan memasang sistem pengapian konvensional | Prosedur perawatan sistem pengapian konvensional | 8 JP | kolaborasi, kemandirian |
| 4 | Mendiagnosis kerusakan sistem pengapian berdasarkan gejala dan hasil pengukuran | Diagnosis kerusakan sistem pengapian | 8 JP | penalaran kritis |
Sistem pengapian adalah jantungnya sepeda motor, memastikan pembakaran bahan bakar yang efisien untuk menghasilkan tenaga. Modul ini akan membimbing Anda memahami berbagai jenis sistem pengapian, mulai dari konvensional hingga elektronik, serta cara melakukan perawatan dan perbaikan yang tepat. Dengan menguasai materi ini, Anda akan mampu mendiagnosis dan mengatasi berbagai masalah pengapian yang sering terjadi pada sepeda motor.
1. Jenis Sistem Pengapian Sepeda Motor
Sistem pengapian pada sepeda motor secara umum dibagi menjadi dua jenis: konvensional (platina) dan elektronik (CDI/TCI/ECU). Sistem konvensional menggunakan platina sebagai pemutus arus primer koil untuk menghasilkan tegangan tinggi, sedangkan sistem elektronik menggunakan komponen semikonduktor seperti CDI (Capacitor Discharge Ignition) atau TCI (Transistor Controlled Ignition) untuk mengontrol waktu pengapian. Sistem elektronik lebih presisi, efisien, dan minim perawatan dibandingkan konvensional.
2. Komponen Sistem Pengapian Konvensional
Sistem pengapian konvensional terdiri dari beberapa komponen utama: baterai sebagai sumber daya, kunci kontak untuk menghubungkan/memutuskan arus, koil pengapian (primer dan sekunder) untuk menaikkan tegangan, platina sebagai pemutus arus, kondensor untuk mencegah loncatan bunga api pada platina, busi untuk melontarkan bunga api, dan kabel tegangan tinggi. Setiap komponen memiliki peran krusial dalam siklus pengapian.
3. Komponen Sistem Pengapian Elektronik (CDI)
Pada sistem pengapian elektronik jenis CDI, komponen utamanya meliputi: baterai, kunci kontak, koil pengapian, busi, pulser (sensor posisi poros engkol), dan unit CDI (Capacitor Discharge Ignition). CDI berfungsi sebagai otak pengapian yang mengatur waktu pengapian berdasarkan sinyal dari pulser. Keunggulan CDI adalah tidak adanya komponen bergerak seperti platina, sehingga lebih awet dan stabil.
4. Prinsip Kerja Sistem Pengapian
Prinsip kerja sistem pengapian adalah mengubah tegangan rendah (12V) dari baterai menjadi tegangan tinggi (ribuan volt) yang cukup untuk melompati celah busi dan membakar campuran udara-bahan bakar. Pada sistem konvensional, proses ini terjadi saat platina membuka dan menutup. Pada sistem elektronik, unit CDI akan melepaskan muatan kapasitor ke koil primer, menyebabkan induksi tegangan tinggi pada koil sekunder.
5. Pemeriksaan Koil Pengapian
Pemeriksaan koil pengapian meliputi pengukuran tahanan kumparan primer dan sekunder menggunakan multimeter. Tahanan kumparan primer biasanya berkisar 0.5-2 ohm, sedangkan tahanan kumparan sekunder berkisar 5.000-15.000 ohm. Nilai yang tidak sesuai standar menunjukkan adanya kerusakan pada koil, seperti putus atau hubung singkat. Kondisi fisik koil juga perlu diperiksa dari retakan atau kebocoran.
6. Pemeriksaan Busi
Pemeriksaan busi melibatkan pengecekan kondisi fisik elektroda (warna, keausan), celah busi, dan tahanan busi. Warna elektroda yang ideal adalah coklat kemerahan. Celah busi harus sesuai standar pabrikan (umumnya 0.6-0.7 mm) dan dapat diukur dengan feeler gauge. Tahanan busi (jika ada resistor) juga dapat diukur untuk memastikan tidak ada hambatan berlebih. Busi yang kotor atau aus perlu dibersihkan atau diganti.
7. Pemeriksaan Platina dan Kondensor (Konvensional)
Pada sistem konvensional, platina dan kondensor adalah komponen vital. Platina harus diperiksa dari keausan atau terbakar, serta celahnya harus disetel dengan tepat. Kondensor berfungsi menyerap loncatan bunga api pada platina dan mempercepat pemutusan arus. Kondensor yang rusak dapat menyebabkan platina cepat aus dan pengapian tidak stabil. Pemeriksaan kondensor dapat dilakukan dengan multimeter atau penggantian langsung.
8. Pemeriksaan Pulser dan CDI (Elektronik)
Pada sistem elektronik, pulser berfungsi mengirimkan sinyal posisi poros engkol ke CDI. Pemeriksaan pulser meliputi pengukuran tahanan kumparan dan pengecekan tegangan output saat mesin berputar. Unit CDI jarang diperbaiki dan umumnya diganti jika terindikasi rusak. Diagnosis kerusakan CDI biasanya dilakukan dengan eliminasi atau penggantian dengan unit yang berfungsi baik, setelah memastikan komponen lain normal.
Rangkuman: Sistem pengapian penting untuk performa motor. Ada konvensional (platina) dan elektronik (CDI). Setiap komponen memiliki fungsi vital, dari baterai hingga busi. Perawatan dan perbaikan meliputi pemeriksaan tahanan koil, kondisi busi, celah platina, dan fungsi komponen elektronik. Diagnosis yang tepat berdasarkan gejala dan hasil pengukuran sangat penting untuk menjaga mesin tetap prima dan efisien.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Koil Pengapian | Komponen yang berfungsi menaikkan tegangan rendah menjadi tegangan tinggi. |
| Busi | Komponen yang melontarkan bunga api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar. |
| Platina | Kontak pemutus arus primer koil pada sistem pengapian konvensional. |
| Kondensor | Komponen yang menyerap loncatan bunga api pada platina. |
| CDI | Capacitor Discharge Ignition, unit pengontrol pengapian elektronik. |
| Pulser | Sensor yang mendeteksi posisi poros engkol untuk waktu pengapian. |
| Multimeter | Alat ukur listrik untuk mengukur tegangan, arus, dan tahanan. |
| Feeler Gauge | Alat ukur celah tipis, seperti celah busi atau platina. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor" mata pelajaran Teknik Sepeda Motor Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Teknik Sepeda Motor Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Perawatan dan Perbaikan Engine Sepeda MotorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerawatan dan Perbaikan Sasis Sepeda MotorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerawatan dan Perbaikan Sistem Pemindah Tenaga Sepeda MotorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerawatan dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Sepeda MotorModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor Listrik dan HybridBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerawatan dan Perbaikan Engine Management System Sepeda MotorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengelolaan Bengkel Sepeda MotorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Teknik Sepeda Motor lain yang sudah tersedia
1. Perawatan dan Perbaikan Engine Sepeda MotorTeknik sepeda motor Kelas XI SMK1. Perawatan Dan Perbaikan Engne Sepeda Motor.Teknik Sepeda Motor Kelas XI SMKPERAWATAN CVT SEPEDA MOTORTeknik Sepeda Motor Kelas XI SMKSASIS SEPEDA MOTORTEKNIK SEPEDA MOTOR Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Teknik Sepeda Motor Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Teknik Sepeda Motor kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor pada Teknik Sepeda Motor SMK, Fase F, elemen Teknik Sepeda Motor.
Modul Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor untuk Teknik Sepeda Motor kelas XI.
Apakah modul ajar Teknik Sepeda Motor materi Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor ini gratis?
Ya. Modul Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Teknik Sepeda Motor kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Teknik Sepeda Motor kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor dapat Anda sesuaikan dengan murid Teknik Sepeda Motor kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Teknik Sepeda Motor kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor untuk Teknik Sepeda Motor kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Teknik Sepeda Motor kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Teknik Sepeda Motor kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Teknik Sepeda Motor ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Perawatan dan Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.