SMPKelas VIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VII
Berkelana di Dunia Imajinasi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Modul ini mengajak kita berkelana di dunia imajinasi melalui puisi rakyat dan teks naratif. Kita belajar mengidentifikasi ciri dan struktur pantun, syair, dan gurindam, serta unsur intrinsik cerita fantasi seperti tokoh, latar, dan alur. Pemahaman ini penting untuk mengapresiasi karya sastra dan mengembangkan kemampuan berekspresi kreatif dalam menulis puisi rakyat dan kerangka cerita fantasi sendiri.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berkelana di Dunia Imajinasi
Bahasa Indonesia · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berkelana di Dunia Imajinasi
Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasD / VII
Materi PokokBerkelana di Dunia Imajinasi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis teks sederhana dan mampu mengidentifikasi ide pokok dalam bacaan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis struktur dan ciri kebahasaan puisi rakyat serta teks naratif untuk memahami informasi yang disajikan.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan puisi rakyat dan teks naratif sederhana dengan ide-ide baru yang belum pernah ada sebelumnya.
  3. Komunikasi — elemen: Menyampaikan gagasan dan informasi
    Peserta didik mempresentasikan hasil karya puisi rakyat dan teks naratif mereka di depan kelas dengan bahasa yang jelas dan lugas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis dan Membaca
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menyajikan gagasan, pikiran, dan perasaan dalam bentuk teks naratif dan puisi rakyat dengan struktur yang runtut dan kaidah kebahasaan yang tepat, serta mampu memahami informasi tersurat dan tersirat dari berbagai jenis teks.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPuisi rakyat seperti pantun dan syair, serta cerita fantasi adalah bentuk karya sastra yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia.
KonseptualPuisi rakyat memiliki aturan bait dan rima, sedangkan teks naratif memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik yang membangun cerita.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi unsur-unsur pembangun puisi rakyat dan teks naratif, lalu menulis karya serupa secara mandiri.
MetakognitifPeserta didik menyadari bagaimana memahami struktur teks membantu mereka menghasilkan tulisan yang lebih baik dan terstruktur.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis contoh teks, peserta didik dapat merumuskan perbedaan antara puisi rakyat dan puisi modern secara runtut.
  3. Melalui pengamatan gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik (tokoh, latar, alur) dalam teks naratif dengan benar.
  4. Setelah membaca cerita fantasi, peserta didik dapat menuliskan kembali ide pokok dan pesan moral dari teks naratif secara jelas.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat satu contoh puisi rakyat (pantun/syair) sesuai kaidah kebahasaan yang ditentukan.
  6. Melalui latihan menulis, peserta didik dapat menyusun kerangka cerita fantasi sederhana dengan alur yang logis.
Halaman 2 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami struktur dan kaidah kebahasaan puisi rakyat serta teks naratif membantu kita mengapresiasi karya sastra dan mengembangkan kemampuan berekspresi secara kreatif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah cerita atau puisi bisa membawa kita berkelana ke dunia yang tidak nyata?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mengidentifikasi nilai-nilai budaya dan pesan moral dalam puisi rakyat dan cerita fantasi.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Menghubungkan latar cerita fantasi dengan kondisi geografis atau sejarah suatu daerah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendiskusikan cerita rakyat atau pantun yang mereka ketahui di rumah, memperkaya khazanah peserta didik.
Lingkungan PembelajaranSudut baca kelas dilengkapi dengan buku-buku cerita fantasi dan kumpulan puisi rakyat untuk menginspirasi peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan aplikasi pengolah kata atau situs web penyedia kamus rima daring untuk membantu dalam proses penulisan puisi.
Halaman 3 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Berbisik: Guru membisikkan satu kata kunci puisi rakyat ke siswa pertama, lalu siswa membisikkan ke teman di sebelahnya sampai terakhir. Kata terakhir diucapkan lantang.
  1. Salam, doa, presensi, dan memeriksa kesiapan belajar peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Pernahkah kalian mendengar pantun atau syair? Di mana biasanya kalian mendengarnya?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Penyampaian tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri dan struktur puisi rakyat, serta menjelaskan proses belajarnya melalui diskusi kelompok dan analisis teks.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa contoh pantun, syair, dan gurindam di layar, lalu meminta peserta didik untuk membaca dan mengamati perbedaannya.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan yang muncul setelah membaca contoh puisi rakyat, misalnya 'Apa bedanya pantun dengan syair?' atau 'Bagaimana cara mengenali jenis puisi rakyat?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, kemudian setiap kelompok mencari informasi mengenai ciri-ciri dan struktur pantun, syair, dan gurindam dari buku teks atau sumber lain yang disediakan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mengisi tabel perbandingan yang telah disediakan guru, mencatat ciri-ciri spesifik seperti jumlah baris, rima, dan isi untuk masing-masing jenis puisi rakyat.
  2. Pembuktian: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan.
  3. Menarik kesimpulan: Bersama-sama, peserta didik dan guru menyimpulkan ciri-ciri umum dan struktur khas dari pantun, syair, dan gurindam.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Presentasi: Setiap kelompok secara singkat menyampaikan satu temuan paling menarik dari hasil diskusi mereka tentang puisi rakyat.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengapresiasi partisipasi dan memberikan koreksi jika ada pemahaman yang kurang tepat.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya mengenal puisi rakyat sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru merangkum poin-poin penting yang telah dipelajari tentang puisi rakyat.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan proses belajar hari ini, menanyakan perasaan mereka, dan memberikan apresiasi atas kerja keras dan antusiasme mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas singkat untuk mencari satu contoh puisi rakyat di lingkungan sekitar dan menutup pelajaran dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui pengamatan gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik (tokoh, latar, alur) dalam teks naratif dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Cerita Berantai Kata: Guru memulai dengan satu kata (misal: 'Hutan'). Siswa berikutnya menambahkan satu kata yang berhubungan, membentuk kalimat pendek hingga menjadi cerita lucu.
  1. Salam, doa, presensi, dan mengecek kesiapan belajar peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan, 'Apa cerita fantasi favorit kalian? Mengapa kalian menyukainya?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik dan materi sebelumnya.
  3. Penyampaian tujuan pembelajaran yaitu mengidentifikasi unsur intrinsik teks naratif, dan menjelaskan bahwa mereka akan bekerja dalam kelompok untuk menganalisis cerita.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah gambar yang memicu imajinasi (misalnya, gambar hutan ajaib dengan makhluk aneh) dan meminta peserta didik membayangkan cerita yang bisa terjadi di sana, lalu bertanya, 'Apa saja yang membuat sebuah cerita menjadi menarik?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan sebuah teks cerita fantasi pendek. Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi panduan untuk menganalisis cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok membaca teks cerita fantasi dengan saksama dan berdiskusi untuk mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik: tokoh (siapa saja, sifatnya), latar (di mana, kapan), dan alur (peristiwa awal, konflik, penyelesaian). Mereka mencatat temuan di LKPD.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat tentang hasil analisis mereka, bisa dalam bentuk peta pikiran atau poin-poin penting yang ditulis di kertas plano.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis unsur intrinsik cerita fantasi mereka. Kelompok lain memberikan pertanyaan dan masukan kritis.
  2. Umpan balik: Guru memfasilitasi diskusi, memberikan umpan balik tentang ketepatan identifikasi unsur intrinsik, dan mengapresiasi upaya setiap kelompok.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya unsur intrinsik dalam membangun sebuah cerita yang utuh dan menarik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan unsur-unsur intrinsik yang wajib ada dalam sebuah teks naratif.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan memberikan apresiasi atas kolaborasi yang baik dalam kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk membaca satu cerita fantasi lain di rumah dan mencoba mengidentifikasi unsur intrinsiknya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajah Ciri Puisi RakyatNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) dengan tepat.

Alat & bahan: Teks puisi rakyat (terlampir), alat tulis, buku catatan.

Langkah kerja:

  1. Tentukan sampiran, isi, dan pola rima teks pantun berikut, lalu buatlah satu pantun nasihat.
    PantunBuah cempedak di luar pagar,Ambil galah tolong jolokkan.Saya budak baru belajar,Kalau salah tolong tunjukkan.
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Perhatikan gambar di bawah ini, lalu diskusikan dengan teman kelompokmu tentang apa yang kalian lihat dan rasakan saat membacanya.
  3. Bacalah teks puisi rakyat yang diberikan guru (Pantun, Syair, Gurindam) secara saksama.
  4. Identifikasi ciri-ciri khas dari setiap jenis puisi rakyat, seperti jumlah baris, rima, dan isi.
  5. Isilah tabel perbandingan di bawah ini dengan informasi yang telah kalian temukan.
  6. Bersiaplah untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok kalian di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang pantun?
  2. Pernahkah kamu membaca cerita fantasi?
  3. Bisakah kamu menyebutkan satu judul cerita yang kamu ingat?
  4. Menurutmu, apa yang membuat sebuah cerita menjadi menarik?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan penyelesaian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya puisi rakyat dan kerangka cerita fantasi yang dibuat peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur puisi rakyat (pantun, syair, gurindam)Puisi Rakyat2 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik (tokoh, latar, alur) dalam teks naratifTeks Naratif2 JPPenalaran Kritis
3Membuat satu contoh puisi rakyat dan kerangka cerita fantasiKarya Kreatif2 JPKreativitas, Komunikasi
Halaman 8 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dunia imajinasi adalah tempat tanpa batas di mana pikiran kita bisa berkelana, menciptakan berbagai kisah dan bentuk ekspresi. Dalam modul ini, kita akan menjelajahi dua bentuk karya sastra yang kaya akan imajinasi: puisi rakyat dan teks naratif, khususnya cerita fantasi. Mari kita selami keindahan kata dan kekuatan cerita yang mampu membawa kita ke alam lain.

1. Mengenal Puisi Rakyat
Puisi rakyat adalah jenis puisi lama yang terikat aturan tertentu, mencerminkan nilai-nilai dan kearifan lokal masyarakat. Contoh utama puisi rakyat adalah pantun, syair, dan gurindam. Pantun memiliki empat baris dengan pola rima a-b-a-b, baris pertama dan kedua sampiran, baris ketiga dan keempat isi. Syair memiliki empat baris dengan pola rima a-a-a-a, semua baris merupakan isi. Gurindam terdiri dari dua baris, baris pertama adalah syarat dan baris kedua adalah akibatnya. Puisi rakyat seringkali mengandung nasihat, perumpamaan, atau ungkapan perasaan yang mendalam.

2. Ciri-Ciri Puisi Rakyat
Ciri-ciri umum puisi rakyat meliputi penggunaan bahasa Melayu klasik, anonim (nama pengarang tidak diketahui), dan disampaikan secara lisan dari generasi ke generasi. Setiap jenis puisi rakyat memiliki ciri khusus. Pantun memiliki sampiran dan isi, syair seluruhnya isi, dan gurindam berisi nasihat atau filosofi hidup. Pola rima yang teratur adalah salah satu daya tarik utama puisi rakyat, membuatnya mudah diingat dan dilafalkan. Penggunaan bahasa kiasan dan peribahasa juga sering ditemukan dalam puisi rakyat.

3. Identifikasi Unsur Teks Naratif
Teks naratif adalah jenis teks yang menceritakan suatu rangkaian peristiwa secara kronologis. Dalam konteks ini, kita akan fokus pada cerita fantasi. Unsur-unsur intrinsik yang membangun sebuah teks naratif antara lain: tokoh (pelaku dalam cerita), latar (tempat, waktu, dan suasana kejadian), alur (urutan peristiwa dari awal hingga akhir), tema (gagasan utama cerita), sudut pandang (posisi pencerita), dan amanat (pesan moral). Memahami unsur-unsur ini membantu kita menganalisis dan menghargai sebuah cerita.

4. Mengenal Cerita Fantasi
Cerita fantasi adalah jenis teks naratif yang menyajikan kisah-kisah di luar dunia nyata, melibatkan unsur-unsur magis, makhluk khayalan, atau peristiwa yang tidak mungkin terjadi di kehidupan sehari-hari. Ciri khas cerita fantasi adalah adanya keajaiban, keanehan, atau kemisteriusan. Tokoh-tokohnya bisa memiliki kekuatan super atau hidup di dunia imajiner. Latar cerita fantasi seringkali adalah tempat-tempat yang tidak ada di dunia nyata, seperti negeri dongeng atau dimensi lain. Alurnya penuh dengan petualangan dan konflik yang tidak biasa.

5. Struktur Teks Naratif (Cerita Fantasi)
Struktur umum teks naratif meliputi orientasi (pengenalan tokoh, latar, dan konflik awal), komplikasi (munculnya masalah dan konflik yang memuncak), resolusi (penyelesaian masalah), dan koda (pesan moral atau akhir cerita, seringkali opsional). Dalam cerita fantasi, orientasi memperkenalkan dunia imajiner, komplikasi melibatkan pertarungan dengan kekuatan jahat atau pencarian benda magis, dan resolusi seringkali menghadirkan kemenangan kebaikan atau penyelesaian misi.

6. Menulis Puisi Rakyat Sederhana
Menulis puisi rakyat memerlukan kreativitas dalam memilih kata dan mematuhi kaidah rima serta jumlah baris. Untuk pantun, perhatikan keselarasan sampiran dengan isi, meskipun tidak harus berhubungan langsung. Untuk syair, pastikan setiap baris mengandung makna yang berkesinambungan. Untuk gurindam, rumuskan satu nasihat atau pernyataan yang diikuti akibatnya. Mulailah dengan menentukan tema atau pesan yang ingin disampaikan, lalu kembangkan menjadi baris-baris yang berima indah.

7. Menyusun Kerangka Cerita Fantasi
Sebelum menulis cerita fantasi, penting untuk membuat kerangka agar cerita terstruktur. Mulai dengan menentukan ide utama atau tema. Kemudian, buat daftar tokoh utama dan pendukung, lengkap dengan sifat dan peran mereka. Tentukan latar tempat dan waktu yang unik. Susun alur cerita dari orientasi, komplikasi, hingga resolusi, dengan mencatat poin-poin penting di setiap tahap. Jangan lupa tambahkan unsur keajaiban atau sihir yang menjadi ciri khas fantasi. Kerangka ini akan menjadi panduan saat menulis cerita lengkapnya.

Rangkuman: Modul ini mengajak kita berkelana di dunia imajinasi melalui puisi rakyat dan teks naratif. Kita belajar mengidentifikasi ciri dan struktur pantun, syair, dan gurindam, serta unsur intrinsik cerita fantasi seperti tokoh, latar, dan alur. Pemahaman ini penting untuk mengapresiasi karya sastra dan mengembangkan kemampuan berekspresi kreatif dalam menulis puisi rakyat dan kerangka cerita fantasi sendiri.

Halaman 9 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PantunPuisi lama empat baris bersajak a-b-a-b, terdiri dari sampiran dan isi.
SyairPuisi lama empat baris bersajak a-a-a-a, semua baris merupakan isi.
GurindamPuisi lama dua baris berisi nasihat atau filosofi, baris kedua akibat dari baris pertama.
Teks NaratifTeks yang menceritakan suatu rangkaian peristiwa secara kronologis.
Cerita FantasiTeks naratif yang mengandung unsur-unsur imajinatif dan tidak nyata.
Unsur IntrinsikUnsur-unsur yang membangun cerita dari dalam, seperti tokoh, latar, alur, tema.
AlurUrutan peristiwa dalam sebuah cerita.
RimaPersamaan bunyi pada akhir baris puisi.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berkelana di Dunia Imajinasi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Berkelana di Dunia Imajinasi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Berkelana di Dunia Imajinasi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIPeta Konsep
Berkelana di Dunia ImajinasiMengenal Puisi RakyatCiri-Ciri Puisi RakyatIdentifikasi Unsur Teks NaratifMengenal Cerita FantasiStruktur Teks Naratif (Cerita Fantasi)
Dari sub-bab Berkelana di Dunia ImajinasiHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Berkelana di Dunia Imajinasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berkelana di Dunia Imajinasi pada Bahasa Indonesia SMP, Fase D, elemen Menulis dan Membaca.

Modul Berkelana di Dunia Imajinasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Berkelana di Dunia Imajinasi ini gratis?

Ya. Modul Berkelana di Dunia Imajinasi untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Berkelana di Dunia Imajinasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Berkelana di Dunia Imajinasi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berkelana di Dunia Imajinasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Berkelana di Dunia Imajinasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berkelana di Dunia Imajinasi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berkelana di Dunia Imajinasi untuk Bahasa Indonesia kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Berkelana di Dunia Imajinasi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berkelana di Dunia Imajinasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Berkelana di Dunia Imajinasi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.