SMP · Kelas VIII · Fase D

Modul Ajar & RPP Bahasa Sunda Kelas VIII
Guguritan

Modul ajar (RPP) Bahasa Sunda SMP kelas VIII materi Guguritan, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.

Sampul modul ajar Bahasa Sunda kelas VIII materi Guguritan — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Guguritan adalah puisi Sunda terikat oleh pupuh, dengan pupuh Kinanti memiliki 6 baris per bait, serta aturan guru wilangan dan guru lagu yang spesifik (8u, 8i, 8a, 8i, 8a, 8i). Memahami kaidah ini penting untuk mengidentifikasi dan menulis guguritan yang benar, sekaligus melestarikan kekayaan sastra Sunda.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Guguritan
Bahasa Sunda · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Guguritan
Bahasa Sunda · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Sunda
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokGuguritan
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa jenis karya sastra Sunda sederhana dan memiliki dasar kemampuan menulis dalam bahasa Sunda.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai jenis teks sastra Sunda, termasuk guguritan, dengan memperhatikan kaidah kebahasaan dan struktur yang tepat, serta mampu mengekspresikan ide dan perasaannya secara kreatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualGuguritan adalah salah satu bentuk puisi Sunda terikat yang memiliki aturan pupuh tertentu.
KonseptualGuguritan memiliki konsep pupuh, guru lagu, guru wilangan, dan padalisan yang menjadi ciri khasnya.
ProseduralProsedur menulis guguritan melibatkan pemilihan pupuh, penentuan tema, penyusunan larik sesuai guru lagu dan guru wilangan, serta penulisan bait demi bait.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa memahami struktur dan kaidah guguritan akan membantu mereka mengekspresikan gagasan secara estetik dan melestarikan budaya Sunda.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus contoh guguritan, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis struktur pupuh Kinanti (guru lagu dan guru wilangan) dalam contoh guguritan secara runtut.
  3. Melalui bimbingan guru dan LKPD, peserta didik dapat merancang kerangka guguritan pupuh Kinanti dengan tema bebas secara kreatif.
  4. Dengan praktik menulis terbimbing, peserta didik dapat menulis guguritan pupuh Kinanti minimal tiga bait sesuai kaidah guru lagu dan guru wilangan.
  5. Setelah menyelesaikan proyek menulis, peserta didik dapat menyajikan hasil guguritan pupuh Kinanti di depan kelas dengan percaya diri.
Halaman 2 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kaidah guguritan tidak hanya membantu dalam menulis puisi, tetapi juga melatih ketelitian, kreativitas, dan apresiasi terhadap kekayaan sastra Sunda sebagai bagian dari identitas budaya.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengekspresikan perasaan atau cerita dalam bentuk puisi Sunda yang memiliki melodi dan aturan ketat?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Memahami nilai estetika dan seni dalam penyusunan guguritan sebagai salah satu bentuk ekspresi seni.
Sejarah: Mengenal sejarah perkembangan sastra Sunda dan peran guguritan dalam konteks budaya Sunda.
Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur puisi terikat dalam bahasa Sunda (guguritan) dengan puisi terikat dalam bahasa Indonesia.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak untuk berbagi pengalaman atau contoh guguritan tradisional Sunda.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan pojok baca dengan buku-buku sastra Sunda.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi penulisan digital atau platform berbagi karya sastra untuk mempublikasikan guguritan peserta didik.
Halaman 3 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus contoh guguritan, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video pendek pembacaan guguritan pupuh Kinanti dan bertanya, 'Apa yang kalian rasakan saat mendengarkan puisi ini? Apakah berbeda dengan puisi biasa?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita mengekspresikan perasaan atau cerita dalam bentuk puisi Sunda yang memiliki melodi dan aturan ketat?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan sebuah contoh guguritan pupuh Kinanti (teks dan audio) dan meminta peserta didik mengamati serta mencatat hal-hal yang menarik atau berbeda dari puisi pada umumnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan diberikan LKPD berisi teks guguritan pupuh Kinanti.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan dan mengidentifikasi ciri-ciri khusus guguritan tersebut, seperti jumlah baris, suku kata per baris, dan bunyi vokal akhir baris.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan terkait hasil presentasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap hasil identifikasi peserta didik, meluruskan jika ada kekeliruan, dan menyimpulkan ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti secara tepat.
  2. Guru mengapresiasi partisipasi aktif setiap kelompok dalam diskusi dan presentasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan kerja sama peserta didik, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis struktur pupuh Kinanti (guru lagu dan guru wilangan) dalam contoh guguritan secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan presensi.
  2. Guru mengulang kembali sedikit tentang ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti yang telah dipelajari sebelumnya dan bertanya, 'Apakah kalian tahu mengapa guguritan itu memiliki pola bunyi dan jumlah suku kata yang tetap?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis struktur pupuh Kinanti (guru lagu dan guru wilangan) dan mengingatkan peserta didik untuk belajar dengan kesadaran penuh.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan contoh guguritan pupuh Kinanti yang sudah diberi penanda suku kata dan bunyi vokal akhir pada setiap barisnya.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok mengamati contoh tersebut dan mencoba menemukan pola atau aturan yang mendasari jumlah suku kata dan bunyi vokal akhir di setiap barisnya.
  3. Pengumpulan data: Setiap kelompok diberikan lembar kerja yang berisi beberapa contoh guguritan pupuh Kinanti dan diminta untuk menghitung guru wilangan (jumlah suku kata) serta menentukan guru lagu (bunyi vokal akhir) pada setiap barisnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk membandingkan hasil perhitungan dan penentuan guru lagu/wilangan dari setiap contoh guguritan.
  2. Pembuktian: Kelompok mencoba merumuskan aturan guru lagu dan guru wilangan untuk pupuh Kinanti berdasarkan data yang telah diolah.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan rumusan guru lagu dan guru wilangan pupuh Kinanti yang mereka temukan.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, serta menyimpulkan secara tepat kaidah guru lagu dan guru wilangan pupuh Kinanti.
  3. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas ketelitian dan kerja keras mereka dalam menemukan pola.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum kaidah guru lagu dan guru wilangan pupuh Kinanti.
  2. Guru memberikan apresiasi atas antusiasme dan kerja sama peserta didik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari tema guguritan yang menarik untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan praktik menulis terbimbing, peserta didik dapat menulis guguritan pupuh Kinanti minimal tiga bait sesuai kaidah guru lagu dan guru wilangan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan presensi.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang kaidah guguritan pupuh Kinanti dan bertanya, 'Setelah memahami aturannya, apakah kalian siap untuk menciptakan guguritan sendiri?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menulis dan menyajikan guguritan pupuh Kinanti, menekankan pentingnya kesadaran dalam proses kreatif ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajak peserta didik untuk memikirkan tema yang relevan dengan kehidupan mereka atau lingkungan sekitar untuk dijadikan guguritan.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok merencanakan kerangka guguritan pupuh Kinanti (minimal 3 bait) dengan menentukan tema, ide pokok setiap bait, dan kata kunci yang akan digunakan, dengan bimbingan dari guru.
  3. Menyusun jadwal: Peserta didik membuat jadwal singkat kapan mereka akan menyelesaikan kerangka dan draf pertama guguritan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai menulis draf pertama guguritan pupuh Kinanti sesuai kerangka dan kaidah guru lagu/wilangan, dengan guru berkeliling memberikan bimbingan dan masukan individual.
  2. Menguji hasil: Setiap kelompok saling memeriksa draf guguritan anggota kelompoknya untuk memastikan kesesuaian dengan kaidah pupuh Kinanti dan memberikan saran perbaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil guguritan pupuh Kinanti yang telah mereka revisi di depan kelas.
  2. Guru dan peserta didik lainnya memberikan umpan balik konstruktif terhadap karya yang disajikan, baik dari segi kesesuaian kaidah maupun kreativitas isi.
  3. Guru memberikan penguatan dan apresiasi terhadap karya-karya peserta didik, mendorong mereka untuk terus berkarya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan proses pembelajaran dan pentingnya melestarikan sastra Sunda melalui guguritan.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi atas usaha dan kreativitas peserta didik, menciptakan suasana yang sangat menggembirakan dan memotivasi.
  3. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyimpan karya mereka sebagai portofolio dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Detektif Pupuh Kinanti!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis ciri-ciri serta struktur guguritan pupuh Kinanti.

Alat & bahan: Teks guguritan, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Amati dengan saksama guguritan pupuh Kinanti yang disajikan guru.
    GuguritanGuru LaguGuru WilanganJumlah BarisCiri Lain
  2. Diskusikan dalam kelompok, tuliskan ciri-ciri umum yang kalian temukan pada guguritan tersebut (misalnya jumlah baris per bait).
  3. Hitunglah jumlah suku kata (guru wilangan) pada setiap baris guguritan.
  4. Tentukan bunyi vokal akhir (guru lagu) pada setiap baris guguritan.
  5. Rumuskanlah kaidah guru lagu dan guru wilangan pupuh Kinanti berdasarkan hasil temuan kelompokmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang puisi tradisional Sunda?
  2. Pernahkah kalian mendengar atau membaca guguritan?
  3. Menurut kalian, apakah puisi Sunda memiliki aturan tertentu?
  4. Apa saja unsur-unsur yang biasanya ada dalam sebuah puisi?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan saat merancang kerangka guguritan.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya guguritan pupuh Kinanti yang ditulis peserta didik berdasarkan rubrik penulisan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri guguritan pupuh KinantiCiri-ciri guguritan, jenis-jenis pupuh2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis struktur pupuh Kinanti (guru lagu dan guru wilangan)Guru lagu dan guru wilangan pupuh Kinanti2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Menulis dan menyajikan guguritan pupuh KinantiProses penulisan guguritan, presentasi karya2 JPKreativitas, Komunikasi
Halaman 9 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Guguritan adalah salah satu bentuk puisi tradisional Sunda yang terikat oleh aturan-aturan tertentu yang disebut pupuh. Mempelajari guguritan tidak hanya tentang menghafal aturan, tetapi juga tentang memahami kekayaan sastra dan budaya Sunda, serta melatih kreativitas dalam merangkai kata-kata indah yang bermakna.

1. Apa Itu Guguritan?
Guguritan adalah karya sastra Sunda berbentuk puisi yang terikat oleh aturan pupuh. Dalam bahasa Sunda, pupuh adalah bentuk puisi tradisional yang memiliki aturan khusus mengenai jumlah baris (padalisan), jumlah suku kata per baris (guru wilangan), dan bunyi vokal akhir setiap baris (guru lagu). Ada 17 jenis pupuh yang masing-masing memiliki karakter dan suasana yang berbeda, seperti pupuh Kinanti yang cocok untuk menceritakan rasa sayang atau nasihat.

2. Ciri-ciri Guguritan Pupuh Kinanti
Pupuh Kinanti memiliki ciri khas yang membedakannya dari pupuh lain. Ciri-ciri ini meliputi jumlah padalisan (baris) dalam satu bait, guru wilangan (jumlah suku kata) pada setiap padalisan, dan guru lagu (bunyi vokal akhir) pada setiap padalisan. Dengan memahami ciri-ciri ini, kita dapat mengidentifikasi apakah sebuah guguritan termasuk pupuh Kinanti atau bukan, serta dapat menyusun guguritan yang sesuai kaidah.

3. Struktur Pupuh Kinanti: Guru Lagu dan Guru Wilangan
Pupuh Kinanti terdiri dari 6 padalisan (baris) dalam setiap baitnya. Aturan guru wilangan dan guru lagu pupuh Kinanti adalah sebagai berikut: padalisan ke-1 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'u' (8u); padalisan ke-2 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'i' (8i); padalisan ke-3 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'a' (8a); padalisan ke-4 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'i' (8i); padalisan ke-5 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'a' (8a); dan padalisan ke-6 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'i' (8i). Memahami struktur ini sangat penting untuk menulis guguritan yang benar.

4. Langkah-langkah Menulis Guguritan Pupuh Kinanti
Menulis guguritan memerlukan beberapa langkah sistematis. Pertama, tentukan tema yang ingin disampaikan. Kedua, pilih pupuh yang sesuai, dalam hal ini pupuh Kinanti. Ketiga, buat kerangka atau ide pokok untuk setiap bait. Keempat, susun kata-kata menjadi baris-baris sesuai dengan guru wilangan dan guru lagu pupuh Kinanti. Kelima, periksa kembali apakah setiap baris sudah memenuhi kaidah yang ditentukan. Latihan dan ketelitian akan membantu menghasilkan guguritan yang indah dan bermakna.

Rangkuman: Guguritan adalah puisi Sunda terikat oleh pupuh, dengan pupuh Kinanti memiliki 6 baris per bait, serta aturan guru wilangan dan guru lagu yang spesifik (8u, 8i, 8a, 8i, 8a, 8i). Memahami kaidah ini penting untuk mengidentifikasi dan menulis guguritan yang benar, sekaligus melestarikan kekayaan sastra Sunda.

Halaman 10 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
GuguritanPuisi tradisional Sunda yang terikat aturan pupuh.
PupuhAturan dalam puisi Sunda yang meliputi jumlah baris, suku kata, dan bunyi vokal akhir.
Guru laguBunyi vokal akhir pada setiap baris guguritan.
Guru wilanganJumlah suku kata pada setiap baris guguritan.
PadalisanBaris dalam satu bait guguritan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Guguritan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Guguritan" mata pelajaran Bahasa Sunda Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Guguritan — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Guguritan ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas VIIIPeta Konsep
GuguritanApa Itu Guguritan?Ciri-ciri Guguritan Pupuh KinantiStruktur Pupuh Kinanti: Guru Lagu dan Guru WilanganLangkah-langkah Menulis Guguritan Pupuh Kinanti
Dari sub-bab GuguritanHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Sunda kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Guguritan pada Bahasa Sunda SMP, Fase D, elemen Menulis.

Modul Guguritan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Guguritan untuk Bahasa Sunda kelas VIII.

Apakah modul ajar Bahasa Sunda materi Guguritan ini gratis?

Ya. Modul Guguritan untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Guguritan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Sunda kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Sunda kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Guguritan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Guguritan dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Sunda kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Sunda kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Guguritan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Guguritan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Guguritan untuk Bahasa Sunda kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Guguritan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Sunda kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Guguritan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Sunda kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Sunda ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Guguritan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Bahasa Sunda SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.