Modul Ajar & RPP Bahasa Sunda Kelas VIII
Guguritan
Modul ajar (RPP) Bahasa Sunda SMP kelas VIII materi Guguritan, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Guguritan yang Anda cari? Materi Bahasa Sunda Kelas VIII lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Sunda |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Guguritan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa jenis karya sastra Sunda sederhana dan memiliki dasar kemampuan menulis dalam bahasa Sunda.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks sastra Sunda, termasuk guguritan, dengan memperhatikan kaidah kebahasaan dan struktur yang tepat, serta mampu mengekspresikan ide dan perasaannya secara kreatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Guguritan adalah salah satu bentuk puisi Sunda terikat yang memiliki aturan pupuh tertentu. |
| Konseptual | Guguritan memiliki konsep pupuh, guru lagu, guru wilangan, dan padalisan yang menjadi ciri khasnya. |
| Prosedural | Prosedur menulis guguritan melibatkan pemilihan pupuh, penentuan tema, penyusunan larik sesuai guru lagu dan guru wilangan, serta penulisan bait demi bait. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami struktur dan kaidah guguritan akan membantu mereka mengekspresikan gagasan secara estetik dan melestarikan budaya Sunda. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus contoh guguritan, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis struktur pupuh Kinanti (guru lagu dan guru wilangan) dalam contoh guguritan secara runtut.
- Melalui bimbingan guru dan LKPD, peserta didik dapat merancang kerangka guguritan pupuh Kinanti dengan tema bebas secara kreatif.
- Dengan praktik menulis terbimbing, peserta didik dapat menulis guguritan pupuh Kinanti minimal tiga bait sesuai kaidah guru lagu dan guru wilangan.
- Setelah menyelesaikan proyek menulis, peserta didik dapat menyajikan hasil guguritan pupuh Kinanti di depan kelas dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami kaidah guguritan tidak hanya membantu dalam menulis puisi, tetapi juga melatih ketelitian, kreativitas, dan apresiasi terhadap kekayaan sastra Sunda sebagai bagian dari identitas budaya.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengekspresikan perasaan atau cerita dalam bentuk puisi Sunda yang memiliki melodi dan aturan ketat?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Memahami nilai estetika dan seni dalam penyusunan guguritan sebagai salah satu bentuk ekspresi seni. Sejarah: Mengenal sejarah perkembangan sastra Sunda dan peran guguritan dalam konteks budaya Sunda. Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur puisi terikat dalam bahasa Sunda (guguritan) dengan puisi terikat dalam bahasa Indonesia. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat diajak untuk berbagi pengalaman atau contoh guguritan tradisional Sunda. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan pojok baca dengan buku-buku sastra Sunda. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi penulisan digital atau platform berbagi karya sastra untuk mempublikasikan guguritan peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus contoh guguritan, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis struktur pupuh Kinanti (guru lagu dan guru wilangan) dalam contoh guguritan secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan praktik menulis terbimbing, peserta didik dapat menulis guguritan pupuh Kinanti minimal tiga bait sesuai kaidah guru lagu dan guru wilangan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis ciri-ciri serta struktur guguritan pupuh Kinanti.
Alat & bahan: Teks guguritan, alat tulis, kertas HVS
Langkah kerja:
- Amati dengan saksama guguritan pupuh Kinanti yang disajikan guru.
- Diskusikan dalam kelompok, tuliskan ciri-ciri umum yang kalian temukan pada guguritan tersebut (misalnya jumlah baris per bait).
- Hitunglah jumlah suku kata (guru wilangan) pada setiap baris guguritan.
- Tentukan bunyi vokal akhir (guru lagu) pada setiap baris guguritan.
- Rumuskanlah kaidah guru lagu dan guru wilangan pupuh Kinanti berdasarkan hasil temuan kelompokmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang puisi tradisional Sunda?
- Pernahkah kalian mendengar atau membaca guguritan?
- Menurut kalian, apakah puisi Sunda memiliki aturan tertentu?
- Apa saja unsur-unsur yang biasanya ada dalam sebuah puisi?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan saat merancang kerangka guguritan.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya guguritan pupuh Kinanti yang ditulis peserta didik berdasarkan rubrik penulisan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri guguritan pupuh Kinanti | Ciri-ciri guguritan, jenis-jenis pupuh | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis struktur pupuh Kinanti (guru lagu dan guru wilangan) | Guru lagu dan guru wilangan pupuh Kinanti | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menulis dan menyajikan guguritan pupuh Kinanti | Proses penulisan guguritan, presentasi karya | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Guguritan adalah salah satu bentuk puisi tradisional Sunda yang terikat oleh aturan-aturan tertentu yang disebut pupuh. Mempelajari guguritan tidak hanya tentang menghafal aturan, tetapi juga tentang memahami kekayaan sastra dan budaya Sunda, serta melatih kreativitas dalam merangkai kata-kata indah yang bermakna.
1. Apa Itu Guguritan?
Guguritan adalah karya sastra Sunda berbentuk puisi yang terikat oleh aturan pupuh. Dalam bahasa Sunda, pupuh adalah bentuk puisi tradisional yang memiliki aturan khusus mengenai jumlah baris (padalisan), jumlah suku kata per baris (guru wilangan), dan bunyi vokal akhir setiap baris (guru lagu). Ada 17 jenis pupuh yang masing-masing memiliki karakter dan suasana yang berbeda, seperti pupuh Kinanti yang cocok untuk menceritakan rasa sayang atau nasihat.
2. Ciri-ciri Guguritan Pupuh Kinanti
Pupuh Kinanti memiliki ciri khas yang membedakannya dari pupuh lain. Ciri-ciri ini meliputi jumlah padalisan (baris) dalam satu bait, guru wilangan (jumlah suku kata) pada setiap padalisan, dan guru lagu (bunyi vokal akhir) pada setiap padalisan. Dengan memahami ciri-ciri ini, kita dapat mengidentifikasi apakah sebuah guguritan termasuk pupuh Kinanti atau bukan, serta dapat menyusun guguritan yang sesuai kaidah.
3. Struktur Pupuh Kinanti: Guru Lagu dan Guru Wilangan
Pupuh Kinanti terdiri dari 6 padalisan (baris) dalam setiap baitnya. Aturan guru wilangan dan guru lagu pupuh Kinanti adalah sebagai berikut: padalisan ke-1 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'u' (8u); padalisan ke-2 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'i' (8i); padalisan ke-3 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'a' (8a); padalisan ke-4 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'i' (8i); padalisan ke-5 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'a' (8a); dan padalisan ke-6 memiliki 8 suku kata dan berakhiran 'i' (8i). Memahami struktur ini sangat penting untuk menulis guguritan yang benar.
4. Langkah-langkah Menulis Guguritan Pupuh Kinanti
Menulis guguritan memerlukan beberapa langkah sistematis. Pertama, tentukan tema yang ingin disampaikan. Kedua, pilih pupuh yang sesuai, dalam hal ini pupuh Kinanti. Ketiga, buat kerangka atau ide pokok untuk setiap bait. Keempat, susun kata-kata menjadi baris-baris sesuai dengan guru wilangan dan guru lagu pupuh Kinanti. Kelima, periksa kembali apakah setiap baris sudah memenuhi kaidah yang ditentukan. Latihan dan ketelitian akan membantu menghasilkan guguritan yang indah dan bermakna.
Rangkuman: Guguritan adalah puisi Sunda terikat oleh pupuh, dengan pupuh Kinanti memiliki 6 baris per bait, serta aturan guru wilangan dan guru lagu yang spesifik (8u, 8i, 8a, 8i, 8a, 8i). Memahami kaidah ini penting untuk mengidentifikasi dan menulis guguritan yang benar, sekaligus melestarikan kekayaan sastra Sunda.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Guguritan | Puisi tradisional Sunda yang terikat aturan pupuh. |
| Pupuh | Aturan dalam puisi Sunda yang meliputi jumlah baris, suku kata, dan bunyi vokal akhir. |
| Guru lagu | Bunyi vokal akhir pada setiap baris guguritan. |
| Guru wilangan | Jumlah suku kata pada setiap baris guguritan. |
| Padalisan | Baris dalam satu bait guguritan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Guguritan" mata pelajaran Bahasa Sunda Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Materi Bahasa Sunda Terkait
[UJIAN pts1]Bahasa sunda Kelas VIII SMPGelar CaritaBahasa sunda Kelas VIII SMPKawih/Pupuh (Seni Sunda)Bahasa sunda Kelas VIII SMPGuaran GuguritanBahasa Sunda Kelas IX SMP[UJIAN pts1]Bahasa sunda Kelas IX SMP[UJIAN pts1]BAHASA SUNDA Kelas VII SMPPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Sunda kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Guguritan pada Bahasa Sunda SMP, Fase D, elemen Menulis.
Modul Guguritan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Guguritan untuk Bahasa Sunda kelas VIII.
Apakah modul ajar Bahasa Sunda materi Guguritan ini gratis?
Ya. Modul Guguritan untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Guguritan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Sunda kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Sunda kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Guguritan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Guguritan dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Sunda kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Sunda kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Guguritan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Guguritan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Guguritan untuk Bahasa Sunda kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Guguritan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Sunda kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Guguritan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Sunda kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Sunda ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Guguritan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.