Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
wujud zat dan model partikel
Modul ajar (RPP) IPA SMP kelas VII materi wujud zat dan model partikel lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan wujud zat dan model partikel yang Anda cari? Materi IPA Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | wujud zat dan model partikel |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar materi dan perbedaannya dengan energi.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPA |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisika dan kimia, serta menjelaskan konsep energi dan perubahannya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Es mencair menjadi air, air mendidih menjadi uap adalah contoh perubahan wujud zat yang terjadi di sekitar kita. |
| Konseptual | Wujud zat (padat, cair, gas) ditentukan oleh susunan dan gerakan partikel-partikel penyusunnya. |
| Prosedural | Peserta didik akan melakukan percobaan untuk mengamati perubahan wujud zat dan memodelkan perilaku partikelnya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang model partikel membantu menjelaskan fenomena perubahan wujud zat di kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi karakteristik wujud zat padat, cair, dan gas berdasarkan pengamatan.
- Menjelaskan perbedaan sifat partikel pada zat padat, cair, dan gas.
- Menganalisis perubahan wujud zat berdasarkan teori kinetik partikel.
- Membuat model sederhana untuk menggambarkan susunan dan gerakan partikel pada berbagai wujud zat.
- Menyajikan hasil pengamatan dan analisis tentang wujud zat dan model partikel.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa setiap zat memiliki wujud yang berbeda dan perubahan wujud tersebut dapat dijelaskan melalui model partikel yang bergerak dan berinteraksi.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa es batu yang dibiarkan di udara terbuka lama-kelamaan akan habis, dan kemana perginya?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menyusun laporan atau presentasi hasil percobaan dengan tata bahasa yang baik dan benar. Matematika: Mengukur volume dan suhu dalam percobaan perubahan wujud zat. Seni Budaya: Mendesain poster atau model partikel yang menarik dan informatif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan contoh perubahan wujud zat yang mereka temui di rumah, seperti proses memasak atau membuat es. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan penataan meja berkelompok untuk diskusi, serta akses ke area praktik (misal dapur sekolah atau meja lab) untuk percobaan perubahan wujud zat. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video simulasi model partikel dan perubahan wujud zat dari platform edukasi online, serta penggunaan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil kerja kelompok. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi karakteristik wujud zat padat, cair, dan gas berdasarkan pengamatan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa saja benda yang kalian lihat di sekitar kita? Bagaimana bentuknya?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi wujud zat dan sifatnya, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa membedakan air, es, dan uap air?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai benda dengan wujud padat, cair, dan gas (misalnya batu, air dalam botol, udara dalam balon) yang telah disiapkan. Mereka mencatat karakteristik masing-masing wujud zat seperti bentuk, volume, dan kemampuan mengalir. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi tabel pengamatan tentang sifat-sifat benda padat, cair, dan gas, kemudian berdiskusi untuk menemukan perbedaan mendasar antar ketiganya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatannya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang karakteristik wujud zat yang telah diamati dan didiskusikan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan karakteristik wujud zat. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (Sederhana) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan perbedaan sifat partikel pada zat padat, cair, dan gas dan membuat model sederhana untuk menggambarkan susunan dan gerakan partikel. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru mengulang sedikit materi sebelumnya dan menghubungkannya dengan materi hari ini: 'Kita sudah tahu sifat-sifat zat, tapi apa yang membuat sifatnya berbeda?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami model partikel dan membuat model sederhana. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menonton video singkat tentang model partikel zat padat, cair, dan gas. Guru menjelaskan konsep teori kinetik partikel dan bagaimana susunan serta gerakan partikel memengaruhi sifat zat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merancang dan membuat model sederhana (menggunakan plastisin, kelereng, atau bola styrofoam) untuk menggambarkan susunan dan gerakan partikel pada zat padat, cair, dan gas. Mereka juga diminta menjelaskan mengapa model tersebut merepresentasikan wujud zat tertentu. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok memamerkan dan menjelaskan model partikel yang telah dibuat. Kelompok lain memberikan pertanyaan dan umpan balik. Guru mengklarifikasi dan menguatkan pemahaman tentang model partikel. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum hubungan antara model partikel dan wujud zat. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dalam membuat model dan menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry-Based Learning + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menganalisis perubahan wujud zat berdasarkan teori kinetik partikel dan menyajikan hasil pengamatan dan analisis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa yang terjadi pada es batu jika dipanaskan? Bagaimana model partikelnya berubah?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis perubahan wujud zat dan menyajikannya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik melakukan percobaan sederhana tentang perubahan wujud zat (misalnya memanaskan es batu hingga menjadi uap, atau membekukan air). Mereka mengamati perubahan yang terjadi dan mencatatnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik menganalisis hasil percobaan mereka dengan mengaitkannya pada teori kinetik partikel dan model partikel yang telah dipelajari. Mereka membuat poster atau infografis sederhana yang menjelaskan proses perubahan wujud zat dan model partikelnya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan poster/infografisnya. Guru memfasilitasi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi tentang wujud zat, model partikel, dan perubahan wujudnya. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan hasil belajar peserta didik, serta memberikan motivasi untuk terus belajar. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengamati dan mengidentifikasi karakteristik wujud zat serta membuat model partikel sederhana.
Alat & bahan: Batu, air, balon, plastisin/kelereng/bola styrofoam, pensil, kertas
Langkah kerja:
- Amati tiga benda yang mewakili wujud padat, cair, dan gas.
- Catatlah sifat-sifat seperti bentuk, volume, dan kemampuan mengalir.
- Diskusikan dalam kelompok perbedaan sifat yang kalian temukan.
- Buatlah model partikel untuk masing-masing wujud zat menggunakan bahan yang tersedia.
- Jelaskan mengapa model tersebut merepresentasikan wujud zat tertentu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan tiga benda di sekitarmu!
- Bagaimana cara membedakan air dengan es?
- Apakah udara memiliki bentuk?
- Apa yang terjadi jika air dipanaskan terus-menerus?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat melakukan percobaan dan membuat model partikel, serta penilaian presentasi hasil kerja.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep wujud zat, model partikel, dan perubahan wujudnya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik wujud zat padat, cair, dan gas berdasarkan pengamatan. | Karakteristik wujud zat | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan perbedaan sifat partikel dan membuat model sederhana. | Model partikel zat | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 3 | Menganalisis perubahan wujud zat berdasarkan teori kinetik partikel dan menyajikan hasil. | Perubahan wujud zat | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
Semua benda di sekitar kita, mulai dari udara yang kita hirup, air yang kita minum, hingga meja tempat kita belajar, tersusun atas materi. Materi ini dapat berada dalam berbagai wujud, yaitu padat, cair, dan gas. Perbedaan wujud ini bukan hanya tentang bagaimana benda tersebut terlihat atau terasa, tetapi juga tentang bagaimana partikel-partikel penyusunnya tersusun dan bergerak. Memahami wujud zat dan model partikelnya akan membuka wawasan kita tentang dunia.
1. Wujud Zat: Padat, Cair, dan Gas
Materi di alam semesta ini secara umum dapat ditemukan dalam tiga wujud utama: padat, cair, dan gas. Zat padat memiliki bentuk dan volume yang tetap, contohnya batu atau kayu. Zat cair memiliki volume yang tetap tetapi bentuknya mengikuti wadahnya, seperti air dalam gelas. Sedangkan zat gas tidak memiliki bentuk maupun volume yang tetap, ia akan mengisi seluruh ruang yang ditempatinya, contohnya udara dalam balon. Perbedaan mendasar ini berasal dari bagaimana partikel-partikel penyusunnya berinteraksi dan bergerak satu sama lain.
2. Model Partikel Zat Padat
Pada zat padat, partikel-partikel tersusun sangat rapat dan teratur dalam kisi-kisi kristal. Gaya tarik antarpartikel sangat kuat, sehingga partikel hanya dapat bergetar di tempatnya dan tidak bisa bergerak bebas. Inilah yang menyebabkan zat padat memiliki bentuk dan volume yang tetap. Contohnya, partikel-partikel besi dalam sebatang besi tersusun sangat teratur dan rapat, membuat besi menjadi keras dan tidak mudah berubah bentuk.
3. Model Partikel Zat Cair
Partikel-partikel pada zat cair tersusun lebih renggang dibandingkan zat padat dan gaya tarik antarpartikelnya tidak sekuat pada zat padat. Partikel-partikel ini dapat bergerak bebas, bergeser, dan bertukar posisi satu sama lain, namun tetap saling berdekatan. Hal ini menyebabkan zat cair memiliki volume yang tetap tetapi bentuknya dapat berubah mengikuti wadahnya. Contohnya, air akan mengikuti bentuk botol atau gelas tempat ia diletakkan.
4. Model Partikel Zat Gas
Pada zat gas, partikel-partikelnya tersusun sangat berjauhan satu sama lain dan gaya tarik antarpartikelnya sangat lemah, hampir tidak ada. Partikel-partikel gas bergerak sangat cepat dan acak ke segala arah, menumbuk dinding wadahnya. Oleh karena itu, gas tidak memiliki bentuk maupun volume yang tetap; ia akan menyebar dan mengisi seluruh ruang yang tersedia. Contohnya, aroma parfum dapat menyebar ke seluruh ruangan karena partikel-partikelnya bergerak bebas.
5. Perubahan Wujud Zat
Perubahan wujud zat terjadi ketika suatu zat menerima atau melepaskan energi (biasanya dalam bentuk panas), yang kemudian memengaruhi susunan dan gerakan partikelnya. Misalnya, ketika es (padat) dipanaskan, partikel-partikelnya memperoleh energi, bergerak lebih cepat, dan jarak antarpartikelnya merenggang, sehingga berubah menjadi air (cair). Jika pemanasan terus berlanjut, partikel air akan semakin energik dan terpisah jauh, berubah menjadi uap air (gas). Proses sebaliknya juga berlaku, seperti pengembunan atau pembekuan.
Rangkuman: Wujud zat terbagi menjadi padat, cair, dan gas, yang perbedaannya terletak pada susunan dan gerakan partikel penyusunnya. Zat padat memiliki partikel rapat dan teratur, zat cair partikelnya lebih renggang dan bergerak bebas, sedangkan zat gas partikelnya sangat berjauhan dan bergerak acak. Perubahan wujud zat seperti mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal terjadi karena adanya transfer energi yang memengaruhi energi kinetik partikel.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Wujud zat | Bentuk atau kondisi materi (padat, cair, gas). |
| Partikel | Bagian terkecil dari suatu zat yang masih memiliki sifat zat tersebut. |
| Teori Kinetik Partikel | Teori yang menjelaskan sifat-sifat zat berdasarkan gerakan dan interaksi partikel penyusunnya. |
| Mencair | Perubahan wujud dari padat menjadi cair. |
| Menguap | Perubahan wujud dari cair menjadi gas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "wujud zat dan model partikel" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Objek IPA dan PengukuranModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKlasifikasi Makhluk HidupModul siap unduh · Word + PDF ber-kopZat dan PerubahannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSuhu dan KalorModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 4 siap unduh
EnergiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem Organisasi KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkosistemModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPencemaran LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri IPA di kelas lain
FotosintesisIPA Kelas VII SMPHakikat Ilmu Sain dan Metode IlmiahIPA Kelas VII SMPHakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahIPA Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar IPA wujud zat dan model partikel ini gratis?
Ya. Modul wujud zat dan model partikel untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul wujud zat dan model partikel ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VII SMP.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas wujud zat dan model partikel untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul wujud zat dan model partikel ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi wujud zat dan model partikel pada IPA SMP, Fase D, elemen Pemahaman IPA.
Bisakah modul wujud zat dan model partikel ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan wujud zat dan model partikel dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.