Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X
Literasi Digital dan Keamanan Siber
Modul ajar (RPP) Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK kelas X materi Literasi Digital dan Keamanan Siber, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Literasi Digital dan Keamanan Siber yang Anda cari? Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Literasi Digital dan Keamanan Siber |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengalaman dasar dalam menggunakan perangkat digital dan mengakses internet untuk berbagai keperluan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis berbagai ancaman siber dan mengevaluasi strategi keamanan digital yang efektif dalam kehidupan sehari-hari. - Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk merancang dan mempresentasikan kampanye literasi digital dan keamanan siber. - Kemandirian — elemen: Mengembangkan refleksi diri
Peserta didik secara mandiri merefleksikan praktik keamanan siber pribadi dan mengidentifikasi area untuk perbaikan berkelanjutan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar literasi digital, mengidentifikasi berbagai ancaman keamanan siber, serta menerapkan praktik terbaik untuk menjaga keamanan data dan privasi dalam lingkungan digital. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh nyata kasus penipuan online, kebocoran data pribadi, dan serangan siber yang terjadi di Indonesia dan global. |
| Konseptual | Konsep intinya meliputi literasi digital, etika berinternet, privasi data, ancaman siber (phishing, malware), dan strategi pertahanan siber. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah konkret untuk membuat kata sandi yang kuat, mengidentifikasi tautan berbahaya, dan mengamankan akun daring. |
| Metakognitif | Materi ini mendorong peserta didik untuk menyadari pentingnya berpikir kritis sebelum berbagi informasi daring dan terus memperbarui pengetahuan tentang keamanan siber. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi konsep dasar literasi digital dan etika berinternet dengan tepat.
- Menganalisis berbagai bentuk ancaman siber dan dampaknya terhadap individu serta organisasi.
- Menerapkan strategi perlindungan data pribadi dan privasi dalam aktivitas daring.
- Merancang dan mempresentasikan kampanye kesadaran keamanan siber yang efektif.
- Mengevaluasi praktik keamanan siber pribadi dan mengidentifikasi area perbaikan.
Pemahaman bermakna: Memahami literasi digital dan keamanan siber bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang menjadi warga negara digital yang bertanggung jawab, mampu melindungi diri, dan berkontribusi pada lingkungan daring yang lebih aman.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita tetap aman dan produktif di dunia digital yang penuh informasi dan ancaman ini?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis teks persuasif untuk materi kampanye dan presentasi yang efektif. Desain Komunikasi Visual: Penerapan prinsip desain grafis dalam pembuatan poster atau infografis kampanye keamanan siber. Pendidikan Pancasila: Diskusi tentang etika bermedia sosial dan tanggung jawab warga negara dalam menjaga ruang digital yang aman dan kondusif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik dapat berkolaborasi dengan komunitas keamanan siber lokal atau praktisi IT untuk mendapatkan wawasan dan umpan balik terhadap kampanye mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang mendukung diskusi terbuka dan kolaborasi, serta akses ke lab komputer atau perangkat pribadi dengan koneksi internet yang aman untuk praktik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform desain grafis daring (misalnya Canva), perangkat lunak presentasi, dan akses ke sumber daya informasi keamanan siber terpercaya di internet. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi konsep dasar literasi digital dan etika berinternet dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Digital: Guru menyebutkan kata kunci terkait digital (misal: 'internet', 'medsos'), peserta didik menebak dan menjelaskan singkat artinya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis berbagai bentuk ancaman siber dan dampaknya terhadap individu serta organisasi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Emoji Keamanan: Guru menampilkan emoji yang menggambarkan ancaman siber (misal: gembok, virus, pencuri), peserta didik menebak ancaman yang dimaksud dan dampaknya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menerapkan strategi perlindungan data pribadi dan privasi dalam aktivitas daring. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Benteng Pertahanan Kata Sandi: Peserta didik secara berpasangan saling menyebutkan contoh kata sandi kuat dan lemah, lalu menjelaskan alasannya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi ancaman siber dan merancang solusi perlindungan data pribadi.
Alat & bahan: Laptop/komputer, koneksi internet, aplikasi pengolah kata/desain grafis, alat tulis
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan skenario ancaman siber.
Ancaman Siber Phishing Ransomware Malware Peretasan Akun - Diskusikan dalam kelompok, identifikasi jenis ancaman siber yang terjadi pada skenario tersebut dan potensi dampaknya.
- Rancang minimal 3 strategi perlindungan data pribadi yang bisa diterapkan untuk mencegah ancaman tersebut.
- Buatlah presentasi singkat (maksimal 5 slide) atau infografis digital yang menjelaskan ancaman dan solusinya.
- Presentasikan hasil diskusi dan rancangan solusi Anda di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang literasi digital?
- Pernahkah Anda mendengar tentang 'phishing'? Jika ya, apa itu?
- Menurut Anda, mengapa penting untuk menjaga keamanan data pribadi di internet?
- Apa saja aplikasi atau media sosial yang sering Anda gunakan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas kontribusi pada proyek kampanye keamanan siber.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi kampanye keamanan siber dan hasil refleksi diri tentang praktik keamanan siber pribadi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi konsep dasar literasi digital dan etika berinternet dengan tepat. | Konsep literasi digital dan etika berinternet | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis berbagai bentuk ancaman siber dan dampaknya terhadap individu serta organisasi. | Jenis-jenis ancaman siber (phishing, malware, dll.) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menerapkan strategi perlindungan data pribadi dan privasi dalam aktivitas daring. | Strategi keamanan data dan privasi | 2 JP | Kemandirian |
| 4 | Merancang dan mempresentasikan kampanye kesadaran keamanan siber yang efektif. | Perancangan dan presentasi kampanye | 2 JP | Kolaborasi, Penalaran Kritis |
Di era digital yang serba terhubung ini, kemampuan untuk berinteraksi secara cerdas dan aman di dunia maya menjadi sangat krusial. Modul ini akan membimbing Anda memahami literasi digital, etika berinternet, serta berbagai ancaman siber yang mungkin dihadapi. Anda akan belajar cara melindungi diri dan data pribadi, serta bagaimana menjadi agen perubahan untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi semua.
1. Literasi Digital dan Etika Berinternet
Literasi digital adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, dan membuat informasi secara efektif menggunakan teknologi digital. Ini mencakup pemahaman tentang cara kerja internet, mesin pencari, dan media sosial, serta kemampuan untuk membedakan informasi yang benar dan salah (hoaks). Etika berinternet, atau netiket, adalah seperangkat aturan perilaku yang baik dan sopan saat berinteraksi di dunia maya. Ini termasuk menghargai privasi orang lain, tidak menyebarkan kebencian, dan bertanggung jawab atas jejak digital yang ditinggalkan. Memahami keduanya sangat penting untuk menjadi warga digital yang produktif dan bertanggung jawab.
2. Ancaman Siber: Phishing dan Malware
Ancaman siber adalah segala bentuk upaya jahat yang dilakukan melalui internet untuk merusak, mencuri, atau mengakses sistem komputer dan data secara tidak sah. Phishing adalah salah satu bentuk ancaman paling umum, di mana penyerang mencoba mendapatkan informasi sensitif seperti nama pengguna, kata sandi, dan detail kartu kredit dengan menyamar sebagai entitas terpercaya dalam komunikasi elektronik, misalnya email atau pesan teks. Malware adalah perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk merusak atau menyusup ke sistem komputer tanpa sepengetahuan pengguna, contohnya virus, worm, Trojan, dan ransomware. Ransomware mengunci data atau sistem dan meminta tebusan untuk memulihkannya.
3. Ancaman Siber: Penipuan Online dan Cyberbullying
Penipuan online mencakup berbagai modus operandi untuk menipu korban agar menyerahkan uang atau informasi pribadi, seperti penipuan investasi, undian palsu, atau jual beli fiktif. Penipuan ini sering kali memanfaatkan manipulasi emosi dan kurangnya pengetahuan korban. Cyberbullying adalah tindakan intimidasi, ancaman, atau pelecehan yang dilakukan melalui media digital, seperti media sosial, pesan teks, atau email. Dampaknya bisa sangat serius, menyebabkan trauma psikologis, depresi, hingga keinginan untuk bunuh diri pada korban. Penting untuk mengenali tanda-tanda dan melaporkan kasus cyberbullying.
4. Perlindungan Data Pribadi dan Privasi
Data pribadi adalah setiap data tentang seseorang yang dapat diidentifikasi secara langsung atau tidak langsung. Melindungi data pribadi berarti menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi tersebut. Privasi adalah hak individu untuk mengontrol informasi tentang diri mereka sendiri. Strategi perlindungan meliputi penggunaan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun, mengaktifkan otentikasi dua faktor (2FA) untuk lapisan keamanan tambahan, dan secara rutin memperbarui perangkat lunak serta sistem operasi. Pengaturan privasi di media sosial juga harus diperiksa dan disesuaikan secara berkala untuk membatasi siapa saja yang dapat melihat informasi Anda.
5. Mengamankan Akun Daring dan Perangkat
Selain kata sandi dan 2FA, ada beberapa langkah lain untuk mengamankan akun daring Anda. Selalu waspada terhadap email atau pesan yang mencurigakan yang meminta informasi pribadi. Hindari mengklik tautan yang tidak dikenal. Gunakan VPN (Virtual Private Network) saat terhubung ke Wi-Fi publik untuk mengenkripsi lalu lintas internet Anda. Untuk perangkat, pastikan selalu memasang antivirus yang mutakhir dan melakukan pemindaian rutin. Cadangkan data penting secara teratur ke penyimpanan eksternal atau cloud untuk mencegah kehilangan data akibat serangan atau kerusakan perangkat.
6. Membangun Kesadaran Keamanan Siber
Membangun kesadaran keamanan siber adalah upaya kolektif untuk mendidik individu tentang risiko siber dan praktik terbaik untuk melindungi diri. Ini melibatkan kampanye edukasi, pelatihan, dan penyebaran informasi yang mudah dipahami. Dengan meningkatkan kesadaran, kita dapat menciptakan komunitas daring yang lebih tangguh terhadap ancaman. Setiap individu memiliki peran dalam menjaga keamanan siber, mulai dari tindakan sederhana seperti tidak berbagi informasi pribadi sembarangan hingga melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang. Bersama-sama, kita bisa menciptakan ruang digital yang lebih aman dan terpercaya.
Rangkuman: Literasi digital dan keamanan siber adalah fondasi penting untuk berinteraksi di dunia maya. Kita perlu memahami etika berinternet, mengenali ancaman siber seperti phishing dan malware, serta menerapkan strategi perlindungan data pribadi. Dengan mengamankan akun daring dan perangkat, serta terus membangun kesadaran, kita dapat menjadi warga digital yang bertanggung jawab dan berkontribusi pada lingkungan daring yang aman bagi semua.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Literasi Digital | Kemampuan berinteraksi cerdas di dunia digital. |
| Keamanan Siber | Perlindungan sistem dan data dari serangan digital. |
| Phishing | Penipuan untuk mendapatkan data pribadi dengan menyamar. |
| Malware | Perangkat lunak berbahaya yang merusak sistem. |
| Privasi Data | Hak individu mengontrol informasi pribadinya. |
| Netiket | Etika berperilaku di internet. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Literasi Digital dan Keamanan Siber" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan MasalahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAlgoritma dan Notasi PemrogramanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDasar Pemrograman TeksModul siap unduh · Word + PDF ber-kopStruktur Kontrol dan FungsiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Konsep Dasar Kecerdasan ArtifisialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYAEtika Kecerdasan Artifisial: Privasi, Bias, dan Hak CiptaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEtika AI dan Privasi DataBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProyek Python MiniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Literasi Digital dan Keamanan Siber pada Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK, Fase E, elemen Koding dan Kecerdasan Artifisial.
Modul Literasi Digital dan Keamanan Siber ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Literasi Digital dan Keamanan Siber ini gratis?
Ya. Modul Literasi Digital dan Keamanan Siber untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Literasi Digital dan Keamanan Siber ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Literasi Digital dan Keamanan Siber ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Literasi Digital dan Keamanan Siber dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Literasi Digital dan Keamanan Siber ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Literasi Digital dan Keamanan Siber tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Literasi Digital dan Keamanan Siber untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Literasi Digital dan Keamanan Siber ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Literasi Digital dan Keamanan Siber beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Literasi Digital dan Keamanan Siber disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.