Modul Ajar SMP

Modul Ajar BAHASA SUNDA Kelas VII SMP

13 modul ajar BAHASA SUNDA kelas VII SMP (Fase D) siap unduh — Catetan Pendalaman Pribadi, DONGENG, dan Iklan. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

13 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Nulis Cerita Pangalaman Pribadi, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Nulis Cerita Pangalaman Pribadi selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · BAHASA SUNDA Kelas VII SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Nulis Cerita Pangalaman Pribadi
Bahasa sunda · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Nulis Cerita Pangalaman Pribadi
Bahasa sunda · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa sunda
Fase / KelasD / VII
Materi PokokNulis Cerita Pangalaman Pribadi
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki kemampuan dasar berbahasa Sunda dalam percakapan sehari-hari dan mampu menceritakan pengalaman secara lisan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai jenis teks dalam bahasa Sunda sesuai kaidah kebahasaan dan struktur teks, serta mengembangkan ide secara kreatif dan logis berdasarkan pengalaman pribadi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualCerita pengalaman pribadi bisa tentang kejadian lucu, sedih, atau berkesan yang pernah dialami sendiri.
KonseptualMenulis cerita pengalaman pribadi melibatkan pemahaman tentang struktur narasi (orientasi, komplikasi, resolusi) dan unsur kebahasaan yang tepat dalam bahasa Sunda.
ProseduralLangkah-langkah menulis cerita pengalaman pribadi meliputi menentukan tema, membuat kerangka, mengembangkan kerangka menjadi cerita, dan menyunting tulisan.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya refleksi diri terhadap pengalaman yang akan ditulis dan bagaimana proses menulis membantu mereka memahami diri sendiri lebih baik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur cerita pengalaman pribadi dalam bahasa Sunda dengan tepat.
  2. Setelah menyimak contoh cerita, peserta didik dapat menentukan tema dan ide pokok untuk cerita pengalaman pribadi mereka sendiri secara mandiri.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun kerangka cerita pengalaman pribadi yang runtut dan logis dalam bahasa Sunda.
  4. Melalui kegiatan praktik menulis, peserta didik dapat mengembangkan kerangka cerita menjadi narasi pengalaman pribadi yang utuh dan menarik menggunakan bahasa Sunda yang baik dan benar.
  5. Setelah menyunting tulisan, peserta didik dapat memperbaiki kesalahan ejaan dan tanda baca dalam cerita pengalaman pribadi mereka dengan teliti.
Halaman 2 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menulis cerita pengalaman pribadi bukan hanya tentang mencatat kejadian, tetapi juga tentang menyampaikan perasaan dan makna di balik peristiwa tersebut, sehingga tulisan menjadi lebih hidup dan berkesan bagi pembaca.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian merasa ingin berbagi cerita paling berkesan dalam hidup kalian dengan orang lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan ide pokok menjadi paragraf dan teknik penyuntingan teks narasi.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Refleksi nilai-nilai moral atau pelajaran hidup dari pengalaman pribadi yang ditulis.
Seni Budaya: Ekspresi diri melalui tulisan dan pemilihan diksi yang indah dalam menceritakan pengalaman.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendengarkan cerita pengalaman pribadi yang ditulis peserta didik di rumah dan memberikan apresiasi.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang nyaman dengan penataan tempat duduk kelompok dan akses ke pojok baca untuk mencari referensi kosakata bahasa Sunda.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video inspiratif tentang cerita pengalaman pribadi dari platform edukasi online sebagai stimulus awal dan penggunaan aplikasi pengolah kata untuk penulisan draf cerita.
Halaman 3 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur cerita pengalaman pribadi dalam bahasa Sunda dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Saha di dieu anu boga pangalaman lucu atawa pikaresepeun? Coba caritakeun sakeudeung!' (Siapa di sini yang punya pengalaman lucu atau menarik? Coba ceritakan sebentar!).
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri dan struktur cerita pengalaman pribadi, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek berisi cuplikan orang menceritakan pengalaman pribadi (tanpa teks) dan bertanya, 'Naon anu keur dicaritakeun dina video tadi? Kumaha perasaan nu nyaritakeunana?' (Apa yang sedang diceritakan dalam video tadi? Bagaimana perasaan orang yang bercerita?).
  2. Guru membagikan teks cerita pengalaman pribadi dalam bahasa Sunda (contoh: 'Pangalaman Ka Bandung') dan meminta peserta didik membaca senyap.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi pertanyaan panduan untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur cerita pengalaman pribadi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di LKPD berdasarkan teks yang sudah dibaca, seperti 'Naon wae ciri-ciri carita pangalaman pribadi?' (Apa saja ciri-ciri cerita pengalaman pribadi?) dan 'Kumaha struktur carita pangalaman pribadi?' (Bagaimana struktur cerita pengalaman pribadi?).
  2. Peserta didik mencatat hasil diskusi mereka di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan ciri-ciri dan struktur cerita pengalaman pribadi yang mereka temukan.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan terhadap presentasi.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik tentang ciri-ciri dan struktur cerita pengalaman pribadi, serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang ciri dan struktur cerita pengalaman pribadi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar hari ini.
  3. Guru memberikan tugas untuk memikirkan satu pengalaman pribadi yang paling berkesan dan akan dijadikan bahan menulis di pertemuan berikutnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui kegiatan praktik menulis, peserta didik dapat mengembangkan kerangka cerita menjadi narasi pengalaman pribadi yang utuh dan menarik menggunakan bahasa Sunda yang baik dan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kesiapan peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi ciri dan struktur cerita pengalaman pribadi, lalu bertanya, 'Pangalaman naon anu rék ditulis ku hidep ayeuna?' (Pengalaman apa yang akan kalian tulis sekarang?).
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menulis cerita pengalaman pribadi dan menyuntingnya, serta menjelaskan bahwa mereka akan membuat sebuah karya cerita.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memulai dengan pertanyaan, 'Kumaha carana urang bisa nulis carita pangalaman pribadi anu pikaresepeun tur bener sacara basa Sunda?' (Bagaimana caranya kita bisa menulis cerita pengalaman pribadi yang menarik dan benar secara bahasa Sunda?).
  2. Peserta didik secara individu menuliskan ide pokok dan tema cerita pengalaman pribadi yang sudah mereka siapkan dari tugas pertemuan sebelumnya.
  3. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan tahapan proyek menulis cerita pengalaman pribadi: membuat kerangka, menulis draf, dan menyunting.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru membagikan LKPD 'Nulis Carita Pangalaman Pribadi' dan meminta peserta didik untuk membuat kerangka cerita berdasarkan ide pokok yang sudah ditentukan, dengan panduan struktur cerita (orientasi, komplikasi, resolusi).
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai menulis draf cerita pengalaman pribadi mereka di lembar kerja, mengembangkan setiap bagian kerangka menjadi paragraf-paragraf yang utuh. Guru berkeliling membimbing dan memberikan masukan individual.
  3. Guru mengingatkan untuk memperhatikan pilihan kata dan kalimat dalam bahasa Sunda yang sesuai.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Peserta didik secara berpasangan (peer-editing) saling menukarkan draf cerita mereka dan menyunting tulisan temannya, fokus pada ejaan, tanda baca, dan kejelasan alur cerita. (Mengacu pada LKPD yang memuat rubrik penyuntingan).
  2. Peserta didik memperbaiki draf cerita mereka berdasarkan masukan dari teman dan guru.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Beberapa peserta didik secara sukarela membacakan cerita pengalaman pribadi mereka di depan kelas, dan teman-teman serta guru memberikan apresiasi dan umpan balik konstruktif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan proses pembelajaran menulis cerita pengalaman pribadi, dari ide hingga penyuntingan.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas usaha dan karya mereka, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap tulisan sendiri.
  3. Guru memberikan penguatan bahwa kemampuan menulis adalah keterampilan penting yang harus terus dilatih, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKNulis Carita Pangalaman Pribadi Abdi
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun dan menulis cerita pengalaman pribadi dalam bahasa Sunda.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Wilujeng diajar nulis carita pangalaman pribadi! Nulis carita pangalaman pribadi mangrupakeun hiji cara pikeun ngabagikeun momen-momen istimewa dina kahirupan urang ka batur.

Alat & bahan: Kertas folio, alat tulis, kamus Sunda-Indonesia (jika ada), contoh cerita pengalaman pribadi.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar4. Marios sarta ngabenerkeuntulisan tina kasalahan ejaanjeung tanda baca.Menurun1. Bagian ahir carita anungajelaskeun panyelesaianmasalah.2. Bagian inti carita anungadadarkeun masalah atawakajadian utama.3. Bagian bubuka carita anungawanohkeun latar jeungpalaku.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Perhatikan 1 yang berisi beberapa ekspresi wajah. Pilihlah satu ekspresi yang paling menggambarkan pengalaman pribadimu yang paling berkesan.
  3. Tuliskan ide pokok dan tema pengalaman pribadimu pada kolom yang disediakan.
  4. Buatlah kerangka cerita dengan mengisi bagian orientasi, komplikasi, dan resolusi.
  5. Kembangkan kerangka cerita menjadi sebuah narasi utuh dalam bahasa Sunda.
  6. Periksa kembali tulisanmu, sunting ejaan dan tanda baca yang kurang tepat.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Coba caritakeun hiji pangalaman anu paling diinget ku anjeun!
  2. Naon bedana carita fiksi jeung carita pangalaman pribadi?
  3. Sebutkeun tilu kecap sifat dina basa Sunda anu anjeun terang!
  4. Kumaha rarasaan anjeun mun kudu nulis carita dina basa Sunda?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, penilaian mandiri dan antar teman saat menyusun kerangka dan menyunting cerita.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil akhir tulisan cerita pengalaman pribadi berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur cerita pengalaman pribadiCiri dan struktur cerita pengalaman pribadi2 JPkomunikasi
2Menentukan tema dan ide pokok cerita pengalaman pribadiTema dan ide pokok cerita2 JPkreativitas
3Menyusun kerangka cerita pengalaman pribadiKerangka cerita2 JPkemandirian
4Menulis dan menyunting cerita pengalaman pribadiPenulisan dan penyuntingan cerita2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Wilujeng diajar nulis carita pangalaman pribadi! Nulis carita pangalaman pribadi mangrupakeun hiji cara pikeun ngabagikeun momen-momen istimewa dina kahirupan urang ka batur. Ieu sanés ngan ukur nyatet kajadian, tapi ogé ngungkabkeun parasaan sareng makna anu aya dina unggal pangalaman. Ku diajar nulis, urang bisa ngasah kamampuh basa Sunda sarta ngajantenkeun tulisan urang leuwih hirup tur pikaresepeun.

1. Naon Ari Carita Pangalaman Pribadi?
Carita pangalaman pribadi nyaéta tulisan anu eusina ngadadarkeun kajadian atawa pangalaman anu kungsi kaalaman ku diri sorangan. Carita ieu biasana ditulis dumasar kana kajadian anu nyata, lain fiksi atawa rékaan. Tujuanna pikeun ngabagikeun pangalaman, babagi rasa, atawa méré ilham ka nu maca. Ciri utama carita ieu nyaéta ngagunakeun sudut pandang jalma kahiji (abdi/kuring) sarta eusina ngagambarkeun parasaan jeung pikiran pangarangna. Contona, carita ngeunaan liburan ka tempat anyar, pangalaman munggaran sakola, atawa kajadian lucu jeung babaturan.

2. Ciri-ciri Carita Pangalaman Pribadi
Carita pangalaman pribadi miboga sababaraha ciri anu ngabedakeunana jeung jenis karangan séjén. Kahiji, eusina mangrupa kajadian nyata anu kungsi kaalaman ku pangarang. Kadua, ngagunakeun sudut pandang jalma kahiji (abdi, kuring, sim kuring), anu hartina pangarang jadi palaku utama dina carita. Katilu, ngandung unsur-unsur parasaan pangarang, bisa bungah, sedih, reuwas, atawa hanjelu. Kaopat, biasana ditulis kalawan gaya basa anu basajan tur ngalir, sangkan gampang dipikaharti ku nu maca. Kalima, ngandung amanat atawa pelajaran anu bisa dicokot tina pangalaman éta. Conto: 'Kuring inget pisan basa munggaran naek kareta api ka Jakarta.'

3. Struktur Carita Pangalaman Pribadi
Dina nulis carita pangalaman pribadi, aya struktur anu umum dipaké sangkan carita jadi runtut jeung gampang dipikaharti. Struktur ieu ngawengku tilu bagian utama. Kahiji nyaéta orientasi, nyaéta bubuka carita anu ngawanohkeun latar (tempat, waktu) jeung palaku (pangarang jeung jalma séjén anu kalibet). Kadua nyaéta komplikasi, nyaéta bagian inti carita anu ngadadarkeun kajadian atawa masalah anu kaalaman ku pangarang. Ieu mangrupakeun puncak tina carita. Katilu nyaéta resolusi, nyaéta bagian ahir carita anu ngajelaskeun kumaha masalah direngsekeun atawa kumaha carita mungkas, biasana dibarengan ku kacindekan atawa amanat tina pangalaman éta.

4. Léngkah-léngkah Nulis Carita
Aya sababaraha léngkah anu bisa dituturkeun dina nulis carita pangalaman pribadi. Mimiti, tangtukeun téma atawa pangalaman naon anu rék ditulis. Pilih pangalaman anu paling berkesan atawa miboga nilai pikeun dibagikeun. Kadua, jieun kerangka karangan. Tuliskeun poin-poin penting dina unggal bagian struktur (orientasi, komplikasi, resolusi). Katilu, kembangkeun kerangka éta jadi paragraf-paragraf anu utuh. Gunakeun basa Sunda anu bener tur merenah. Kaopat, baca deui tulisan anjeun, pariksa ejaan, tanda baca, jeung pilihan kecap. Pastikeun carita anjeun ngalir lancar tur gampang dipikaharti. Kalima, sunting jeung benerkeun kasalahan anu aya.

5. Contoh Kecap Sipat dina Basa Sunda
Dina nulis carita, pamilihan kecap sipat anu pas bisa ngajadikeun carita leuwih hirup jeung pikaresepeun. Conto kecap sipat dina basa Sunda anu sering dipaké pikeun ngagambarkeun parasaan atawa kaayaan nyaéta: bungah (senang), sedih (sedih), reuwas (kaget), hanjelu (menyesal), cape (lelah), pikasieuneun (menakutkan), pikaresepeun (menyenangkan), lucu (lucu), endah (indah), tiis (dingin), panas (panas), jangkung (tinggi), pendék (pendek), kandel (tebal), ipis (tipis). Pék gunakeun kecap sipat ieu pikeun ngagambarkeun pangalaman anjeun sacara leuwih rinci jeung éksprésif.

Rangkuman: Nulis carita pangalaman pribadi mangrupakeun kagiatan anu penting pikeun ngasah kamampuh basa Sunda sarta ngabagikeun pangalaman hirup. Carita ieu dumasar kana kajadian nyata, sudut pandang jalma kahiji, sarta ngandung parasaan pangarang. Struktur carita ngawengku orientasi, komplikasi, jeung resolusi. Léngkah-léngkahna dimimitian ku nangtukeun téma, nyieun kerangka, nulis draf, nepi ka nyunting tulisan. Pamilihan kecap sipat anu merenah bakal ngajadikeun carita leuwih hirup tur pikaresepeun.

Halaman 9 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Pangalaman PribadiKajadian nyata anu kungsi kaalaman ku diri sorangan.
OrientasiBagian bubuka carita anu ngawanohkeun latar jeung palaku.
KomplikasiBagian inti carita anu ngadadarkeun masalah atawa kajadian utama.
ResolusiBagian ahir carita anu ngajelaskeun panyelesaian masalah.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Nulis Cerita Pangalaman Pribadi" mata pelajaran Bahasa sunda Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Nulis Cerita Pangalaman Pribadi — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

BAHASA SUNDA Kelas VII SMP — Fase D

Kelas VII — ditulis juga kelas 7 — di SMP berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar BAHASA SUNDA kelas VII (kelas 7) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran BAHASA SUNDA kelas VII (kelas 7) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar BAHASA SUNDA kelas VII (kelas 7) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar BAHASA SUNDA bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIPeta Konsep
Nulis Cerita Pangalaman PribadiNaon Ari Carita Pangalaman Pribadi?Ciri-ciri Carita Pangalaman PribadiStruktur Carita Pangalaman PribadiLéngkah-léngkah Nulis CaritaContoh Kecap Sipat dina Basa Sunda
Dari sub-bab Nulis Cerita Pangalaman PribadiLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA SUNDA · Kelas VIIProfil Lulusan
KomunikasiKreativitasKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar BAHASA SUNDA Kelas VII SMP

Apakah modul ajar BAHASA SUNDA ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VII (kelas 7) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru BAHASA SUNDA?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.