SMPKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP Bahasa sunda Kelas VII
Ngareka Biantara

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Ngareka biantara mangrupa prosés nyusun pidato anu boga struktur bubuka, eusi, jeung panutup. Léngkah-léngkahna dimimitian ku nangtukeun topik jeung tujuan, nyusun kerangka, ngembangkeun teks, sarta latihan nepikeun. Dina nepikeun biantara, penting pikeun merhatikeun lafal, intonasi, ekspresi, jeung gerak awak sangkan pesen bisa nepi kalawan éféktif ka balaréa.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Ngareka Biantara
Bahasa sunda · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Ngareka Biantara
Bahasa sunda · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa sunda
Fase / KelasD / VII
Materi PokokNgareka Biantara
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar dalam berbicara di depan umum dan memahami struktur teks sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBerbicara dan Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menyajikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan, atau pesan lisan dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, efektif, dan santun dalam berbagai konteks, serta mampu menyajikan laporan atau ringkasan secara lugas dan relevan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBiantara sering digunakan dalam acara-acara resmi seperti upacara bendera, perpisahan sekolah, atau peringatan hari besar.
KonseptualNgareka biantara adalah proses merancang dan menyusun teks pidato yang sistematis, efektif, dan sesuai dengan tujuan serta audiens.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan mulai dari menentukan topik, menyusun kerangka, menulis isi, hingga berlatih menyampaikan biantara.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan dan latihan dalam menyampaikan pidato untuk mencapai tujuan komunikasi yang efektif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis contoh biantara, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur biantara dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menentukan topik dan tujuan biantara yang relevan dengan konteks acara sekolah secara kreatif.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun kerangka biantara yang sistematis dan logis.
  4. Melalui kegiatan menulis, peserta didik dapat mengembangkan isi biantara berdasarkan kerangka yang telah dibuat dengan bahasa Sunda yang santun.
  5. Dengan berlatih di depan kelas, peserta didik dapat menyampaikan biantara dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat serta percaya diri.
  6. Setelah menerima umpan balik, peserta didik dapat merefleksikan dan memperbaiki penampilan biantara mereka secara mandiri.
Halaman 2 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kemampuan menyusun dan menyampaikan biantara secara efektif adalah keterampilan penting untuk menyampaikan gagasan dan memengaruhi orang lain dalam berbagai situasi kehidupan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu belajar menyusun dan menyampaikan biantara yang baik?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Keterampilan menyusun teks pidato dan berbicara di depan umum memiliki kaidah dasar yang sama.
Pendidikan Pancasila: Pemilihan topik biantara yang berkaitan dengan nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, atau toleransi.
Seni Budaya: Penggunaan ekspresi wajah, gerak tubuh, dan intonasi yang sesuai untuk mendukung penyampaian biantara.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong dan mendengarkan anak berlatih biantara di rumah, serta memberikan masukan yang membangun.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk presentasi, dengan ruang yang cukup untuk bergerak dan sarana audio-visual yang memadai.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video contoh biantara dari YouTube dan penggunaan aplikasi pengolah kata untuk menyusun teks biantara.
Halaman 3 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis contoh biantara, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur biantara dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik saat melihat atau mendengarkan pidato dalam bahasa Sunda di lingkungan sekitar.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi struktur biantara dan memberikan pertanyaan pemantik: 'Kumaha carana sangkan biantara urang jadi hadé tur matak kataji?' (Bagaimana caranya agar pidato kita menjadi bagus dan menarik?).
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan contoh video biantara pendek dalam bahasa Sunda dan meminta peserta didik mengamati isinya.
  2. Guru membagikan teks biantara dan memandu peserta didik untuk membaca serta mengidentifikasi bagian-bagian biantara (bubuka, eusi, panutup) secara berkelompok.
  3. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis fungsi setiap bagian biantara dan mencatat poin-poin pentingnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan bahwa proyek akhir adalah menyusun dan menyampaikan biantara, lalu memandu peserta didik menentukan topik biantara yang relevan dengan tema 'Lingkungan Sekolah Bersih' atau 'Pentingna Ngamumule Basa Sunda'.
  2. Peserta didik secara berkelompok merumuskan tujuan biantara mereka dan mengidentifikasi target audiensnya.
  3. Setiap kelompok mulai menyusun kerangka awal biantara berdasarkan struktur yang telah dipelajari, mencakup poin-poin utama yang akan disampaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan kerangka awal biantara mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap kerangka biantara yang disajikan, khususnya mengenai kelengkapan struktur dan relevansi topik.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kerangka yang jelas sebagai dasar penyusunan biantara yang baik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang struktur biantara dan pentingnya kerangka dalam penyusunan pidato.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar merancang biantara.
  3. Guru memberikan tugas untuk mengembangkan kerangka biantara menjadi draf teks lengkap di rumah dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui kegiatan menulis, peserta didik dapat mengembangkan isi biantara berdasarkan kerangka yang telah dibuat dengan bahasa Sunda yang santun.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang struktur dan kerangka biantara.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengembangkan isi biantara berdasarkan kerangka yang telah dibuat dan mengingatkan kembali proyek akhir yang akan dinilai.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi peserta didik untuk membuat jadwal kerja kelompok dalam menyelesaikan penulisan teks biantara, termasuk pembagian tugas dan target waktu.
  2. Guru memberikan contoh pengembangan poin-poin kerangka menjadi paragraf yang utuh dan kohesif dalam bahasa Sunda.
  3. Peserta didik secara individu atau berpasangan mulai menulis draf isi biantara berdasarkan kerangka yang telah mereka buat, dengan memperhatikan pilihan kata dan kalimat yang santun.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan masukan tentang pengembangan ide, penggunaan diksi, dan kesantunan bahasa Sunda dalam penulisan biantara.
  2. Peserta didik saling bertukar draf biantara dengan teman kelompok untuk saling mengoreksi dan memberikan saran perbaikan, terutama terkait kejelasan pesan dan penggunaan bahasa.
  3. Kelompok menyempurnakan draf biantara mereka, memastikan semua bagian kerangka terisi dengan baik dan pesan tersampaikan secara efektif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok secara bergantian membacakan sebagian teks biantara yang telah ditulis di depan kelompok lain untuk mendapatkan masukan awal.
  2. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik mengenai kesesuaian isi dengan topik, kelengkapan argumen, dan penggunaan bahasa Sunda yang baik dan benar.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya revisi dan penyuntingan dalam proses penulisan biantara.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan proses penulisan dan pengembangan isi biantara.
  2. Guru mengapresiasi kerja keras peserta didik dalam menulis biantara dan mendorong mereka untuk terus berlatih.
  3. Guru memberikan tugas untuk berlatih membaca biantara di rumah dengan memperhatikan lafal dan intonasi, serta memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Dengan berlatih di depan kelas, peserta didik dapat menyampaikan biantara dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat serta percaya diri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan kesiapan peserta didik untuk menyampaikan biantara yang telah mereka susun.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyampaikan biantara secara langsung dan mengingatkan kembali tentang kriteria penilaian penampilan biantara.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru memberikan kesempatan kepada beberapa peserta didik untuk melakukan pemanasan vokal dan melatih ekspresi wajah di depan kelas secara singkat.
  2. Guru mengulas kembali aspek-aspek penting dalam penyampaian biantara, seperti lafal, intonasi, volume suara, jeda, dan ekspresi non-verbal.
  3. Peserta didik secara individu melakukan persiapan akhir, membaca ulang teks biantara, dan berlatih di tempat duduk masing-masing.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menguji hasil: Peserta didik secara bergiliran maju ke depan kelas untuk menyampaikan biantara yang telah mereka susun.
  2. Guru dan teman-teman lain mendengarkan dengan saksama dan mencatat hal-hal yang menarik atau perlu diperbaiki dari penampilan setiap peserta didik.
  3. Setiap peserta didik menyampaikan biantara mereka di depan kelas, berusaha menerapkan aspek-aspek penyampaian yang telah dipelajari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setelah setiap penampilan, teman-teman dan guru memberikan umpan balik konstruktif mengenai lafal, intonasi, ekspresi, dan isi biantara.
  2. Peserta didik yang tampil merefleksikan penampilan mereka berdasarkan umpan balik yang diterima dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  3. Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas keberanian serta usaha peserta didik dalam menyampaikan biantara.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang Ngareka Biantara dari awal hingga penyampaian.
  2. Guru memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi dan karya biantara mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan motivasi untuk terus melatih keterampilan berbicara di depan umum dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun kerangka dan draf teks biantara sesuai topik yang ditentukan.

Alat & bahan: Teks biantara contoh, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini, lalu diskusikan tema yang cocok untuk biantara berdasarkan gambar tersebut.
  2. Bersama kelompokmu, tentukan satu topik biantara yang relevan dengan lingkungan sekolah atau budaya Sunda.
  3. Susunlah kerangka biantara dengan mengisi bagian bubuka, eusi, dan panutup pada tabel yang disediakan.
  4. Kembangkan kerangka tersebut menjadi draf teks biantara lengkap dalam bahasa Sunda.
  5. Periksa kembali teks biantara kalian, pastikan menggunakan bahasa Sunda yang santun dan mudah dipahami.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Naon ari biantara téh?
  2. Sok sebutkeun conto-conto acara nu merlukeun biantara!
  3. Bagian-bagian naon waé nu aya dina biantara?
  4. Naon gunana lamun urang bisa biantara?

Formatif (proses): Observasi selama diskusi kelompok dan pemberian umpan balik terhadap draf kerangka serta teks biantara.

Sumatif (akhir): Penilaian penampilan biantara peserta didik menggunakan rubrik penilaian.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi struktur biantaraStruktur Biantara (Bubuka, Eusi, Panutup)2 JPPenalaran Kritis
2Menentukan topik dan tujuan biantaraPenentuan Topik dan Tujuan Biantara2 JPKreativitas
3Menyusun kerangka dan teks biantaraPenyusunan Kerangka dan Teks Biantara2 JPKreativitas
4Menyampaikan biantara dengan tepatPraktik Penyampaian Biantara2 JPKomunikasi
Halaman 9 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Biantara, atawa pidato, mangrupa salah sahiji wangun komunikasi lisan anu penting pisan dina kahirupan sapopoé. Ngaliwatan biantara, urang bisa nepikeun gagasan, pamadegan, atawa ajakan ka balaréa. Modul ieu baris ngajak hidep diajar kumaha carana ngareka biantara anu alus tur matak kataji, ti mimiti nyusun kerangka nepi ka ngalatih cara nepikeunana.

1. Wangun Biantara
Biantara nyaéta nepikeun omongan di hareupeun jalma réa pikeun tujuan nu tangtu. Tujuan biantara bisa rupa-rupa, saperti méré informasi, ngajak, ngahibur, atawa mangaruhan. Biantara biasana ditepikeun dina acara-acara resmi atawa teu resmi. Contona, biantara dina upacara bendera, perpisahan sakola, atawa acara hajatan. Ngareka biantara merlukeun perencanaan anu matang sangkan pesen anu ditepikeun bisa kaharti ku nu ngaregepkeun.

2. Struktur Biantara
Biantara anu alus umumna boga tilu bagian utama, nyaéta bubuka, eusi, jeung panutup. Bubuka mangrupa bagian awal biantara nu gunana pikeun ngahaturanan salam, muji sukur, sarta nepikeun kasang tukang atawa tujuan biantara. Eusi mangrupa bagian inti biantara nu ngandung sagala informasi, gagasan, atawa pesen anu rék ditepikeun. Panutup mangrupa bagian ahir biantara nu eusina kacindekan, harepan, atawa hatur nuhun sarta salam panutup. Katiluna kudu runtut jeung silihrojong.

3. Léngkah-léngkah Ngareka Biantara
Aya sababaraha léngkah dina ngareka biantara. Kahiji, nangtukeun topik jeung tujuan biantara. Topik kudu luyu jeung acara, sedengkeun tujuan kudu jelas. Kadua, nyusun kerangka biantara. Kerangka ieu mangrupa céklist poin-poin penting anu rék ditepikeun dina bubuka, eusi, jeung panutup. Katilu, ngembangkeun kerangka jadi teks biantara anu lengkep. Perhatikeun pilihan kecap, kalimah, jeung gaya basa anu luyu jeung audién. Kaopat, latihan nepikeun biantara. Latihan ngabantu urang lancar dina nepikeunana.

4. Aspek Penting dina Nepikeun Biantara
Nepikeun biantara teu ngan saukur maca teks, tapi ogé merlukeun sababaraha aspek penting. Mimiti, lafal kudu jelas sangkan kecap-kecap kadéngé bentes. Kadua, intonasi kudu luyu, nyaéta undak-usukna sora kudu merenah sangkan biantara teu monoton. Katilu, ekspresi jeung gerak awak. Ékspresi nu luyu jeung eusi biantara bakal ngajadikeun biantara leuwih hirup tur matak kataji. Panungtung, kontak panon ka audién pikeun ngawangun hubungan.

Rangkuman: Ngareka biantara mangrupa prosés nyusun pidato anu boga struktur bubuka, eusi, jeung panutup. Léngkah-léngkahna dimimitian ku nangtukeun topik jeung tujuan, nyusun kerangka, ngembangkeun teks, sarta latihan nepikeun. Dina nepikeun biantara, penting pikeun merhatikeun lafal, intonasi, ekspresi, jeung gerak awak sangkan pesen bisa nepi kalawan éféktif ka balaréa.

Halaman 10 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BiantaraPidato
NgarekaMerancang/menyusun
BubukaPembukaan
EusiIsi
PanutupPenutup
LafalCara mengucapkan bunyi bahasa
IntonasiNada bicara
EkspresiMimik wajah atau gerak tubuh
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Ngareka Biantara" mata pelajaran Bahasa sunda Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Ngareka Biantara — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Ngareka Biantara ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIPeta Konsep
Ngareka BiantaraWangun BiantaraStruktur BiantaraLéngkah-léngkah Ngareka BiantaraAspek Penting dina Nepikeun Biantara
Dari sub-bab Ngareka BiantaraHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa sunda kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ngareka Biantara pada Bahasa sunda SMP, Fase D, elemen Berbicara dan Mempresentasikan.

Modul Ngareka Biantara ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Ngareka Biantara untuk Bahasa sunda kelas VII.

Apakah modul ajar Bahasa sunda materi Ngareka Biantara ini gratis?

Ya. Modul Ngareka Biantara untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Ngareka Biantara ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa sunda kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa sunda kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Ngareka Biantara ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ngareka Biantara dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa sunda kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa sunda kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Ngareka Biantara ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ngareka Biantara tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ngareka Biantara untuk Bahasa sunda kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Ngareka Biantara ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa sunda kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ngareka Biantara beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa sunda kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa sunda ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Ngareka Biantara yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Bahasa sunda SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.