Modul Ajar SMP

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMP

18 modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII SMP (Fase D) siap unduh — Analisis Data dan Visualisasi Sederhana, BERFIKIR KOMPUTASIONAL, dan Bias…

18 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 9 materi kelas VIII & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VIII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokStruktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal konsep dasar algoritma dan mampu menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah secara terstruktur.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi efektivitas penggunaan struktur kontrol dalam menyelesaikan masalah pemrograman.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik menghasilkan berbagai gagasan solusi kreatif untuk masalah koding menggunakan perulangan dan percabangan.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja Sama dan Berkomunikasi untuk Mencapai Tujuan Bersama
    Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk merancang dan mengimplementasikan program dengan struktur kontrol.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKoding dan Kecerdasan Artifisial
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu mengembangkan program sederhana yang melibatkan struktur kontrol dasar seperti perulangan dan percabangan untuk menyelesaikan masalah komputasi, serta memahami konsep dasar kecerdasan artifisial.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualStruktur kontrol perulangan dan percabangan adalah perintah dasar yang digunakan dalam berbagai bahasa pemrograman seperti Python, Scratch, atau JavaScript.
KonseptualPerulangan memungkinkan eksekusi blok kode berulang kali, sedangkan percabangan memungkinkan pemilihan blok kode berdasarkan kondisi tertentu.
ProseduralPeserta didik akan belajar menuliskan sintaks perulangan (for, while) dan percabangan (if, else if, else) serta menggunakannya untuk memecahkan masalah koding.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memilih struktur kontrol yang tepat untuk efisiensi dan kejelasan kode program yang mereka buat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi kebutuhan penggunaan struktur kontrol perulangan dan percabangan dalam algoritma dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan praktik langsung, peserta didik dapat menuliskan sintaks dasar perulangan (misalnya 'for' dan 'while') menggunakan bahasa pemrograman visual (Scratch) atau teks (Python) dengan benar.
  3. Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan perbedaan dan fungsi dari berbagai jenis struktur kontrol percabangan (misalnya 'if', 'if-else', 'if-elif-else') secara akurat.
  4. Dengan menggunakan lembar kerja dan praktik koding, peserta didik dapat menerapkan struktur kontrol percabangan untuk membuat program yang dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi tertentu dengan logis.
  5. Melalui proyek pemrograman sederhana, peserta didik dapat menggabungkan perulangan dan percabangan untuk menyelesaikan masalah yang lebih kompleks dengan efisien.
  6. Setelah menyelesaikan tantangan koding, peserta didik dapat menganalisis dan memperbaiki kesalahan (debugging) pada program yang menggunakan struktur kontrol perulangan dan percabangan secara mandiri.
Halaman 2 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Struktur kontrol perulangan dan percabangan adalah fondasi utama dalam membangun logika program yang cerdas dan efisien, memungkinkan komputer mengambil keputusan dan melakukan tugas berulang secara otomatis.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memberitahu komputer untuk melakukan sesuatu berulang kali atau memilih tindakan berdasarkan situasi tertentu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penggunaan operator logika dan perbandingan dalam kondisi percabangan serta konsep deret aritmatika/geometri dalam perulangan.
Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun algoritma secara runtut dan jelas seperti menyusun prosedur atau instruksi yang logis.
Ilmu Pengetahuan Alam: Simulasi proses alam yang berulang (misalnya siklus air) atau pengambilan keputusan berdasarkan kondisi lingkungan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong anak untuk mencari contoh penggunaan perulangan atau percabangan dalam aplikasi sehari-hari yang mereka gunakan di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dilengkapi dengan komputer atau laptop yang terhubung internet, serta lingkungan pengembangan visual (Scratch) atau teks (Python) yang sudah terinstal.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform koding online seperti Scratch atau Replit untuk praktik langsung dan berbagi kode program antar peserta didik.
Halaman 3 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi kebutuhan penggunaan struktur kontrol perulangan dan percabangan dalam algoritma dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tepuk Angka: Guru menyebut angka, peserta didik tepuk tangan sebanyak angka tersebut. Jika angka ganjil, tepuk tangan satu kali lebih banyak.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan sebuah video singkat tentang robot yang melakukan tugas berulang (misalnya merakit barang) dan robot yang memilih jalur berdasarkan rintangan, kemudian bertanya: 'Apa yang membuat robot ini bisa melakukan tugas berulang atau mengambil keputusan?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi kebutuhan perulangan dan percabangan, serta menjelaskan bahwa kegiatan akan melibatkan diskusi kelompok dan analisis masalah nyata.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru membagikan dua skenario masalah sehari-hari: 1) menghitung total belanjaan dengan banyak item yang sama, dan 2) menentukan apakah seseorang boleh masuk wahana permainan berdasarkan tinggi dan usia.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi skenario masalah.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok berdiskusi untuk menganalisis skenario tersebut, mengidentifikasi bagian mana yang memerlukan pengulangan tindakan dan bagian mana yang memerlukan pengambilan keputusan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan langkah-langkah algoritma penyelesaian masalah untuk kedua skenario di LKPD, dengan menyoroti bagian yang berulang dan bagian yang bercabang.
  2. Guru berkeliling membimbing kelompok, memastikan mereka fokus pada identifikasi kebutuhan struktur kontrol tanpa harus menulis kode program lengkap.
  3. Setiap kelompok memilih satu perwakilan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan mengapa mereka mengidentifikasi bagian tersebut sebagai perulangan atau percabangan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setelah presentasi, guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan dan mengevaluasi berbagai pendekatan solusi dari setiap kelompok.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap identifikasi kebutuhan struktur kontrol oleh peserta didik, mengklarifikasi konsep yang mungkin masih ambigu.
  3. Guru melakukan penguatan konsep dengan menjelaskan definisi dan fungsi dasar perulangan serta percabangan, mengaitkannya dengan contoh-contoh yang telah dianalisis peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan mengenai pentingnya struktur kontrol perulangan dan percabangan dalam menyelesaikan masalah komputasi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar hari ini, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas singkat berupa mencari contoh lain penggunaan perulangan atau percabangan dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan praktik langsung, peserta didik dapat menuliskan sintaks dasar perulangan (misalnya 'for' dan 'while') menggunakan bahasa pemrograman visual (Scratch) atau teks (Python) dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Sambung Kata Coding: Guru memulai dengan satu kata terkait koding, peserta didik bergantian menyebut kata berikutnya yang masih berhubungan, tidak boleh mengulang.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru membuka pelajaran dengan meninjau kembali konsep perulangan yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya, misalnya 'Bagaimana kita bisa membuat robot berjalan 10 langkah tanpa menulis perintah 'gerak 10 langkah' sebanyak 10 kali?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menemukan dan mempraktikkan cara membuat perulangan dalam Scratch atau Python, serta menjelaskan bahwa mereka akan bereksplorasi secara mandiri.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan contoh program sederhana di Scratch atau Python yang menggunakan perulangan (misalnya, menampilkan angka 1-5 atau menggerakkan objek berulang kali) tanpa menjelaskan sintaksnya secara detail.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik diberi tantangan untuk membuat program serupa yang menghasilkan output berulang atau gerakan berulang, kemudian diminta untuk mengidentifikasi bagaimana program tersebut bisa melakukan pengulangan.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara mandiri atau berpasangan mencoba berbagai blok atau sintaks perulangan yang tersedia di Scratch atau Python, mencari tahu bagaimana cara kerja masing-masing.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik bereksperimen dengan mengubah nilai atau kondisi pada blok/sintaks perulangan (misalnya, mengubah jumlah pengulangan, mengubah variabel kontrol) untuk melihat efeknya pada output program.
  2. Pembuktian: Setiap peserta didik atau pasangan membuat program sederhana menggunakan perulangan 'for' dan 'while' (atau blok 'ulangi' dan 'ulangi sampai' di Scratch) untuk menyelesaikan dua masalah yang diberikan di LKPD.
  3. Peserta didik saling menguji program yang dibuat oleh teman di kelompoknya untuk memastikan program berjalan sesuai harapan dan sintaks yang digunakan benar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik secara individu menuliskan kesimpulan tentang perbedaan antara perulangan 'for' dan 'while' (atau blok 'ulangi' dan 'ulangi sampai') serta kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya.
  2. Guru memberikan umpan balik langsung saat peserta didik menunjukkan programnya, mengoreksi sintaks atau logika yang keliru dan memberikan penguatan pada pemahaman yang benar.
  3. Guru melakukan penguatan dengan menjelaskan secara formal sintaks dan fungsi perulangan 'for' (atau 'ulangi N kali') untuk iterasi terhingga dan 'while' (atau 'ulangi sampai') untuk iterasi berdasarkan kondisi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum kembali konsep perulangan dan berbagai jenisnya yang telah dipelajari hari ini.
  2. Guru memberikan pujian atas semangat eksplorasi peserta didik dan menanyakan 'Apa hal baru yang paling menarik yang kalian temukan hari ini?', menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan pengantar singkat untuk materi percabangan di pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Kode: Perulangan & Percabangan!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, merancang, dan menerapkan struktur kontrol perulangan dan percabangan dalam masalah koding.

Alat & bahan: Komputer/laptop, koneksi internet, aplikasi Scratch atau Python IDE, pensil, kertas.

Langkah kerja:

  1. Telusuri kode program Python berikut baris demi baris. Tuliskan nilai setiap variabel pada tiap putaran dan keluaran programnya.
    Python1nilai = 702if nilai >= 70:3 print("Tuntas")4else:5 print("Remedial")
    Gambar 1. Kode program
  2. Amati diagram alir berikut. Identifikasi langkah mana yang berulang dan mana yang merupakan keputusan.
  3. Rancang sebuah pseudocode atau diagram alir untuk masalah 'Mesin Penjual Minuman Otomatis' yang menerima uang, mengecek stok, dan mengembalikan kembalian.
  4. Buka aplikasi Scratch atau Python, lalu buat program sederhana yang menampilkan angka 1 hingga 5 menggunakan perulangan 'for' atau blok 'ulangi'.
  5. Modifikasi program di langkah 3 agar hanya menampilkan angka genap dari 1 hingga 10 menggunakan percabangan 'if' di dalam perulangan.
  6. Buat program 'Pemeriksa Kelulusan' yang meminta input nilai ujian dan menampilkan 'Lulus' jika nilai >= 75, atau 'Remedial' jika nilai < 75.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'urutan' dalam sebuah instruksi komputer?
  2. Bisakah Anda memberikan contoh instruksi yang harus diulang berkali-kali dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Bagaimana cara kita membuat pilihan atau keputusan dalam sebuah instruksi?
  4. Apakah Anda pernah menggunakan aplikasi yang meminta Anda memilih sesuatu, lalu aplikasi tersebut merespons berbeda?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan praktik koding, serta penilaian hasil LKPD untuk mengukur pemahaman dan penerapan struktur kontrol.

Sumatif (akhir): Tes tertulis dan proyek koding sederhana untuk mengevaluasi kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi, merancang, dan mengimplementasikan perulangan dan percabangan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi kebutuhan perulangan dan percabanganKonsep perulangan dan percabangan2 JPPenalaran Kritis
2Menuliskan sintaks dasar perulanganSintaks 'for' dan 'while' (atau blok 'ulangi')2 JPKreativitas
3Menjelaskan jenis-jenis percabanganSintaks 'if', 'if-else', 'if-elif-else'2 JPPenalaran Kritis
4Menerapkan struktur kontrol percabanganPraktik koding dengan 'if', 'if-else', 'if-elif-else'2 JPKolaborasi
Halaman 8 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Struktur kontrol adalah bagian fundamental dalam pemrograman yang memungkinkan kita mengendalikan alur eksekusi program. Dengan struktur kontrol, program tidak hanya berjalan secara sekuensial dari atas ke bawah, tetapi juga dapat melakukan tugas berulang atau membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu, menjadikan program lebih dinamis dan cerdas.

1. Pengenalan Struktur Kontrol
Struktur kontrol adalah pernyataan dalam bahasa pemrograman yang mengatur urutan eksekusi instruksi. Tanpanya, program hanya akan berjalan secara linear. Ada dua jenis utama struktur kontrol: perulangan (looping) dan percabangan (branching/conditional). Perulangan digunakan untuk mengulang blok kode, sementara percabangan digunakan untuk memilih blok kode mana yang akan dieksekusi berdasarkan suatu kondisi. Pemahaman yang kuat tentang struktur kontrol sangat penting untuk menulis program yang efektif dan efisien.

2. Perulangan 'for' (Iterasi Terhingga)
Perulangan 'for' digunakan ketika kita tahu berapa kali sebuah blok kode harus diulang. Ini sering disebut sebagai iterasi terhingga. Dalam Python, sintaks umumnya adalah 'for variabel in range(jumlah_pengulangan):'. Variabel akan mengambil nilai dari urutan yang diberikan (misalnya, angka dari 0 hingga jumlah_pengulangan-1). Contoh penggunaannya adalah menampilkan deret angka, mengulang animasi beberapa kali, atau memproses setiap item dalam sebuah daftar. Perulangan 'for' sangat berguna untuk tugas-tugas yang memiliki batas pengulangan yang jelas.

3. Perulangan 'while' (Iterasi Berdasarkan Kondisi)
Perulangan 'while' digunakan ketika kita ingin mengulang sebuah blok kode selama suatu kondisi tertentu bernilai benar. Jumlah pengulangan tidak selalu diketahui di awal, melainkan ditentukan oleh kondisi yang terus dievaluasi. Sintaks umumnya adalah 'while kondisi_benar:'. Blok kode di dalam 'while' akan terus dieksekusi selama 'kondisi_benar' terpenuhi. Penting untuk memastikan bahwa kondisi tersebut pada akhirnya akan menjadi salah, jika tidak, program akan mengalami 'infinite loop' atau perulangan tak terbatas. Contoh penggunaan 'while' adalah meminta input sampai input valid, atau permainan tebak angka.

4. Percabangan 'if' (Kondisi Tunggal)
Percabangan 'if' adalah struktur kontrol paling dasar untuk membuat keputusan. Ini memungkinkan program untuk mengeksekusi sebuah blok kode hanya jika suatu kondisi tertentu bernilai benar. Jika kondisi salah, blok kode tersebut akan dilewati. Sintaks umumnya adalah 'if kondisi: blok_kode'. 'Kondisi' adalah ekspresi Boolean yang menghasilkan 'True' atau 'False'. Contoh penggunaannya adalah mengecek apakah sebuah angka positif, atau apakah pengguna memiliki hak akses.

5. Percabangan 'if-else' (Dua Kondisi)
Percabangan 'if-else' digunakan ketika ada dua kemungkinan tindakan yang berbeda berdasarkan suatu kondisi. Jika kondisi 'if' benar, satu blok kode dieksekusi. Jika kondisi 'if' salah, blok kode lain di bagian 'else' yang akan dieksekusi. Sintaksnya adalah 'if kondisi: blok_kode_1 else: blok_kode_2'. Ini sangat berguna untuk skenario pilihan biner, seperti 'lulus atau tidak lulus', 'genap atau ganjil', atau 'ya atau tidak'. Program menjadi lebih responsif terhadap berbagai input atau situasi.

6. Percabangan 'if-elif-else' (Banyak Kondisi)
Ketika ada lebih dari dua kemungkinan tindakan yang berbeda, kita menggunakan percabangan 'if-elif-else'. 'elif' adalah singkatan dari 'else if' dan memungkinkan kita untuk mengecek kondisi tambahan jika kondisi 'if' sebelumnya salah. Program akan mengecek kondisi secara berurutan; blok kode pertama yang kondisinya benar akan dieksekusi, dan sisa percabangan akan dilewati. Jika tidak ada kondisi yang benar, blok kode di bagian 'else' (jika ada) akan dieksekusi. Sintaksnya 'if kondisi1: blok_kode_1 elif kondisi2: blok_kode_2 else: blok_kode_akhir'. Ini cocok untuk sistem penilaian bertingkat (A, B, C, D) atau klasifikasi input yang kompleks.

7. Operator Logika dan Perbandingan
Kondisi dalam perulangan dan percabangan dibangun menggunakan operator perbandingan (misalnya == (sama dengan), != (tidak sama dengan), < (kurang dari), > (lebih dari), <= (kurang dari atau sama dengan), >= (lebih dari atau sama dengan)) dan operator logika (misalnya AND, OR, NOT). Operator logika memungkinkan kita untuk menggabungkan beberapa kondisi menjadi satu ekspresi yang lebih kompleks. Misalnya, 'if (usia > 18) AND (memiliki_SIM):'. Memahami operator ini sangat penting untuk membuat kondisi yang tepat dan logis dalam program.

8. Struktur Kontrol Bersarang (Nested)
Perulangan dapat berada di dalam perulangan lain (nested loops), dan percabangan dapat berada di dalam percabangan lain (nested conditionals), atau bahkan percabangan di dalam perulangan, dan sebaliknya. Struktur bersarang ini memungkinkan kita untuk menangani masalah yang lebih kompleks. Misalnya, perulangan bersarang dapat digunakan untuk memproses data dalam tabel (baris dan kolom), atau percabangan bersarang untuk skenario keputusan yang sangat spesifik setelah beberapa kondisi awal terpenuhi. Namun, perlu hati-hati agar kode tidak menjadi terlalu rumit dan sulit dibaca.

Rangkuman: Struktur kontrol perulangan ('for' dan 'while') dan percabangan ('if', 'if-else', 'if-elif-else') adalah inti dari logika pemrograman. Perulangan mengotomatiskan tugas berulang, sementara percabangan memungkinkan program membuat keputusan berdasarkan kondisi. Dengan menggabungkan keduanya, kita dapat membangun program yang mampu menyelesaikan masalah kompleks secara cerdas dan efisien, menjadi fondasi penting dalam pengembangan perangkat lunak.

Halaman 9 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AlgoritmaUrutan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah.
PerulanganBlok kode yang dieksekusi berulang kali.
PercabanganBlok kode yang dieksekusi berdasarkan kondisi.
SintaksAturan penulisan kode dalam bahasa pemrograman.
KondisiEkspresi yang bernilai benar atau salah (True/False).
PseudocodeDeskripsi algoritma yang mirip kode program tetapi tidak terikat sintaks bahasa tertentu.
DebuggingProses menemukan dan memperbaiki kesalahan dalam program.
IterasiSatu kali pengulangan dalam sebuah loop.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Kelas VIII SMP — Fase D

Kelas VIII — ditulis juga kelas 8 — di SMP berada di Fase D, dan 9 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Koding dan Kecerdasan Artifisial juga dipanggil KKA, koding, coding, dan coding dan ai — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII (kelas 8) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII (kelas 8) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII (kelas 8) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIPeta Konsep
Struktur Kontrol: Perulangan dan PercabanganPengenalan Struktur KontrolPerulangan 'for' (Iterasi Terhingga)Perulangan 'while' (Iterasi Berdasarkan Kondisi)Percabangan 'if' (Kondisi Tunggal)Percabangan 'if-else' (Dua Kondisi)
Dari sub-bab Struktur Kontrol: Perulangan dan PercabanganLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan1Variabel dan Tipe Data1Pemrograman Blok Tingkat Lanjut1Analisis Data dan Visualisasi Sederhana1Bias dan Transparansi Algoritma…+4 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDStruktur Kontrol: Perulangan dan PercabanganVariabel dan Tipe DataPemrograman Blok Tingkat LanjutAnalisis Data dan Visualisasi Sederhana
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMP

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VIII (kelas 8) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII SMP?

9 materi, urut mengajar dari Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan hingga Proyek Aplikasi Blok. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Koding dan Kecerdasan Artifisial?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Koding dan Kecerdasan Artifisial sering disebut apa lagi?

Nama resminya Koding dan Kecerdasan Artifisial, tetapi di sekolah ia juga dipanggil KKA, koding, coding, coding dan ai. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.