Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII
Konten digital
Modul ajar (RPP) Koding dan Kecerdasan Artifisial SMP kelas VIII materi Konten digital lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Konten digital yang Anda cari? Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Konten digital |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami dasar-dasar penggunaan internet dan media sosial serta pernah mengakses berbagai jenis konten digital.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Berpikir Komputasional dan Koding |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah, merancang solusi digital berbasis koding, serta menciptakan karya digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dengan mempertimbangkan etika dan dampak sosial. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Konten digital meliputi teks, gambar, audio, video, dan animasi yang dapat diakses melalui perangkat elektronik. |
| Konseptual | Konten digital adalah informasi yang disimpan dan didistribusikan dalam format digital, memiliki karakteristik interaktif, mudah dibagikan, dan dapat diperbarui. |
| Prosedural | Mempelajari langkah-langkah membuat konten digital sederhana, mengunggah, dan menyebarkannya dengan memperhatikan aspek keamanan dan etika. |
| Metakognitif | Menyadari pentingnya memahami dampak pembuatan dan penyebaran konten digital terhadap diri sendiri dan orang lain, serta cara belajar membuat konten yang bertanggung jawab. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis konten digital dan karakteristiknya dengan tepat.
- Menjelaskan prinsip-prinsip dasar pembuatan konten digital yang efektif dan bertanggung jawab.
- Merancang ide konten digital yang kreatif dan relevan dengan topik tertentu.
- Membuat draf konten digital sederhana menggunakan alat bantu digital.
- Menganalisis dampak positif dan negatif konten digital terhadap individu dan masyarakat.
- Mempresentasikan hasil draf konten digital dengan percaya diri dan menerima masukan.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa konten digital adalah sarana ekspresi dan komunikasi yang kuat, namun memerlukan tanggung jawab dalam pembuatan dan penyebarannya agar bermanfaat dan tidak merugikan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah video pendek di media sosial bisa begitu viral dan memengaruhi banyak orang?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis teks persuasif dan deskriptif untuk konten digital, serta keterampilan presentasi. Seni Budaya: Penerapan prinsip desain visual, komposisi warna, dan estetika dalam pembuatan konten digital berupa gambar atau video. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Diskusi tentang etika digital, hak cipta, privasi, dan tanggung jawab warga negara dalam menyebarkan informasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang jenis konten digital yang aman dan edukatif untuk anak, serta membantu memantau penggunaan perangkat digital di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas didesain nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik menggunakan perangkat, dengan akses internet yang stabil dan proyektor untuk presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi desain grafis sederhana (Canva), presentasi (Google Slides), atau editor video dasar (CapCut) yang dapat diakses melalui smartphone atau komputer sekolah. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis konten digital dan karakteristiknya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Konten digital apa yang paling sering kalian lihat?', menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Mengapa ada konten yang menarik dan ada yang tidak?'. Peserta didik sadar bahwa mereka akan belajar mengidentifikasi jenis dan karakteristik konten. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai contoh konten digital (teks, gambar, video pendek, audio) dari berbagai platform. Mereka mengamati dan mencatat karakteristik unik dari setiap jenis konten yang mereka temukan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi LKPD untuk mengklasifikasikan konten digital berdasarkan jenis, format, dan platform penyebarannya, serta mencatat contoh-contoh yang mereka temukan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, serta meluruskan miskonsepsi. Diskusi kelas diadakan untuk merangkum jenis-jenis konten digital dan karakteristik utamanya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas pengamatan konten digital di rumah. Pertemuan diakhiri dengan doa dan semangat untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan prinsip-prinsip dasar pembuatan konten digital yang efektif dan bertanggung jawab dan Merancang ide konten digital yang kreatif dan relevan dengan topik tertentu. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa saja yang perlu diperhatikan saat membuat konten agar menarik dan bermanfaat?', menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memantik diskusi tentang etika digital. Peserta didik sadar bahwa mereka akan merancang dan membuat konten digital yang bertanggung jawab. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mempelajari prinsip-prinsip pembuatan konten digital yang efektif (misalnya, relevansi, kejelasan, orisinalitas) dan bertanggung jawab (misalnya, hak cipta, privasi, anti-hoax) melalui studi kasus dan materi yang disediakan guru. Mereka berdiskusi tentang dampak positif dan negatif konten digital. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merancang ide konten digital sederhana (misalnya, poster digital, infografis, video pendek edukatif) tentang tema 'Pentingnya Menjaga Lingkungan Sekolah'. Mereka membuat sketsa atau storyboard awal, mempertimbangkan prinsip efektivitas dan tanggung jawab. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan ide rancangan konten digital mereka. Kelompok lain memberikan masukan konstruktif. Guru memberikan arahan dan saran untuk penyempurnaan rancangan, khususnya terkait aspek etika dan kreativitas. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan prinsip-prinsip penting dalam merancang konten digital yang baik. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif dan memberikan motivasi untuk melanjutkan pengerjaan proyek. Pertemuan diakhiri dengan doa dan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Membuat draf konten digital sederhana menggunakan alat bantu digital dan Mempresentasikan hasil draf konten digital dengan percaya diri dan menerima masukan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa tantangan terbesar saat mewujudkan ide menjadi sebuah karya?', menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memotivasi untuk menyelesaikan proyek. Peserta didik sadar bahwa mereka akan mempraktikkan pembuatan konten dan mempresentasikan hasilnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara mandiri atau berkelompok melanjutkan pengerjaan draf konten digital mereka, memanfaatkan aplikasi sederhana seperti Canva, Google Slides, atau aplikasi editor video dasar yang tersedia di perangkat mereka. Guru berkeliling memberikan bimbingan teknis dan konseptual. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menyelesaikan draf konten digital mereka. Mereka memastikan konten yang dibuat sesuai dengan rancangan, memperhatikan aspek visual, pesan yang disampaikan, serta prinsip tanggung jawab yang telah dipelajari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan draf konten digital mereka di depan kelas. Peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik yang konstruktif. Guru menekankan pentingnya proses belajar dan perbaikan berkelanjutan, serta dampak konten yang dibuat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik bersama-sama merefleksikan proses pembuatan konten digital dan pelajaran yang didapat. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua kelompok atas kerja keras dan kreativitasnya. Peserta didik menuliskan refleksi pribadi. Guru menutup dengan doa dan pesan positif tentang menjadi kreator konten yang bertanggung jawab. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai jenis konten digital serta menganalisis karakteristiknya.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, spidol, perangkat digital (opsional), akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Amati berbagai contoh konten digital yang ditampilkan oleh guru atau yang kalian temukan di internet.
Konten Digital Teks Gambar Audio Video - Diskusikan dalam kelompok, jenis konten apa saja yang kalian lihat (teks, gambar, audio, video).
- Catat karakteristik unik dari setiap jenis konten digital (misalnya, interaktif, durasi, format).
- Isilah tabel klasifikasi di bawah ini dengan contoh konten digital yang kalian temukan dan karakteristiknya.
- Buatlah peta pikiran sederhana untuk menghubungkan jenis-jenis konten digital yang ada.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang 'konten digital'?
- Sebutkan 3 jenis konten digital yang sering kamu lihat!
- Platform apa yang paling sering kamu gunakan untuk mengakses konten digital?
- Menurutmu, apa bedanya gambar di buku dengan gambar di ponsel?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan merancang ide, dan kolaborasi dalam pembuatan draf konten digital.
Sumatif (akhir): Penilaian draf konten digital yang dibuat kelompok dan presentasi hasil, berdasarkan rubrik yang telah disepakati.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis konten digital dan karakteristiknya dengan tepat. | Jenis dan karakteristik konten digital. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan prinsip-prinsip dasar pembuatan konten digital yang efektif dan bertanggung jawab. | Prinsip pembuatan konten efektif dan etika digital. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kewargaan |
| 3 | Merancang ide dan membuat draf konten digital sederhana menggunakan alat bantu digital. | Perencanaan dan praktik pembuatan konten digital. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Konten digital adalah segala bentuk informasi yang dibuat dan didistribusikan dalam format digital. Kehadirannya telah mengubah cara kita berkomunikasi, belajar, dan berinteraksi. Dari video pendek yang viral hingga berita daring, konten digital ada di mana-mana. Memahami jenis, cara pembuatan, dan dampaknya menjadi sangat penting di era digital ini.
1. Apa Itu Konten Digital?
Konten digital merujuk pada segala jenis data atau informasi yang disimpan dan diakses dalam format elektronik. Ini bisa berupa teks, gambar, audio, video, atau kombinasi dari semuanya. Karakteristik utamanya adalah mudah dibagikan, dapat diubah, dan seringkali interaktif. Contohnya termasuk artikel berita online, foto di media sosial, lagu yang diunduh, atau film yang ditonton melalui layanan streaming. Konten digital memungkinkan informasi tersebar luas dan cepat, mencapai audiens global dalam hitungan detik.
2. Jenis-jenis Konten Digital
Ada beragam jenis konten digital yang kita temui sehari-hari. Teks digital meliputi blog, e-book, dan artikel berita. Gambar digital mencakup foto, infografis, dan ilustrasi. Audio digital termasuk podcast, musik, dan rekaman suara. Video digital adalah salah satu yang paling populer, seperti vlog, tutorial, dan film pendek. Animasi juga merupakan bentuk konten digital yang menarik, sering digunakan dalam iklan atau penjelasan kompleks. Setiap jenis memiliki kekuatan dan kelemahan tersendiri dalam menyampaikan pesan kepada audiens.
3. Prinsip Pembuatan Konten Efektif
Untuk membuat konten digital yang efektif, ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan. Pertama, relevansi: konten harus sesuai dengan minat dan kebutuhan audiens. Kedua, kejelasan: pesan harus mudah dipahami. Ketiga, orisinalitas: hindari meniru karya orang lain. Keempat, kualitas visual/audio: gambar dan suara yang jernih akan meningkatkan daya tarik. Kelima, keterlibatan: ajak audiens berinteraksi, misalnya dengan pertanyaan atau ajakan berkomentar. Konten yang baik mampu menarik perhatian dan meninggalkan kesan positif.
4. Etika dan Tanggung Jawab Konten Digital
Membuat dan menyebarkan konten digital tidak hanya soal kreativitas, tetapi juga tanggung jawab. Penting untuk selalu memperhatikan etika digital. Ini termasuk menghormati hak cipta orang lain, tidak menyebarkan informasi palsu (hoax), menjaga privasi diri sendiri dan orang lain, serta menghindari ujaran kebencian atau cyberbullying. Konten yang bertanggung jawab akan membangun lingkungan digital yang positif dan aman. Setiap kreator konten memiliki peran penting dalam menjaga integritas dan moralitas di dunia maya.
Rangkuman: Konten digital adalah informasi dalam format elektronik yang beragam, seperti teks, gambar, audio, dan video. Pembuatannya memerlukan pemahaman tentang jenis, prinsip efektivitas, serta etika dan tanggung jawab digital. Dengan memperhatikan relevansi, kejelasan, orisinalitas, dan kualitas, kita dapat menciptakan konten yang bermanfaat dan positif, sekaligus menghindari dampak negatif seperti hoax atau pelanggaran privasi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Konten digital | Informasi dalam format elektronik yang dapat diakses melalui perangkat digital. |
| Infografis | Penyajian informasi kompleks dalam bentuk visual yang mudah dipahami. |
| Vlog | Blog dalam format video. |
| Podcast | Program audio digital yang dapat diunduh atau didengarkan secara streaming. |
| Hoax | Informasi palsu atau berita bohong yang sengaja disebarkan. |
| Hak Cipta | Hak eksklusif pencipta untuk mengatur penggunaan hasil karya intelektualnya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Konten digital" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 5 siap unduh
Struktur Kontrol: Perulangan dan PercabanganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopVariabel dan Tipe DataModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPemrograman Blok Tingkat LanjutModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAnalisis Data dan Visualisasi SederhanaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBias dan Transparansi AlgoritmaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Keamanan Data dan PrivasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProyek Aplikasi Sederhana Berbasis BlokModul siap unduh · Word + PDF ber-kopData dan Visualisasi SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProyek Aplikasi BlokBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Koding dan Kecerdasan Artifisial di kelas lain
BAB 1 Men Mengen genali ali Pola Pola dan dan Men Mengolah golah Dat Data a ........ .....Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMPCara membuat game belajar yang interaktifKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMPpemecahan masalah dan algoritmaKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Konten digital ini gratis?
Ya. Modul Konten digital untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Konten digital ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konten digital untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Konten digital ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konten digital pada Koding dan Kecerdasan Artifisial SMP, Fase D, elemen Berpikir Komputasional dan Koding.
Bisakah modul Konten digital ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konten digital dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.