Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII
Etika Digital
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Etika Digital |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengalaman dasar menggunakan internet dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Berpikir Komputasional dan Masyarakat Digital |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase D, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan prinsip-prinsip etika digital dalam berinteraksi di dunia maya serta memahami dampak positif dan negatif teknologi. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata pelanggaran etika digital adalah penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial. |
| Konseptual | Etika digital adalah seperangkat norma dan perilaku yang harus ditaati saat berinteraksi di lingkungan digital. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah dalam menganalisis kasus pelanggaran etika digital dan merumuskan solusinya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis sebelum bertindak di dunia digital untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga contoh pelanggaran etika digital dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep hak dan kewajiban sebagai warga digital secara runtut.
- Dengan menganalisis berbagai skenario, peserta didik dapat merumuskan solusi preventif terhadap cyberbullying dengan tepat.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan cara berkomunikasi yang santun dan bertanggung jawab di media sosial sesuai kaidah etika digital.
Pemahaman bermakna: Memahami etika digital membantu peserta didik menjadi warga digital yang bertanggung jawab, mampu berinteraksi secara aman, dan berkontribusi positif di dunia maya.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memastikan interaksi di dunia maya tetap aman, menghargai orang lain, dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: nilai-nilai gotong royong dan kemanusiaan dalam berinteraksi di dunia digital. Bahasa Indonesia: kemampuan menyusun kalimat yang santun dan efektif dalam berkomunikasi secara digital. Informatika: pemahaman tentang keamanan data pribadi dan privasi dalam konteks etika digital. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang penggunaan internet yang aman di rumah dan memantau aktivitas digital anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dilengkapi dengan akses internet dan proyektor yang memadai, serta lingkungan digital yang aman dan nyaman untuk eksplorasi materi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform media sosial simulasi atau alat presentasi digital untuk membuat kampanye etika digital dan menyajikan hasil kerja kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga contoh pelanggaran etika digital dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis berbagai skenario, peserta didik dapat merumuskan solusi preventif terhadap cyberbullying dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi pelanggaran etika digital dan merumuskan solusinya.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, gawai/komputer (opsional), akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 yang menampilkan sebuah situasi di media sosial.
- Baca dengan cermat setiap skenario kasus pelanggaran etika digital yang disediakan.
- Diskusikan dalam kelompok, identifikasi jenis pelanggaran yang terjadi pada setiap skenario, dan catat dampaknya.
- Rumuskan solusi preventif dan responsif untuk setiap skenario yang telah diidentifikasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu internet?
- Pernahkah kamu menggunakan media sosial? Sebutkan salah satunya!
- Menurutmu, apa saja hal baik dan buruk yang bisa terjadi di internet?
- Mengapa kita perlu berhati-hati saat berinteraksi di dunia maya?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian poster digital/infografis kampanye etika digital yang dibuat kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi contoh pelanggaran etika digital | Jenis-jenis pelanggaran etika digital | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan hak dan kewajiban sebagai warga digital | Hak dan kewajiban warga digital | 2 JP | Kewargaan |
| 3 | Merumuskan solusi preventif terhadap cyberbullying | Pencegahan dan penanganan cyberbullying | 2 JP | Komunikasi |
| 4 | Mempraktikkan komunikasi santun di media sosial | Komunikasi efektif dan bertanggung jawab di dunia digital | 2 JP | Komunikasi |
Etika digital adalah seperangkat aturan tak tertulis yang mengatur perilaku kita saat berinteraksi di dunia maya. Di era digital ini, kita semua adalah warga digital. Sama seperti di dunia nyata, berinteraksi di dunia maya juga membutuhkan tata krama dan tanggung jawab agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Mari kita pelajari lebih dalam tentang etika digital agar kita bisa menjadi warga digital yang cerdas dan bertanggung jawab.
1. Apa Itu Etika Digital?
Etika digital adalah norma, nilai, dan standar perilaku yang harus diterapkan saat menggunakan teknologi digital dan berinteraksi di lingkungan online. Ini mencakup bagaimana kita berkomunikasi, berbagi informasi, dan menghormati privasi orang lain. Etika digital penting untuk mencegah konflik, penyalahgunaan, dan menciptakan lingkungan digital yang positif. Dengan etika digital, kita dapat memastikan bahwa teknologi digunakan untuk kebaikan dan kemajuan, bukan untuk merugikan diri sendiri atau orang lain.
2. Jenis Pelanggaran Etika Digital
Ada berbagai bentuk pelanggaran etika digital yang sering terjadi. Contohnya adalah cyberbullying, yaitu tindakan merundung atau melecehkan orang lain melalui media digital. Ada juga penyebaran hoaks atau berita bohong yang dapat menyesatkan dan menimbulkan kepanikan. Plagiarisme digital, yaitu menjiplak karya orang lain tanpa izin, juga termasuk pelanggaran. Selain itu, ada doxing (menyebarkan informasi pribadi orang lain tanpa persetujuan) dan ujaran kebencian yang menyerang individu atau kelompok tertentu.
3. Hak dan Kewajiban Warga Digital
Sebagai warga digital, kita memiliki hak dan kewajiban. Hak kita antara lain hak atas privasi, hak untuk berekspresi secara bertanggung jawab, dan hak untuk mendapatkan informasi yang akurat. Kewajiban kita meliputi menghormati privasi orang lain, tidak menyebarkan informasi palsu, menggunakan bahasa yang santun, dan melaporkan konten negatif. Dengan memahami dan menjalankan hak serta kewajiban ini, kita turut serta menciptakan ekosistem digital yang sehat dan produktif bagi semua pengguna.
4. Mencegah dan Mengatasi Cyberbullying
Cyberbullying adalah masalah serius di dunia digital. Untuk mencegahnya, kita harus selalu berpikir sebelum memposting, tidak membalas provokasi, dan menjaga informasi pribadi. Jika mengalami cyberbullying, segera laporkan kepada orang dewasa terpercaya (guru, orang tua) atau platform terkait. Jangan simpan sendiri. Penting juga untuk tidak menjadi pelaku cyberbullying dan selalu bersikap empati. Dengan tindakan preventif dan responsif yang tepat, kita bisa mengurangi dampak negatif cyberbullying.
5. Komunikasi Santun di Media Sosial
Komunikasi yang santun adalah kunci dalam berinteraksi di media sosial. Gunakan bahasa yang sopan dan hindari kata-kata kasar atau provokatif. Pikirkan dampak dari setiap komentar atau postingan yang akan dibagikan. Verifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Hormati perbedaan pendapat dan jangan mudah terpancing emosi. Ingatlah bahwa jejak digital kita bersifat permanen, jadi pastikan setiap interaksi mencerminkan pribadi yang positif dan bertanggung jawab.
Rangkuman: Etika digital adalah panduan perilaku di dunia maya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif. Pelanggaran etika digital meliputi cyberbullying, hoaks, dan doxing. Sebagai warga digital, kita memiliki hak privasi dan berekspresi, serta kewajiban menghormati orang lain. Mencegah cyberbullying melibatkan sikap hati-hati dan melaporkan insiden. Komunikasi santun di media sosial sangat penting untuk menjaga interaksi yang bertanggung jawab dan membangun reputasi digital yang baik.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Etika Digital | Aturan perilaku di dunia maya |
| Cyberbullying | Perundungan di media digital |
| Hoaks | Berita bohong |
| Doxing | Penyebaran informasi pribadi tanpa izin |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Etika Digital" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Etika Digital yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Struktur Kontrol: Perulangan dan PercabanganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopVariabel dan Tipe DataModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPemrograman Blok Tingkat LanjutModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAnalisis Data dan Visualisasi SederhanaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBias dan Transparansi AlgoritmaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 4 siap unduh
Keamanan Data dan PrivasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopProyek Aplikasi Sederhana Berbasis BlokModul siap unduh · Word + PDF ber-kopData dan Visualisasi SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProyek Aplikasi BlokBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Koding dan Kecerdasan Artifisial lain yang sudah tersedia
Konten digitalKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMPPengantar Koding dan Dunia DigitalKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMPBERFIKIR KOMPUTASIONALKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMPCara membuat game belajar yang interaktifKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Etika Digital pada Koding dan Kecerdasan Artifisial SMP, Fase D, elemen Berpikir Komputasional dan Masyarakat Digital.
Modul Etika Digital ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Etika Digital untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Etika Digital ini gratis?
Ya. Modul Etika Digital untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Etika Digital ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Etika Digital ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Etika Digital dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Etika Digital ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Etika Digital tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Etika Digital untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Etika Digital ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Etika Digital beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Etika Digital yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Koding dan Kecerdasan Artifisial MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.