MAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Bahasa Sunda Kelas X
Aksara Sunda

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Aksara Sunda adalah sistem penulisan tradisional Sunda yang penting untuk dilestarikan. Terdiri dari Aksara Swara (vokal mandiri), Aksara Ngalagena (konsonan dengan vokal 'a' inheren), dan Rarangken (tanda pengubah vokal atau penambah konsonan). Menguasai Aksara Sunda melibatkan pemahaman sejarah, identifikasi bentuk dan bunyi, serta praktik penulisan yang cermat untuk melestarikan kekayaan budaya Sunda.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Aksara Sunda
Bahasa Sunda · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Aksara Sunda
Bahasa Sunda · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Sunda
Fase / KelasE / X
Materi PokokAksara Sunda
Alokasi Waktu2 Pertemuan (2 JP: 1 JP × 45 menit = 45 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal beberapa aksara daerah lain atau aksara asing dan memiliki minat terhadap kebudayaan Sunda.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, menganalisis, serta menciptakan teks berbahasa Sunda dalam berbagai konteks, termasuk aksara Sunda, untuk berkomunikasi secara efektif dan mengapresiasi kebudayaan Sunda.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAksara Sunda digunakan pada prasasti kuno dan naskah-naskah lontar yang ditemukan di Jawa Barat.
KonseptualAksara Sunda adalah sistem penulisan tradisional masyarakat Sunda yang memiliki kaidah penulisan dan pelafalan spesifik.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara menulis dan membaca aksara Sunda sesuai kaidah yang berlaku.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan aksara daerah sebagai bagian dari identitas budaya dan cara belajar bahasa yang efektif.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari dan melestarikan Aksara Sunda sebagai bagian dari ciptaan-Nya adalah wujud syukur atas anugerah keberagaman budaya Indonesia.
2. Cinta IlmuMenguasai Aksara Sunda akan memperkaya pengetahuan dan keterampilan berbahasa, membuka akses ke sumber ilmu pengetahuan lokal yang kaya.
3. Cinta LingkunganMenggunakan Aksara Sunda dalam penulisan nama atau identitas dapat meningkatkan kesadaran akan kekayaan lingkungan budaya lokal yang perlu dijaga.
4. Cinta Diri dan SesamaMelalui penguasaan Aksara Sunda, kita dapat berkomunikasi dengan lebih mendalam dengan sesama penutur bahasa Sunda dan memahami nilai-nilai luhur leluhur.
5. Cinta Tanah AirMelestarikan Aksara Sunda adalah bentuk nyata cinta tanah air, menunjukkan kebanggaan terhadap identitas budaya bangsa Indonesia yang beragam dan unik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh aksara Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk dan bunyi aksara Swara dan Ngalagena dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengelompokkan aksara Sunda berdasarkan jenisnya (Swara, Ngalagena, Rarangken) secara runtut.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menuliskan aksara Swara dan Ngalagena sesuai kaidah penulisan dengan benar.
  4. Melalui praktik menulis, peserta didik dapat menuliskan kata dan kalimat sederhana menggunakan aksara Sunda dengan rapi.
  5. Setelah menganalisis teks beraksara Sunda, peserta didik dapat membaca teks pendek beraksara Sunda dengan lancar dan memahami maknanya.
Halaman 2 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mempelajari aksara Sunda bukan hanya tentang mengenal huruf, tetapi juga memahami identitas budaya dan sejarah masyarakat Sunda, serta menjadi alat untuk melestarikan kearifan lokal.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari aksara Sunda di tengah dominasi aksara Latin dan digital?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks sejarah penggunaan aksara Sunda pada masa kerajaan dan perkembangannya hingga kini.
Seni Budaya: Menghargai nilai estetika dan filosofi yang terkandung dalam bentuk aksara Sunda sebagai bagian dari warisan budaya.
Pendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal Sunda yang selaras dengan ajaran Islam melalui naskah-naskah kuno beraksara Sunda.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai narasumber cerita rakyat atau kearifan lokal Sunda yang ditulis dalam aksara Sunda.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dilengkapi dengan poster aksara Sunda, pojok baca buku berbahasa Sunda, dan akses internet yang stabil untuk mencari referensi digital.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi atau situs web kamus aksara Sunda online, video tutorial penulisan, serta platform kolaborasi untuk berbagi hasil tulisan aksara Sunda.
Halaman 3 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 45 menit · awal 10 · inti 25 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh aksara Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk dan bunyi aksara Swara dan Ngalagena dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar prasasti atau naskah kuno beraksara Sunda dan bertanya tentang pengetahuan awal peserta didik mengenai aksara daerah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi aksara Sunda dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat aksara Sunda unik dibandingkan aksara lain?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang sejarah dan bentuk-bentuk aksara Sunda melalui proyektor.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengamati tayangan dan mencatat poin-poin penting mengenai bentuk aksara Sunda yang mereka lihat.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berpasangan mencari informasi lebih lanjut dari buku paket atau sumber digital tentang jenis-jenis aksara Sunda (Swara dan Ngalagena).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pengolahan data: Setiap pasangan peserta didik mengisi lembar kerja untuk mengelompokkan aksara Swara dan Ngalagena berdasarkan ciri-cirinya.
  2. Pembuktian: Peserta didik membandingkan hasil pengelompokan mereka dengan kunci jawaban yang disediakan guru dan mengidentifikasi aksara yang belum tepat.
  3. Peserta didik berlatih melafalkan bunyi aksara Swara dan Ngalagena secara berulang dengan bimbingan guru.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan pengelompokan aksara Swara dan Ngalagena di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja kelompok.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang bentuk dan bunyi aksara Swara serta Ngalagena.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi tentang aksara Swara dan Ngalagena.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak merefleksikan pentingnya aksara sebagai identitas budaya.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa mencari contoh penggunaan aksara Sunda dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 45 menit · awal 10 · inti 25 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui praktik menulis, peserta didik dapat menuliskan kata dan kalimat sederhana menggunakan aksara Sunda dengan rapi.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang aksara Swara dan Ngalagena dengan kuis singkat melalui kartu aksara.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menulis dan membaca aksara Sunda, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita melestarikan aksara Sunda melalui tulisan?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan contoh penulisan aksara Sunda yang benar pada papan tulis atau slide, termasuk penggunaan rarangken.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengamati contoh penulisan dan mengidentifikasi kaidah-kaidah penulisan aksara Sunda, termasuk bagaimana rarangken mengubah bunyi aksara.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara individu mencoba menuliskan beberapa aksara Swara dan Ngalagena yang telah dipelajari pada buku latihan mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik secara berpasangan mengerjakan LKPD untuk menuliskan kata dan kalimat sederhana menggunakan aksara Sunda, dengan memperhatikan penggunaan rarangken.
  2. Pembuktian: Peserta didik saling memeriksa hasil tulisan pasangannya dan memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan.
  3. Peserta didik mencoba membaca beberapa kata dan kalimat pendek yang ditulis oleh guru menggunakan aksara Sunda.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Menarik kesimpulan: Beberapa peserta didik secara sukarela menuliskan satu kalimat pendek beraksara Sunda di papan tulis dan membacakannya.
  2. Guru memberikan umpan balik langsung terhadap tulisan dan pembacaan peserta didik, mengoreksi jika ada kesalahan.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya ketelitian dalam menulis dan membaca aksara Sunda untuk menghindari kesalahpahaman makna.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan teknik penulisan dan pembacaan aksara Sunda.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas semangat belajar dan hasil karya mereka, serta mendorong untuk terus berlatih.
  3. Guru memberikan tugas untuk membuat kartu nama pribadi menggunakan aksara Sunda dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenulis Aksara Sunda, Asyiknya!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 10 menit

Tujuan: Peserta didik dapat menuliskan kata dan kalimat sederhana menggunakan aksara Sunda dengan tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Aksara Sunda adalah salah satu warisan budaya tak benda yang sangat berharga bagi masyarakat Jawa Barat.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, penghapus, buku pedoman aksara Sunda.

Langkah kerja:

  1. Amati tabel aksara Swara dan Ngalagena yang tersedia.
    Daftar Aksara SundaJenis AksaraAksara LatinAksara SundaSwaraASwaraINgalagenaKaNgalagenaGa
    Gambar 1. Tabel
  2. Tuliskan 5 kata benda sehari-hari (misalnya: 'imah', 'sawah', 'kopi') menggunakan aksara Sunda pada kolom yang tersedia.
  3. Tuliskan 2 kalimat sederhana (misalnya: 'Abdi resep maca buku', 'Hayu urang diajar aksara Sunda') menggunakan aksara Sunda.
  4. Periksa kembali tulisan aksara Sunda Anda, pastikan sesuai kaidah dan rapi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah Anda pernah melihat aksara selain aksara Latin?
  2. Menurut Anda, mengapa suatu daerah memiliki aksara sendiri?
  3. Apa yang Anda ketahui tentang aksara Sunda?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, penilaian unjuk kerja saat menulis aksara Sunda, dan penilaian presentasi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa identifikasi, penulisan, dan pembacaan teks pendek beraksara Sunda.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bentuk dan bunyi aksara Swara dan Ngalagena.Pengenalan aksara Swara dan Ngalagena.2 JPPenalaran Kritis
2Mengelompokkan aksara Sunda berdasarkan jenisnya.Jenis-jenis aksara Sunda (Swara, Ngalagena, Rarangken).2 JPPenalaran Kritis
3Menuliskan aksara Swara dan Ngalagena sesuai kaidah.Kaidah penulisan aksara Swara dan Ngalagena.2 JPKreativitas
4Menuliskan kata dan kalimat sederhana menggunakan aksara Sunda.Penulisan kata dan kalimat beraksara Sunda.2 JPKreativitas
Halaman 8 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Aksara Sunda adalah salah satu warisan budaya tak benda yang sangat berharga bagi masyarakat Jawa Barat. Mempelajari aksara ini bukan hanya tentang mengenal huruf, tetapi juga membuka jendela menuju kekayaan sejarah, sastra, dan kearifan lokal Sunda. Modul ini akan membimbing Anda memahami dan menguasai Aksara Sunda Baku secara bertahap.

1. Sejarah Singkat Aksara Sunda
Aksara Sunda merupakan turunan dari aksara Pallawa yang berkembang di Nusantara. Penggunaannya dapat ditelusuri sejak abad ke-14 Masehi, seperti yang tertera pada Prasasti Kawali di Ciamis. Aksara ini digunakan untuk menuliskan naskah-naskah kuno yang berisi ajaran agama, sejarah, dan sastra. Meskipun sempat tergantikan oleh aksara lain, pada tahun 1990-an, Aksara Sunda Baku resmi distandardisasi dan kembali diajarkan di sekolah-sekolah sebagai upaya pelestarian.

2. Aksara Swara (Vokal)
Aksara Swara adalah aksara yang melambangkan bunyi vokal mandiri dalam bahasa Sunda. Terdapat 7 aksara Swara, yaitu a, i, u, e (pepet), o, é (taling), dan eu. Aksara Swara ini dapat berdiri sendiri tanpa perlu ditempelkan pada aksara Ngalagena. Contoh penggunaannya sering ditemukan pada awal kata atau sebagai penanda bunyi vokal yang jelas. Memahami bentuk dan bunyi setiap aksara Swara adalah langkah awal yang penting dalam menguasai Aksara Sunda secara keseluruhan.

3. Aksara Ngalagena (Konsonan)
Aksara Ngalagena adalah aksara yang melambangkan bunyi konsonan. Terdapat 23 aksara Ngalagena dasar, seperti ka, ga, nga, ca, ja, nya, da, ta, dan seterusnya. Setiap aksara Ngalagena secara inheren mengandung bunyi vokal 'a'. Untuk mengubah bunyi vokal ini, diperlukan penambahan Rarangken. Penguasaan aksara Ngalagena sangat krusial karena merupakan tulang punggung dalam pembentukan kata dan kalimat berbahasa Sunda. Latihan menulis dan melafalkan aksara Ngalagena secara berulang akan sangat membantu.

4. Rarangken (Tanda Vokal dan Konsonan Tambahan)
Rarangken adalah tanda baca yang digunakan untuk mengubah bunyi vokal pada aksara Ngalagena atau menambahkan bunyi konsonan tertentu. Ada beberapa jenis Rarangken, seperti Rarangken di atas (contoh: panghulu untuk 'i', pamepet untuk 'e'), Rarangken di bawah (contoh: panyuku untuk 'u'), dan Rarangken sejajar (contoh: panolong untuk 'o'). Penggunaan Rarangken yang tepat sangat penting untuk membentuk kata yang benar dan menghindari kesalahan makna dalam penulisan aksara Sunda.

5. Menulis Kata dan Kalimat Sederhana
Setelah mengenal Aksara Swara, Ngalagena, dan Rarangken, langkah selanjutnya adalah mempraktikkan penulisan kata dan kalimat sederhana. Mulailah dengan kata-kata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, lalu berlanjut ke kalimat pendek. Perhatikan urutan penulisan aksara dan penempatan Rarangken. Konsistensi dan ketelitian dalam latihan akan meningkatkan kemampuan Anda dalam menulis aksara Sunda dengan rapi dan benar, sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh pembaca.

Rangkuman: Aksara Sunda adalah sistem penulisan tradisional Sunda yang penting untuk dilestarikan. Terdiri dari Aksara Swara (vokal mandiri), Aksara Ngalagena (konsonan dengan vokal 'a' inheren), dan Rarangken (tanda pengubah vokal atau penambah konsonan). Menguasai Aksara Sunda melibatkan pemahaman sejarah, identifikasi bentuk dan bunyi, serta praktik penulisan yang cermat untuk melestarikan kekayaan budaya Sunda.

Halaman 9 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Aksara SundaSistem penulisan tradisional masyarakat Sunda.
Aksara SwaraAksara yang melambangkan bunyi vokal mandiri.
Aksara NgalagenaAksara yang melambangkan bunyi konsonan.
RarangkenTanda baca untuk mengubah bunyi vokal atau menambah konsonan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Aksara Sunda" mata pelajaran Bahasa Sunda Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Aksara Sunda ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XPeta Konsep
Aksara SundaSejarah Singkat Aksara SundaAksara Swara (Vokal)Aksara Ngalagena (Konsonan)Rarangken (Tanda Vokal dan Konsonan Tambahan)Menulis Kata dan Kalimat Sederhana
Dari sub-bab Aksara SundaHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Sunda · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Sunda kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Aksara Sunda pada Bahasa Sunda MA, Fase E, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.

Modul Aksara Sunda ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Aksara Sunda untuk Bahasa Sunda kelas X.

Apakah modul ajar Bahasa Sunda materi Aksara Sunda ini gratis?

Ya. Modul Aksara Sunda untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Aksara Sunda ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Sunda kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Sunda kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Aksara Sunda ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Aksara Sunda dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Sunda kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Sunda kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Aksara Sunda ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Aksara Sunda tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Aksara Sunda untuk Bahasa Sunda kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Aksara Sunda ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Sunda kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Aksara Sunda beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Sunda kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Sunda ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Aksara Sunda yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Bahasa Sunda MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.