Modul Ajar & RPP Biologi Kelas XI
Sistem Ekskresi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Biologi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Sistem Ekskresi |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktikum |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang struktur sel, jaringan, organ, dan sistem organ pada makhluk hidup, serta pentingnya menjaga kesehatan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak kepada alam
Peserta didik dapat menyadari kebesaran Allah SWT dalam penciptaan sistem ekskresi manusia yang kompleks dan sempurna. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik dapat menganalisis data hasil pengamatan dan eksperimen untuk mengevaluasi fungsi organ ekskresi. - kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik dapat bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah terkait kelainan pada sistem ekskresi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Biologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis struktur, fungsi, dan proses sistem organ pada manusia serta mengaitkannya dengan berbagai kelainan dan upaya menjaga kesehatan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Manusia mengeluarkan urine, keringat, dan karbon dioksida sebagai hasil sisa metabolisme. |
| Konseptual | Sistem ekskresi adalah sistem yang berfungsi untuk membuang zat sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan tubuh agar tidak meracuni tubuh. |
| Prosedural | Mempelajari cara kerja ginjal, kulit, paru-paru, dan hati dalam proses ekskresi serta menganalisis data hasil uji kandungan urine. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami fungsi organ ekskresi untuk menjaga kesehatan diri dan mampu mengaplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari kebesaran Allah SWT melalui kesempurnaan penciptaan sistem ekskresi manusia yang kompleks dan berfungsi luar biasa. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk memahami cara kerja organ-organ ekskresi dan proses yang terjadi di dalamnya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan agar tidak tercemar, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan sistem ekskresi manusia. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mendorong peserta didik untuk menerapkan pola hidup sehat guna menjaga kesehatan organ ekskresi sebagai bentuk syukur atas anugerah tubuh yang sempurna. |
| 5. Cinta Tanah Air | Membangun rasa kepedulian terhadap sesama dengan berbagi informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan sistem ekskresi dan upaya pencegahannya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi masing-masing organ ekskresi pada manusia secara runtut.
- Setelah melakukan percobaan uji urine, peserta didik dapat menganalisis proses pembentukan urine dan faktor-faktor yang memengaruhinya dengan benar.
- Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi serta upaya pencegahannya dengan cermat.
Pemahaman bermakna: Memahami sistem ekskresi membantu peserta didik menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ vital dan mengaitkannya dengan pola hidup sehat untuk keberlangsungan hidup.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa tubuh kita harus membuang zat sisa, dan apa yang akan terjadi jika zat sisa tersebut tidak dikeluarkan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktikum |
| Lintas Disiplin Ilmu | Kimia: Mempelajari komposisi urine dan reagen yang digunakan dalam uji urine serta proses kimiawi dalam metabolisme tubuh. Pendidikan Agama Islam: Menyadari kebesaran Allah SWT dalam penciptaan tubuh manusia yang sempurna dan pentingnya menjaga amanah kesehatan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi tentang pentingnya pola makan sehat dan hidrasi yang cukup untuk menjaga kesehatan sistem ekskresi anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktikum sederhana, dengan akses ke sumber air dan tempat pembuangan limbah praktikum yang aman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan platform video (YouTube) untuk menonton animasi proses ekskresi dan mencari artikel ilmiah tentang kelainan sistem ekskresi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia dengan tepat. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi masing-masing organ ekskresi pada manusia secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Ekskresi: Guru menyebutkan ciri-ciri organ ekskresi, peserta didik menebak nama organnya. Contoh: 'Organ ini berbentuk seperti kacang merah.' (Ginjal)
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah melakukan percobaan uji urine, peserta didik dapat menganalisis proses pembentukan urine dan faktor-faktor yang memengaruhinya dengan benar. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi serta upaya pencegahannya dengan cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Ekskresi: Satu peserta didik menyebutkan kata terkait ekskresi, yang lain melanjutkan dengan kata yang berhubungan. Contoh: 'Ginjal' -> 'Nefron' -> 'Filtrasi'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi organ ekskresi dan menganalisis hasil uji urine untuk memahami prosesnya.
Alat & bahan: Gambar organ ekskresi, alat tulis, lembar kerja, sampel urine buatan, reagen Benedict, reagen Biuret, pipet tetes, tabung reaksi, pembakar spiritus
Langkah kerja:
- Amati gambar organ-organ sistem ekskresi pada manusia yang disajikan guru dan diskusikan fungsinya dalam kelompok.
Gambar 1. Peta pikiran - Jodohkan nama organ dengan fungsinya yang tepat pada tabel yang tersedia di LKPD.
- Lakukan uji glukosa dan protein pada sampel urine buatan menggunakan reagen Benedict dan Biuret, lalu catat perubahan yang terjadi.
- Analisis hasil uji urine dan kaitkan dengan proses pembentukan urine serta kemungkinan kelainan yang terjadi.
- Diskusikan kasus penderita batu ginjal dan jelaskan upaya pencegahan yang dapat dilakukan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang zat sisa metabolisme?
- Sebutkan minimal 2 organ tubuh yang berfungsi membuang zat sisa!
- Mengapa kita perlu minum air yang cukup setiap hari?
- Pernahkah kamu mendengar tentang penyakit gagal ginjal? Apa yang kamu tahu tentang itu?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan praktikum, serta penilaian presentasi hasil kerja kelompok.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia. | Organ-organ Sistem Ekskresi (ginjal, kulit, paru-paru, hati) | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan fungsi masing-masing organ ekskresi pada manusia. | Fungsi Organ Ekskresi | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Menganalisis proses pembentukan urine dan faktor yang memengaruhinya. | Proses Pembentukan Urine dan Faktornya | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Mengidentifikasi berbagai kelainan pada sistem ekskresi serta upaya pencegahannya. | Kelainan Sistem Ekskresi dan Pencegahannya | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Sistem ekskresi adalah salah satu sistem vital dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme yang tidak lagi diperlukan atau bahkan berbahaya jika tetap berada dalam tubuh. Proses ini menjaga keseimbangan internal tubuh dan memastikan fungsi organ berjalan optimal. Mari kita selami lebih dalam bagaimana tubuh kita bekerja untuk membersihkan dirinya.
1. Organ-organ Sistem Ekskresi
Sistem ekskresi pada manusia melibatkan beberapa organ utama, yaitu ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Ginjal adalah sepasang organ berbentuk kacang merah yang berfungsi menyaring darah dan membentuk urine. Kulit mengeluarkan keringat yang mengandung air dan garam mineral. Paru-paru mengeluarkan karbon dioksida dan uap air sebagai hasil respirasi. Hati berperan dalam mendetoksifikasi racun dan menghasilkan empedu yang mengandung zat sisa seperti bilirubin, yang kemudian dibuang melalui feses. Setiap organ memiliki peran spesifik untuk menjaga homeostasis tubuh.
2. Ginjal dan Proses Pembentukan Urine
Ginjal merupakan organ utama dalam pembentukan urine. Prosesnya terdiri dari tiga tahap: filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi. Filtrasi terjadi di glomerulus, menghasilkan filtrat glomerulus yang mengandung air, garam, glukosa, asam amino, dan urea. Reabsorpsi terjadi di tubulus kontortus proksimal, lengkung Henle, dan tubulus kontortus distal, di mana zat-zat penting seperti glukosa dan sebagian air diserap kembali ke darah. Augmentasi terjadi di tubulus kontortus distal dan tubulus kolektivus, di mana zat sisa tambahan dikeluarkan dari darah ke filtrat untuk membentuk urine sesungguhnya. Urine kemudian dialirkan melalui ureter ke kandung kemih dan dikeluarkan melalui uretra.
3. Kulit sebagai Organ Ekskresi
Kulit, selain berfungsi sebagai pelindung, juga berperan sebagai organ ekskresi melalui kelenjar keringat. Kelenjar keringat tersebar di seluruh permukaan kulit dan menghasilkan keringat yang sebagian besar terdiri dari air, serta mengandung garam mineral, urea, dan sedikit asam laktat. Produksi keringat meningkat saat suhu tubuh meningkat atau saat beraktivitas fisik, membantu mengatur suhu tubuh dan membuang sebagian zat sisa. Proses ini penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh serta mencegah penumpukan zat-zat yang tidak diperlukan.
4. Paru-paru dan Hati dalam Ekskresi
Paru-paru berfungsi utama dalam sistem respirasi, namun juga berperan sebagai organ ekskresi dengan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) yang merupakan hasil samping metabolisme sel. Hati memiliki fungsi detoksifikasi yang sangat penting, mengubah zat-zat beracun menjadi senyawa yang kurang berbahaya atau mudah larut dalam air sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh. Hati juga menghasilkan empedu yang mengandung pigmen empedu (bilirubin) dari pemecahan sel darah merah, kolesterol, dan zat sisa lainnya yang akan dibuang bersama feses. Kedua organ ini melengkapi fungsi ginjal dalam menjaga kebersihan internal tubuh.
5. Faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Urine
Beberapa faktor dapat memengaruhi volume dan komposisi urine. Asupan air yang banyak akan meningkatkan volume urine, sementara dehidrasi akan menurunkannya. Hormon antidiuretik (ADH) mengatur reabsorpsi air di ginjal; semakin banyak ADH, semakin sedikit urine yang diproduksi. Suhu lingkungan juga berperan; pada suhu panas, produksi keringat meningkat sehingga produksi urine cenderung berkurang. Kondisi kesehatan seperti diabetes mellitus dapat menyebabkan urine mengandung glukosa karena ginjal tidak mampu mereabsorpsi semua glukosa yang difiltrasi. Obat-obatan tertentu, seperti diuretik, juga dapat memengaruhi produksi urine.
6. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi
Gangguan pada sistem ekskresi dapat menyebabkan berbagai penyakit serius. Gagal ginjal adalah kondisi ketika ginjal tidak dapat berfungsi optimal dalam menyaring darah, memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal. Batu ginjal adalah endapan mineral yang terbentuk di ginjal, dapat menyebabkan nyeri hebat dan menghambat aliran urine. Infeksi saluran kemih (ISK) disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih. Diabetes insipidus terjadi akibat kekurangan ADH, menyebabkan sering buang air kecil. Upaya pencegahan meliputi minum cukup air, menjaga pola makan sehat, dan menghindari kebiasaan menahan buang air kecil.
Rangkuman: Sistem ekskresi adalah proses pembuangan zat sisa metabolisme dari tubuh, melibatkan ginjal (pembentukan urine), kulit (keringat), paru-paru (CO2 dan uap air), serta hati (detoksifikasi dan empedu). Proses pembentukan urine di ginjal meliputi filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi, dipengaruhi asupan air, hormon, dan suhu. Gangguan pada sistem ini dapat menyebabkan berbagai kelainan seperti gagal ginjal atau batu ginjal, sehingga penting menjaga kesehatan organ ekskresi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ekskresi | Proses pengeluaran zat sisa metabolisme dari tubuh. |
| Ginjal | Organ utama pembentuk urine. |
| Urine | Cairan sisa yang dikeluarkan ginjal. |
| Nefron | Unit fungsional terkecil ginjal. |
| Filtrasi | Penyaringan darah di glomerulus. |
| Reabsorpsi | Penyerapan kembali zat penting di tubulus ginjal. |
| Augmentasi | Penambahan zat sisa ke filtrat di tubulus ginjal. |
| Urea | Zat sisa nitrogen hasil metabolisme protein. |
| Keringat | Cairan yang dikeluarkan kulit untuk regulasi suhu. |
| Bilirubin | Pigmen empedu, hasil pemecahan sel darah merah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sistem Ekskresi" mata pelajaran Biologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Sistem Ekskresi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Biologi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Menjelajah SelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPergerakan Zat melalui Membran SelBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProses Pengaturan pada TumbuhanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTranspor dan Pertukaran Zat pada ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Sistem Pertahanan TubuhModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMobilitas pada ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHormon dalam Reproduksi ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTumbuh Kembang Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Biologi lain yang sudah tersedia
Makanan dan Sistem Pencernaan MakananBiologi Kelas XI MASistem GerakBiologi Kelas XI MASistem KoordinasiBiologi Kelas XI MASistem PernapasanBiologi Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Biologi Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Biologi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Ekskresi pada Biologi MA, Fase F, elemen Pemahaman Biologi.
Modul Sistem Ekskresi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Biologi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Biologi materi Sistem Ekskresi ini gratis?
Ya. Modul Sistem Ekskresi untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sistem Ekskresi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sistem Ekskresi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Ekskresi dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Biologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sistem Ekskresi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Ekskresi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Ekskresi untuk Biologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sistem Ekskresi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Ekskresi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Biologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Sistem Ekskresi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.