MAKelas XIFase FSemester 2

Modul Ajar & RPP Biologi Kelas XI
Sistem Ekskresi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Sistem ekskresi adalah proses pembuangan zat sisa metabolisme dari tubuh, melibatkan ginjal (pembentukan urine), kulit (keringat), paru-paru (CO2 dan uap air), serta hati (detoksifikasi dan empedu). Proses pembentukan urine di ginjal meliputi filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi, dipengaruhi asupan air, hormon, dan suhu. Gangguan pada sistem ini dapat menyebabkan berbagai kelainan seperti gagal ginjal atau batu ginjal, sehingga penting menjaga kesehatan organ ekskresi.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sistem Ekskresi
Biologi · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sistem Ekskresi
Biologi · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasF / XI
Materi PokokSistem Ekskresi
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktikum
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang struktur sel, jaringan, organ, dan sistem organ pada makhluk hidup, serta pentingnya menjaga kesehatan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak kepada alam
    Peserta didik dapat menyadari kebesaran Allah SWT dalam penciptaan sistem ekskresi manusia yang kompleks dan sempurna.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik dapat menganalisis data hasil pengamatan dan eksperimen untuk mengevaluasi fungsi organ ekskresi.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik dapat bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah terkait kelainan pada sistem ekskresi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Biologi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis struktur, fungsi, dan proses sistem organ pada manusia serta mengaitkannya dengan berbagai kelainan dan upaya menjaga kesehatan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualManusia mengeluarkan urine, keringat, dan karbon dioksida sebagai hasil sisa metabolisme.
KonseptualSistem ekskresi adalah sistem yang berfungsi untuk membuang zat sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan tubuh agar tidak meracuni tubuh.
ProseduralMempelajari cara kerja ginjal, kulit, paru-paru, dan hati dalam proses ekskresi serta menganalisis data hasil uji kandungan urine.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami fungsi organ ekskresi untuk menjaga kesehatan diri dan mampu mengaplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari kebesaran Allah SWT melalui kesempurnaan penciptaan sistem ekskresi manusia yang kompleks dan berfungsi luar biasa.
2. Cinta IlmuMeningkatkan rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk memahami cara kerja organ-organ ekskresi dan proses yang terjadi di dalamnya.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan agar tidak tercemar, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan sistem ekskresi manusia.
4. Cinta Diri dan SesamaMendorong peserta didik untuk menerapkan pola hidup sehat guna menjaga kesehatan organ ekskresi sebagai bentuk syukur atas anugerah tubuh yang sempurna.
5. Cinta Tanah AirMembangun rasa kepedulian terhadap sesama dengan berbagi informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan sistem ekskresi dan upaya pencegahannya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi masing-masing organ ekskresi pada manusia secara runtut.
  3. Setelah melakukan percobaan uji urine, peserta didik dapat menganalisis proses pembentukan urine dan faktor-faktor yang memengaruhinya dengan benar.
  4. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi serta upaya pencegahannya dengan cermat.
Halaman 2 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sistem ekskresi membantu peserta didik menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ vital dan mengaitkannya dengan pola hidup sehat untuk keberlangsungan hidup.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa tubuh kita harus membuang zat sisa, dan apa yang akan terjadi jika zat sisa tersebut tidak dikeluarkan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktikum
Lintas Disiplin IlmuKimia: Mempelajari komposisi urine dan reagen yang digunakan dalam uji urine serta proses kimiawi dalam metabolisme tubuh.
Pendidikan Agama Islam: Menyadari kebesaran Allah SWT dalam penciptaan tubuh manusia yang sempurna dan pentingnya menjaga amanah kesehatan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berdiskusi tentang pentingnya pola makan sehat dan hidrasi yang cukup untuk menjaga kesehatan sistem ekskresi anak.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktikum sederhana, dengan akses ke sumber air dan tempat pembuangan limbah praktikum yang aman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan platform video (YouTube) untuk menonton animasi proses ekskresi dan mencari artikel ilmiah tentang kelainan sistem ekskresi.
Halaman 3 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia dengan tepat. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi masing-masing organ ekskresi pada manusia secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Ekskresi: Guru menyebutkan ciri-ciri organ ekskresi, peserta didik menebak nama organnya. Contoh: 'Organ ini berbentuk seperti kacang merah.' (Ginjal)
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik saat berkeringat setelah berolahraga atau buang air kecil, lalu mengaitkannya dengan zat sisa tubuh.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi organ dan fungsi sistem ekskresi, serta memaparkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kasus seseorang yang mengalami gagal ginjal dan bertanya, 'Mengapa hal ini bisa terjadi dan organ apa saja yang terlibat?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok kecil, masing-masing menerima LKPD yang berisi studi kasus dan pertanyaan panduan.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara berkelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet) untuk mengidentifikasi organ-organ ekskresi dan fungsinya, serta menganalisis kasus gagal ginjal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat peta konsep atau infografis mengenai organ-organ sistem ekskresi, fungsinya, serta hubungan dengan kasus gagal ginjal, lalu mempresentasikannya di depan kelas.
  2. Peserta didik dalam kelompok menyusun daftar pertanyaan terkait materi yang belum dipahami atau ingin didalami lebih lanjut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok saling memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok lain, dipandu oleh guru.
  2. Guru memberikan penguatan materi mengenai struktur dan fungsi organ sistem ekskresi yang benar, serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran tentang organ dan fungsi sistem ekskresi.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan kerja kerasnya, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang proses pembentukan urine dan menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah melakukan percobaan uji urine, peserta didik dapat menganalisis proses pembentukan urine dan faktor-faktor yang memengaruhinya dengan benar. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi serta upaya pencegahannya dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Ekskresi: Satu peserta didik menyebutkan kata terkait ekskresi, yang lain melanjutkan dengan kata yang berhubungan. Contoh: 'Ginjal' -> 'Nefron' -> 'Filtrasi'.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali fungsi ginjal yang telah dipelajari sebelumnya, lalu mengaitkannya dengan proses pembentukan urine.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis proses pembentukan urine, faktor yang memengaruhinya, dan kelainan sistem ekskresi, serta memaparkan pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar hasil uji urine dari dua orang (normal dan penderita diabetes) dan meminta peserta didik mengamati perbedaannya, lalu bertanya, 'Apa yang menyebabkan perbedaan ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan menerima LKPD praktikum uji urine serta studi kasus kelainan sistem ekskresi.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik melakukan praktikum uji kandungan urine (glukosa, protein) dengan reagen yang disediakan, mencatat hasilnya, dan membandingkannya dengan gambar yang ditayangkan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik menganalisis hasil praktikum dan informasi dari berbagai sumber untuk menjelaskan proses pembentukan urine, faktor yang memengaruhinya, serta mengidentifikasi kelainan sistem ekskresi dari studi kasus.
  2. Setiap kelompok menyusun laporan praktikum dan rekomendasi upaya pencegahan kelainan sistem ekskresi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil praktikum, analisis, dan rekomendasi mereka, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang proses pembentukan urine yang meliputi filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi, serta berbagai kelainan sistem ekskresi dan cara pencegahannya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan seluruh materi sistem ekskresi, mulai dari organ, fungsi, proses, hingga kelainannya.
  2. Guru memberikan refleksi singkat dan apresiasi atas antusiasme peserta didik selama pembelajaran, mendorong mereka untuk menjaga kesehatan organ ekskresi.
  3. Guru memberikan umpan balik dan tindak lanjut berupa penugasan mandiri, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEkskresi: Proses Penting Tubuhku!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi organ ekskresi dan menganalisis hasil uji urine untuk memahami prosesnya.

Alat & bahan: Gambar organ ekskresi, alat tulis, lembar kerja, sampel urine buatan, reagen Benedict, reagen Biuret, pipet tetes, tabung reaksi, pembakar spiritus

Langkah kerja:

  1. Amati gambar organ-organ sistem ekskresi pada manusia yang disajikan guru dan diskusikan fungsinya dalam kelompok.
    Sistem EkskresiGinjalKulitParu-paruHati
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Jodohkan nama organ dengan fungsinya yang tepat pada tabel yang tersedia di LKPD.
  3. Lakukan uji glukosa dan protein pada sampel urine buatan menggunakan reagen Benedict dan Biuret, lalu catat perubahan yang terjadi.
  4. Analisis hasil uji urine dan kaitkan dengan proses pembentukan urine serta kemungkinan kelainan yang terjadi.
  5. Diskusikan kasus penderita batu ginjal dan jelaskan upaya pencegahan yang dapat dilakukan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang zat sisa metabolisme?
  2. Sebutkan minimal 2 organ tubuh yang berfungsi membuang zat sisa!
  3. Mengapa kita perlu minum air yang cukup setiap hari?
  4. Pernahkah kamu mendengar tentang penyakit gagal ginjal? Apa yang kamu tahu tentang itu?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan praktikum, serta penilaian presentasi hasil kerja kelompok.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia.Organ-organ Sistem Ekskresi (ginjal, kulit, paru-paru, hati)2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan fungsi masing-masing organ ekskresi pada manusia.Fungsi Organ Ekskresi2 JPkolaborasi
3Menganalisis proses pembentukan urine dan faktor yang memengaruhinya.Proses Pembentukan Urine dan Faktornya2 JPpenalaran kritis
4Mengidentifikasi berbagai kelainan pada sistem ekskresi serta upaya pencegahannya.Kelainan Sistem Ekskresi dan Pencegahannya2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sistem ekskresi adalah salah satu sistem vital dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme yang tidak lagi diperlukan atau bahkan berbahaya jika tetap berada dalam tubuh. Proses ini menjaga keseimbangan internal tubuh dan memastikan fungsi organ berjalan optimal. Mari kita selami lebih dalam bagaimana tubuh kita bekerja untuk membersihkan dirinya.

1. Organ-organ Sistem Ekskresi
Sistem ekskresi pada manusia melibatkan beberapa organ utama, yaitu ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Ginjal adalah sepasang organ berbentuk kacang merah yang berfungsi menyaring darah dan membentuk urine. Kulit mengeluarkan keringat yang mengandung air dan garam mineral. Paru-paru mengeluarkan karbon dioksida dan uap air sebagai hasil respirasi. Hati berperan dalam mendetoksifikasi racun dan menghasilkan empedu yang mengandung zat sisa seperti bilirubin, yang kemudian dibuang melalui feses. Setiap organ memiliki peran spesifik untuk menjaga homeostasis tubuh.

2. Ginjal dan Proses Pembentukan Urine
Ginjal merupakan organ utama dalam pembentukan urine. Prosesnya terdiri dari tiga tahap: filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi. Filtrasi terjadi di glomerulus, menghasilkan filtrat glomerulus yang mengandung air, garam, glukosa, asam amino, dan urea. Reabsorpsi terjadi di tubulus kontortus proksimal, lengkung Henle, dan tubulus kontortus distal, di mana zat-zat penting seperti glukosa dan sebagian air diserap kembali ke darah. Augmentasi terjadi di tubulus kontortus distal dan tubulus kolektivus, di mana zat sisa tambahan dikeluarkan dari darah ke filtrat untuk membentuk urine sesungguhnya. Urine kemudian dialirkan melalui ureter ke kandung kemih dan dikeluarkan melalui uretra.

3. Kulit sebagai Organ Ekskresi
Kulit, selain berfungsi sebagai pelindung, juga berperan sebagai organ ekskresi melalui kelenjar keringat. Kelenjar keringat tersebar di seluruh permukaan kulit dan menghasilkan keringat yang sebagian besar terdiri dari air, serta mengandung garam mineral, urea, dan sedikit asam laktat. Produksi keringat meningkat saat suhu tubuh meningkat atau saat beraktivitas fisik, membantu mengatur suhu tubuh dan membuang sebagian zat sisa. Proses ini penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh serta mencegah penumpukan zat-zat yang tidak diperlukan.

4. Paru-paru dan Hati dalam Ekskresi
Paru-paru berfungsi utama dalam sistem respirasi, namun juga berperan sebagai organ ekskresi dengan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) yang merupakan hasil samping metabolisme sel. Hati memiliki fungsi detoksifikasi yang sangat penting, mengubah zat-zat beracun menjadi senyawa yang kurang berbahaya atau mudah larut dalam air sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh. Hati juga menghasilkan empedu yang mengandung pigmen empedu (bilirubin) dari pemecahan sel darah merah, kolesterol, dan zat sisa lainnya yang akan dibuang bersama feses. Kedua organ ini melengkapi fungsi ginjal dalam menjaga kebersihan internal tubuh.

5. Faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Urine
Beberapa faktor dapat memengaruhi volume dan komposisi urine. Asupan air yang banyak akan meningkatkan volume urine, sementara dehidrasi akan menurunkannya. Hormon antidiuretik (ADH) mengatur reabsorpsi air di ginjal; semakin banyak ADH, semakin sedikit urine yang diproduksi. Suhu lingkungan juga berperan; pada suhu panas, produksi keringat meningkat sehingga produksi urine cenderung berkurang. Kondisi kesehatan seperti diabetes mellitus dapat menyebabkan urine mengandung glukosa karena ginjal tidak mampu mereabsorpsi semua glukosa yang difiltrasi. Obat-obatan tertentu, seperti diuretik, juga dapat memengaruhi produksi urine.

6. Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi
Gangguan pada sistem ekskresi dapat menyebabkan berbagai penyakit serius. Gagal ginjal adalah kondisi ketika ginjal tidak dapat berfungsi optimal dalam menyaring darah, memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal. Batu ginjal adalah endapan mineral yang terbentuk di ginjal, dapat menyebabkan nyeri hebat dan menghambat aliran urine. Infeksi saluran kemih (ISK) disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih. Diabetes insipidus terjadi akibat kekurangan ADH, menyebabkan sering buang air kecil. Upaya pencegahan meliputi minum cukup air, menjaga pola makan sehat, dan menghindari kebiasaan menahan buang air kecil.

Rangkuman: Sistem ekskresi adalah proses pembuangan zat sisa metabolisme dari tubuh, melibatkan ginjal (pembentukan urine), kulit (keringat), paru-paru (CO2 dan uap air), serta hati (detoksifikasi dan empedu). Proses pembentukan urine di ginjal meliputi filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi, dipengaruhi asupan air, hormon, dan suhu. Gangguan pada sistem ini dapat menyebabkan berbagai kelainan seperti gagal ginjal atau batu ginjal, sehingga penting menjaga kesehatan organ ekskresi.

Halaman 9 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EkskresiProses pengeluaran zat sisa metabolisme dari tubuh.
GinjalOrgan utama pembentuk urine.
UrineCairan sisa yang dikeluarkan ginjal.
NefronUnit fungsional terkecil ginjal.
FiltrasiPenyaringan darah di glomerulus.
ReabsorpsiPenyerapan kembali zat penting di tubulus ginjal.
AugmentasiPenambahan zat sisa ke filtrat di tubulus ginjal.
UreaZat sisa nitrogen hasil metabolisme protein.
KeringatCairan yang dikeluarkan kulit untuk regulasi suhu.
BilirubinPigmen empedu, hasil pemecahan sel darah merah.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sistem Ekskresi" mata pelajaran Biologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Sistem Ekskresi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Sistem Ekskresi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIPeta Konsep
Sistem EkskresiOrgan-organ Sistem EkskresiGinjal dan Proses Pembentukan UrineKulit sebagai Organ EkskresiParu-paru dan Hati dalam EkskresiFaktor yang Mempengaruhi Pembentukan Urine
Dari sub-bab Sistem EkskresiHalaman 12
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Sistem Ekskresi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Biologi kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Ekskresi pada Biologi MA, Fase F, elemen Pemahaman Biologi.

Modul Sistem Ekskresi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Biologi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Biologi materi Sistem Ekskresi ini gratis?

Ya. Modul Sistem Ekskresi untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sistem Ekskresi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sistem Ekskresi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Ekskresi dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Biologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sistem Ekskresi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Ekskresi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Ekskresi untuk Biologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sistem Ekskresi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Ekskresi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Biologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Sistem Ekskresi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Biologi MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.