MAKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Biologi Kelas XI
Sistem Gerak

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Sistem gerak manusia terdiri dari rangka (tulang) sebagai gerak pasif dan otot sebagai gerak aktif, yang dihubungkan oleh sendi. Tulang berfungsi menopang, melindungi, dan tempat melekat otot. Otot bekerja dengan mekanisme kontraksi dan relaksasi untuk menghasilkan gerakan. Berbagai kelainan dan gangguan dapat terjadi pada sistem gerak, sehingga penting untuk menjaga kesehatan melalui nutrisi, olahraga, dan gaya hidup sehat sebagai wujud syukur kepada Allah SWT.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sistem Gerak
Biologi · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sistem Gerak
Biologi · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasF / XI
Materi PokokSistem Gerak
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang sel, jaringan, dan organ serta fungsi umum bagian tubuh manusia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik dapat mensyukuri kompleksitas dan kesempurnaan sistem gerak sebagai ciptaan Allah SWT.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis struktur dan fungsi organ penyusun sistem gerak manusia serta mengidentifikasi kelainan yang terjadi.
  3. kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik berinteraksi secara aktif dalam kelompok untuk memecahkan masalah terkait sistem gerak dan mempresentasikan hasilnya.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Biologi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis struktur dan fungsi organ pada berbagai sistem tubuh manusia, serta mengaitkan dengan kelainan dan mekanisme menjaga kesehatan, berdasarkan pemahaman tentang homeostasis dan interaksi antar sistem.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualManusia dapat berjalan, berlari, dan mengangkat benda berkat kerja sama tulang, otot, dan sendi.
KonseptualSistem gerak manusia terdiri atas sistem rangka (pasif) dan sistem otot (aktif) yang bekerja secara terkoordinasi untuk menghasilkan gerakan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi jenis-jenis tulang, otot, dan sendi, serta menganalisis mekanisme kerjanya.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa mempelajari sistem gerak membantu mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan berempati pada orang dengan gangguan gerak.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMensyukuri kesempurnaan ciptaan Allah SWT pada sistem gerak manusia dan menjaganya sebagai amanah.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali informasi dan menganalisis kompleksitas sistem gerak untuk menambah wawasan ilmiah.
3. Cinta LingkunganMenerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan sistem gerak sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan tubuh.
4. Cinta Diri dan SesamaBerempati kepada sesama yang mengalami gangguan gerak dan berkolaborasi dalam kelompok untuk belajar bersama.
5. Cinta Tanah AirMenjaga kebugaran fisik melalui aktivitas gerak sebagai wujud cinta tanah air dan menjadi generasi yang produktif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai penyusun sistem gerak pasif dengan tepat.
  2. Melalui pengamatan model rangka, peserta didik dapat menganalisis jenis-jenis sendi dan hubungannya dengan gerakan tubuh secara runtut.
  3. Dengan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan struktur dan mekanisme kerja otot sebagai penyusun sistem gerak aktif secara akurat.
  4. Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat menganalisis berbagai kelainan dan gangguan pada sistem gerak manusia dengan minimal tiga contoh.
  5. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat merumuskan upaya menjaga kesehatan sistem gerak berdasarkan kaidah ilmiah dan ajaran agama.
Halaman 2 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sistem gerak manusia tidak hanya tentang bagaimana tubuh bergerak, tetapi juga tentang cara menjaga kesehatan dan mensyukuri kesempurnaan ciptaan Allah SWT.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana tubuh kita bisa bergerak lincah dan terkoordinasi, dan apa yang terjadi jika ada bagian sistem gerak yang terganggu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Jasmani dan Kesehatan: Menganalisis gerakan tubuh yang efisien dan upaya pencegahan cedera saat berolahraga.
Pendidikan Agama Islam: Mensyukuri penciptaan sistem gerak sebagai nikmat Allah SWT dan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai amanah.
Fisika: Mempelajari prinsip tuas dalam sistem gerak manusia dan gaya yang bekerja pada tulang dan otot.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berdiskusi mengenai pentingnya nutrisi dan aktivitas fisik yang tepat untuk kesehatan tulang dan otot anak di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memiliki ruang gerak yang cukup untuk diskusi kelompok dan demonstrasi sederhana, dengan ketersediaan model rangka dan poster sistem gerak.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan perangkat gawai untuk mencari informasi relevan dari jurnal ilmiah atau video edukasi tentang sistem gerak.
Halaman 3 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai penyusun sistem gerak pasif dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan sederhana (misalnya, menendang bola, melambaikan tangan) dan peserta didik menebak nama gerakannya, lalu menyebutkan organ gerak yang dominan terlibat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang aktivitas manusia (misalnya, atlet berlari) dan bertanya: 'Apa yang memungkinkan tubuh kita bergerak seperti itu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang, serta menjelaskan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana tulang bekerja sebagai penopang utama tubuh kita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar X-ray patah tulang dan bertanya, 'Apa yang terjadi pada orang ini? Mengapa tulang sangat penting bagi tubuh kita?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang gangguan pada sistem rangka.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok mendapatkan materi ajar dan akses internet untuk mencari informasi tentang struktur dan fungsi tulang, jenis-jenis tulang, serta kelainan pada sistem rangka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi struktur tulang yang terlibat, dan merumuskan solusi atau rekomendasi untuk menjaga kesehatan tulang.
  2. Setiap kelompok membuat peta konsep atau infografis sederhana tentang struktur dan fungsi tulang serta jenis-jenisnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan temuan mereka tentang tulang dan kelainannya.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, sementara guru memfasilitasi diskusi dan memberikan umpan balik konstruktif.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya tulang sebagai sistem gerak pasif dan kaitannya dengan postur tubuh serta perlindungan organ vital.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang struktur dan fungsi tulang.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini dengan menanyakan 'Apa yang kalian pelajari hari ini yang paling menarik?' dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang otot dan sendi untuk pertemuan berikutnya serta menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan struktur dan mekanisme kerja otot sebagai penyusun sistem gerak aktif secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tarik Tambang Jari: Peserta didik berpasangan, saling mengaitkan jari telunjuk, lalu mencoba menarik tangan pasangannya. Guru bertanya: 'Otot mana yang bekerja saat kalian menarik?'
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan menanyakan: 'Jika tulang adalah tiang, apa yang membuat tiang itu bisa bergerak?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan struktur dan mekanisme kerja otot serta sendi, dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana otot dan sendi berinteraksi untuk menghasilkan gerakan yang kompleks?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video orang yang sedang berolahraga dan mengalami kram otot, lalu bertanya: 'Mengapa kram bisa terjadi? Bagaimana otot bekerja sehingga bisa menyebabkan kram?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok sebelumnya dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang cedera otot atau sendi.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan kajian literatur (buku teks, internet) untuk mencari informasi tentang struktur otot (polos, lurik, jantung), mekanisme kontraksi otot, jenis-jenis sendi, dan kelainan/cedera pada otot dan sendi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi otot dan sendi yang terlibat, serta merumuskan upaya pencegahan dan penanganan cedera.
  2. Setiap kelompok membuat model sederhana atau diagram alur mekanisme gerak otot pada sendi tertentu (misalnya, siku atau lutut) menggunakan bahan yang tersedia.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus dan demonstrasi model mereka tentang kerja otot dan sendi.
  2. Kelompok lain mengajukan pertanyaan dan memberikan masukan, kemudian guru memberikan umpan balik dan penguatan materi.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan otot dan sendi melalui aktivitas fisik yang benar serta nutrisi yang seimbang, sesuai ajaran Islam tentang menjaga amanah tubuh.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan mekanisme kerja sama antara tulang, otot, dan sendi dalam sistem gerak.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksi dengan menanyakan 'Bagaimana pemahaman tentang sistem gerak ini bisa bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari?' dan memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja sama kelompok.
  3. Guru memberikan tugas individu berupa pembuatan mind map sistem gerak dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Gerak Tubuh Kita!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian rangka manusia dan menganalisis jenis-jenis sendi.

Alat & bahan: Model rangka manusia, gambar rangka manusia, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati gambar rangka manusia pada Gambar 1 dengan cermat.
    Rangka ManusiaTulang TengkorakTulang BadanTulang AnggotaGerak
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Identifikasi minimal 5 jenis tulang penyusun rangka manusia dan tuliskan fungsinya pada Tabel 1.
  3. Pada model rangka, temukan minimal 3 jenis sendi yang berbeda (misalnya, sendi engsel, peluru, putar).
  4. Diskusikan dengan kelompokmu, bagaimana sendi-sendi tersebut memungkinkan gerakan tubuh yang berbeda-beda?
  5. Tuliskan hasil pengamatan dan diskusimu pada kolom refleksi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja organ yang terlibat dalam gerakan tangan saat menulis?
  2. Sebutkan minimal dua fungsi tulang bagi tubuh manusia!
  3. Menurutmu, apa bedanya tulang dan otot?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai penyusun sistem gerak pasif.Struktur dan fungsi tulang, jenis-jenis tulang.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis jenis-jenis sendi dan hubungannya dengan gerakan tubuh.Jenis-jenis sendi dan mekanisme geraknya.2 JPpenalaran kritis
3Menjelaskan struktur dan mekanisme kerja otot sebagai penyusun sistem gerak aktif.Struktur dan mekanisme kerja otot.2 JPpenalaran kritis
4Menganalisis kelainan dan gangguan pada sistem gerak serta upaya menjaganya.Kelainan sistem gerak, upaya menjaga kesehatan.2 JPkolaborasi, keimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sistem gerak adalah salah satu sistem organ yang sangat vital bagi kelangsungan hidup manusia. Tanpa sistem gerak, kita tidak akan bisa beraktivitas, berinteraksi, bahkan sekadar berpindah tempat. Modul ini akan membawa kita menyelami keajaiban bagaimana tulang, otot, dan sendi bekerja sama secara harmonis untuk menghasilkan setiap gerakan tubuh kita.

1. Tulang sebagai Sistem Gerak Pasif
Tulang membentuk rangka tubuh yang berfungsi sebagai penopang, pelindung organ vital, tempat melekatnya otot, dan tempat pembentukan sel darah. Ada sekitar 206 tulang pada tubuh manusia dewasa. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tulang pipa (misalnya tulang paha), tulang pipih (tulang tengkorak), tulang pendek (tulang pergelangan tangan), dan tulang tak beraturan (tulang belakang). Tulang tersusun atas matriks kolagen dan mineral kalsium fosfat yang memberinya kekuatan dan kekerasan. Di dalamnya terdapat sumsum tulang yang berperan penting dalam hematopoiesis.

2. Sendi: Penghubung Antar Tulang
Sendi adalah hubungan antartulang yang memungkinkan terjadinya gerakan. Berdasarkan sifat geraknya, sendi dibedakan menjadi sendi mati (sinartrosis) yang tidak dapat digerakkan, sendi kaku (amfiartrosis) yang gerakannya terbatas, dan sendi gerak (diartrosis) yang dapat bergerak bebas. Contoh sendi gerak meliputi sendi engsel (siku, lutut), sendi peluru (bahu, panggul), sendi putar (leher), sendi pelana (ibu jari), dan sendi luncur (pergelangan tangan). Setiap jenis sendi memiliki rentang gerak yang berbeda, memungkinkan fleksibilitas tubuh yang luar biasa.

3. Otot sebagai Sistem Gerak Aktif
Otot adalah jaringan yang memiliki kemampuan berkontraksi (memendek) dan berelaksasi (memanjang), sehingga dapat menggerakkan tulang. Ada tiga jenis otot: otot polos (bekerja tak sadar, di organ dalam), otot jantung (bekerja tak sadar, di jantung), dan otot lurik (bekerja sadar, melekat pada rangka). Otot lurik bekerja secara antagonis, yaitu saling berlawanan (misalnya, otot bisep dan trisep). Kontraksi otot dipicu oleh impuls saraf dan memerlukan energi ATP, yang dihasilkan dari metabolisme glukosa. Serabut otot tersusun atas aktin dan miosin yang saling bergeser saat kontraksi.

4. Mekanisme Gerak Otot
Mekanisme gerak otot mengikuti teori sliding filament, di mana filamen aktin dan miosin saling bergeser. Ketika otot menerima impuls saraf, ion kalsium dilepaskan, memicu aktin dan miosin untuk berikatan dan membentuk jembatan silang. Dengan bantuan ATP, kepala miosin menarik aktin ke arah tengah sarkomer, menyebabkan pemendekan otot (kontraksi). Setelah impuls berhenti, ion kalsium ditarik kembali, jembatan silang putus, dan otot berelaksasi. Proses ini membutuhkan pasokan energi yang cukup dan koordinasi saraf yang baik.

5. Kelainan dan Gangguan Sistem Gerak
Sistem gerak dapat mengalami berbagai kelainan dan gangguan. Pada tulang, ada fraktur (patah tulang), osteoporosis (pengeroposan tulang), skoliosis, lordosis, dan kifosis (kelainan tulang belakang). Pada sendi, dapat terjadi artritis (radang sendi), dislokasi (pergeseran sendi), atau terkilir. Sedangkan pada otot, dapat terjadi kram, kelelahan otot, atrofi (penyusutan otot), atau distrofi otot (penyakit genetik). Penyebabnya bervariasi, mulai dari cedera, infeksi, genetik, hingga kekurangan nutrisi dan gaya hidup yang tidak sehat.

6. Menjaga Kesehatan Sistem Gerak
Menjaga kesehatan sistem gerak sangat penting untuk kualitas hidup. Upaya yang dapat dilakukan meliputi: 1) Asupan nutrisi seimbang, terutama kalsium dan vitamin D untuk tulang, serta protein untuk otot. 2) Olahraga teratur yang sesuai dan tidak berlebihan untuk memperkuat otot dan menjaga kelenturan sendi. 3) Menghindari posisi tubuh yang salah atau mengangkat beban terlalu berat. 4) Istirahat cukup untuk pemulihan otot. 5) Pencegahan cedera saat beraktivitas. 6) Memeriksakan diri ke dokter jika ada keluhan atau gangguan pada sistem gerak. Ini juga merupakan bentuk syukur atas nikmat sehat dari Allah SWT.

Rangkuman: Sistem gerak manusia terdiri dari rangka (tulang) sebagai gerak pasif dan otot sebagai gerak aktif, yang dihubungkan oleh sendi. Tulang berfungsi menopang, melindungi, dan tempat melekat otot. Otot bekerja dengan mekanisme kontraksi dan relaksasi untuk menghasilkan gerakan. Berbagai kelainan dan gangguan dapat terjadi pada sistem gerak, sehingga penting untuk menjaga kesehatan melalui nutrisi, olahraga, dan gaya hidup sehat sebagai wujud syukur kepada Allah SWT.

Halaman 9 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
RangkaSusunan tulang-tulang yang membentuk tubuh.
OtotJaringan tubuh yang berfungsi menggerakkan organ.
SendiHubungan antara dua tulang atau lebih.
KontraksiKeadaan otot memendek dan menegang.
OsteoporosisPengeroposan tulang akibat kekurangan kalsium.
SarkomerUnit fungsional otot lurik.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sistem Gerak" mata pelajaran Biologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Sistem Gerak — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Sistem Gerak ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIPeta Konsep
Sistem GerakTulang sebagai Sistem Gerak PasifSendi: Penghubung Antar TulangOtot sebagai Sistem Gerak AktifMekanisme Gerak OtotKelainan dan Gangguan Sistem Gerak
Dari sub-bab Sistem GerakHalaman 12
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Sistem Gerak yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Biologi kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Gerak pada Biologi MA, Fase F, elemen Pemahaman Biologi.

Modul Sistem Gerak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Biologi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Biologi materi Sistem Gerak ini gratis?

Ya. Modul Sistem Gerak untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sistem Gerak ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sistem Gerak ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Gerak dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Biologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sistem Gerak ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Gerak tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Gerak untuk Biologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sistem Gerak ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Gerak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Biologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Sistem Gerak yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Biologi MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.