Modul Ajar & RPP Biologi Kelas XI
Sistem Gerak
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Biologi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Sistem Gerak |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang sel, jaringan, dan organ serta fungsi umum bagian tubuh manusia. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik dapat mensyukuri kompleksitas dan kesempurnaan sistem gerak sebagai ciptaan Allah SWT. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis struktur dan fungsi organ penyusun sistem gerak manusia serta mengidentifikasi kelainan yang terjadi. - kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik berinteraksi secara aktif dalam kelompok untuk memecahkan masalah terkait sistem gerak dan mempresentasikan hasilnya.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Biologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis struktur dan fungsi organ pada berbagai sistem tubuh manusia, serta mengaitkan dengan kelainan dan mekanisme menjaga kesehatan, berdasarkan pemahaman tentang homeostasis dan interaksi antar sistem. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Manusia dapat berjalan, berlari, dan mengangkat benda berkat kerja sama tulang, otot, dan sendi. |
| Konseptual | Sistem gerak manusia terdiri atas sistem rangka (pasif) dan sistem otot (aktif) yang bekerja secara terkoordinasi untuk menghasilkan gerakan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi jenis-jenis tulang, otot, dan sendi, serta menganalisis mekanisme kerjanya. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari sistem gerak membantu mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan berempati pada orang dengan gangguan gerak. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mensyukuri kesempurnaan ciptaan Allah SWT pada sistem gerak manusia dan menjaganya sebagai amanah. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat menggali informasi dan menganalisis kompleksitas sistem gerak untuk menambah wawasan ilmiah. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan sistem gerak sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan tubuh. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berempati kepada sesama yang mengalami gangguan gerak dan berkolaborasi dalam kelompok untuk belajar bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjaga kebugaran fisik melalui aktivitas gerak sebagai wujud cinta tanah air dan menjadi generasi yang produktif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai penyusun sistem gerak pasif dengan tepat.
- Melalui pengamatan model rangka, peserta didik dapat menganalisis jenis-jenis sendi dan hubungannya dengan gerakan tubuh secara runtut.
- Dengan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan struktur dan mekanisme kerja otot sebagai penyusun sistem gerak aktif secara akurat.
- Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat menganalisis berbagai kelainan dan gangguan pada sistem gerak manusia dengan minimal tiga contoh.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat merumuskan upaya menjaga kesehatan sistem gerak berdasarkan kaidah ilmiah dan ajaran agama.
Pemahaman bermakna: Memahami sistem gerak manusia tidak hanya tentang bagaimana tubuh bergerak, tetapi juga tentang cara menjaga kesehatan dan mensyukuri kesempurnaan ciptaan Allah SWT.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana tubuh kita bisa bergerak lincah dan terkoordinasi, dan apa yang terjadi jika ada bagian sistem gerak yang terganggu?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Jasmani dan Kesehatan: Menganalisis gerakan tubuh yang efisien dan upaya pencegahan cedera saat berolahraga. Pendidikan Agama Islam: Mensyukuri penciptaan sistem gerak sebagai nikmat Allah SWT dan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai amanah. Fisika: Mempelajari prinsip tuas dalam sistem gerak manusia dan gaya yang bekerja pada tulang dan otot. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi mengenai pentingnya nutrisi dan aktivitas fisik yang tepat untuk kesehatan tulang dan otot anak di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memiliki ruang gerak yang cukup untuk diskusi kelompok dan demonstrasi sederhana, dengan ketersediaan model rangka dan poster sistem gerak. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan perangkat gawai untuk mencari informasi relevan dari jurnal ilmiah atau video edukasi tentang sistem gerak. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai penyusun sistem gerak pasif dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan sederhana (misalnya, menendang bola, melambaikan tangan) dan peserta didik menebak nama gerakannya, lalu menyebutkan organ gerak yang dominan terlibat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan struktur dan mekanisme kerja otot sebagai penyusun sistem gerak aktif secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tarik Tambang Jari: Peserta didik berpasangan, saling mengaitkan jari telunjuk, lalu mencoba menarik tangan pasangannya. Guru bertanya: 'Otot mana yang bekerja saat kalian menarik?'
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian rangka manusia dan menganalisis jenis-jenis sendi.
Alat & bahan: Model rangka manusia, gambar rangka manusia, alat tulis
Langkah kerja:
- Amati gambar rangka manusia pada Gambar 1 dengan cermat.
Gambar 1. Peta pikiran - Identifikasi minimal 5 jenis tulang penyusun rangka manusia dan tuliskan fungsinya pada Tabel 1.
- Pada model rangka, temukan minimal 3 jenis sendi yang berbeda (misalnya, sendi engsel, peluru, putar).
- Diskusikan dengan kelompokmu, bagaimana sendi-sendi tersebut memungkinkan gerakan tubuh yang berbeda-beda?
- Tuliskan hasil pengamatan dan diskusimu pada kolom refleksi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja organ yang terlibat dalam gerakan tangan saat menulis?
- Sebutkan minimal dua fungsi tulang bagi tubuh manusia!
- Menurutmu, apa bedanya tulang dan otot?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai penyusun sistem gerak pasif. | Struktur dan fungsi tulang, jenis-jenis tulang. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis jenis-jenis sendi dan hubungannya dengan gerakan tubuh. | Jenis-jenis sendi dan mekanisme geraknya. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menjelaskan struktur dan mekanisme kerja otot sebagai penyusun sistem gerak aktif. | Struktur dan mekanisme kerja otot. | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menganalisis kelainan dan gangguan pada sistem gerak serta upaya menjaganya. | Kelainan sistem gerak, upaya menjaga kesehatan. | 2 JP | kolaborasi, keimanan dan ketakwaan |
Sistem gerak adalah salah satu sistem organ yang sangat vital bagi kelangsungan hidup manusia. Tanpa sistem gerak, kita tidak akan bisa beraktivitas, berinteraksi, bahkan sekadar berpindah tempat. Modul ini akan membawa kita menyelami keajaiban bagaimana tulang, otot, dan sendi bekerja sama secara harmonis untuk menghasilkan setiap gerakan tubuh kita.
1. Tulang sebagai Sistem Gerak Pasif
Tulang membentuk rangka tubuh yang berfungsi sebagai penopang, pelindung organ vital, tempat melekatnya otot, dan tempat pembentukan sel darah. Ada sekitar 206 tulang pada tubuh manusia dewasa. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tulang pipa (misalnya tulang paha), tulang pipih (tulang tengkorak), tulang pendek (tulang pergelangan tangan), dan tulang tak beraturan (tulang belakang). Tulang tersusun atas matriks kolagen dan mineral kalsium fosfat yang memberinya kekuatan dan kekerasan. Di dalamnya terdapat sumsum tulang yang berperan penting dalam hematopoiesis.
2. Sendi: Penghubung Antar Tulang
Sendi adalah hubungan antartulang yang memungkinkan terjadinya gerakan. Berdasarkan sifat geraknya, sendi dibedakan menjadi sendi mati (sinartrosis) yang tidak dapat digerakkan, sendi kaku (amfiartrosis) yang gerakannya terbatas, dan sendi gerak (diartrosis) yang dapat bergerak bebas. Contoh sendi gerak meliputi sendi engsel (siku, lutut), sendi peluru (bahu, panggul), sendi putar (leher), sendi pelana (ibu jari), dan sendi luncur (pergelangan tangan). Setiap jenis sendi memiliki rentang gerak yang berbeda, memungkinkan fleksibilitas tubuh yang luar biasa.
3. Otot sebagai Sistem Gerak Aktif
Otot adalah jaringan yang memiliki kemampuan berkontraksi (memendek) dan berelaksasi (memanjang), sehingga dapat menggerakkan tulang. Ada tiga jenis otot: otot polos (bekerja tak sadar, di organ dalam), otot jantung (bekerja tak sadar, di jantung), dan otot lurik (bekerja sadar, melekat pada rangka). Otot lurik bekerja secara antagonis, yaitu saling berlawanan (misalnya, otot bisep dan trisep). Kontraksi otot dipicu oleh impuls saraf dan memerlukan energi ATP, yang dihasilkan dari metabolisme glukosa. Serabut otot tersusun atas aktin dan miosin yang saling bergeser saat kontraksi.
4. Mekanisme Gerak Otot
Mekanisme gerak otot mengikuti teori sliding filament, di mana filamen aktin dan miosin saling bergeser. Ketika otot menerima impuls saraf, ion kalsium dilepaskan, memicu aktin dan miosin untuk berikatan dan membentuk jembatan silang. Dengan bantuan ATP, kepala miosin menarik aktin ke arah tengah sarkomer, menyebabkan pemendekan otot (kontraksi). Setelah impuls berhenti, ion kalsium ditarik kembali, jembatan silang putus, dan otot berelaksasi. Proses ini membutuhkan pasokan energi yang cukup dan koordinasi saraf yang baik.
5. Kelainan dan Gangguan Sistem Gerak
Sistem gerak dapat mengalami berbagai kelainan dan gangguan. Pada tulang, ada fraktur (patah tulang), osteoporosis (pengeroposan tulang), skoliosis, lordosis, dan kifosis (kelainan tulang belakang). Pada sendi, dapat terjadi artritis (radang sendi), dislokasi (pergeseran sendi), atau terkilir. Sedangkan pada otot, dapat terjadi kram, kelelahan otot, atrofi (penyusutan otot), atau distrofi otot (penyakit genetik). Penyebabnya bervariasi, mulai dari cedera, infeksi, genetik, hingga kekurangan nutrisi dan gaya hidup yang tidak sehat.
6. Menjaga Kesehatan Sistem Gerak
Menjaga kesehatan sistem gerak sangat penting untuk kualitas hidup. Upaya yang dapat dilakukan meliputi: 1) Asupan nutrisi seimbang, terutama kalsium dan vitamin D untuk tulang, serta protein untuk otot. 2) Olahraga teratur yang sesuai dan tidak berlebihan untuk memperkuat otot dan menjaga kelenturan sendi. 3) Menghindari posisi tubuh yang salah atau mengangkat beban terlalu berat. 4) Istirahat cukup untuk pemulihan otot. 5) Pencegahan cedera saat beraktivitas. 6) Memeriksakan diri ke dokter jika ada keluhan atau gangguan pada sistem gerak. Ini juga merupakan bentuk syukur atas nikmat sehat dari Allah SWT.
Rangkuman: Sistem gerak manusia terdiri dari rangka (tulang) sebagai gerak pasif dan otot sebagai gerak aktif, yang dihubungkan oleh sendi. Tulang berfungsi menopang, melindungi, dan tempat melekat otot. Otot bekerja dengan mekanisme kontraksi dan relaksasi untuk menghasilkan gerakan. Berbagai kelainan dan gangguan dapat terjadi pada sistem gerak, sehingga penting untuk menjaga kesehatan melalui nutrisi, olahraga, dan gaya hidup sehat sebagai wujud syukur kepada Allah SWT.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Rangka | Susunan tulang-tulang yang membentuk tubuh. |
| Otot | Jaringan tubuh yang berfungsi menggerakkan organ. |
| Sendi | Hubungan antara dua tulang atau lebih. |
| Kontraksi | Keadaan otot memendek dan menegang. |
| Osteoporosis | Pengeroposan tulang akibat kekurangan kalsium. |
| Sarkomer | Unit fungsional otot lurik. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sistem Gerak" mata pelajaran Biologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Sistem Gerak yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Biologi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Menjelajah SelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPergerakan Zat melalui Membran SelBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProses Pengaturan pada TumbuhanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTranspor dan Pertukaran Zat pada ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Sistem Pertahanan TubuhModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMobilitas pada ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHormon dalam Reproduksi ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTumbuh Kembang Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Biologi lain yang sudah tersedia
Makanan dan Sistem Pencernaan MakananBiologi Kelas XI MASistem EkskresiBiologi Kelas XI MASistem KoordinasiBiologi Kelas XI MASistem PernapasanBiologi Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Biologi Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Biologi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Gerak pada Biologi MA, Fase F, elemen Pemahaman Biologi.
Modul Sistem Gerak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Biologi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Biologi materi Sistem Gerak ini gratis?
Ya. Modul Sistem Gerak untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sistem Gerak ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sistem Gerak ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Gerak dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Biologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sistem Gerak ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Gerak tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Gerak untuk Biologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sistem Gerak ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Gerak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Biologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Sistem Gerak yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.