Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas XI
Ketenagakerjaan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Ketenagakerjaan |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kebutuhan manusia, kelangkaan, dan peran kegiatan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan tersebut. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Bernegara
Mengembangkan pemahaman bahwa bekerja adalah ibadah dan tanggung jawab sosial untuk kemaslahatan umat, sesuai ajaran Islam. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Menganalisis berbagai data dan informasi mengenai ketenagakerjaan dan pengangguran untuk merumuskan solusi yang relevan. - kolaborasi — elemen: Kerja Sama
Bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah ketenagakerjaan dan merancang solusi kebijakan yang inovatif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis permasalahan ekonomi di lingkungan sekitar, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta merumuskan alternatif solusi yang berlandaskan prinsip-prinsip ekonomi syariah dan berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak lulusan perguruan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi mereka. |
| Konseptual | Ketenagakerjaan mencakup semua hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menganalisis data ketenagakerjaan dan merumuskan kebijakan ekonomi untuk mengatasi pengangguran. |
| Metakognitif | Kesadaran akan pentingnya memahami isu ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap perekonomian serta peran individu dalam menciptakan solusi. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengamalkan nilai-nilai Islam dalam etos kerja, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme, sebagai bentuk ibadah dan kontribusi positif bagi masyarakat. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan, agar dapat bersaing di pasar kerja yang dinamis. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membangun kesadaran akan dampak masalah ketenagakerjaan terhadap lingkungan sosial, serta mencari solusi yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi semua pihak. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menumbuhkan empati terhadap sesama yang mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan, serta mengembangkan sikap saling membantu dan mendukung dalam komunitas. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan semangat nasionalisme dengan berkontribusi pada pembangunan ekonomi bangsa melalui pekerjaan yang produktif dan inovatif, demi kemajuan Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep ketenagakerjaan, angkatan kerja, dan kesempatan kerja dengan tepat.
- Dengan menganalisis data statistik, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis pengangguran dan faktor penyebabnya secara runtut.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dampak pengangguran terhadap perekonomian nasional dan individu dengan kritis.
- Dengan berdiskusi, peserta didik dapat merumuskan alternatif kebijakan pemerintah untuk mengatasi pengangguran dan meningkatkan kualitas ketenagakerjaan secara kolaboratif.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan cara mencari dan melamar pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan minat mereka secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep ketenagakerjaan, pengangguran, dan kebijakan ekonomi akan membekali peserta didik untuk menjadi warga negara yang solutif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa angka pengangguran di Indonesia masih menjadi isu serius, meskipun banyak lowongan pekerjaan tersedia?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Menganalisis dampak sosial pengangguran terhadap masyarakat dan mobilitas sosial. Matematika: Menggunakan data statistik untuk menghitung tingkat pengangguran dan menganalisis tren ketenagakerjaan. Pendidikan Agama Islam: Membahas etos kerja dalam Islam dan tanggung jawab sosial terhadap kesejahteraan sesama. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam mencari atau mendapatkan pekerjaan, serta memberikan pandangan tentang tantangan ketenagakerjaan di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok, dengan akses mudah ke papan tulis atau proyektor, serta ketersediaan pojok baca dengan materi terkait ketenagakerjaan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses artikel berita, data statistik dari BPS, video edukasi, dan alat kolaborasi daring seperti Google Docs atau Miro untuk kerja kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep ketenagakerjaan, angkatan kerja, dan kesempatan kerja dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Profesi: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu pekerjaan, lalu peserta didik menebak profesinya. Kegiatan ini melatih kecepatan berpikir dan mengenalkan ragam profesi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis data statistik, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis pengangguran dan faktor penyebabnya secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Sambung Kata Ekonomi: Guru memulai dengan satu kata terkait ekonomi, peserta didik berikutnya menyambung dengan kata lain yang relevan. Melatih kosakata dan fokus sebelum masuk materi inti.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah ketenagakerjaan dan jenis pengangguran berdasarkan studi kasus.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Ketenagakerjaan adalah salah satu pilar utama perekonomian suatu negara. Memahami dinamika angkatan kerja, kesempatan kerja, dan tantangan pengangguran sangat penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna mencapai kesejahteraan masyarakat.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, akses internet, data statistik ketenagakerjaan.
Langkah kerja:
- Amati dengan seksama kurva permintaan tenaga kerja yang diberikan dan data yang menyertainya.
Gambar 1. Kurva - Identifikasi perubahan pada kurva atau data dan diskusikan dampaknya terhadap kesempatan kerja.
- Berdasarkan pengamatan dan data, tentukan jenis pengangguran yang mungkin terjadi di daerah tersebut.
- Rumuskan faktor-faktor penyebab pengangguran tersebut dan usulkan minimal dua solusi kebijakan yang relevan.
- Presentasikan hasil analisis kelompok Anda di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang 'angkatan kerja'?
- Menurut Anda, mengapa seseorang bisa menganggur?
- Sebutkan satu jenis pekerjaan yang menurut Anda akan selalu dibutuhkan!
- Bagaimana kondisi ketenagakerjaan di lingkungan sekitar Anda?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas argumentasi yang disampaikan.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan jawaban esai tentang analisis kebijakan mengatasi pengangguran.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep ketenagakerjaan, angkatan kerja, dan kesempatan kerja | Ketenagakerjaan dan Angkatan Kerja | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi jenis-jenis pengangguran dan faktor penyebabnya | Jenis dan Penyebab Pengangguran | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis dampak pengangguran terhadap perekonomian | Dampak Pengangguran | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Merumuskan kebijakan mengatasi pengangguran | Kebijakan Ketenagakerjaan | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Ketenagakerjaan adalah salah satu pilar utama perekonomian suatu negara. Memahami dinamika angkatan kerja, kesempatan kerja, dan tantangan pengangguran sangat penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna mencapai kesejahteraan masyarakat. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi seluk-beluk dunia kerja, dari konsep dasar hingga kebijakan penanganannya.
1. Konsep Ketenagakerjaan
Ketenagakerjaan merujuk pada segala hal yang berkaitan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja. Ini mencakup aspek perencanaan, pengadaan, pendayagunaan, pembinaan, hingga pemutusan hubungan kerja. Angkatan kerja adalah penduduk usia produktif (biasanya 15-64 tahun) yang sedang bekerja atau mencari pekerjaan. Sedangkan bukan angkatan kerja adalah mereka yang sekolah, ibu rumah tangga, atau pensiunan. Kesempatan kerja adalah jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi angkatan kerja, baik yang sudah terisi maupun yang masih kosong. Ketersediaan kesempatan kerja sangat memengaruhi tingkat pengangguran di suatu negara.
2. Penduduk, Tenaga Kerja, dan Angkatan Kerja
Dalam konteks ekonomi, penduduk suatu negara dapat dikelompokkan menjadi penduduk usia kerja dan bukan usia kerja. Penduduk usia kerja (biasanya 15 tahun ke atas) kemudian dibagi lagi menjadi tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Tenaga kerja adalah mereka yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat. Dari kelompok tenaga kerja ini, muncullah angkatan kerja (yang bekerja atau mencari kerja) dan bukan angkatan kerja (misalnya pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga). Pemahaman kategori ini penting untuk analisis statistik ketenagakerjaan.
3. Jenis-Jenis Pengangguran
Pengangguran dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Pengangguran friksional terjadi karena seseorang sedang mencari pekerjaan yang lebih baik atau baru lulus dan masih mencari. Pengangguran struktural timbul akibat perubahan struktur ekonomi yang menyebabkan ketidakcocokan antara keterampilan pencari kerja dan kebutuhan pasar. Pengangguran siklis disebabkan oleh fluktuasi siklus ekonomi (resesi). Pengangguran musiman berkaitan dengan pekerjaan yang hanya ada pada musim tertentu, seperti petani. Pengangguran teknologi terjadi karena digantikannya tenaga manusia oleh mesin. Masing-masing jenis memerlukan penanganan kebijakan yang berbeda.
4. Faktor Penyebab Pengangguran
Beberapa faktor utama penyebab pengangguran meliputi: jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja, tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah sehingga tidak sesuai kebutuhan pasar, kurangnya informasi pasar kerja, adanya diskriminasi dalam pasar kerja, serta dampak dari kemajuan teknologi yang menggantikan peran manusia. Selain itu, faktor seperti krisis ekonomi, kebijakan upah minimum yang terlalu tinggi, dan kurangnya investasi juga dapat memicu peningkatan angka pengangguran. Pemahaman faktor-faktor ini krusial untuk merumuskan kebijakan yang efektif.
5. Dampak Pengangguran
Pengangguran menimbulkan dampak negatif yang luas, baik bagi individu maupun perekonomian nasional. Bagi individu, pengangguran dapat menyebabkan hilangnya pendapatan, penurunan kualitas hidup, stres, dan masalah sosial. Bagi negara, pengangguran berarti hilangnya potensi produksi, penurunan pendapatan nasional, peningkatan beban sosial (misalnya melalui bantuan sosial), dan potensi ketidakstabilan sosial-politik. Tingginya angka pengangguran juga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan memperlebar kesenjangan pendapatan.
6. Kebijakan Mengatasi Pengangguran
Pemerintah dapat menerapkan berbagai kebijakan untuk mengatasi pengangguran. Kebijakan fiskal mencakup peningkatan pengeluaran pemerintah untuk proyek infrastruktur atau insentif pajak bagi perusahaan yang menciptakan lapangan kerja. Kebijakan moneter dapat berupa penurunan suku bunga untuk mendorong investasi. Selain itu, ada kebijakan non-moneter dan non-fiskal seperti program pelatihan dan pendidikan vokasi untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja, penyediaan informasi pasar kerja, dan program kewirausahaan untuk mendorong penciptaan usaha mandiri. Sinergi berbagai kebijakan ini sangat penting.
Rangkuman: Ketenagakerjaan mencakup angkatan kerja, kesempatan kerja, dan segala hal terkait pekerjaan. Pengangguran merupakan masalah ekonomi serius dengan berbagai jenis dan faktor penyebab, seperti ketidakcocokan keterampilan dan kurangnya lapangan kerja. Dampaknya merugikan individu dan negara. Pemerintah perlu menerapkan kebijakan fiskal, moneter, serta program pelatihan dan kewirausahaan untuk menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas dan berkualitas.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Angkatan Kerja | Penduduk usia produktif yang sedang bekerja atau mencari pekerjaan. |
| Kesempatan Kerja | Jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi angkatan kerja. |
| Pengangguran Friksional | Pengangguran sementara karena sedang mencari pekerjaan baru. |
| Pengangguran Struktural | Pengangguran akibat perubahan struktur ekonomi. |
| Kebijakan Fiskal | Kebijakan pemerintah terkait pengeluaran dan pajak untuk memengaruhi ekonomi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ketenagakerjaan" mata pelajaran Ekonomi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Ketenagakerjaan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Pertumbuhan Ekonomi dan KemiskinanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Uang, Inflasi, dan Kebijakan MoneterBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYAAPBN, APBD, dan Kebijakan FiskalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Ekonomi lain yang sudah tersedia
Badan Usaha dalam PerekonomianEkonomi Kelas XI MAPendapatan Nasional dan Kesenjangan EkonomiEkonomi Kelas XI MAAPBDEkonomi Kelas XII MAPertumbuhan dan Pembangunan EkonomiEkonomi Kelas XII MALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ketenagakerjaan pada Ekonomi MA, Fase F, elemen Ekonomi.
Modul Ketenagakerjaan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Ekonomi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Ekonomi materi Ketenagakerjaan ini gratis?
Ya. Modul Ketenagakerjaan untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Ketenagakerjaan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Ketenagakerjaan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ketenagakerjaan dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ketenagakerjaan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ketenagakerjaan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ketenagakerjaan untuk Ekonomi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Ketenagakerjaan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ketenagakerjaan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Ekonomi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Ketenagakerjaan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.