Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas XII
APBD
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | APBD |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar APBN dan hubungannya dengan kebijakan fiskal pemerintah. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Memahami Konsep Ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis konsep dasar ilmu ekonomi, permasalahan ekonomi, sistem ekonomi, serta peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi untuk mengambil keputusan yang bijak. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | APBD mencakup pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, serta belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal, dan belanja tidak terduga. |
| Konseptual | APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi sumber-sumber pendapatan dan jenis-jenis belanja dalam APBD serta menganalisis pengaruhnya terhadap perekonomian daerah. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami APBD sebagai alat perencanaan dan pengendalian keuangan daerah untuk pembangunan yang berkeadilan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menganalisis APBD sebagai wujud amanah dalam mengelola sumber daya daerah untuk kemaslahatan umat, sesuai ajaran Islam tentang keadilan dan tanggung jawab. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari data dan informasi APBD dari berbagai sumber terpercaya, serta mengolahnya dengan metode ilmiah untuk memahami kebijakan fiskal daerah secara mendalam. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mengevaluasi alokasi belanja APBD yang mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di daerah, serta mengusulkan perbaikan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menganalisis dampak APBD terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan, dan mengusulkan kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memahami APBD sebagai instrumen pembangunan nasional di tingkat daerah, serta berpartisipasi aktif dalam pengawasan dan memberikan masukan demi kemajuan daerah. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati infografis APBD, peserta didik dapat mengidentifikasi sumber-sumber pendapatan daerah dengan tepat.
- Melalui studi kasus APBD daerah, peserta didik dapat menganalisis jenis-jenis belanja daerah dan prioritas alokasinya secara kritis.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengevaluasi fungsi dan tujuan APBD dalam pembangunan daerah secara kolaboratif.
- Setelah mengkaji data APBD, peserta didik dapat menyajikan rekomendasi kebijakan fiskal daerah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat secara sistematis.
Pemahaman bermakna: Memahami APBD membantu peserta didik menyadari peran penting pemerintah daerah dalam mengelola keuangan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan kebijakan fiskal daerah.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengetahui dari mana uang pemerintah daerah berasal dan untuk apa saja uang tersebut digunakan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Keterkaitan APBD dengan prinsip keadilan sosial dan pemerataan pembangunan di daerah. Sosiologi: Analisis dampak APBD terhadap stratifikasi sosial dan kesejahteraan masyarakat di daerah. Informatika: Penggunaan aplikasi pengolah data atau presentasi digital untuk analisis dan penyajian informasi APBD. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai penggunaan APBD di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka, memberikan perspektif praktis kepada peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di kelas dengan pengaturan kelompok yang fleksibel, didukung akses internet dan perpustakaan untuk eksplorasi data APBD. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan situs web resmi pemerintah daerah (misalnya BPKD) untuk mengakses data APBD, serta penggunaan aplikasi presentasi digital untuk menyajikan hasil analisis. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati infografis APBD, peserta didik dapat mengidentifikasi sumber-sumber pendapatan daerah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengevaluasi fungsi dan tujuan APBD dalam pembangunan daerah secara kolaboratif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan sumber-sumber pendapatan APBD dengan tepat.
Alat & bahan: infografis APBD, alat tulis, lembar kerja, akses internet
Langkah kerja:
- Amati infografis APBD suatu daerah yang disajikan guru dengan seksama.
Gambar 1. Peta pikiran - Identifikasi berbagai jenis pendapatan yang tercantum dalam infografis tersebut.
- Kelompokkan pendapatan-pendapatan tersebut ke dalam kategori Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, atau Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
- Jelaskan secara singkat masing-masing jenis pendapatan yang telah dikelompokkan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang APBD?
- Sebutkan salah satu contoh pendapatan pemerintah daerah!
- Menurutmu, untuk apa saja uang pemerintah daerah digunakan?
- Apa perbedaan APBD dengan APBN?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis APBD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis studi kasus APBD dan rekomendasi kebijakan yang disajikan dalam bentuk poster digital.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi sumber-sumber pendapatan daerah dengan tepat. | Sumber-sumber pendapatan APBD (PAD, Dana Perimbangan, Lain-lain Pendapatan Sah). | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis jenis-jenis belanja daerah dan prioritas alokasinya secara kritis. | Jenis-jenis belanja APBD (pegawai, barang/jasa, modal, tidak terduga). | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengevaluasi fungsi dan tujuan APBD dalam pembangunan daerah secara kolaboratif. | Fungsi APBD (alokasi, distribusi, stabilisasi) dan tujuan APBD. | 2 JP | kolaborasi |
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan instrumen penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. APBD mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat. Memahami APBD akan membantu kita mengerti bagaimana roda pemerintahan daerah bergerak dan bagaimana kita sebagai warga negara dapat berkontribusi dalam pengawasannya.
1. Pengertian dan Dasar Hukum APBD
APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Dasar hukum penyusunan APBD di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan peraturan pelaksanaannya. APBD menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan dan memberikan pelayanan publik selama satu tahun anggaran. Keterbukaan APBD sangat penting agar masyarakat dapat mengetahui alokasi dan penggunaan dana publik.
2. Sumber-Sumber Pendapatan APBD
Pendapatan APBD bersumber dari beberapa komponen utama. Pertama, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah. Kedua, Dana Perimbangan, yaitu dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Ketiga, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, misalnya hibah dan dana darurat.
3. Jenis-Jenis Belanja APBD
Belanja APBD dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Belanja pegawai digunakan untuk gaji dan tunjangan aparatur sipil negara. Belanja barang dan jasa untuk pengadaan kebutuhan operasional pemerintahan. Belanja modal digunakan untuk pengadaan aset tetap yang menambah kekayaan daerah, seperti pembangunan jalan, gedung sekolah, atau rumah sakit. Ada pula belanja hibah, belanja bantuan sosial, dan belanja tidak terduga untuk kondisi darurat. Alokasi belanja ini mencerminkan prioritas pembangunan daerah.
4. Fungsi dan Tujuan APBD
APBD memiliki beberapa fungsi utama. Fungsi alokasi berarti APBD digunakan untuk mengalokasikan sumber daya ekonomi agar pemanfaatannya efektif dan efisien. Fungsi distribusi menunjukkan APBD digunakan untuk pemerataan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Fungsi stabilisasi berarti APBD berperan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Tujuan APBD adalah mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, meningkatkan pelayanan publik, dan mencapai kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Rangkuman: APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang memuat pendapatan dan belanja daerah. Sumber pendapatan APBD meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan lain-lain pendapatan yang sah. Belanja APBD terdiri dari belanja pegawai, barang dan jasa, modal, serta lain-lain belanja. APBD berfungsi sebagai alat alokasi, distribusi, dan stabilisasi, bertujuan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| APBD | Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah |
| PAD | Pendapatan Asli Daerah |
| DPRD | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah |
| Dana Perimbangan | Dana dari APBN untuk daerah |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "APBD" mata pelajaran Ekonomi Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan APBD yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 materi · siap dibuatkan
Pertumbuhan dan Pembangunan EkonomiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkonomi InternasionalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Materi Ekonomi di kelas lain
Kajian Ilmu EkonomiEkonomi Kelas X MAKonsep Ilmu EkonomiEkonomi Kelas X MAMasalah dan Sistem EkonomiEkonomi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi APBD pada Ekonomi MA, Fase F, elemen Memahami Konsep Ekonomi.
Modul APBD ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul APBD untuk Ekonomi kelas XII.
Apakah modul ajar Ekonomi materi APBD ini gratis?
Ya. Modul APBD untuk kelas XII MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar APBD ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul APBD ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan APBD dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul APBD ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi APBD tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas APBD untuk Ekonomi kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul APBD ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas XII MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar APBD beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Ekonomi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi APBD yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.