MAKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas XI
Pemrograman Berorientasi Objek

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) adalah paradigma yang mengorganisasi kode berdasarkan objek, yang merupakan instans dari kelas. Konsep utama OOP meliputi kelas (cetak biru objek), objek (instans nyata), enkapsulasi (mengikat data dan metode serta menyembunyikan detail), pewarisan (mewarisi atribut dan metode), dan polimorfisme (banyak bentuk perilaku). OOP meningkatkan modularitas, reusability, dan skalabilitas kode program.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pemrograman Berorientasi Objek
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pemrograman Berorientasi Objek
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPemrograman Berorientasi Objek
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang algoritma dan struktur data, serta mampu menulis kode program sederhana dalam bahasa pemrograman tertentu.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKoding dan Kecerdasan Artifisial
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu menerapkan prinsip-prinsip pemrograman berorientasi objek untuk membangun aplikasi sederhana yang terstruktur dan efisien, serta memahami konsep dasar kecerdasan artifisial.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSebuah aplikasi game atau sistem informasi sering kali dibangun menggunakan pendekatan Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) untuk mengelola kompleksitasnya.
KonseptualPemrograman Berorientasi Objek adalah paradigma pemrograman yang mengorganisasi perangkat lunak berdasarkan objek, yang merupakan instans dari kelas.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mendefinisikan kelas, membuat objek, mengimplementasikan enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme dalam kode program.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memilih paradigma pemrograman yang tepat untuk menyelesaikan masalah kompleks dan bagaimana OOP meningkatkan efisiensi pengembangan perangkat lunak.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMensyukuri karunia Allah SWT berupa akal dan kemampuan berpikir logis untuk merancang sistem yang terstruktur dan efisien dalam pemrograman.
2. Cinta IlmuMenunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan semangat pantang menyerah dalam memahami konsep-konsep abstrak Pemrograman Berorientasi Objek serta menguasai bahasa pemrograman.
3. Cinta LingkunganMengembangkan program yang efisien dan bertanggung jawab, mempertimbangkan dampak penggunaan sumber daya komputasi serta potensi aplikasi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun kolaborasi yang efektif dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek pemrograman, saling berbagi pengetahuan, dan menghargai kontribusi setiap anggota tim.
5. Cinta Tanah AirMengembangkan kemampuan pemrograman sebagai bekal untuk berkontribusi dalam inovasi teknologi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Dengan menyimak penjelasan guru dan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar kelas dan objek dalam Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) secara akurat.
  2. Melalui diskusi kelompok dan analisis kode, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme dalam contoh program dengan tepat.
  3. Setelah praktik coding terbimbing, peserta didik dapat merancang dan mengimplementasikan kelas serta objek sederhana menggunakan bahasa pemrograman Python dengan benar.
  4. Dengan menyelesaikan proyek mini, peserta didik dapat menerapkan konsep pewarisan dan polimorfisme untuk membangun hierarki kelas yang fungsional dan efisien.
  5. Melalui presentasi dan umpan balik, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan memecahkan masalah pemrograman menggunakan pendekatan OOP dengan percaya diri.
Halaman 2 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) menyediakan cara terstruktur untuk memodelkan dunia nyata dalam kode program, memungkinkan pengembangan perangkat lunak yang lebih mudah dikelola, digunakan kembali, dan diperluas.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membuat program yang besar dan kompleks, seperti aplikasi media sosial, agar mudah dikelola dan dikembangkan oleh banyak orang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Konsep abstraksi dan hierarki dalam OOP memiliki kemiripan dengan konsep himpunan dan relasi dalam matematika.
Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun deskripsi kelas dan objek secara logis dan runtut mirip dengan menyusun karangan deskriptif atau laporan.
Desain Grafis: Pemodelan objek dalam OOP dapat dianalogikan dengan merancang komponen-komponen visual dalam sebuah antarmuka pengguna grafis (GUI).
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk mencari contoh aplikasi nyata yang dibangun dengan OOP atau berdiskusi tentang bagaimana teknologi tersebut memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi proyektor, papan tulis, dan akses internet yang stabil, serta lingkungan belajar digital yang mendukung kolaborasi dan berbagi kode.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan platform pemrograman online (misalnya Replit, Google Colab) atau IDE lokal (misalnya VS Code) untuk praktik coding, serta sumber belajar daring seperti tutorial video dan dokumentasi Python.
Halaman 3 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Dengan menyimak penjelasan guru dan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar kelas dan objek dalam Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menampilkan beberapa gambar aplikasi populer (misalnya: aplikasi perbankan, game, media sosial) dan bertanya, 'Apa kesamaan dari aplikasi-aplikasi ini dalam hal kompleksitas fungsinya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu memahami konsep dasar Pemrograman Berorientasi Objek dan pertanyaan pemantik, 'Bagaimana cara kita membuat program yang besar dan kompleks agar mudah dikelola dan dikembangkan oleh banyak orang?'
  4. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan studi kasus sederhana tentang sistem manajemen perpustakaan yang belum terstruktur dan meminta peserta didik mengidentifikasi tantangan dalam mengelolanya tanpa pendekatan objek.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk merumuskan masalah-masalah yang muncul dari studi kasus tersebut dan mengarahkan pada kebutuhan akan struktur data yang lebih baik.
  3. Guru menjelaskan konsep dasar Pemrograman Berorientasi Objek (OOP), termasuk definisi kelas, objek, atribut, dan metode, dengan bantuan presentasi visual dan contoh nyata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis contoh kode program Python sederhana yang mengimplementasikan kelas 'Buku' dan objek-objeknya, serta mengidentifikasi bagian-bagian kelas dan objek.
  2. Setiap kelompok diminta untuk merancang sebuah kelas sederhana (misalnya 'Mahasiswa' atau 'Produk') dengan atribut dan metode yang relevan, lalu membuat dua objek dari kelas tersebut di kertas atau papan tulis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan kelas dan objeknya di depan kelas, menjelaskan pilihan atribut dan metode yang digunakan.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, didampingi oleh guru.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep kelas dan objek, serta mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul dari presentasi kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi tentang kelas dan objek dalam OOP.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak merefleksikan pentingnya memahami struktur program.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi selanjutnya tentang enkapsulasi dan pewarisan, lalu menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan menyelesaikan proyek mini, peserta didik dapat menerapkan konsep pewarisan dan polimorfisme untuk membangun hierarki kelas yang fungsional dan efisien.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang kelas dan objek, kemudian bertanya, 'Bagaimana kita bisa membuat kelas yang lebih spesifik dari kelas umum tanpa harus menulis ulang semua kodenya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menerapkan konsep pewarisan dan polimorfisme melalui proyek mini, serta memotivasi peserta didik untuk berkreasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memperkenalkan proyek mini 'Sistem Inventaris Kendaraan' dan memantik diskusi tentang bagaimana kendaraan bisa dikelompokkan (misalnya mobil, motor, sepeda) dan apa saja karakteristik umum serta spesifiknya.
  2. Guru menjelaskan konsep enkapsulasi (private/public), pewarisan (inheritance), dan polimorfisme (method overriding) dengan contoh-contoh yang relevan dalam kehidupan sehari-hari dan kode Python.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok merancang hierarki kelas untuk sistem inventaris kendaraan (kelas dasar 'Kendaraan' dan kelas turunan 'Mobil', 'Motor', 'Sepeda') termasuk atribut, metode, serta bagaimana enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme akan diterapkan.
  2. Menyusun jadwal: Setiap kelompok membuat rencana kerja dan pembagian tugas untuk mengimplementasikan kode program dalam waktu yang ditentukan.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai menulis kode program Python sesuai desain yang telah dibuat, dengan bimbingan dari guru yang berkeliling memantau dan memberikan arahan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok melakukan pengujian terhadap kode program yang telah dibuat untuk memastikan fungsionalitasnya berjalan sesuai harapan, termasuk demonstrasi pewarisan dan polimorfisme.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek mini mereka, menjelaskan struktur kelas, implementasi konsep OOP, dan tantangan yang dihadapi. Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap implementasi konsep OOP yang benar dan memberikan saran perbaikan untuk kode program.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang penerapan enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfisme dalam proyek mini.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kreativitas setiap kelompok, serta menekankan bahwa OOP adalah fondasi penting dalam pengembangan perangkat lunak modern.
  3. Guru memberikan penugasan individu untuk merevisi dan menyempurnakan kode proyek, lalu menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMembangun Dunia Objek!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat merancang dan mengimplementasikan kelas sederhana serta membuat objek dari kelas tersebut.

Alat & bahan: Komputer/laptop dengan Python terinstal, koneksi internet, alat tulis.

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar kode Python berikut yang menunjukkan struktur dasar sebuah kelas 'Hewan'. Identifikasi atribut dan metode yang ada pada kelas tersebut.
    Python1class Hewan:2 def __init__(self, nama, jenis):3 self.nama = nama4 self.jenis = jenis56 def bersuara(self):7 pass # Akan di-override oleh kelas turunan
    Gambar 1. Kode program
  2. Diskusikan dalam kelompok, jika kita ingin membuat kelas 'Kucing' dan 'Anjing' sebagai turunan dari 'Hewan', atribut dan metode apa saja yang akan menjadi spesifik untuk masing-masing kelas turunan?
  3. Rancanglah sebuah kelas 'Kendaraan' dengan atribut (misalnya: 'merek', 'tahun_produksi', 'warna') dan metode (misalnya: 'info_kendaraan', 'hidupkan_mesin').
  4. Buatlah dua objek dari kelas 'Kendaraan' yang telah dirancang (misalnya: 'mobil_saya' dan 'motor_teman') dengan nilai atribut yang berbeda.
  5. Tuliskan kode program Python lengkap untuk kelas 'Kendaraan' dan objek-objeknya, lalu jalankan program tersebut untuk menampilkan informasi kendaraan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang algoritma?
  2. Pernahkah kamu membuat program sederhana? Program apa?
  3. Apa perbedaan antara data dan fungsi dalam sebuah program?
  4. Menurutmu, apa itu 'objek' dalam konteks pemrograman?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat merancang kelas dan objek, serta diskusi saat mengidentifikasi prinsip OOP.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek mini 'Sistem Inventaris Kendaraan' dan tes tertulis akhir materi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep dasar kelas dan objekKonsep kelas, objek, atribut, metode2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi prinsip enkapsulasi, pewarisan, dan polimorfismeEnkapsulasi, pewarisan, polimorfisme2 JPpenalaran kritis
3Merancang dan mengimplementasikan kelas serta objekPraktik membuat kelas dan objek sederhana2 JPkreativitas
4Menerapkan pewarisan dan polimorfisme dalam proyek miniProyek Sistem Inventaris Kendaraan2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) adalah paradigma pemrograman yang sangat populer dan banyak digunakan dalam pengembangan perangkat lunak modern. OOP menyediakan cara untuk mengorganisasi kode program menjadi unit-unit yang disebut objek, yang merepresentasikan entitas dari dunia nyata. Dengan memahami OOP, kita dapat membangun aplikasi yang lebih terstruktur, mudah dikelola, dan dapat digunakan kembali.

1. Pengantar Pemrograman Berorientasi Objek
Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) adalah sebuah pendekatan dalam pengembangan perangkat lunak yang berpusat pada 'objek' daripada hanya pada 'fungsi' dan 'logika'. Dalam OOP, program diorganisasikan seputar data, atau objek, dan bukan logika atau tindakan. Objek dapat memiliki atribut (data) dan metode (fungsi) yang berinteraksi satu sama lain. Pendekatan ini bertujuan untuk mengatasi kompleksitas pengembangan perangkat lunak berskala besar dengan memecahnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mandiri.

2. Kelas dan Objek
Kelas adalah sebuah 'cetak biru' atau 'prototipe' untuk membuat objek. Kelas mendefinisikan struktur dan perilaku yang akan dimiliki oleh objek-objek yang dibuat darinya. Misalnya, kelas 'Mobil' dapat mendefinisikan atribut seperti 'warna', 'merek', dan 'kecepatan', serta metode seperti 'maju' atau 'rem'. Objek adalah instans nyata dari sebuah kelas. Jadi, 'MobilMerah' atau 'MobilBiru' adalah objek-objek dari kelas 'Mobil', masing-masing dengan nilai atributnya sendiri.

3. Enkapsulasi
Enkapsulasi adalah prinsip OOP yang mengikat data (atribut) dan metode (fungsi) yang beroperasi pada data tersebut menjadi satu unit, yaitu kelas. Ini juga melibatkan penyembunyian detail implementasi internal objek dari dunia luar, dan hanya mengekspos antarmuka yang diperlukan. Tujuannya adalah untuk melindungi integritas data dan membatasi akses langsung ke atribut, sehingga perubahan pada satu bagian kode tidak secara tidak sengaja memengaruhi bagian lain. Contohnya, atribut 'saldo' di kelas 'AkunBank' bisa disembunyikan dan hanya bisa diakses melalui metode 'setor' atau 'tarik'.

4. Pewarisan (Inheritance)
Pewarisan adalah mekanisme di mana sebuah kelas (kelas anak/subkelas) dapat mewarisi atribut dan metode dari kelas lain (kelas induk/superkelas). Ini memungkinkan penggunaan kembali kode dan pembentukan hierarki kelas. Misalnya, kelas 'Mobil' dan 'Motor' dapat mewarisi atribut umum seperti 'merek' dan 'tahun_produksi' dari kelas induk 'Kendaraan'. Dengan pewarisan, kita tidak perlu menulis ulang kode yang sama berkali-kali, yang membuat program lebih ringkas dan mudah dipelihara.

5. Polimorfisme
Polimorfisme berarti 'banyak bentuk'. Dalam OOP, polimorfisme memungkinkan objek dari kelas yang berbeda untuk diperlakukan sebagai objek dari kelas yang sama melalui antarmuka umum. Ini sering dicapai melalui method overriding, di mana metode dengan nama yang sama di kelas induk didefinisikan ulang di kelas anak untuk memberikan perilaku yang spesifik. Misalnya, metode 'bunyi' di kelas 'Hewan' bisa memiliki implementasi berbeda di kelas 'Kucing' (meong) dan 'Anjing' (gukguk).

Rangkuman: Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) adalah paradigma yang mengorganisasi kode berdasarkan objek, yang merupakan instans dari kelas. Konsep utama OOP meliputi kelas (cetak biru objek), objek (instans nyata), enkapsulasi (mengikat data dan metode serta menyembunyikan detail), pewarisan (mewarisi atribut dan metode), dan polimorfisme (banyak bentuk perilaku). OOP meningkatkan modularitas, reusability, dan skalabilitas kode program.

Halaman 9 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ObjekInstans nyata dari sebuah kelas.
KelasCetak biru atau prototipe untuk membuat objek.
AtributVariabel yang mendefinisikan karakteristik objek.
MetodeFungsi yang mendefinisikan perilaku objek.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pemrograman Berorientasi Objek" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Pemrograman Berorientasi Objek — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pemrograman Berorientasi Objek ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIPeta Konsep
Pemrograman Berorientasi ObjekPengantar Pemrograman Berorientasi ObjekKelas dan ObjekEnkapsulasiPewarisan (Inheritance)Polimorfisme
Dari sub-bab Pemrograman Berorientasi ObjekHalaman 12
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pemrograman Berorientasi Objek yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pemrograman Berorientasi Objek pada Koding dan Kecerdasan Artifisial MA, Fase F, elemen Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Modul Pemrograman Berorientasi Objek ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Pemrograman Berorientasi Objek ini gratis?

Ya. Modul Pemrograman Berorientasi Objek untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pemrograman Berorientasi Objek ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pemrograman Berorientasi Objek ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pemrograman Berorientasi Objek dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pemrograman Berorientasi Objek ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pemrograman Berorientasi Objek tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pemrograman Berorientasi Objek untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pemrograman Berorientasi Objek ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pemrograman Berorientasi Objek beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Pemrograman Berorientasi Objek yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.