MAKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Berpikir komputasional adalah pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah kompleks. Empat pilar utamanya adalah dekomposisi (memecah masalah), pengenalan pola (mencari kesamaan), abstraksi (fokus pada esensi), dan algoritma (merancang langkah-langkah solusi). Keterampilan ini penting untuk mengembangkan solusi yang efisien dan efektif dalam berbagai konteks, baik dalam teknologi maupun kehidupan sehari-hari.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasE / X
Materi PokokBerpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang masalah dan kemampuan logis sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III
Elemen / DomainBerpikir Komputasional
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional untuk menyelesaikan berbagai masalah, termasuk mengidentifikasi masalah, mengembangkan algoritma, dan mengevaluasi solusi secara efisien dan efektif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBerpikir komputasional dapat diterapkan untuk mengatur jadwal kegiatan ekstrakurikuler di madrasah atau menyusun strategi permainan catur.
KonseptualKonsep inti berpikir komputasional meliputi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma sebagai pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah dekomposisi masalah, identifikasi pola, perumusan abstraksi, dan pengembangan algoritma sederhana untuk solusi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana strategi berpikir komputasional dapat membantu mereka mengatasi tantangan di berbagai bidang, bukan hanya dalam pemrograman.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenerapkan berpikir komputasional untuk mencari solusi terbaik adalah bentuk cinta ilmu, karena mendorong eksplorasi pengetahuan dan pemecahan masalah secara rasional.
2. Cinta IlmuMelalui dekomposisi masalah, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma, peserta didik didorong untuk berpikir kritis dan kreatif, menunjukkan cinta ilmu yang mendalam.
3. Cinta LingkunganMenganalisis masalah dengan berpikir komputasional dapat membantu menemukan solusi inovatif untuk isu-isu lingkungan, seperti efisiensi energi, yang merupakan wujud cinta lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaBekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah dengan berpikir komputasional menumbuhkan rasa saling menghargai dan kolaborasi, mencerminkan cinta diri dan sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMenggunakan berpikir komputasional untuk mengembangkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara adalah bentuk nyata dari cinta tanah air, dengan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi empat pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma) dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menerapkan teknik dekomposisi untuk memecah masalah kompleks menjadi sub-masalah yang lebih kecil secara runtut.
  3. Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi pola-pola yang muncul dalam serangkaian data atau masalah untuk menemukan solusi yang efisien.
  4. Setelah praktik, peserta didik dapat merancang algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalah yang diberikan dengan langkah-langkah yang logis dan terstruktur.
Halaman 2 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir komputasional adalah kerangka berpikir yang membantu kita memecahkan masalah kompleks dengan memecahnya menjadi bagian-bagian lebih kecil, mengenali pola, mengidentifikasi informasi penting, dan merancang langkah-langkah solusi yang sistematis.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengatasi masalah yang sangat besar dan rumit agar menjadi lebih mudah diselesaikan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan logika, pola bilangan, dan urutan dalam perancangan algoritma.
Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun kalimat yang jelas dan runtut untuk menjelaskan langkah-langkah algoritma atau hasil dekomposisi masalah.
Seni Budaya: Kreativitas dalam memvisualisasikan masalah dan solusi melalui diagram atau ilustrasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang bagaimana mereka memecahkan masalah sehari-hari di rumah, mengaitkannya dengan prinsip berpikir komputasional.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang nyaman dengan penataan tempat duduk kelompok dan akses ke papan tulis atau proyektor untuk presentasi, serta lingkungan digital yang mendukung akses sumber belajar daring.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi algoritma sederhana atau platform pemrograman blok visual (misalnya Scratch) untuk mempraktikkan algoritma yang telah dirancang peserta didik.
Halaman 3 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi empat pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya 'Apa masalah paling rumit yang pernah kalian hadapi dan bagaimana kalian menyelesaikannya?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan materi.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami pilar berpikir komputasional dan menayangkan pertanyaan 'Bagaimana cara kita mengatasi masalah yang sangat besar dan rumit agar menjadi lebih mudah diselesaikan?' untuk memicu rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video singkat tentang masalah kompleks di kehidupan sehari-hari (misalnya, mengatur lalu lintas di persimpangan padat) dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi inti masalahnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja kasus untuk dianalisis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis kasus yang diberikan, berdiskusi untuk mencari tahu bagaimana masalah tersebut dapat dipecah, pola apa yang mungkin ada, informasi penting apa yang relevan, dan langkah-langkah solusi yang bisa diterapkan.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mengidentifikasi empat pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma) yang relevan dalam kasus tersebut dan mencatatnya dalam lembar kerja.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan identifikasi pilar berpikir komputasional mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengklarifikasi konsep-konsep yang masih kurang jelas.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan konsep tentang empat pilar berpikir komputasional dan pentingnya setiap pilar dalam pemecahan masalah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali empat pilar berpikir komputasional yang telah dipelajari.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan manfaat berpikir komputasional dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh lain penerapan berpikir komputasional dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah praktik, peserta didik dapat merancang algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalah yang diberikan dengan langkah-langkah yang logis dan terstruktur.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulang kembali materi tentang empat pilar berpikir komputasional dan menanyakan 'Apakah ada yang bisa memberikan contoh nyata penggunaan dekomposisi dalam memecahkan masalah sehari-hari?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang algoritma sederhana dan menanyakan 'Bagaimana kita bisa membuat instruksi yang sangat jelas agar orang lain atau komputer bisa menyelesaikan masalah yang sama?' untuk memotivasi peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah masalah sederhana yang memerlukan langkah-langkah logis untuk penyelesaiannya, misalnya 'Bagaimana cara membuat secangkir teh manis?' dan meminta peserta didik memikirkan langkah-langkahnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD yang berisi masalah-masalah kontekstual.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok memilih satu masalah dari LKPD, lalu menerapkan dekomposisi untuk memecahnya, mengidentifikasi pola (jika ada), merumuskan abstraksi, dan mulai merancang algoritma langkah demi langkah.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik menuangkan rancangan algoritma mereka dalam bentuk diagram alir atau pseudocode di LKPD, memastikan setiap langkah jelas dan logis.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing kelompok, memberikan masukan, dan memastikan algoritma yang dirancang sesuai dengan prinsip berpikir komputasional.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan algoritma yang telah mereka rancang, menjelaskan setiap langkah dan alasannya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik, mengidentifikasi potensi perbaikan atau penyederhanaan pada algoritma yang disajikan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya algoritma yang efisien dan efektif dalam pemecahan masalah, serta contoh penerapan dalam koding sederhana.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya merancang algoritma yang jelas dan terstruktur dalam berpikir komputasional.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas mandiri untuk mencoba menerapkan algoritma yang dirancang pada masalah lain dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMari Pecahkan Masalah dengan Berpikir Kompu…Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan pilar berpikir komputasional untuk memecahkan masalah kompleks dan merancang algoritmanya.

Alat & bahan: Kertas, pensil/pulpen, spidol, papan tulis/flipchart

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar masalah di bawah ini: Ada 5 orang peserta didik yang ingin menyeberang sungai dengan perahu kecil yang hanya bisa menampung 2 orang. Bagaimana cara mereka semua bisa menyeberang? (Gambar 1)
    5 orang di sisi A123456
    Gambar 1. Alur
  2. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana cara memecah masalah penyeberangan sungai ini menjadi bagian-bagian yang lebih kecil (dekomposisi).
  3. Identifikasi pola atau aturan yang muncul dalam proses penyeberangan (misalnya, selalu ada satu orang yang kembali dengan perahu).
  4. Buatlah abstraksi dari masalah ini, yaitu informasi penting apa saja yang harus diperhatikan dan apa yang bisa diabaikan.
  5. Rancanglah algoritma (langkah-langkah) untuk menyelesaikan masalah ini dari awal hingga semua peserta didik berhasil menyeberang.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'masalah'?
  2. Bagaimana cara Anda biasanya menyelesaikan masalah yang rumit?
  3. Apakah Anda pernah mencoba memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil?
  4. Apa yang Anda ketahui tentang 'urutan' atau 'langkah-langkah'?

Formatif (proses): Observasi aktivitas kelompok saat berdiskusi dan merancang algoritma, serta penilaian presentasi hasil kerja kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil LKPD dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman pilar berpikir komputasional dan kemampuan merancang algoritma.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi empat pilar berpikir komputasionalPengenalan pilar berpikir komputasional2 JPpenalaran kritis
2Menerapkan teknik dekomposisi masalahDekomposisi masalah dan pengenalan pola2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Merancang algoritma sederhanaAbstraksi dan perancangan algoritma2 JPpenalaran kritis, kreativitas
Halaman 8 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Berpikir komputasional adalah sebuah metode pemecahan masalah yang melibatkan serangkaian teknik dan konsep yang digunakan dalam ilmu komputer. Ini bukan hanya tentang pemrograman, tetapi lebih kepada cara berpikir logis dan sistematis untuk menghadapi tantangan kompleks di berbagai bidang kehidupan. Dengan menguasai berpikir komputasional, kita akan lebih terampil dalam menganalisis situasi, merencanakan solusi, dan membuat keputusan yang efektif.

1. Pengertian Berpikir Komputasional
Berpikir komputasional adalah proses berpikir yang terlibat dalam merumuskan masalah dan solusinya sedemikian rupa sehingga solusi dapat dieksekusi oleh agen pemroses informasi. Ini adalah keterampilan dasar bagi semua orang, bukan hanya ilmuwan komputer. Berpikir komputasional melibatkan pemecahan masalah, merancang sistem, dan memahami perilaku manusia, dengan memanfaatkan konsep-konsep dari ilmu komputer. Ini membantu kita melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda dan menemukan cara-cara inovatif untuk menyelesaikannya secara efisien.

2. Pilar 1: Dekomposisi
Dekomposisi adalah proses memecah masalah atau sistem yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Dengan memecah masalah, kita dapat fokus pada satu bagian pada satu waktu, yang membuat masalah keseluruhan tidak terlalu menakutkan dan lebih mudah diselesaikan. Misalnya, jika ingin membuat sebuah aplikasi, kita bisa memecahnya menjadi bagian-bagian seperti mendesain antarmuka pengguna, mengembangkan fitur login, dan membuat fitur penyimpanan data. Setiap bagian kemudian dapat ditangani secara terpisah.

3. Pilar 2: Pengenalan Pola
Pengenalan pola adalah kemampuan untuk menemukan kesamaan atau tren di antara masalah yang berbeda atau dalam bagian-bagian dari masalah yang sama. Setelah masalah dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, kita dapat mencari pola-pola yang berulang. Pola-pola ini dapat membantu kita membuat prediksi dan menemukan solusi yang lebih umum atau efisien. Misalnya, jika kita melihat bahwa beberapa sub-masalah memiliki solusi serupa, kita bisa menerapkan solusi yang sama atau sedikit dimodifikasi untuk semua sub-masalah tersebut.

4. Pilar 3: Abstraksi
Abstraksi adalah proses menyaring informasi yang tidak penting dan fokus pada detail yang relevan untuk memecahkan masalah. Ini berarti mengidentifikasi informasi penting yang perlu kita perhatikan dan mengabaikan informasi yang tidak relevan atau terlalu spesifik. Dengan abstraksi, kita dapat membuat model masalah yang lebih sederhana dan umum, sehingga lebih mudah untuk dirancang solusinya. Contohnya, saat merencanakan rute perjalanan, kita fokus pada nama kota dan jalan utama, bukan pada setiap detail bangunan di sepanjang jalan.

5. Pilar 4: Algoritma
Algoritma adalah serangkaian langkah-langkah yang terperinci dan berurutan untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu. Setelah masalah dipecah, pola diidentifikasi, dan informasi penting diabstraksikan, langkah terakhir adalah merancang algoritma. Algoritma harus jelas, logis, dan dapat diikuti oleh siapa pun (atau komputer) untuk mencapai hasil yang diinginkan. Contoh algoritma sederhana adalah resep masakan, yang berisi urutan langkah-langkah untuk membuat hidangan tertentu.

Rangkuman: Berpikir komputasional adalah pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah kompleks. Empat pilar utamanya adalah dekomposisi (memecah masalah), pengenalan pola (mencari kesamaan), abstraksi (fokus pada esensi), dan algoritma (merancang langkah-langkah solusi). Keterampilan ini penting untuk mengembangkan solusi yang efisien dan efektif dalam berbagai konteks, baik dalam teknologi maupun kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DekomposisiMemecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil.
Pengenalan PolaMencari kesamaan atau tren dalam masalah.
AbstraksiMenyaring detail tidak penting, fokus pada yang relevan.
AlgoritmaUrutan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XPeta Konsep
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan MasalahPengertian Berpikir KomputasionalPilar 1: DekomposisiPilar 2: Pengenalan PolaPilar 3: AbstraksiPilar 4: Algoritma
Dari sub-bab Berpikir Komputasional untuk Pemecahan MasalahHalaman 12
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah pada Koding dan Kecerdasan Artifisial MA, Fase E, elemen Berpikir Komputasional.

Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini gratis?

Ya. Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.