MAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas X
Kerajaan Islam di Indonesia

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kerajaan Islam di Indonesia, seperti Samudera Pasai, Demak, Mataram Islam, dan Ternate-Tidore, berperan besar dalam membentuk peradaban Nusantara. Mereka menyebarkan Islam, mengembangkan sistem politik-ekonomi, serta menciptakan akulturasi budaya yang unik. Warisan mereka hingga kini masih terasa dalam identitas keagamaan, sosial, dan budaya bangsa Indonesia.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kerajaan Islam di Indonesia
Sejarah · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kerajaan Islam di Indonesia
Sejarah · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasE / X
Materi PokokKerajaan Islam di Indonesia
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang masuknya Islam ke Indonesia dan beberapa kerajaan Hindu-Buddha sebelumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
    Peserta didik menunjukkan sikap toleransi dan menghargai keragaman budaya akibat akulturasi Islam.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis informasi dari berbagai sumber tentang peran kerajaan Islam dalam sejarah Indonesia.
  3. kewargaan — elemen: berpartisipasi dalam pengambilan keputusan bersama
    Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk merumuskan solusi atas tantangan sejarah.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025
Elemen / DomainSejarah Kebudayaan Islam
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis secara kritis perkembangan peradaban Islam di Indonesia, termasuk peran kerajaan-kerajaan Islam dalam membentuk identitas bangsa, serta mengambil hikmah dari peristiwa sejarah untuk masa kini.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta tentang Kerajaan Samudera Pasai, Demak, Mataram Islam, dan Ternate-Tidore beserta peninggalannya.
KonseptualKonsep akulturasi budaya, peran ulama dan pedagang dalam penyebaran Islam, serta sistem pemerintahan kerajaan Islam di Nusantara.
ProseduralLangkah-langkah menelusuri sumber sejarah, menganalisis faktor penyebab kejayaan dan kemunduran kerajaan Islam, serta menyajikan hasil analisis.
MetakognitifKesadaran akan pentingnya belajar sejarah untuk memahami akar budaya bangsa dan mengambil pelajaran dari masa lalu.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari sejarah Islam sebagai bagian dari syiar agama dan menghargai peran ulama dalam penyebarannya.
2. Cinta IlmuMendorong semangat belajar dan menelusuri sumber-sumber sejarah untuk memahami peradaban Islam di Nusantara.
3. Cinta LingkunganMenghargai peninggalan sejarah dan situs-situs keagamaan sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun sikap toleransi dan menghargai keberagaman budaya yang lahir dari akulturasi Islam dengan budaya lokal.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air dengan memahami kontribusi kerajaan Islam dalam pembentukan identitas bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian sumber sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang berdirinya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perkembangan politik dan ekonomi kerajaan Islam di Indonesia secara runtut.
  3. Melalui analisis peninggalan sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk akulturasi budaya Islam dengan budaya lokal di Indonesia minimal tiga contoh.
  4. Dengan presentasi hasil diskusi, peserta didik dapat menjelaskan peran dan pengaruh kerajaan Islam dalam pembentukan masyarakat Indonesia sesuai kaidah sejarah.
  5. Setelah menelusuri berbagai sumber, peserta didik dapat menarik hikmah dari kejayaan dan kemunduran kerajaan Islam untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa.
Halaman 2 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa kerajaan Islam di Indonesia bukan hanya entitas politik, tetapi juga pusat peradaban yang membentuk identitas budaya dan sosial masyarakat hingga kini.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah agama dapat menyebar luas dan membentuk kerajaan besar di Nusantara, serta apa warisan terbesarnya bagi kita hari ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks sejarah dan menyusun laporan hasil diskusi dengan tata bahasa yang baik dan benar.
Sosiologi: Mengkaji struktur sosial masyarakat pada masa kerajaan Islam dan dampaknya terhadap kehidupan sosial budaya.
Seni Budaya: Mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk seni dan arsitektur Islam yang berakulturasi dengan budaya lokal.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan kisah-kisah lokal terkait peninggalan Islam di daerah mereka atau mengunjungi situs sejarah bersama.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi akses internet, serta perpustakaan sekolah yang menyediakan buku sejarah relevan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses video edukasi, jurnal sejarah digital, dan membuat presentasi interaktif.
Halaman 3 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian sumber sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang berdirinya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gambar Tokoh Sejarah: Guru menampilkan gambar tokoh-tokoh penting dari kerajaan Islam (misal: Sultan Iskandar Muda, Raden Patah) dan peserta didik menebak namanya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang jejak peninggalan Islam di Indonesia dan bertanya pengalaman peserta didik terkait.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar peta persebaran kerajaan Islam di Indonesia dan bertanya 'Apa yang kalian ketahui tentang kerajaan-kerajaan ini? Mengapa Islam bisa berkembang pesat di wilayah ini?'.
  2. Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok membaca berbagai sumber (buku teks, artikel, infografis) tentang latar belakang berdirinya kerajaan Samudera Pasai dan Demak.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis informasi yang didapatkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab berdirinya kerajaan Islam, jalur penyebaran Islam, dan tokoh-tokoh penting.
  2. Peserta didik mencatat poin-poin penting dan bukti-bukti sejarah yang mendukung dalam LKPD.
  3. Guru berkeliling membimbing kelompok, memastikan setiap anggota berpartisipasi aktif dalam diskusi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang latar belakang berdirinya kerajaan Islam di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, sementara guru memberikan umpan balik konstruktif.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru mengajak peserta didik merefleksikan proses diskusi dan penemuan informasi, serta menguatkan pemahaman materi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting pembelajaran hari ini.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menumbuhkan semangat belajar.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perkembangan politik dan ekonomi kerajaan Islam di Indonesia secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Sambung Kata Sejarah Islam: Guru menyebut satu kata terkait kerajaan Islam (misal: 'Sultan'), lalu peserta didik berikutnya menyebut kata lain yang berhubungan ('Masjid'), dan seterusnya secara berantai.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan kembali materi pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan topik hari ini (perkembangan kerajaan Islam setelah Samudera Pasai dan Demak).
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik yang relevan dengan perkembangan kerajaan Islam.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menampilkan infografis tentang jalur perdagangan maritim di Nusantara pada masa kerajaan Islam dan bertanya 'Bagaimana kerajaan Islam memanfaatkan jalur perdagangan ini untuk kemajuan mereka?'.
  2. Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil yang sama dengan pertemuan sebelumnya.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok membaca dan mengkaji sumber-sumber terkait perkembangan politik, ekonomi, sosial, dan budaya kerajaan Mataram Islam serta Ternate-Tidore.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis informasi untuk mengidentifikasi kebijakan politik, sistem ekonomi, bentuk akulturasi budaya, dan peran ulama dalam perkembangan kedua kerajaan tersebut.
  2. Peserta didik mengisi bagian LKPD yang berfokus pada perbandingan dan analisis perkembangan kerajaan.
  3. Guru membimbing kelompok dalam mengolah data dan menyusun argumentasi berdasarkan bukti sejarah.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya, mungkin dalam bentuk peta pikiran atau infografis sederhana, tentang perbandingan perkembangan kerajaan Mataram Islam dan Ternate-Tidore.
  2. Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan, sementara guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan peran signifikan kerajaan Islam dalam sejarah Indonesia dan hikmah yang dapat diambil.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat rangkuman akhir tentang warisan kerajaan Islam di Indonesia.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan semangat kolaborasi peserta didik, menciptakan suasana positif.
  3. Guru memberikan penguatan nilai-nilai Pancasila yang relevan dengan materi, memberikan tugas tindak lanjut berupa penulisan esai singkat, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Jejak Islam NusantaraNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.

Alat & bahan: Buku teks Sejarah, artikel jurnal, internet, alat tulis, kertas flipchart

Langkah kerja:

  1. Amati peta persebaran kerajaan Islam di Indonesia yang disajikan guru.
    Kerajaan IslamSamudera PasaiDemakMataram IslamTernate-Tidore
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Identifikasi minimal 3 kerajaan Islam awal dan tuliskan lokasi geografisnya pada tabel.
  3. Telusuri sumber informasi untuk mengisi tabel berikut tentang perkembangan politik dan ekonomi kerajaan-kerajaan Islam.
  4. Bandingkan karakteristik antara Kerajaan Samudera Pasai dan Mataram Islam, lalu diskusikan perbedaan dan persamaannya.
  5. Buatlah peta pikiran yang menggambarkan peninggalan budaya Islam dan bentuk akulturasinya di Nusantara.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang masuknya Islam ke Indonesia?
  2. Sebutkan beberapa peninggalan sejarah Islam yang Anda ketahui di Indonesia!
  3. Menurut Anda, mengapa Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Nusantara?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi latar belakang berdirinya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.Faktor-faktor penyebab munculnya kerajaan Islam (Samudera Pasai, Demak).2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis perkembangan politik dan ekonomi kerajaan Islam di Indonesia.Perkembangan politik dan ekonomi (Mataram Islam, Ternate-Tidore).2 JPkewargaan
3Mengidentifikasi bentuk-bentuk akulturasi budaya Islam dengan budaya lokal.Peninggalan dan akulturasi budaya (masjid, kesenian, tradisi).2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Menjelaskan peran dan pengaruh kerajaan Islam dalam pembentukan masyarakat Indonesia.Peran kerajaan Islam dalam masyarakat dan hikmah sejarah.2 JPkewargaan
Halaman 8 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kerajaan Islam di Indonesia menandai babak baru dalam sejarah Nusantara, membawa perubahan signifikan dalam aspek politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Dari Samudera Pasai hingga Mataram Islam, jejak peradaban ini membentuk identitas bangsa kita. Modul ini akan mengajak kita menelusuri kisah kejayaan dan warisan berharga mereka.

1. Latar Belakang Masuknya Islam ke Indonesia
Proses masuknya Islam ke Indonesia diperkirakan terjadi secara bertahap melalui jalur perdagangan, perkawinan, pendidikan, dan kesenian. Para pedagang Muslim dari Gujarat, Persia, dan Arab berperan besar dalam memperkenalkan Islam. Ajaran Islam yang egaliter dan mudah diterima, serta peran ulama dan wali songo, mempercepat penyebarannya. Sebelum terbentuknya kerajaan Islam, sudah ada kantong-kantong masyarakat Muslim di beberapa wilayah pesisir.

2. Kerajaan Samudera Pasai: Gerbang Islam Nusantara
Samudera Pasai, yang terletak di Aceh, diyakini sebagai kerajaan Islam pertama di Indonesia, berdiri sekitar abad ke-13. Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam yang penting di Selat Malaka. Sultan Malik as-Saleh adalah raja pertamanya. Peninggalan Samudera Pasai antara lain makam raja-raja dan mata uang dirham. Kejayaan Samudera Pasai menunjukkan perpaduan antara kekuatan maritim dan spiritual Islam.

3. Kesultanan Demak: Pusat Islam di Jawa
Kesultanan Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa, berdiri pada akhir abad ke-15 Masehi. Didirikan oleh Raden Patah, Demak memainkan peran sentral dalam penyebaran Islam di Jawa melalui peran Wali Songo. Demak dikenal sebagai kerajaan agraris dan maritim yang kuat. Peninggalan pentingnya adalah Masjid Agung Demak. Keberadaan Demak menunjukkan transisi kekuasaan dari Hindu-Buddha ke Islam di Jawa.

4. Kesultanan Mataram Islam: Pewaris Budaya Jawa
Mataram Islam berdiri pada abad ke-16 di Jawa Tengah, mencapai puncak kejayaan di bawah Sultan Agung Hanyokrokusumo. Kerajaan ini mengembangkan kebudayaan Jawa yang berlandaskan Islam, seperti kalender Jawa dan sastra pewayangan. Sistem pemerintahannya bercorak feodal dengan raja sebagai pusat kekuasaan. Peninggalan Mataram Islam berupa keraton dan tradisi-tradisi yang masih lestari hingga kini, menunjukkan akulturasi yang kuat.

5. Kerajaan Ternate dan Tidore: Penguasa Rempah-rempah
Di wilayah timur Indonesia, Kerajaan Ternate dan Tidore berkembang menjadi kekuatan maritim yang dominan berkat kekayaan rempah-rempah. Kedua kerajaan ini bersaing dalam memperebutkan pengaruh dan wilayah. Islam masuk ke wilayah ini melalui pedagang dan ulama, kemudian menjadi agama resmi kerajaan. Peninggalan mereka adalah benteng-benteng dan masjid tua, yang menjadi saksi bisu kejayaan perdagangan rempah di Nusantara.

6. Akulturasi Budaya pada Masa Kerajaan Islam
Perkembangan Islam di Indonesia tidak menghapus budaya lokal, melainkan terjadi proses akulturasi yang harmonis. Hal ini terlihat pada arsitektur masjid yang memadukan unsur Hindu-Buddha, seni ukir, kaligrafi, dan kesenian seperti wayang yang diadaptasi dengan nilai-nilai Islam. Tradisi-tradisi lokal juga banyak yang diislamkan, menunjukkan kearifan lokal dalam menerima ajaran baru tanpa menghilangkan identitas asli.

7. Peran Strategis Kerajaan Islam dalam Sejarah Indonesia
Kerajaan-kerajaan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk identitas kebangsaan Indonesia. Mereka tidak hanya menyebarkan agama, tetapi juga membangun peradaban, mengembangkan ilmu pengetahuan, sistem pemerintahan, dan jalur perdagangan. Warisan mereka berupa nilai-nilai keagamaan, budaya, dan semangat perjuangan melawan kolonialisme menjadi fondasi penting bagi negara Indonesia modern.

Rangkuman: Kerajaan Islam di Indonesia, seperti Samudera Pasai, Demak, Mataram Islam, dan Ternate-Tidore, berperan besar dalam membentuk peradaban Nusantara. Mereka menyebarkan Islam, mengembangkan sistem politik-ekonomi, serta menciptakan akulturasi budaya yang unik. Warisan mereka hingga kini masih terasa dalam identitas keagamaan, sosial, dan budaya bangsa Indonesia.

Halaman 9 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AkulturasiPerpaduan dua kebudayaan atau lebih yang menghasilkan kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur asli.
Wali SongoSembilan ulama penyebar Islam di Pulau Jawa pada abad ke-15 dan 16.
MaritimBerkenaan dengan laut atau pelayaran.
AgrarisBerkenaan dengan pertanian atau tanah pertanian.
SultanGelar untuk penguasa atau raja dalam kerajaan Islam.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kerajaan Islam di Indonesia" mata pelajaran Sejarah Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Kerajaan Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kerajaan Islam di Indonesia ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XPeta Konsep
Kerajaan Islam di IndonesiaLatar Belakang Masuknya Islam ke IndonesiaKerajaan Samudera Pasai: Gerbang Islam NusantaraKesultanan Demak: Pusat Islam di JawaKesultanan Mataram Islam: Pewaris Budaya JawaKerajaan Ternate dan Tidore: Penguasa Rempah-rempah
Dari sub-bab Kerajaan Islam di IndonesiaHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kerajaan Islam di Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajaan Islam di Indonesia pada Sejarah MA, Fase E, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.

Modul Kerajaan Islam di Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kerajaan Islam di Indonesia untuk Sejarah kelas X.

Apakah modul ajar Sejarah materi Kerajaan Islam di Indonesia ini gratis?

Ya. Modul Kerajaan Islam di Indonesia untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kerajaan Islam di Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kerajaan Islam di Indonesia ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajaan Islam di Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kerajaan Islam di Indonesia ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajaan Islam di Indonesia tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajaan Islam di Indonesia untuk Sejarah kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kerajaan Islam di Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajaan Islam di Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sejarah ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Kerajaan Islam di Indonesia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sejarah SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Sejarah MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.