MAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas X
Pengantar Ilmu Sejarah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Ilmu sejarah adalah studi tentang masa lalu manusia, berpusat pada peristiwa, waktu, dan manusia. Konsep kronologi, diakronik, dan sinkronik membantu kita memahami waktu dalam sejarah. Penelitian sejarah melibatkan empat tahapan utama: heuristik (mencari sumber), kritik (menguji sumber), interpretasi (menafsirkan fakta), dan historiografi (menulis sejarah). Dengan memahami proses ini, kita dapat menelusuri kebenaran masa lalu dan mengambil pelajaran berharga untuk masa depan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengantar Ilmu Sejarah
Sejarah · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengantar Ilmu Sejarah
Sejarah · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasE / X
Materi PokokPengantar Ilmu Sejarah
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Indonesia dari jenjang sebelumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik mengaitkan konsep waktu dalam sejarah dengan kebesaran Tuhan sebagai pencipta dan pengatur alam semesta.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis berbagai sumber sejarah untuk menemukan informasi yang relevan dan dapat dipercaya dalam membangun narasi sejarah.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja Sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun garis waktu peristiwa sejarah berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan dianalisis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Konsep Sejarah
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar sejarah, termasuk pengertian, ruang lingkup, dan metode penelitian sejarah, serta mengidentifikasi peran manusia dalam perubahan dan keberlanjutan sejarah pada konteks lokal, nasional, dan global.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta-fakta tentang asal-usul, tokoh, dan peristiwa masa lalu yang membentuk peradaban manusia.
KonseptualKonsep dasar ilmu sejarah seperti kronologi, diakronik, sinkronik, kausalitas, dan periodisasi.
ProseduralLangkah-langkah penelitian sejarah meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.
MetakognitifKesadaran akan pentingnya belajar dari sejarah untuk memahami masa kini dan merencanakan masa depan, serta menyadari bias dalam penulisan sejarah.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari sejarah sebagai jejak kekuasaan dan kebesaran Allah SWT dalam mengatur perjalanan peradaban manusia di muka bumi.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat untuk terus belajar tentang masa lalu, menyadari bahwa ilmu sejarah adalah jendela menuju pemahaman dunia.
3. Cinta LingkunganMenganalisis dampak interaksi manusia dengan lingkungan dalam peristiwa sejarah, serta mengambil pelajaran untuk menjaga kelestarian alam.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati terhadap tokoh-tokoh sejarah dan masyarakat di masa lalu, memahami perjuangan serta nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
5. Cinta Tanah AirMembangun kesadaran akan identitas dan jati diri bangsa Indonesia melalui pemahaman sejarah perjuangan kemerdekaan dan kebudayaan yang kaya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah dengan tepat.
  2. Setelah menganalisis berbagai sumber, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep dasar sejarah (kronologi, diakronik, sinkronik) dengan benar.
  3. Dengan studi kasus peristiwa sejarah, peserta didik dapat mengaplikasikan langkah-langkah penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi) secara runtut.
  4. Melalui presentasi hasil kerja kelompok, peserta didik dapat menyajikan narasi sejarah singkat berdasarkan kaidah penulisan sejarah yang baik.
Halaman 2 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami ilmu sejarah membantu kita menelusuri akar identitas, menghargai perjalanan peradaban, dan mengambil pelajaran berharga untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu belajar sejarah, dan bagaimana kita bisa memastikan kisah masa lalu yang kita pelajari itu benar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis esai sejarah dan menyajikan informasi secara runtut dan jelas.
Pendidikan Agama Islam: Mengaitkan peristiwa sejarah dengan nilai-nilai keimanan, hikmah di balik kejadian masa lalu, dan pentingnya mengambil pelajaran dari sejarah umat terdahulu.
Sosiologi: Menganalisis peran struktur sosial dan dinamika masyarakat dalam membentuk peristiwa sejarah serta dampaknya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan sejarah keluarga atau asal-usul tempat tinggal mereka, memperkaya perspektif peserta didik tentang sejarah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja-kursi yang fleksibel untuk diskusi kelompok, serta tersedia pojok baca dengan buku-buku sejarah dan akses internet untuk riset.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring seperti Google Classroom untuk berbagi materi, mengumpulkan tugas, dan mengakses sumber-sumber sejarah digital seperti arsip online atau video dokumenter.
Halaman 3 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Tokoh Sejarah: Guru menyebutkan tiga kata kunci tentang seorang tokoh sejarah Indonesia, lalu peserta didik menebak namanya dalam 10 detik. Lakukan 3-4 putaran.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik saat mendengar atau membaca kisah sejarah, lalu mengaitkannya dengan relevansi sejarah dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu belajar sejarah, dan bagaimana kita bisa memastikan kisah masa lalu yang kita pelajari itu benar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang perbedaan narasi sejarah dari dua sumber yang berbeda (misalnya, versi kolonial vs. versi nasionalis) lalu bertanya 'Mengapa ada perbedaan dalam menceritakan peristiwa yang sama?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan lembar kerja yang berisi pertanyaan-pertanyaan panduan untuk menganalisis video dan mengkaji pengertian serta ruang lingkup sejarah dari berbagai sumber (buku teks, artikel daring).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok mencari informasi tentang pengertian sejarah menurut para ahli, ciri-ciri sejarah, dan ruang lingkup sejarah (masa lalu, peristiwa, manusia, waktu) dari bahan ajar dan sumber lain.
  2. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk membandingkan informasi yang ditemukan dan merumuskan pengertian serta ruang lingkup sejarah dengan bahasa mereka sendiri, serta mencari contoh konkret.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya mengenai pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menekankan pentingnya objektivitas dan kritis dalam memahami sejarah.
  3. Guru melakukan penguatan materi tentang pengertian, ciri-ciri, dan ruang lingkup sejarah, serta menjelaskan mengapa perbedaan narasi bisa terjadi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting yang telah dipelajari mengenai pengantar ilmu sejarah.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran yang telah berlangsung, menanyakan 'Apa pelajaran terpenting yang kalian dapat hari ini?' dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus peristiwa sejarah, peserta didik dapat mengaplikasikan langkah-langkah penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi) secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Berantai Sejarah: Guru membisikkan satu kata kunci sejarah ke peserta didik pertama, lalu ia membisikkan ke teman sebelahnya, dan seterusnya. Peserta didik terakhir menyebutkan kata yang ia dengar. Bandingkan dengan kata asli.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian sejarah dan relevansinya, lalu mengaitkannya dengan pentingnya metode penelitian sejarah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: 'Dengan studi kasus peristiwa sejarah, peserta didik dapat mengaplikasikan langkah-langkah penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi) secara runtut.'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar peristiwa bersejarah (misalnya, Proklamasi Kemerdekaan) dan meminta peserta didik membayangkan bagaimana sejarawan menelusuri kebenaran peristiwa tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok yang sama dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus peristiwa sejarah singkat yang memerlukan penerapan langkah-langkah penelitian sejarah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan, mengidentifikasi sumber-sumber yang mungkin digunakan (heuristik), melakukan kritik internal dan eksternal terhadap sumber tersebut, menginterpretasikan data, dan menyusun narasi singkat (historiografi).
  2. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi dan berkolaborasi untuk mengisi LKPD, memastikan setiap langkah penelitian sejarah diterapkan dengan benar dan runtut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasusnya, menjelaskan bagaimana mereka menerapkan setiap langkah penelitian sejarah.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk mengevaluasi efektivitas penerapan langkah-langkah penelitian sejarah serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi.
  3. Guru melakukan penguatan materi tentang pentingnya setiap tahapan dalam metode penelitian sejarah untuk menghasilkan karya historiografi yang valid dan objektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali langkah-langkah penelitian sejarah dan pentingnya sikap kritis dalam memahami peristiwa masa lalu.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pengalaman belajar, menanyakan 'Bagaimana perasaan kalian setelah mencoba menjadi sejarawan cilik?' dan memberikan apresiasi atas kerja keras dan semangat kolaborasi.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari satu peristiwa sejarah lokal dan mencoba menerapkan langkah heuristik, kemudian menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjadi Penjelajah Waktu Sejarah!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis sumber sejarah dan menerapkan langkah-langkah penelitian sejarah pada studi kasus.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, buku teks Sejarah, gawai (opsional)

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar 1 yang menampilkan berbagai jenis sumber sejarah. Kelompokkan sumber-sumber tersebut ke dalam kategori sumber primer atau sekunder pada tabel yang tersedia.
    Sumber SejarahSumber PrimerSumber SekunderSumber Lisan
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Baca studi kasus singkat tentang Peristiwa Rengasdengklok yang diberikan oleh guru. Identifikasi informasi kunci dan tokoh-tokoh yang terlibat.
  3. Dengan menggunakan langkah-langkah penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi), susunlah narasi singkat tentang Peristiwa Rengasdengklok. Fokus pada penelusuran fakta dan objektivitas.
  4. Diskusikan dalam kelompok, mengapa penting untuk melakukan kritik terhadap sumber sejarah sebelum menjadikannya acuan.
  5. Sajikan hasil kerja kelompok Anda di depan kelas dan berikan tanggapan terhadap presentasi kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang sejarah?
  2. Menurut kalian, mengapa peristiwa masa lalu penting untuk dipelajari?
  3. Apakah semua cerita masa lalu bisa disebut sejarah? Mengapa?
  4. Sebutkan satu peristiwa sejarah yang menurutmu paling menarik dan mengapa?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian esai individu tentang penerapan langkah-langkah penelitian sejarah pada kasus tertentu.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarahPengertian, ciri-ciri, dan ruang lingkup sejarah2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi konsep dasar sejarah (kronologi, diakronik, sinkronik)Konsep dasar sejarah2 JPpenalaran kritis
3Mengaplikasikan langkah-langkah penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi)Metode penelitian sejarah2 JPkolaborasi
4Menyajikan narasi sejarah singkat berdasarkan kaidah penulisan sejarah yang baikHistoriografi dan penulisan sejarah2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sejarah adalah ilmu yang mempelajari peristiwa masa lalu manusia. Mempelajari sejarah bukan hanya tentang menghafal tanggal dan nama, tetapi juga memahami mengapa peristiwa itu terjadi, bagaimana dampaknya, dan pelajaran apa yang bisa kita ambil. Modul ini akan membawa Anda mengenal lebih dalam tentang apa itu sejarah, mengapa ia penting, dan bagaimana para sejarawan menelusuri kebenaran masa lalu.

1. Pengertian Sejarah
Sejarah berasal dari bahasa Arab 'syajaratun' yang berarti pohon, menunjukkan adanya pertumbuhan dan perkembangan. Secara umum, sejarah adalah ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian pada masa lampau kehidupan manusia. Menurut Kuntowijoyo, sejarah adalah rekonstruksi masa lalu. Ia tidak hanya mencatat, tetapi juga menafsirkan dan menyusun kembali peristiwa tersebut. Sejarah memiliki ciri khas berpusat pada manusia, terkait waktu, dan bersifat unik. Contohnya, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 adalah peristiwa unik yang melibatkan manusia Indonesia pada waktu tertentu.

2. Ruang Lingkup Sejarah
Ruang lingkup sejarah mencakup segala aspek kehidupan manusia di masa lalu, dari politik, ekonomi, sosial, hingga budaya. Sejarah tidak hanya berfokus pada peristiwa besar seperti perang atau revolusi, tetapi juga kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam mempelajari sejarah, kita akan bertemu dengan konsep waktu (kronologi, periodisasi), ruang (lokasi peristiwa), dan manusia sebagai subjek sekaligus objek sejarah. Memahami ruang lingkup ini membantu kita melihat sejarah sebagai cerita yang utuh dan kompleks, bukan sekadar potongan-potongan peristiwa.

3. Konsep Dasar Sejarah: Kronologi
Kronologi adalah urutan waktu terjadinya suatu peristiwa sejarah. Pentingnya kronologi dalam sejarah adalah untuk menghindari anakronisme (kerancuan waktu) dan membantu memahami hubungan sebab-akibat antarperistiwa. Sebagai contoh, Peristiwa Sumpah Pemuda (1928) terjadi sebelum Proklamasi Kemerdekaan (1945). Jika urutan ini terbalik, pemahaman kita tentang perjuangan kemerdekaan akan keliru. Kronologi membantu kita melihat alur waktu yang jelas dan logis.

4. Konsep Dasar Sejarah: Diakronik dan Sinkronik
Pendekatan diakronik berarti memanjang dalam waktu tetapi terbatas dalam ruang, fokus pada perkembangan suatu peristiwa dari waktu ke waktu. Contohnya, meneliti perkembangan politik Indonesia dari masa Orde Lama hingga Reformasi. Sementara itu, pendekatan sinkronik berarti meluas dalam ruang tetapi terbatas dalam waktu, fokus pada aspek-aspek suatu peristiwa pada waktu tertentu. Contohnya, meneliti kondisi sosial, ekonomi, dan politik Indonesia pada tahun 1965. Kedua pendekatan ini saling melengkapi untuk memahami sejarah secara utuh.

5. Heuristik: Mencari Sumber Sejarah
Heuristik adalah tahap pertama dalam penelitian sejarah, yaitu mencari dan mengumpulkan sumber-sumber sejarah. Sumber sejarah dapat berupa sumber primer (langsung dari pelaku/saksi, seperti dokumen asli, artefak, rekaman suara) atau sumber sekunder (interpretasi dari sumber primer, seperti buku sejarah, artikel ilmiah). Contoh sumber primer adalah naskah proklamasi asli, sedangkan buku teks sejarah adalah sumber sekunder. Tahap ini krusial karena kualitas penelitian sangat bergantung pada kelengkapan dan keaslian sumber yang ditemukan.

6. Kritik Sumber: Verifikasi Kebenaran
Setelah sumber terkumpul, tahap selanjutnya adalah kritik sumber, yaitu menguji keaslian dan keabsahan sumber. Kritik terbagi dua: kritik eksternal (menguji keaslian fisik sumber, misalnya apakah kertasnya sesuai zaman, apakah tulisannya asli) dan kritik internal (menguji kredibilitas isi sumber, misalnya apakah informasi yang diberikan sesuai dengan fakta lain, apakah ada bias dari penulis). Contohnya, meneliti apakah sebuah surat kuno benar-benar ditulis oleh tokoh yang diklaim, atau apakah isinya memiliki agenda tersembunyi.

7. Interpretasi: Menafsirkan Fakta
Interpretasi adalah tahap menafsirkan dan memaknai fakta-fakta sejarah yang telah lolos kritik sumber. Pada tahap ini, sejarawan mencoba menyatukan potongan-potongan informasi menjadi gambaran yang utuh dan koheren. Interpretasi memerlukan objektivitas dan empati, yaitu mencoba memahami sudut pandang pelaku sejarah pada masanya. Namun, interpretasi juga bisa bersifat subjektif karena dipengaruhi oleh latar belakang dan perspektif sejarawan. Oleh karena itu, penting untuk selalu merujuk pada fakta yang kuat.

8. Historiografi: Menulis Sejarah
Historiografi adalah tahap terakhir, yaitu penulisan sejarah. Setelah semua fakta terkumpul, dikritik, dan diinterpretasikan, sejarawan menyusunnya menjadi sebuah narasi sejarah yang utuh dan sistematis. Penulisan sejarah harus berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah, menggunakan bahasa yang jelas, logis, dan mudah dipahami. Historiografi juga mencakup penulisan daftar pustaka dan catatan kaki sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah. Contohnya adalah buku-buku sejarah yang kita baca, yang merupakan hasil dari proses historiografi.

Rangkuman: Ilmu sejarah adalah studi tentang masa lalu manusia, berpusat pada peristiwa, waktu, dan manusia. Konsep kronologi, diakronik, dan sinkronik membantu kita memahami waktu dalam sejarah. Penelitian sejarah melibatkan empat tahapan utama: heuristik (mencari sumber), kritik (menguji sumber), interpretasi (menafsirkan fakta), dan historiografi (menulis sejarah). Dengan memahami proses ini, kita dapat menelusuri kebenaran masa lalu dan mengambil pelajaran berharga untuk masa depan.

Halaman 9 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KronologiUrutan waktu terjadinya suatu peristiwa.
DiakronikPendekatan sejarah yang memanjang dalam waktu, fokus pada perkembangan.
SinkronikPendekatan sejarah yang meluas dalam ruang, fokus pada aspek tertentu pada waktu terbatas.
HeuristikTahap pengumpulan sumber sejarah.
Kritik SumberPengujian keaslian dan keabsahan sumber sejarah.
InterpretasiPenafsiran fakta sejarah.
HistoriografiPenulisan sejarah.
AnakronismeKerancuan atau ketidaksesuaian urutan waktu.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengantar Ilmu Sejarah" mata pelajaran Sejarah Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Pengantar Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pengantar Ilmu Sejarah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XPeta Konsep
Pengantar Ilmu SejarahPengertian SejarahRuang Lingkup SejarahKonsep Dasar Sejarah: KronologiKonsep Dasar Sejarah: Diakronik dan SinkronikHeuristik: Mencari Sumber Sejarah
Dari sub-bab Pengantar Ilmu SejarahHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pengantar Ilmu Sejarah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengantar Ilmu Sejarah pada Sejarah MA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Sejarah.

Modul Pengantar Ilmu Sejarah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengantar Ilmu Sejarah untuk Sejarah kelas X.

Apakah modul ajar Sejarah materi Pengantar Ilmu Sejarah ini gratis?

Ya. Modul Pengantar Ilmu Sejarah untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengantar Ilmu Sejarah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengantar Ilmu Sejarah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengantar Ilmu Sejarah dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengantar Ilmu Sejarah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengantar Ilmu Sejarah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengantar Ilmu Sejarah untuk Sejarah kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengantar Ilmu Sejarah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengantar Ilmu Sejarah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sejarah ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Pengantar Ilmu Sejarah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sejarah SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Sejarah MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.