Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas XI
Pendudukan Jepang
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sejarah |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Pendudukan Jepang |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kondisi Indonesia pada akhir masa kolonial Belanda dan awal Perang Dunia II. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik dapat memahami bahwa setiap kebijakan memiliki dampak, sehingga mendorong refleksi akan keadilan dalam bernegara. - kewargaan — elemen: kebhinekaan Indonesia
Peserta didik menganalisis dampak kebijakan Jepang terhadap berbagai golongan masyarakat Indonesia, menumbuhkan apresiasi terhadap keragaman pengalaman. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu mengidentifikasi, memilah, dan menganalisis informasi dari berbagai sumber mengenai pendudukan Jepang di Indonesia.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Sejarah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis perkembangan sejarah Indonesia dari masa praaksara hingga kontemporer dengan menggunakan berbagai pendekatan dan sumber, serta merefleksikan nilai-nilai historis untuk masa kini. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pendudukan Jepang di Indonesia terjadi pada tahun 1942-1945, diawali penyerahan kekuasaan Belanda kepada Jepang di Kalijati, Subang. |
| Konseptual | Pendudukan Jepang merupakan bagian dari ekspansi militer Jepang di Asia Pasifik yang berdampak signifikan pada aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara menganalisis sumber sejarah primer dan sekunder untuk memahami peristiwa dan dampak pendudukan Jepang. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana interpretasi sejarah dapat berbeda tergantung pada sudut pandang dan sumber yang digunakan, serta pentingnya berpikir kritis. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan dan kedaulatan yang telah diperjuangkan para pahlawan dengan penuh pengorbanan. |
| 2. Cinta Ilmu | Menumbuhkan semangat belajar mandiri dan mencari kebenaran sejarah dari berbagai sumber untuk mendapatkan pemahaman yang utuh dan kritis. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam Indonesia agar tidak lagi dieksploitasi oleh pihak asing di masa depan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menumbuhkan empati terhadap penderitaan sesama manusia pada masa pendudukan Jepang dan menginspirasi untuk menegakkan keadilan sosial. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memperkuat rasa nasionalisme dan patriotisme melalui pemahaman perjuangan melawan penjajahan, serta semangat menjaga keutuhan NKRI. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis sumber primer dan sekunder, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang kedatangan Jepang ke Indonesia dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan kebijakan-kebijakan Jepang di bidang politik, ekonomi, sosial, dan militer dengan runtut.
- Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif pendudukan Jepang terhadap kehidupan bangsa Indonesia secara kritis.
- Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menyajikan interpretasi tentang respons dan perlawanan rakyat Indonesia terhadap pendudukan Jepang dengan argumentasi yang kuat.
- Setelah merefleksikan nilai-nilai sejarah, peserta didik dapat mengaitkan semangat perjuangan masa pendudukan Jepang dengan konteks kebangsaan dan keimanan saat ini secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Memahami pendudukan Jepang tidak hanya tentang kronologi peristiwa, tetapi juga tentang bagaimana kebijakan Jepang membentuk identitas dan perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan, serta relevansinya dengan nilai-nilai kebangsaan saat ini.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah bangsa yang awalnya dianggap sebagai 'saudara tua' justru membawa penderitaan, dan pelajaran apa yang bisa kita ambil untuk membangun bangsa yang berdaulat dan berkeadilan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks-teks propaganda Jepang dan sumber sejarah lainnya, serta menyusun argumen dalam presentasi secara efektif. Ekonomi: Memahami sistem ekonomi perang yang diterapkan Jepang dan dampaknya terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia. Pendidikan Agama Islam: Merefleksikan nilai-nilai keimanan, kesabaran, dan semangat jihad dalam menghadapi penindasan pada masa pendudukan Jepang. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat berbagi cerita atau pengalaman terkait sejarah lokal masa pendudukan Jepang, bila ada, untuk memperkaya perspektif peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses internet yang stabil untuk mencari sumber digital, dan ruang presentasi yang memadai. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring untuk berbagi materi, forum diskusi, dan pengumpulan tugas, serta penggunaan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil analisis. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis sumber primer dan sekunder, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang kedatangan Jepang ke Indonesia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Tokoh: Guru menampilkan gambar tokoh-tokoh penting masa awal pendudukan Jepang secara bergantian. Peserta didik menebak nama dan peran singkat tokoh tersebut.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan kebijakan-kebijakan Jepang di bidang politik, ekonomi, sosial, dan militer dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Sejarah: Guru menyebut satu kata terkait materi sebelumnya (misal: 'Romusha'). Peserta didik berikutnya menyebut kata lain yang berhubungan dan membentuk rantai kata. Dilakukan selama 2-3 menit.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis latar belakang dan kebijakan pendudukan Jepang di Indonesia.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, buku teks Sejarah, gawai dengan akses internet
Langkah kerja:
- Amati peta kedatangan Jepang ke Indonesia pada gambar 1 dan diskusikan jalur invasi yang digunakan.
Gambar 1. Peta pikiran - Baca artikel singkat mengenai 'Gerakan Tiga A' dan 'Romusha' yang dibagikan guru.
- Diskusikan dalam kelompok, identifikasi tujuan utama Jepang datang ke Indonesia dan kebijakan-kebijakan penting yang mereka terapkan.
- Lengkapi tabel analisis kebijakan Jepang berdasarkan informasi yang telah kalian kumpulkan.
- Sajikan temuan kelompokmu di depan kelas, fokus pada latar belakang dan kebijakan utama.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Kapan Perang Dunia II dimulai?
- Negara mana saja yang terlibat dalam Perang Dunia II di Asia Pasifik?
- Apa yang kalian ketahui tentang semboyan 'Asia untuk Asia'?
- Siapa nama tokoh yang memimpin pasukan Jepang menyerbu Indonesia?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas argumentasi saat presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian esai tentang dampak pendudukan Jepang dan tes pilihan ganda mengenai fakta-fakta kunci.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi latar belakang kedatangan Jepang ke Indonesia. | Latar belakang kedatangan Jepang. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan kebijakan-kebijakan Jepang di berbagai bidang. | Kebijakan Jepang (politik, ekonomi, sosial, militer). | 2 JP | kewargaan |
| 3 | Menganalisis dampak pendudukan Jepang dan respons rakyat. | Dampak pendudukan Jepang dan perlawanan rakyat. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
Pendudukan Jepang di Indonesia merupakan babak kelam namun krusial dalam sejarah perjuangan bangsa. Datang dengan janji kemerdekaan dan semboyan 'Saudara Tua', Jepang justru menerapkan kebijakan yang menguras sumber daya dan tenaga rakyat, membawa penderitaan, tetapi sekaligus menumbuhkan benih-benih nasionalisme yang lebih kuat.
1. Latar Belakang Kedatangan Jepang
Kedatangan Jepang ke Indonesia pada awal tahun 1942 tidak terlepas dari konteks Perang Dunia II di Asia Pasifik. Jepang, yang merasa superior dan ingin membentuk 'Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya', membutuhkan sumber daya alam, terutama minyak bumi dari Indonesia, untuk mendukung mesin perangnya. Dengan strategi 'Blitzkrieg' atau perang kilat, Jepang berhasil mengalahkan Belanda yang saat itu menduduki Indonesia, ditandai dengan penyerahan tanpa syarat di Kalijati, Subang, pada 8 Maret 1942. Propaganda 'Gerakan Tiga A' (Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Cahaya Asia) digunakan untuk menarik simpati rakyat.
2. Sistem Pemerintahan dan Militer Jepang
Setelah menguasai Indonesia, Jepang membagi wilayah menjadi tiga komando militer: Angkatan Darat ke-25 (Sumatra dan Semenanjung Melayu), Angkatan Darat ke-16 (Jawa dan Madura), dan Angkatan Laut ke-2 (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Irian Jaya). Sistem pemerintahan militer ini sangat sentralistik dan bertujuan untuk mengamankan sumber daya serta mendukung perang. Jepang juga membentuk berbagai organisasi militer dan semi-militer seperti PETA (Pembela Tanah Air), Heiho, Seinendan, dan Keibodan, yang awalnya bertujuan membantu Jepang, namun kelak menjadi cikal bakal kekuatan militer Indonesia.
3. Kebijakan Ekonomi dan Sosial
Di bidang ekonomi, Jepang menerapkan sistem 'ekonomi perang' atau 'autarki', di mana setiap daerah diwajibkan memenuhi kebutuhan sendiri dan mendukung logistik perang Jepang. Ini menyebabkan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam dan pangan, serta pengerahan tenaga kerja paksa yang dikenal sebagai 'Romusha'. Romusha mengalami penderitaan luar biasa akibat kerja rodi, kelaparan, dan penyakit. Di bidang sosial, Jepang memobilisasi massa melalui organisasi seperti Jawa Hokokai dan Putera, serta mewajibkan 'Seikerei' (penghormatan kepada Kaisar Jepang) yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.
4. Dampak Positif Pendudukan Jepang
Meskipun membawa penderitaan, pendudukan Jepang juga memiliki dampak positif tidak langsung. Jepang melatih dan mempersenjatai pemuda Indonesia melalui PETA dan Heiho, yang kemudian menjadi modal penting bagi perjuangan kemerdekaan. Jepang juga memberikan kesempatan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dan pengantar, yang memperkuat identitas nasional. Selain itu, Jepang membubarkan organisasi-organisasi kolonial Belanda dan memberikan kesempatan bagi tokoh-tokoh nasionalis untuk lebih dikenal luas oleh rakyat, meski dalam pengawasan ketat.
5. Dampak Negatif Pendudukan Jepang
Dampak negatif pendudukan Jepang jauh lebih besar. Pengerahan romusha menyebabkan jutaan rakyat Indonesia meninggal dunia atau menderita cacat. Penjarahan sumber daya alam dan pangan mengakibatkan kelaparan dan kemiskinan meluas. Kebijakan 'Seikerei' melukai perasaan umat beragama. Pembatasan kebebasan berpendapat dan represi terhadap pergerakan nasional juga sangat ketat. Penderitaan fisik dan mental yang dialami rakyat Indonesia selama tiga setengah tahun pendudukan Jepang meninggalkan trauma mendalam.
6. Perlawanan Rakyat Indonesia
Penderitaan akibat kebijakan Jepang memicu berbagai bentuk perlawanan dari rakyat Indonesia. Perlawanan ini beragam, mulai dari gerakan bawah tanah yang dilakukan oleh tokoh-tokoh nasionalis seperti Sutan Sjahrir, perlawanan bersenjata seperti Pemberontakan PETA di Blitar yang dipimpin Supriyadi, Pemberontakan Cot Plieng di Aceh, hingga perlawanan di Indramayu. Perlawanan-perlawanan ini menunjukkan semangat juang dan ketidakpuasan rakyat terhadap penjajahan, serta menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
7. Akhir Pendudukan Jepang
Pendudukan Jepang berakhir setelah Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945), yang memaksa Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945. Berita kekalahan Jepang ini segera dimanfaatkan oleh para pejuang kemerdekaan Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, menandai babak baru bagi bangsa Indonesia.
Rangkuman: Pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945) diawali dengan kemenangan Jepang atas Belanda, didorong kebutuhan sumber daya untuk Perang Dunia II. Jepang menerapkan kebijakan militeristik, eksploitasi ekonomi melalui romusha, dan mobilisasi sosial. Meski membawa penderitaan dan trauma mendalam, pendudukan ini juga secara tidak langsung membangkitkan semangat nasionalisme dan memberikan pelatihan militer bagi pemuda Indonesia, yang menjadi modal penting dalam perjuangan kemerdekaan setelah Jepang menyerah kepada Sekutu.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Romusha | Tenaga kerja paksa yang dikerahkan Jepang untuk pembangunan proyek-proyek militer. |
| Seikerei | Penghormatan kepada Kaisar Jepang dengan membungkukkan badan ke arah Tokyo. |
| PETA | Pembela Tanah Air, organisasi militer bentukan Jepang yang melatih pemuda Indonesia. |
| Autarki | Sistem ekonomi di mana suatu wilayah diharuskan memenuhi kebutuhannya sendiri. |
| Gerakan Tiga A | Propaganda Jepang: Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Cahaya Asia. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pendudukan Jepang" mata pelajaran Sejarah Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Pendudukan Jepang yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Sejarah Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Kolonialisme dan ImperialismeModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPergerakan NasionalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Perjuangan Mempertahankan KemerdekaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKolonialisme dan Perlawanan BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSumpah Pemuda dan Kebangkitan NasionalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Sejarah lain yang sudah tersedia
Dampak Penjajahan Bangsa EropaSejarah Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Sejarah Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pendudukan Jepang pada Sejarah MA, Fase F, elemen Sejarah.
Modul Pendudukan Jepang ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Sejarah kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Sejarah materi Pendudukan Jepang ini gratis?
Ya. Modul Pendudukan Jepang untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pendudukan Jepang ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pendudukan Jepang ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pendudukan Jepang dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Sejarah kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pendudukan Jepang ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pendudukan Jepang tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pendudukan Jepang untuk Sejarah kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pendudukan Jepang ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pendudukan Jepang beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Sejarah ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Pendudukan Jepang yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sejarah SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.