MAKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas XI
Kolonialisme dan Imperialisme

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kolonialisme dan imperialisme adalah upaya bangsa Eropa menguasai wilayah dan sumber daya di Indonesia, didorong oleh Gold, Glory, dan Gospel. Ini membawa dampak besar dalam politik (kerajaan lokal runtuh), ekonomi (eksploitasi sumber daya), sosial (stratifikasi diskriminatif), dan budaya (pendidikan terbatas). Meskipun ada perlawanan, warisan kolonialisme masih terasa hingga kini, membentuk identitas dan perjuangan bangsa Indonesia.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kolonialisme dan Imperialisme
Sejarah · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kolonialisme dan Imperialisme
Sejarah · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasF / XI
Materi PokokKolonialisme dan Imperialisme
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami kondisi masyarakat Indonesia sebelum kedatangan bangsa Eropa.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II
Elemen / DomainPemahaman Konsep Sejarah
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menganalisis berbagai konsep dasar sejarah, peristiwa, tokoh, dan proses perubahan dalam konteks nasional dan global, serta mengaitkannya dengan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKedatangan bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris ke Nusantara pada abad ke-16 memicu perubahan besar dalam sistem politik, ekonomi, dan sosial masyarakat lokal.
KonseptualKolonialisme adalah upaya penguasaan suatu wilayah dan sumber dayanya oleh kekuatan asing, sementara imperialisme adalah perluasan pengaruh politik dan ekonomi suatu negara terhadap negara lain.
ProseduralPeserta didik akan belajar menganalisis dampak kolonialisme dan imperialisme menggunakan kerangka berpikir kronologis dan kausalitas melalui studi kasus.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami perspektif sejarah dari berbagai sudut pandang untuk menghindari bias dalam interpretasi peristiwa masa lalu.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengingat bahwa setiap tindakan eksploitasi bertentangan dengan nilai-nilai kasih sayang yang diajarkan agama, sehingga mendorong peserta didik untuk menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan.
2. Cinta IlmuMengembangkan rasa ingin tahu dan semangat mencari kebenaran sejarah untuk memahami akar permasalahan bangsa serta dampaknya hingga kini.
3. Cinta LingkunganMenyadari bahwa eksploitasi sumber daya alam pada masa kolonial berdampak buruk bagi lingkungan, sehingga menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kelestarian alam.
4. Cinta Diri dan SesamaMenghargai perjuangan para pahlawan yang berkorban demi kemerdekaan, menumbuhkan empati terhadap penderitaan sesama, dan memupuk semangat persatuan.
5. Cinta Tanah AirMeningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia dengan memahami sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan dan identitasnya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis sumber primer dan sekunder, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme Barat di Indonesia dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis karakteristik kolonialisme dan imperialisme yang diterapkan oleh bangsa Eropa di Indonesia secara komprehensif.
  3. Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengevaluasi dampak politik, ekonomi, sosial, dan budaya kolonialisme dan imperialisme di Indonesia dengan kritis.
  4. Melalui presentasi hasil investigasi, peserta didik dapat mengomunikasikan berbagai bentuk perlawanan rakyat Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme dengan jelas dan runtut.
  5. Dengan menyusun peta konsep, peserta didik dapat menghubungkan konsep kolonialisme dan imperialisme dengan perkembangan sejarah Indonesia masa kini secara relevan.
Halaman 2 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kolonialisme dan imperialisme membantu peserta didik mengidentifikasi akar permasalahan ketidakadilan global dan menghargai perjuangan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan serta identitasnya.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa bangsa Eropa berbondong-bondong datang ke Nusantara, padahal mereka tahu akan menghadapi perlawanan dari kerajaan-kerajaan lokal?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuGeografi: Menganalisis jalur perdagangan dan letak geografis Indonesia yang strategis sebagai daya tarik bangsa Eropa.
Ekonomi: Memahami sistem ekonomi kolonial seperti tanam paksa dan monopoli perdagangan serta dampaknya terhadap perekonomian lokal.
Sosiologi: Mengkaji perubahan struktur sosial masyarakat Indonesia akibat kebijakan kolonial dan stratifikasi sosial yang terbentuk.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berdiskusi dengan peserta didik tentang sejarah lokal atau cerita keluarga terkait masa kolonial untuk memperkaya perspektif.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata dengan nyaman, dilengkapi poster peta dan garis waktu, serta akses ke perpustakaan sekolah atau sumber daring yang terpercaya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses video dokumenter, artikel sejarah digital, dan alat kolaborasi daring untuk diskusi kelompok.
Halaman 3 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis sumber primer dan sekunder, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme Barat di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan salam dan doa, kemudian memeriksa kehadiran dan kesiapan belajar.
  2. Guru menampilkan gambar rempah-rempah dan peta jalur perdagangan dunia, lalu bertanya: 'Mengapa rempah-rempah ini sangat dicari bangsa Eropa pada masa lalu?' untuk mengaitkan dengan pengetahuan awal peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan pertanyaan pemantik: 'Faktor-faktor apa saja yang mendorong bangsa Eropa melakukan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang penjelajahan samudra bangsa Eropa dan kondisi Nusantara pada abad ke-16, kemudian meminta peserta didik mengamati.
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat mengenai hal-hal menarik atau pertanyaan yang muncul dari video tersebut, seperti 'Apa yang dicari bangsa Eropa di Nusantara?'
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD yang berisi studi kasus tentang motif kedatangan bangsa Eropa.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis berbagai sumber (teks, infografis, atau kutipan dokumen sejarah) yang disediakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme (3G: Gold, Glory, Gospel).
  2. Peserta didik mencatat temuan-temuan penting dan bukti pendukung dari setiap sumber ke dalam LKPD.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memastikan setiap anggota aktif berpartisipasi dan memahami tugasnya, serta memberikan bantuan jika ada kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat (5-7 menit) tentang hasil identifikasi faktor-faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme.
  2. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, sementara kelompok lain menyimak dan mencatat pertanyaan atau tanggapan.
  3. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan umpan balik antar kelompok untuk memperkaya pemahaman.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum faktor-faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme yang telah diidentifikasi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan partisipasi aktif peserta didik, serta mengingatkan pentingnya belajar dari sejarah untuk masa depan yang lebih baik.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengevaluasi dampak politik, ekonomi, sosial, dan budaya kolonialisme dan imperialisme di Indonesia dengan kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme, lalu bertanya: 'Menurut kalian, apakah kedatangan bangsa Eropa membawa dampak positif atau negatif bagi masyarakat Nusantara?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengevaluasi dampak kolonialisme dan imperialisme, agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar atau infografis yang menggambarkan kondisi masyarakat Indonesia pada masa kolonial (misalnya kerja paksa, pembangunan jalan, sekolah pribumi), kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi masalah yang tampak.
  2. Guru memfasilitasi diskusi awal tentang jenis-jenis dampak yang mungkin timbul dari penjajahan, meliputi aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik tetap berada dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya. Guru membagikan LKPD yang berisi studi kasus tentang dampak kolonialisme pada suatu wilayah di Indonesia.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus (misalnya sistem tanam paksa, sistem birokrasi kolonial, pendidikan ala Barat) untuk mengidentifikasi dampak positif dan negatifnya bagi masyarakat Indonesia.
  2. Peserta didik mengumpulkan data dari berbagai sumber (buku teks, artikel singkat, atau kutipan sejarah) dan mencatatnya dalam tabel analisis dampak pada LKPD.
  3. Guru membimbing kelompok dalam mengidentifikasi hubungan sebab-akibat antara kebijakan kolonial dan dampaknya, serta mendorong penalaran kritis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster infografis sederhana yang merangkum dampak kolonialisme dan imperialisme di Indonesia, dengan menyertakan contoh konkret.
  2. Perwakilan kelompok mempresentasikan poster mereka di depan kelas, menjelaskan hasil evaluasi dampak yang telah mereka lakukan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi kelas untuk membandingkan temuan antar kelompok, mengkritisi argumen, dan menyimpulkan dampak keseluruhan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting mengenai dampak kolonialisme dan imperialisme serta relevansinya dengan kondisi Indonesia saat ini.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan hasil kerja kelompok yang luar biasa, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan umpan balik individu dan kelompok, serta menutup pelajaran dengan doa dan motivasi untuk terus belajar sejarah.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis faktor pendorong dan dampak kolonialisme serta imperialisme di Indonesia.

Alat & bahan: Buku teks sejarah, artikel daring, alat tulis, kertas flipchart, spidol

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang komoditas rempah-rempah dan diskusikan mengapa komoditas tersebut sangat diminati bangsa Eropa.
  2. Identifikasi minimal tiga faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme (Gold, Glory, Gospel) dari berbagai sumber yang tersedia.
  3. Diskusikan dalam kelompok mengenai dampak politik, ekonomi, sosial, dan budaya kolonialisme di Indonesia, lalu catat dalam tabel.
  4. Buatlah peta pikiran sederhana yang menghubungkan faktor pendorong dan dampaknya.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan tiga negara Eropa yang pernah menjajah Indonesia!
  2. Apa yang kalian ketahui tentang rempah-rempah?
  3. Menurut kalian, apa tujuan utama bangsa Eropa datang ke Nusantara?
  4. Apa itu kolonialisme dan imperialisme?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas presentasi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa esai dan pilihan ganda untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi faktor-faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme Barat di Indonesia.Faktor-faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme (3G).2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis karakteristik kolonialisme dan imperialisme yang diterapkan oleh bangsa Eropa di Indonesia.Bentuk-bentuk kolonialisme dan imperialisme (VOC, Tanam Paksa).2 JPkolaborasi
3Mengevaluasi dampak politik, ekonomi, sosial, dan budaya kolonialisme dan imperialisme di Indonesia.Dampak kolonialisme di berbagai aspek kehidupan.2 JPkewargaan
4Mengomunikasikan berbagai bentuk perlawanan rakyat Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme.Perlawanan lokal dan nasional terhadap penjajah.2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kolonialisme dan imperialisme adalah dua konsep penting dalam sejarah dunia yang menjelaskan ekspansi kekuasaan bangsa Eropa ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Fenomena ini membawa perubahan fundamental dalam tatanan politik, ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat yang dijajah, serta membentuk jalur sejarah yang kompleks hingga saat ini.

1. Faktor Pendorong Kolonialisme dan Imperialisme
Kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara didorong oleh beberapa faktor utama. Pertama, Gold (kekayaan), berupa keinginan mencari sumber daya alam, terutama rempah-rempah yang sangat berharga di Eropa. Kedua, Glory (kejayaan), ambisi untuk memperluas kekuasaan dan pengaruh politik di dunia. Ketiga, Gospel (penyebaran agama), semangat menyebarkan agama Kristen. Selain itu, kemajuan teknologi pelayaran dan penemuan jalur baru juga memfasilitasi ekspansi ini.

2. Bentuk-Bentuk Kolonialisme di Indonesia
Kolonialisme di Indonesia dimulai dengan kedatangan Portugis dan Spanyol, diikuti oleh Belanda dan Inggris. Belanda, melalui VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), menerapkan monopoli perdagangan yang ketat dan intervensi politik. Setelah VOC bubar, pemerintah kolonial Belanda menerapkan berbagai kebijakan seperti Tanam Paksa (Cultuurstelsel) yang sangat merugikan rakyat, serta sistem pemerintahan langsung yang menindas. Bentuk-bentuk ini menunjukkan eksploitasi sumber daya dan tenaga kerja secara masif.

3. Dampak Politik dan Ekonomi Kolonialisme
Secara politik, kolonialisme menghancurkan sistem kerajaan lokal dan menggantinya dengan birokrasi kolonial yang dikendalikan Eropa. Batas-batas wilayah administratif baru diciptakan, seringkali tanpa mempertimbangkan identitas etnis. Secara ekonomi, sistem ekonomi tradisional diganti dengan ekonomi pasar yang berorientasi ekspor, dengan komoditas pertanian dan pertambangan dieksploitasi untuk keuntungan penjajah. Rakyat dipaksa menanam komoditas ekspor dan membayar pajak tinggi, menyebabkan kemiskinan dan kelaparan.

4. Dampak Sosial dan Budaya Kolonialisme
Dalam aspek sosial, masyarakat Indonesia mengalami stratifikasi sosial yang diskriminatif, dengan bangsa Eropa di puncak, diikuti Tionghoa dan Timur Asing, lalu pribumi di lapisan bawah. Pendidikan modern diperkenalkan, namun terbatas untuk kaum elit. Budaya lokal terpinggirkan, meskipun ada akulturasi dalam beberapa aspek seperti arsitektur dan bahasa. Kolonialisme juga memicu lahirnya nasionalisme sebagai respons terhadap penindasan dan ketidakadilan.

Rangkuman: Kolonialisme dan imperialisme adalah upaya bangsa Eropa menguasai wilayah dan sumber daya di Indonesia, didorong oleh Gold, Glory, dan Gospel. Ini membawa dampak besar dalam politik (kerajaan lokal runtuh), ekonomi (eksploitasi sumber daya), sosial (stratifikasi diskriminatif), dan budaya (pendidikan terbatas). Meskipun ada perlawanan, warisan kolonialisme masih terasa hingga kini, membentuk identitas dan perjuangan bangsa Indonesia.

Halaman 9 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KolonialismeUpaya suatu negara menguasai wilayah lain untuk mengeksploitasi sumber daya dan penduduknya.
ImperialismePerluasan pengaruh politik dan ekonomi suatu negara terhadap negara lain.
VOCKongsi dagang Belanda yang memonopoli perdagangan di Nusantara.
Tanam PaksaSistem kebijakan pemerintah kolonial Belanda yang mewajibkan rakyat menanam tanaman ekspor tertentu.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kolonialisme dan Imperialisme" mata pelajaran Sejarah Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kolonialisme dan Imperialisme ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIPeta Konsep
Kolonialisme dan ImperialismeFaktor Pendorong Kolonialisme dan ImperialismeBentuk-Bentuk Kolonialisme di IndonesiaDampak Politik dan Ekonomi KolonialismeDampak Sosial dan Budaya Kolonialisme
Dari sub-bab Kolonialisme dan ImperialismeHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kolonialisme dan Imperialisme yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kolonialisme dan Imperialisme pada Sejarah MA, Fase F, elemen Pemahaman Konsep Sejarah.

Modul Kolonialisme dan Imperialisme ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Sejarah kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Sejarah materi Kolonialisme dan Imperialisme ini gratis?

Ya. Modul Kolonialisme dan Imperialisme untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kolonialisme dan Imperialisme ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kolonialisme dan Imperialisme ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kolonialisme dan Imperialisme dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kolonialisme dan Imperialisme ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kolonialisme dan Imperialisme tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kolonialisme dan Imperialisme untuk Sejarah kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kolonialisme dan Imperialisme ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kolonialisme dan Imperialisme beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sejarah ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Kolonialisme dan Imperialisme yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sejarah SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Sejarah MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.