Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Listrik dan Magnet
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Listrik dan Magnet |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang energi dan beberapa sumbernya, serta dapat mengidentifikasi benda-benda yang menggunakan listrik di sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Menerapkan nilai-nilai akhlak mulia
Peserta didik menyadari kebesaran Allah Swt. dalam penciptaan fenomena listrik dan magnet yang bermanfaat bagi kehidupan. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis hubungan antara listrik dan magnet serta mengevaluasi berbagai cara pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. - kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik merancang dan membuat proyek sederhana yang memanfaatkan prinsip listrik atau magnet, seperti bel listrik sederhana.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPAS |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mengidentifikasi dan menjelaskan hubungan antara listrik dan magnet, serta mampu mengaplikasikan konsep-konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Listrik dan magnet adalah dua fenomena alam yang saling berkaitan dan banyak dimanfaatkan dalam teknologi, seperti dinamo sepeda dan kompas. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah listrik dapat menghasilkan medan magnet (elektromagnetisme) dan magnet dapat menghasilkan listrik (induksi elektromagnetik). |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara membuat rangkaian listrik sederhana, menguji sifat magnet, dan merangkai elektromagnet. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang listrik dan magnet membantu mereka memahami cara kerja berbagai alat elektronik dan teknologi di sekitar. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengenali kebesaran Allah Swt. melalui keteraturan fenomena listrik dan magnet dalam ciptaan-Nya yang bermanfaat bagi manusia. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan rasa ingin tahu dan semangat eksplorasi dalam memahami prinsip kerja listrik dan magnet melalui percobaan dan proyek. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan perilaku hemat energi listrik sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan membuat proyek, serta saling menghargai ide dan kontribusi setiap anggota. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menyadari pentingnya inovasi teknologi berbasis listrik dan magnet dalam memajukan bangsa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai sumber energi listrik dan komponen rangkaian listrik sederhana dengan tepat.
- Menjelaskan konsep dasar magnet, sifat-sifatnya, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Menganalisis hubungan antara listrik dan magnet (elektromagnetisme) serta mengidentifikasi contoh penerapannya.
- Merancang dan membuat proyek sederhana yang memanfaatkan prinsip elektromagnetisme, seperti bel listrik sederhana.
- Menyajikan hasil percobaan dan proyek elektromagnetisme dengan percaya diri.
- Menjelaskan pentingnya hemat energi listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep dasar listrik dan magnet tidak hanya menjelaskan cara kerja perangkat sehari-hari, tetapi juga membuka wawasan tentang inovasi teknologi masa depan.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berpikir, bagaimana ya lampu senter bisa menyala atau bagaimana cara kerja bel rumah kita?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Menghitung jumlah lilitan kawat dan mengukur kekuatan elektromagnet. Bahasa Indonesia: Menyusun laporan percobaan dan mempresentasikan hasil proyek dengan bahasa yang jelas. Seni Budaya: Mendesain tampilan proyek bel listrik agar menarik dan fungsional. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mengidentifikasi alat-alat listrik dan magnet di rumah, serta mendiskusikan cara penggunaan yang aman dan hemat energi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja kelompok untuk praktik, dilengkapi kotak P3K, dan tersedia akses ke area luar kelas untuk mencari benda magnetis/non-magnetis. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video demonstrasi prinsip listrik dan magnet dari YouTube Edukasi, serta aplikasi simulasi rangkaian listrik sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai sumber energi listrik dan komponen rangkaian listrik sederhana dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Listrik: Guru menyebutkan ciri-ciri benda yang menggunakan listrik, peserta didik menebak benda tersebut. Misal: 'Benda ini ada di dapur, untuk menghangatkan nasi.' Guru menyapa dengan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang listrik dan magnet, serta mengajukan pertanyaan pemantik tentang alat listrik di rumah. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai gambar atau benda yang menggunakan listrik dan mendiskusikan sumber energi listriknya serta bahaya dan manfaat listrik. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok merangkai sirkuit listrik sederhana menggunakan baterai, kabel, dan lampu kecil, kemudian menguji apakah lampu menyala. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil rangkaiannya, guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep dasar listrik dan komponennya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama menyimpulkan materi listrik, guru mengapresiasi kerja keras peserta didik, memberikan tugas pengamatan alat listrik di rumah, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan konsep dasar magnet, sifat-sifatnya, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Magnet Ajaib: Guru menunjukkan benda yang bisa ditarik magnet dan yang tidak, peserta didik menebak alasannya. Misal: 'Mengapa klip kertas menempel, tapi pensil tidak?' Guru menyapa, memimpin doa, presensi, mengulas singkat materi listrik pertemuan sebelumnya, dan mengaitkannya dengan fenomena magnet yang akan dipelajari hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik melakukan percobaan sederhana dengan magnet batang dan berbagai benda di sekitar untuk menemukan benda-benda magnetis dan non-magnetis, serta mengidentifikasi kutub-kutub magnet. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok membuat kompas sederhana menggunakan jarum, magnet, dan air, kemudian mengamati arah penunjukannya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik mempresentasikan hasil percobaan kompasnya, menjelaskan sifat-sifat magnet yang ditemukan, dan guru memberikan penguatan konsep. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang magnet, mengapresiasi semangat belajar, memberikan tantangan mencari benda-benda yang menggunakan magnet di rumah, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Membimbing peserta didik dalam merangkai sirkuit listrik sederhana dan menguji sifat magnet.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Listrik dan magnet adalah dua kekuatan alam yang sangat penting dalam kehidupan kita. Tanpa listrik, rumah kita akan gelap gulita dan banyak peralatan tidak bisa berfungsi.
Alat & bahan: Baterai, kabel, lampu kecil, klip kertas, paku, magnet batang, kawat tembaga, gunting
Langkah kerja:
- Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk percobaan listrik dan magnet.
- Rangkailah sirkuit listrik sederhana sesuai petunjuk yang diberikan.
- Ujilah sifat magnet pada berbagai benda dan catat hasilnya pada tabel.
- Buatlah elektromagnet sederhana dan ukur kekuatannya.
- Diskusikan hasil percobaan dengan kelompokmu dan buatlah kesimpulan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 benda di rumahmu yang menggunakan listrik!
- Apa yang terjadi jika kabel listrik putus?
- Benda apa saja yang bisa ditarik oleh magnet?
- Mengapa kompas selalu menunjuk arah utara dan selatan?
Formatif (proses): Observasi saat kerja kelompok, diskusi, dan presentasi proyek elektromagnet.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek bel listrik dan tes tertulis tentang konsep listrik dan magnet.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai sumber energi listrik dan komponen rangkaian listrik sederhana. | Listrik: Sumber dan Rangkaian | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan konsep dasar magnet, sifat-sifatnya, dan penerapannya. | Magnet: Sifat dan Aplikasi | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis hubungan antara listrik dan magnet (elektromagnetisme) dan penerapannya. | Elektromagnetisme | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 4 | Merancang dan membuat proyek sederhana yang memanfaatkan prinsip elektromagnetisme. | Proyek Bel Listrik Sederhana | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Listrik dan magnet adalah dua kekuatan alam yang sangat penting dalam kehidupan kita. Tanpa listrik, rumah kita akan gelap gulita dan banyak peralatan tidak bisa berfungsi. Magnet juga bukan sekadar benda penarik logam, melainkan memiliki peran besar dalam berbagai teknologi. Mari kita selami lebih dalam dunia listrik dan magnet, memahami bagaimana keduanya bekerja dan saling berkaitan.
1. Apa Itu Listrik?
Listrik adalah bentuk energi yang dihasilkan dari pergerakan elektron. Ada dua jenis listrik utama: listrik statis (tidak bergerak, seperti saat menggosok balon ke rambut) dan listrik dinamis (bergerak melalui penghantar, yang kita gunakan sehari-hari). Sumber listrik beragam, mulai dari baterai, generator, hingga pembangkit listrik tenaga air atau surya. Listrik mengalir dalam sebuah rangkaian tertutup yang terdiri dari sumber listrik, penghantar (kabel), dan beban (misalnya lampu atau alat elektronik). Penting untuk selalu berhati-hati saat menggunakan listrik karena dapat berbahaya.
2. Rangkaian Listrik Sederhana
Rangkaian listrik sederhana setidaknya terdiri dari sumber energi (misalnya baterai), penghantar (kabel), dan beban (misalnya lampu). Ada dua jenis rangkaian dasar: rangkaian seri dan paralel. Dalam rangkaian seri, semua komponen dihubungkan secara berurutan, sehingga jika satu komponen rusak, seluruh rangkaian akan mati. Sedangkan dalam rangkaian paralel, komponen dihubungkan secara bercabang, sehingga jika satu komponen rusak, komponen lain tetap berfungsi. Memahami rangkaian ini penting untuk membuat alat-alat elektronik.
3. Pengertian dan Sifat Magnet
Magnet adalah benda yang memiliki kemampuan menarik benda-benda tertentu yang mengandung besi, nikel, atau kobalt. Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Jika kutub yang sama didekatkan (utara dengan utara atau selatan dengan selatan), mereka akan tolak-menolak. Sebaliknya, jika kutub yang berbeda didekatkan (utara dengan selatan), mereka akan tarik-menarik. Gaya magnet tidak terlihat, tetapi dapat dirasakan. Magnet alami ditemukan di alam, sedangkan magnet buatan dibuat oleh manusia untuk berbagai keperluan.
4. Penerapan Magnet dalam Kehidupan
Magnet memiliki banyak sekali aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, pada kompas untuk menunjukkan arah mata angin, kulkas untuk menutup pintunya rapat, speaker pada radio atau ponsel, kartu ATM atau kartu kredit, hingga mainan anak-anak. Di industri, magnet digunakan dalam motor listrik, generator, dan alat pengangkat besi. Bahkan di bidang medis, teknologi MRI menggunakan prinsip magnet untuk melihat bagian dalam tubuh manusia. Ini menunjukkan betapa pentingnya magnet bagi kemajuan teknologi.
5. Hubungan Listrik dan Magnet (Elektromagnetisme)
Listrik dan magnet sebenarnya adalah dua sisi dari satu fenomena yang sama, yang disebut elektromagnetisme. Konsep ini pertama kali ditemukan oleh Hans Christian Ørsted. Ketika arus listrik mengalir melalui kawat, di sekitarnya akan terbentuk medan magnet. Semakin besar arus listriknya atau semakin banyak lilitan kawatnya, semakin kuat medan magnet yang dihasilkan. Sebaliknya, perubahan medan magnet juga dapat menghasilkan arus listrik, prinsip ini digunakan pada generator listrik. Fenomena ini menjadi dasar bagi banyak teknologi modern.
6. Elektromagnet dan Aplikasinya
Elektromagnet adalah jenis magnet yang medan magnetnya dihasilkan oleh arus listrik. Berbeda dengan magnet permanen, kekuatan elektromagnet dapat diatur (dihidupkan atau dimatikan) dengan mengontrol aliran listriknya. Elektromagnet banyak digunakan dalam berbagai perangkat, seperti bel listrik, relai, motor listrik, generator, hingga alat pengangkat besi di tempat rongsokan. Kemampuannya untuk dihidupkan dan dimatikan serta diatur kekuatannya membuat elektromagnet sangat fleksibel dan berguna dalam teknologi.
7. Hemat Energi Listrik
Meskipun listrik sangat bermanfaat, penggunaannya harus bijak. Hemat energi listrik berarti menggunakan listrik seperlunya dan tidak membuang-buang. Cara hemat listrik antara lain mematikan lampu saat tidak digunakan, mencabut charger ponsel setelah penuh, menggunakan peralatan elektronik yang hemat energi, dan mematikan televisi jika tidak ditonton. Selain menghemat biaya, hemat listrik juga membantu menjaga lingkungan karena sebagian besar listrik dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil yang mencemari udara. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai pengguna energi.
Rangkuman: Listrik adalah energi dari pergerakan elektron, digunakan dalam rangkaian seri atau paralel. Magnet memiliki dua kutub yang tarik-menarik atau tolak-menolak, banyak diterapkan dalam kompas dan elektronik. Listrik dan magnet saling berkaitan dalam elektromagnetisme, di mana listrik dapat menghasilkan magnet dan sebaliknya. Elektromagnet digunakan pada bel listrik dan motor. Penting untuk hemat energi listrik demi lingkungan dan penghematan biaya, menunjukkan tanggung jawab kita terhadap sumber daya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Listrik | Energi yang dihasilkan dari pergerakan elektron. |
| Magnet | Benda yang memiliki kemampuan menarik benda-benda tertentu. |
| Kutub Magnet | Ujung magnet yang memiliki gaya tarik atau tolak paling kuat (utara dan selatan). |
| Rangkaian Listrik | Jalur tertutup tempat arus listrik mengalir. |
| Elektromagnet | Magnet yang medan magnetnya dihasilkan oleh arus listrik. |
| Induksi Elektromagnetik | Proses menghasilkan arus listrik dari perubahan medan magnet. |
| Generator | Alat yang mengubah energi gerak menjadi energi listrik. |
| Motor Listrik | Alat yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Listrik dan Magnet" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Listrik dan Magnet yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTarik dan EmbuskanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopJejak Sang PahlawanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap unduh
Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi untuk Masa DepanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengembara di Jagat RayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPAS lain yang sudah tersedia
Alat gerak pada manusiaIPAS Kelas VI MIBab 3,Ciri Khusus Hewan terhadap Kondisi EkstemIPAS Kelas VI MIBab 3,Ciri-Ciri Khusus pada HewanIPAS Kelas VI MIBegini Cara Kerja Sistem PencernaanIPAS Kelas VI MILihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Listrik dan Magnet pada IPAS MI, Fase C, elemen Pemahaman IPAS.
Modul Listrik dan Magnet ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPAS kelas VI MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPAS materi Listrik dan Magnet ini gratis?
Ya. Modul Listrik dan Magnet untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Listrik dan Magnet ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Listrik dan Magnet ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Listrik dan Magnet dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Listrik dan Magnet ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Listrik dan Magnet tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Listrik dan Magnet untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Listrik dan Magnet ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Listrik dan Magnet beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Listrik dan Magnet yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.