Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Bencana Alam dan Dampaknya
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Bencana Alam dan Dampaknya |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik simulasi dan pembuatan poster/kampanye |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang beberapa fenomena alam yang terjadi di sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sebagai bentuk syukur atas ciptaan Allah SWT. - kewargaan — elemen: peran serta sebagai warga negara
Peserta didik aktif mencari informasi dan menyebarkan pengetahuan tentang mitigasi bencana di lingkungan sekitar mereka. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu menganalisis penyebab dan dampak bencana alam serta merumuskan langkah-langkah penanggulangannya.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Memahami lingkungan sekitar |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai jenis bencana alam, penyebab, dampaknya terhadap kehidupan manusia dan lingkungan, serta upaya mitigasi dan adaptasi yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tanah longsor sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. |
| Konseptual | Bencana alam adalah peristiwa alam yang dapat menyebabkan kerugian besar bagi kehidupan manusia dan lingkungan, serta memerlukan upaya mitigasi dan adaptasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah penyelamatan diri, evakuasi, dan tindakan pencegahan sebelum, saat, dan sesudah bencana alam. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kesiapsiagaan dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi ancaman bencana alam. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meyakini bahwa bencana adalah bagian dari takdir Allah SWT, namun tetap berikhtiar dengan melakukan mitigasi dan adaptasi. |
| 2. Cinta Ilmu | Antusias mencari informasi tentang jenis, penyebab, dan cara menghadapi bencana alam dari berbagai sumber terpercaya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan sebagai upaya mencegah banjir dan tanah longsor. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menunjukkan empati kepada korban bencana dan siap membantu sesama yang membutuhkan pertolongan saat bencana terjadi. |
| 5. Cinta Tanah Air | Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosialisasi kebencanaan di madrasah atau lingkungan sekitar untuk membangun kesiapsiagaan bersama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam dan karakteristiknya.
- Menjelaskan penyebab terjadinya berbagai bencana alam.
- Menganalisis dampak bencana alam terhadap kehidupan manusia dan lingkungan.
- Merumuskan upaya mitigasi dan adaptasi bencana alam di lingkungan sekitar.
- Mensimulasikan tindakan penyelamatan diri saat terjadi bencana alam.
- Membuat media informasi (poster/kampanye) tentang kesiapsiagaan bencana alam.
Pemahaman bermakna: Memahami bencana alam bukan hanya tentang jenis dan dampaknya, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat bersiap diri, melindungi diri, dan beradaptasi untuk mengurangi risiko kerugian.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana jika suatu hari nanti, lingkungan tempat tinggal kita mengalami bencana alam?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik simulasi dan pembuatan poster/kampanye |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menulis teks persuasif untuk kampanye kesiapsiagaan bencana dan presentasi lisan. Pendidikan Agama Islam: Memahami bencana sebagai ujian dari Allah dan pentingnya tawakal serta ikhtiar dalam menghadapinya. Seni Budaya: Mendesain poster atau media kampanye yang menarik dan informatif untuk menyampaikan pesan kesiapsiagaan bencana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang rencana evakuasi keluarga atau menyediakan kotak P3K di rumah sebagai bagian dari kesiapsiagaan bencana. |
| Lingkungan Pembelajaran | Menciptakan lingkungan kelas yang aman dengan jalur evakuasi yang jelas dan titik kumpul yang telah ditentukan, serta memanfaatkan area terbuka di madrasah untuk simulasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Menggunakan video edukasi dari platform terpercaya, aplikasi simulasi bencana sederhana, atau membuat poster digital interaktif untuk kampanye kesiapsiagaan bencana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam dan karakteristiknya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Bencana: Guru menunjukkan gambar-gambar bencana alam, peserta didik menebak jenis bencana dan menyebutkan satu ciri khasnya secara bergantian. Salam, doa, presensi. Guru menampilkan video singkat tentang berbagai fenomena alam, kemudian bertanya: "Peristiwa apa saja yang kalian lihat? Mana yang termasuk bencana?" Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal jenis dan ciri bencana alam. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar atau video bencana alam (gempa, banjir, gunung meletus, tanah longsor, tsunami) dan mencatat ciri-ciri serta dampaknya yang terlihat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat daftar jenis bencana alam yang mereka identifikasi beserta karakteristik utamanya dalam bentuk peta pikiran atau tabel sederhana. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama menyimpulkan jenis-jenis bencana alam yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan penyebab terjadinya berbagai bencana alam. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Kata Bencana: Peserta didik duduk melingkar, satu menyebut nama bencana, berikutnya menyebut satu penyebabnya, dan seterusnya secara berantai. Salam, doa, presensi. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis bencana. Guru menampilkan berita singkat tentang bencana alam yang sedang terjadi dan bertanya: "Mengapa bencana ini bisa terjadi?" Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menjelaskan penyebab bencana alam. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok, setiap kelompok diberikan satu jenis bencana alam (misal: banjir, gempa bumi, tanah longsor) dan diminta untuk mencari informasi tentang penyebabnya dari berbagai sumber (buku, internet, cerita masyarakat). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menganalisis informasi yang didapat dan membuat diagram sebab-akibat atau infografis sederhana yang menjelaskan penyebab bencana alam yang mereka teliti. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang penyebab bencana alam. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan umpan balik, serta mengaitkan dengan perilaku manusia yang memperparah bencana. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum penyebab-penyebab utama bencana alam. Guru memberikan tugas singkat untuk mencari contoh bencana yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Menganalisis jenis, penyebab, dan dampak bencana alam serta merumuskan upaya mitigasi.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Indonesia adalah negara yang rawan bencana alam karena letak geografisnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami apa itu bencana alam, penyebabnya, dampaknya, dan bagaimana kita dapat bersiap diri menghadapinya.
Alat & bahan: Kertas HVS/karton, spidol warna, pensil, penggaris, gunting, lem, gambar/artikel berita bencana alam.
Langkah kerja:
- Amati gambar/artikel berita bencana alam yang diberikan oleh guru.
- Diskusikan dalam kelompok tentang jenis bencana, penyebab, dan dampaknya.
- Identifikasi dampak bencana alam terhadap kehidupan manusia dan lingkungan.
- Rumuskan setidaknya 3 upaya mitigasi dan adaptasi yang dapat dilakukan.
- Buatlah mind map atau infografis sederhana yang merangkum hasil diskusi kelompok Anda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang bencana alam?
- Sebutkan 3 jenis bencana alam yang pernah kamu dengar!
- Menurutmu, mengapa bencana alam bisa terjadi?
- Apa yang harus kamu lakukan jika terjadi gempa bumi?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, simulasi, dan penyelesaian proyek media informasi.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek media informasi kesiapsiagaan bencana dan presentasinya, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam dan karakteristiknya. | Jenis-jenis bencana alam (gempa, banjir, dll.) dan ciri khasnya. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan penyebab terjadinya berbagai bencana alam. | Penyebab bencana alam (faktor alam dan manusia). | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis dampak bencana alam terhadap kehidupan manusia dan lingkungan. | Dampak sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan akibat bencana. | 2 JP | penalaran kritis, kewargaan |
| 4 | Merumuskan upaya mitigasi dan adaptasi bencana alam di lingkungan sekitar. | Konsep mitigasi dan adaptasi, serta contoh penerapannya. | 2 JP | kewargaan, keimanan dan ketakwaan |
| 5 | Mensimulasikan tindakan penyelamatan diri saat terjadi bencana alam. | Prosedur penyelamatan diri saat gempa, banjir, dll. | 2 JP | kewargaan |
| 6 | Membuat media informasi (poster/kampanye) tentang kesiapsiagaan bencana alam. | Penyusunan pesan dan visualisasi informasi kesiapsiagaan. | 2 JP | kewargaan, kreativitas |
Indonesia adalah negara yang rawan bencana alam karena letak geografisnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami apa itu bencana alam, penyebabnya, dampaknya, dan bagaimana kita dapat bersiap diri menghadapinya. Pengetahuan ini akan membantu kita melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita, serta mengurangi kerugian yang mungkin terjadi.
1. Mengenal Berbagai Jenis Bencana Alam
Bencana alam adalah peristiwa yang disebabkan oleh alam dan dapat menimbulkan kerugian. Beberapa jenis bencana alam yang sering terjadi di Indonesia antara lain gempa bumi (getaran tanah akibat pergeseran lempeng bumi), tsunami (gelombang laut raksasa akibat gempa bawah laut), gunung meletus (keluarnya magma dari perut bumi), banjir (meluapnya air sungai/danau/laut), tanah longsor (pergerakan massa tanah/batuan menuruni lereng), dan angin puting beliung (angin berputar kencang). Setiap jenis bencana memiliki karakteristik dan tanda-tanda yang berbeda.
2. Penyebab Terjadinya Bencana Alam
Bencana alam dapat disebabkan oleh faktor alamiah maupun ulah manusia. Gempa bumi dan tsunami disebabkan oleh aktivitas tektonik lempeng bumi. Gunung meletus disebabkan oleh tekanan magma di dalam bumi. Banjir bisa terjadi karena curah hujan tinggi, tetapi sering diperparah oleh penggundulan hutan, pembuangan sampah sembarangan, dan pembangunan di daerah resapan air. Tanah longsor terjadi karena lereng yang labil akibat hujan deras atau gempa, sering diperburuk oleh penebangan pohon di lereng bukit. Angin puting beliung terjadi karena perbedaan tekanan udara yang ekstrem.
3. Dampak Bencana Alam bagi Kehidupan
Dampak bencana alam sangat luas dan merugikan. Secara fisik, dapat menyebabkan kerusakan rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur. Secara sosial, dapat menimbulkan korban jiwa, luka-luka, pengungsian, dan trauma psikologis. Secara ekonomi, dapat merusak lahan pertanian, perkebunan, dan mata pencaharian penduduk, serta mengganggu aktivitas ekonomi. Dampak lingkungan meliputi kerusakan ekosistem, pencemaran air dan tanah, serta perubahan bentang alam. Pemulihan dari bencana membutuhkan waktu dan biaya yang besar.
4. Upaya Mitigasi Bencana: Mengurangi Risiko
Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Contoh mitigasi struktural adalah pembangunan tanggul penahan banjir, pembuatan jalur evakuasi, dan bangunan tahan gempa. Mitigasi non-struktural meliputi pendidikan kebencanaan, penyuluhan, penetapan peraturan zonasi, penanaman pohon, dan tidak membuang sampah sembarangan. Mitigasi sangat penting untuk meminimalkan dampak bencana.
5. Adaptasi Bencana: Menyesuaikan Diri
Adaptasi bencana adalah penyesuaian sistem alami dan manusia untuk menghadapi dampak bencana yang tidak dapat dihindari. Contoh adaptasi adalah membangun rumah panggung di daerah rawan banjir, mengembangkan varietas tanaman yang tahan kekeringan, atau mengubah pola tanam. Kesiapsiagaan juga merupakan bagian dari adaptasi, seperti menyiapkan tas siaga bencana, membuat rencana evakuasi keluarga, dan mengikuti pelatihan penyelamatan diri. Dengan beradaptasi, kita dapat hidup lebih aman di lingkungan yang rawan bencana.
6. Tindakan Penyelamatan Diri Saat Bencana
Setiap jenis bencana memiliki prosedur penyelamatan diri yang berbeda. Saat gempa bumi, segera berlindung di bawah meja atau di sudut ruangan yang kokoh, jauh dari jendela. Jika di luar ruangan, menjauhlah dari bangunan tinggi dan tiang listrik. Saat banjir, segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Saat tanah longsor, segera menjauhi area lereng. Penting untuk tetap tenang, ikuti instruksi petugas, dan bantu orang lain jika memungkinkan. Ingatlah prinsip 'Lindungi, Lari, Laporkan'.
Rangkuman: Bencana alam adalah peristiwa yang disebabkan oleh alam, sering diperparah oleh aktivitas manusia, dan menimbulkan kerugian besar. Memahami jenis, penyebab, dan dampaknya sangat penting. Kita dapat mengurangi risiko bencana melalui mitigasi (pencegahan fisik dan non-fisik) serta adaptasi (penyesuaian diri dan kesiapsiagaan). Dengan pengetahuan dan tindakan yang tepat, kita bisa lebih siap dan aman menghadapi ancaman bencana alam.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bencana Alam | Peristiwa yang disebabkan oleh alam dan menimbulkan kerugian. |
| Mitigasi | Upaya mengurangi risiko bencana melalui pembangunan dan penyadaran. |
| Adaptasi | Penyesuaian diri terhadap dampak bencana yang tidak dapat dihindari. |
| Evakuasi | Proses pemindahan diri dari tempat berbahaya ke tempat aman. |
| Tektonik | Proses geologi yang berkaitan dengan pergerakan lempeng bumi. |
| Trauma | Gangguan emosi atau mental akibat kejadian yang menakutkan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bencana Alam dan Dampaknya" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bencana Alam dan Dampaknya yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTarik dan EmbuskanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopJejak Sang PahlawanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap unduh
Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi untuk Masa DepanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengembara di Jagat RayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPAS lain yang sudah tersedia
Alat gerak pada manusiaIPAS Kelas VI MIBegini Cara Kerja Sistem PencernaanIPAS Kelas VI MIBegins Cara Kerja Sistem PencernaanIPAS Kelas VI MIBegins Cara Kerja Sistem PencernaanmuIPAS Kelas VI MILihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bencana Alam dan Dampaknya pada IPAS MI, Fase C, elemen Memahami lingkungan sekitar.
Modul Bencana Alam dan Dampaknya ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bencana Alam dan Dampaknya untuk IPAS kelas VI.
Apakah modul ajar IPAS materi Bencana Alam dan Dampaknya ini gratis?
Ya. Modul Bencana Alam dan Dampaknya untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bencana Alam dan Dampaknya ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bencana Alam dan Dampaknya ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bencana Alam dan Dampaknya dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bencana Alam dan Dampaknya ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bencana Alam dan Dampaknya tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bencana Alam dan Dampaknya untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bencana Alam dan Dampaknya ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bencana Alam dan Dampaknya beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Bencana Alam dan Dampaknya yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.