MIKelas VIFase C

Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Warisan budaya dan kearifan lokal adalah kekayaan tak ternilai yang membentuk identitas bangsa Indonesia. Warisan budaya meliputi benda (candi, batik) dan tak benda (tari, cerita rakyat), sementara kearifan lokal adalah nilai atau praktik baik yang diwariskan (gotong royong, Subak). Keduanya mengandung nilai-nilai luhur yang relevan hingga kini. Sebagai generasi penerus, kita wajib mempelajari, menghargai, dan aktif melestarikan kekayaan ini agar tetap lestari dan menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia
IPAS · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia
IPAS · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasC / VI
Materi PokokWarisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis kebudayaan di Indonesia yang mereka lihat atau dengar dari lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Mengembangkan sikap menghargai dan melestarikan warisan budaya sebagai bentuk syukur atas karunia Allah SWT serta amanah menjaga kekayaan bangsa.
  2. kewargaan — elemen: berpartisipasi dalam masyarakat
    Berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian warisan budaya dan kearifan lokal di lingkungan sekitar sekolah dan keluarga.
  3. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Menciptakan karya sederhana yang terinspirasi dari warisan budaya atau kearifan lokal, seperti kerajinan tangan atau cerita rakyat.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenganalisis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis hubungan antara warisan budaya dan kearifan lokal dengan identitas bangsa, serta menunjukkan sikap apresiatif dan partisipatif dalam upaya pelestariannya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualWarisan budaya mencakup candi Borobudur, batik, tari Saman, dan upacara adat Ngaben, sedangkan kearifan lokal meliputi sistem subak di Bali atau tradisi gotong royong.
KonseptualWarisan budaya adalah peninggalan masa lalu yang bernilai sejarah dan budaya, sementara kearifan lokal adalah nilai-nilai atau praktik baik yang diwariskan secara turun-temurun untuk menjaga harmoni alam dan sosial.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mempromosikan warisan budaya serta kearifan lokal di lingkungan mereka.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa mempelajari warisan budaya dan kearifan lokal bukan hanya menghafal, tetapi juga memahami makna dan relevansinya untuk masa kini dan masa depan bangsa.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengenali dan menghargai warisan budaya sebagai bentuk syukur atas karunia Allah SWT yang telah menciptakan keberagaman yang indah.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan semangat mencari tahu dan memahami makna di balik setiap warisan budaya dan kearifan lokal yang ada di Indonesia.
3. Cinta LingkunganMendorong kesadaran untuk menjaga dan melestarikan lingkungan alam yang seringkali menjadi bagian tak terpisahkan dari kearifan lokal.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan sikap toleransi dan empati terhadap perbedaan budaya, serta belajar menghargai sesama manusia melalui keberagaman tradisi.
5. Cinta Tanah AirMembangun rasa bangga dan cinta tanah air dengan aktif mempelajari, mempromosikan, dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi berbagai jenis warisan budaya dan kearifan lokal di Indonesia dengan tepat.
  2. Menjelaskan makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam warisan budaya dan kearifan lokal.
  3. Menganalisis hubungan antara warisan budaya, kearifan lokal, dan identitas bangsa Indonesia.
  4. Mengumpulkan informasi tentang warisan budaya dan kearifan lokal dari berbagai sumber.
  5. Mempresentasikan hasil identifikasi dan analisis warisan budaya serta kearifan lokal secara kreatif.
  6. Merancang dan membuat karya sederhana yang terinspirasi dari warisan budaya atau kearifan lokal.
  7. Menunjukkan sikap bangga dan bertanggung jawab terhadap pelestarian warisan budaya dan kearifan lokal.
Halaman 2 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami warisan budaya dan kearifan lokal membantu kita mengenali identitas bangsa, menghargai keberagaman, dan turut serta menjaga kekayaan leluhur untuk generasi mendatang.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita sebagai anak bangsa ikut menjaga kekayaan budaya dan kearifan lokal Indonesia agar tidak hilang ditelan zaman?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menulis deskripsi tentang warisan budaya dan menyusun cerita rakyat.
Seni Budaya: Mempelajari bentuk-bentuk seni tradisional, mencoba membuat karya seni yang terinspirasi budaya lokal, seperti membatik sederhana atau membuat anyaman.
Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai gotong royong, persatuan, dan keberagaman yang terkandung dalam kearifan lokal dan warisan budaya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas lokal dapat diundang sebagai narasumber untuk berbagi cerita atau keahlian tentang kearifan lokal daerah mereka.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dihias dengan poster atau benda-benda budaya sederhana, menciptakan suasana yang mendukung eksplorasi budaya secara visual dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan tablet atau komputer untuk mencari informasi daring tentang warisan budaya, menonton video dokumenter, dan membuat presentasi digital sederhana.
Halaman 3 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi berbagai jenis warisan budaya dan kearifan lokal di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Gambar Budaya: Guru menampilkan gambar-gambar warisan budaya/kearifan lokal Indonesia, peserta didik menebak namanya. Siapa cepat dia dapat poin.
Salam, doa, presensi, lalu guru menunjukkan video singkat keindahan budaya Indonesia. Guru bertanya, “Apa yang kalian lihat? Mengapa kita perlu tahu tentang ini?” Kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mengamati berbagai gambar warisan budaya dan kearifan lokal yang disajikan, lalu secara mandiri mengidentifikasi ciri-ciri dan jenisnya dalam kelompok kecil.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok berdiskusi untuk mengelompokkan jenis warisan budaya (benda/tak benda) dan kearifan lokal (tradisi/nilai) yang mereka temukan, kemudian mencatatnya di lembar kerja.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang jenis-jenis warisan budaya dan kearifan lokal di Indonesia.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitBersama-sama menyimpulkan jenis-jenis warisan budaya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan pentingnya menjaga budaya, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam warisan budaya dan kearifan lokal.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Rantai Kata: Guru menyebut satu warisan budaya, peserta didik berikutnya menyebut nilai yang terkandung di dalamnya, begitu seterusnya secara berantai.
Salam, doa, presensi, lalu guru memantik diskusi dengan pertanyaan, “Apa manfaat kita mengenal budaya daerah?” Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk memahami makna dan nilai budaya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik disajikan studi kasus tentang sebuah warisan budaya atau kearifan lokal yang menghadapi tantangan, lalu menganalisis makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi nilai-nilai luhur (misalnya gotong royong, kebersamaan, toleransi) dari studi kasus tersebut dan bagaimana nilai itu relevan di masa kini.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil analisis nilai-nilai. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk memperkaya pemahaman dan memberikan penguatan tentang pentingnya nilai-nilai tersebut.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik secara individu menulis satu nilai budaya yang paling berkesan. Guru memberikan penguatan, memotivasi untuk menerapkan nilai-nilai luhur, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengidentifikasi, menganalisis, dan mempresentasikan informasi tentang warisan budaya atau kearifan lokal pilihan dengan panduan terstruktur.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Indonesia adalah negara yang kaya akan warisan budaya dan kearifan lokal. Dari Sabang sampai Merauke, terbentanglah ribuan pulau dengan beragam suku, bahasa, adat istiadat, dan tradisi.

Alat & bahan: Kertas A3, spidol warna, pensil, penghapus, lem, gunting, bahan referensi (buku/internet), gambar-gambar budaya

Langkah kerja:

  1. Pilih satu warisan budaya atau kearifan lokal Indonesia yang paling menarik perhatian kelompokmu.
  2. Kumpulkan informasi detail tentang warisan budaya/kearifan lokal tersebut dari berbagai sumber.
  3. Identifikasi makna, nilai-nilai, dan fungsinya dalam masyarakat.
  4. Buatlah poster atau peta konsep yang menjelaskan warisan budaya/kearifan lokal pilihanmu secara menarik.
  5. Siapkan presentasi singkat untuk berbagi hasil temuan kelompokmu kepada teman-teman.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 contoh warisan budaya yang kamu ketahui!
  2. Apa itu kearifan lokal?
  3. Mengapa penting bagi kita untuk mempelajari budaya daerah?
  4. Pernahkah kamu melihat atau mengikuti upacara adat di daerahmu?

Formatif (proses): Pengamatan partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, pengumpulan informasi, dan proses pembuatan karya proyek.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan karya proyek yang dibuat berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi berbagai jenis warisan budaya dan kearifan lokal di Indonesia.Pengenalan jenis-jenis warisan budaya (benda/tak benda) dan kearifan lokal (tradisi/nilai).2 JPkewargaan
2Menjelaskan makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam warisan budaya dan kearifan lokal.Analisis makna filosofis dan nilai-nilai luhur dari warisan budaya dan kearifan lokal.2 JPkeimanan dan ketakwaan
3Menganalisis hubungan antara warisan budaya, kearifan lokal, dan identitas bangsa Indonesia.Keterkaitan antara kekayaan budaya daerah dengan pembentukan identitas nasional.2 JPkewargaan
4Merancang dan membuat karya sederhana yang terinspirasi dari warisan budaya atau kearifan lokal.Perencanaan dan pembuatan proyek karya kreatif berbasis budaya lokal.4 JPkreativitas
Halaman 8 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia adalah negara yang kaya akan warisan budaya dan kearifan lokal. Dari Sabang sampai Merauke, terbentanglah ribuan pulau dengan beragam suku, bahasa, adat istiadat, dan tradisi. Kekayaan ini adalah anugerah tak ternilai yang diwariskan oleh para leluhur kita. Mempelajari dan melestarikan warisan budaya serta kearifan lokal adalah tugas kita bersama sebagai generasi penerus bangsa, agar kekayaan ini terus hidup dan dikenal dunia.

1. Mengenal Warisan Budaya Indonesia
Warisan budaya adalah peninggalan berharga dari masa lalu yang memiliki nilai sejarah, seni, dan identitas bagi suatu bangsa. Warisan budaya terbagi menjadi dua jenis utama: warisan budaya benda dan tak benda. Warisan budaya benda adalah objek fisik yang bisa dilihat dan disentuh, seperti candi, rumah adat, patung, atau kain tradisional seperti batik dan tenun. Sementara itu, warisan budaya tak benda adalah praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, atau keterampilan, seperti tarian tradisional, musik daerah, cerita rakyat, upacara adat, dan bahasa daerah. Contohnya Tari Saman dari Aceh atau Wayang Kulit dari Jawa.

2. Memahami Kearifan Lokal
Kearifan lokal adalah nilai-nilai, pengetahuan, dan praktik-praktik baik yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat di suatu daerah. Kearifan lokal biasanya muncul dari pengalaman panjang masyarakat dalam berinteraksi dengan lingkungan alam dan sosial mereka. Tujuannya adalah untuk menjaga harmoni, keberlanjutan hidup, dan kesejahteraan bersama. Contoh kearifan lokal adalah sistem Subak di Bali yang mengatur irigasi sawah, tradisi gotong royong di berbagai daerah, atau pantangan-pantangan adat yang mengajarkan tentang menjaga lingkungan dan etika sosial. Kearifan lokal menjadi panduan hidup bagi masyarakatnya.

3. Nilai-nilai dalam Warisan Budaya dan Kearifan Lokal
Setiap warisan budaya dan kearifan lokal mengandung nilai-nilai luhur yang sangat berharga. Misalnya, dalam batik terdapat nilai ketekunan, keindahan, dan filosofi hidup. Dalam Tari Saman, terkandung nilai kekompakan, kebersamaan, dan semangat juang. Kearifan lokal seperti gotong royong mengajarkan nilai persatuan dan saling membantu. Nilai-nilai ini tidak hanya relevan di masa lalu, tetapi juga sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita saat ini. Dengan memahami nilai-nilai ini, kita belajar menjadi pribadi yang lebih baik dan peduli terhadap sesama serta lingkungan.

4. Warisan Budaya dan Identitas Bangsa
Warisan budaya dan kearifan lokal adalah cerminan dari identitas bangsa Indonesia. Keberagaman budaya yang kita miliki menunjukkan kekayaan dan keunikan Indonesia di mata dunia. Setiap daerah memiliki ciri khas budayanya sendiri, namun secara keseluruhan, semua itu membentuk mozaik indah yang disebut Indonesia. Ketika kita bangga dengan batik, tari tradisional, atau cerita rakyat daerah, kita sebenarnya sedang menunjukkan kebanggaan kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Melestarikan budaya berarti menjaga identitas kita agar tidak luntur dan tetap dikenal oleh generasi mendatang.

5. Peran Kita dalam Pelestarian
Sebagai generasi muda, kita memiliki peran penting dalam melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal. Ada banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan. Pertama, dengan mempelajari dan memahami budaya daerah kita sendiri maupun daerah lain. Kedua, dengan ikut serta dalam kegiatan seni dan budaya, seperti belajar menari, memainkan alat musik tradisional, atau membuat kerajinan. Ketiga, dengan mempromosikan budaya Indonesia kepada teman-teman atau orang lain melalui media sosial atau cerita. Keempat, dengan tidak merusak situs-situs budaya dan selalu menghargai tradisi yang ada. Semua ini adalah bentuk cinta kita pada Indonesia.

Rangkuman: Warisan budaya dan kearifan lokal adalah kekayaan tak ternilai yang membentuk identitas bangsa Indonesia. Warisan budaya meliputi benda (candi, batik) dan tak benda (tari, cerita rakyat), sementara kearifan lokal adalah nilai atau praktik baik yang diwariskan (gotong royong, Subak). Keduanya mengandung nilai-nilai luhur yang relevan hingga kini. Sebagai generasi penerus, kita wajib mempelajari, menghargai, dan aktif melestarikan kekayaan ini agar tetap lestari dan menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.

Halaman 9 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Warisan BudayaPeninggalan berharga dari masa lalu yang memiliki nilai sejarah, seni, dan identitas.
Kearifan LokalNilai-nilai, pengetahuan, dan praktik baik yang diwariskan secara turun-temurun di suatu daerah.
Identitas BangsaCiri khas atau jati diri yang membedakan suatu bangsa dari bangsa lain.
PelestarianUpaya menjaga, merawat, dan mengembangkan agar sesuatu tetap ada dan tidak punah.
Gotong RoyongTradisi bekerja sama untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan bersama.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIPeta Konsep
Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di IndonesiaMengenal Warisan Budaya IndonesiaMemahami Kearifan LokalNilai-nilai dalam Warisan Budaya dan Kearifan LokalWarisan Budaya dan Identitas BangsaPeran Kita dalam Pelestarian
Dari sub-bab Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di IndonesiaHalaman 12
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia pada IPAS MI, Fase C, elemen Menganalisis.

Modul Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia untuk IPAS kelas VI.

Apakah modul ajar IPAS materi Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia ini gratis?

Ya. Modul Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPAS ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Warisan Budaya dan Kearifan Lokal di Indonesia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPAS MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.