Modul Ajar & RPP Akidah Akhlak Kelas IX
Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga
Modul ajar (RPP) Akidah Akhlak MTs kelas IX materi Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga yang Anda cari? Materi Akidah Akhlak Kelas IX lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Akidah Akhlak |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) dan Praktik Simulasi |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar akhlak terpuji dan pentingnya menjaga hubungan baik dalam Islam.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kolaborasi, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab |
| Elemen / Domain | Akhlak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami dan menginternalisasi nilai-nilai akhlak mulia dalam berinteraksi sosial, serta mampu menerapkan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari sebagai manifestasi keimanan kepada Allah Swt. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh-contoh konkret interaksi positif dan negatif dalam kehidupan sehari-hari antara saudara, teman, dan tetangga. |
| Konseptual | Peserta didik akan memahami konsep dasar adab Islami, hak dan kewajiban, serta urgensi menjaga silaturahmi dan harmoni sosial. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah praktis dalam menerapkan adab, seperti cara berbicara, bersikap, dan menyelesaikan konflik dengan bijak. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya meninjau dan memperbaiki perilaku sosial mereka agar sesuai dengan tuntunan syariat dan menciptakan lingkungan yang rukun. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi dalil naqli tentang pentingnya adab kepada saudara, teman, dan tetangga dengan benar.
- Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup adab kepada saudara, teman, dan tetangga dengan tepat.
- Menganalisis contoh-contoh perilaku beradab dan tidak beradab kepada saudara, teman, dan tetangga dalam kehidupan sehari-hari.
- Menerapkan adab Islami kepada saudara, teman, dan tetangga melalui simulasi atau proyek sederhana.
- Membiasakan perilaku santun dan peduli terhadap saudara, teman, dan tetangga dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami dan mengamalkan adab kepada saudara, teman, dan tetangga merupakan pondasi membangun masyarakat yang harmonis, sesuai ajaran Islam, serta bekal penting untuk kehidupan sosial yang berkualitas.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian merasa tidak nyaman karena perlakuan kurang baik dari orang di sekitar, atau justru merasa bahagia karena kebaikan mereka? Mengapa adab itu sangat penting dalam interaksi sosial kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem-Based Learning (PBL) dan Praktik Simulasi |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan berkomunikasi yang efektif dan santun dalam interaksi sosial (simulasi dan presentasi). Pendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan ketiga, dalam menjaga kerukunan dan persatuan di lingkungan sosial. Sejarah Kebudayaan Islam: Mengambil ibrah dari kisah-kisah teladan Rasulullah dan para sahabat dalam berinteraksi dengan sesama. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung penerapan adab di rumah dan memberikan contoh perilaku yang baik kepada saudara, teman, dan tetangga dalam lingkungan keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok dan simulasi, dengan meja dan kursi yang mudah dipindahkan, serta papan tulis untuk mencatat ide-ide. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek atau infografis dari internet yang menggambarkan contoh adab atau kisah inspiratif terkait interaksi sosial untuk memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi dalil naqli tentang pentingnya adab kepada saudara, teman, dan tetangga dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dengan hangat, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik terkait interaksi sosial. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi dalil naqli adab kepada saudara, teman, dan tetangga, serta relevansinya dalam kehidupan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi kelompok, masing-masing diberikan potongan ayat/hadis terkait adab kepada saudara, teman, atau tetangga. Mereka diminta mengidentifikasi makna dan relevansinya dengan kehidupan sosial. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dalil dan makna, kemudian berdiskusi tentang bagaimana dalil tersebut menjadi landasan pentingnya adab dalam Islam. Guru memberikan penguatan dan meluruskan jika ada kekeliruan interpretasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik secara berkelompok merumuskan kesimpulan awal tentang urgensi adab berdasarkan dalil naqli yang telah dipelajari. Guru memberikan umpan balik konstruktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memotivasi untuk terus mencari ilmu. Guru menutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis contoh-contoh perilaku beradab dan tidak beradab kepada saudara, teman, dan tetangga dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, serta mengulas kembali materi sebelumnya tentang dalil naqli. Guru memantik diskusi dengan pertanyaan 'Apa saja bentuk adab yang konkret kepada saudara, teman, dan tetangga?' dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis contoh perilaku beradab dan tidak beradab. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan beberapa skenario kasus nyata tentang interaksi sosial di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mereka diminta menganalisis perilaku dalam skenario tersebut, apakah termasuk beradab atau tidak, serta mengapa demikian. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan skenario kasus, mengidentifikasi adab yang dilanggar atau diterapkan, dan merumuskan solusi atau saran perilaku yang lebih baik sesuai ajaran Islam. Mereka juga mengidentifikasi dampak dari perilaku tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan solusi atas skenario kasus. Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru memfasilitasi diskusi, menguatkan pemahaman, dan memberikan contoh tambahan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang adab-adab penting dan konsekuensi dari perilaku tidak beradab. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan pemikiran kritis peserta didik. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (Simulasi) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menerapkan adab Islami kepada saudara, teman, dan tetangga melalui simulasi atau proyek sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mempraktikkan adab Islami melalui simulasi interaksi sosial. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok merancang sebuah skenario simulasi singkat (role play) yang menggambarkan penerapan adab kepada saudara, teman, atau tetangga dalam situasi tertentu (misal: menjenguk sakit, menolong kesusahan, menyelesaikan salah paham). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menampilkan simulasi di depan kelas. Kelompok lain bertindak sebagai pengamat dan memberikan masukan berdasarkan rubrik penilaian adab yang telah disiapkan. Guru memandu proses ini. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setelah simulasi, peserta didik secara individu menulis refleksi tentang pelajaran yang didapat dari simulasi, tantangan dalam menerapkan adab, dan komitmen untuk membiasakannya dalam kehidupan nyata. Guru memberikan umpan balik umum dan personal. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian materi adab. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan keberanian peserta didik dalam simulasi. Guru memotivasi untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia di mana pun berada. Guru menutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis kasus-kasus interaksi sosial dan merumuskan solusi beradab sesuai ajaran Islam.
Alat & bahan: Kertas folio/HVS, pulpen/spidol, gunting, lem, gambar/skenario kasus.
Langkah kerja:
- Bentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
- Baca dan pahami skenario kasus yang diberikan guru tentang permasalahan adab.
- Diskusikan dalam kelompok: Identifikasi perilaku yang tidak beradab, dampak negatifnya, dan adab Islami yang seharusnya diterapkan.
- Tuliskan solusi atau tindakan yang tepat sesuai tuntunan Islam untuk menyelesaikan kasus tersebut.
- Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian pahami tentang adab?
- Mengapa penting beradab kepada sesama?
- Sebutkan satu contoh adab baik kepada teman!
- Bagaimana sikap kalian jika ada tetangga yang membutuhkan bantuan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, analisis kasus, dan simulasi, serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil simulasi/proyek dan jawaban esai pada soal akhir materi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dalil naqli tentang pentingnya adab kepada saudara, teman, dan tetangga. | Dalil naqli adab | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menganalisis contoh-contoh perilaku beradab dan tidak beradab dalam kehidupan sehari-hari. | Contoh adab dan tidak beradab | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menerapkan adab Islami kepada saudara, teman, dan tetangga melalui simulasi. | Praktik simulasi adab | 2 JP | kolaborasi, komunikasi |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari dalil-dalil Al-Qur'an dan Hadis tentang adab kepada sesama sebagai wujud ketaatan dan kecintaan kepada Allah Swt. dan Rasulullah Saw. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari tahu dan menganalisis berbagai contoh adab Islami dalam interaksi sosial untuk memperkaya pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya nilai-nilai tersebut. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membangun lingkungan belajar yang kondusif untuk diskusi dan simulasi, serta mendorong peserta didik untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan rumah. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berinteraksi secara aktif dalam diskusi kelompok dan simulasi untuk melatih empati, kolaborasi, dan komunikasi yang santun dalam berhadapan dengan saudara, teman, dan tetangga. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat untuk turut serta menciptakan kerukunan, persatuan, dan keharmonisan sebagai bagian dari warga negara yang baik. |
Adab adalah cerminan kemuliaan seseorang. Dalam Islam, menjaga adab kepada sesama, terutama saudara, teman, dan tetangga, adalah bagian tak terpisahkan dari iman dan amal saleh. Modul ini akan membimbing kita memahami pentingnya adab tersebut, dalil-dalilnya, serta cara mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan harmoni sosial yang diridai Allah Swt.
1. Urgensi Adab dalam Islam
Islam sangat menekankan pentingnya adab atau etika dalam setiap aspek kehidupan, termasuk interaksi sosial. Adab bukan hanya sekadar sopan santun, melainkan juga manifestasi keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Rasulullah Saw. bersabda, "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." Hadis ini menegaskan bahwa misi utama kenabian adalah menyempurnakan akhlak, yang di dalamnya termasuk adab kepada sesama. Dengan adab yang baik, kita dapat membangun hubungan yang harmonis, saling menghargai, dan menciptakan kedamaian di tengah masyarakat.
2. Adab Kepada Saudara
Saudara, baik kandung maupun seiman, memiliki hak dan kewajiban yang harus kita tunaikan. Adab kepada saudara meliputi saling menyayangi, menghormati yang lebih tua, mengasihi yang lebih muda, tidak saling menyakiti, membantu dalam kebaikan, serta menjaga rahasia. Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Hujurat [49]: 10, "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." Ayat ini menekankan ikatan persaudaraan yang kuat di antara umat Islam, sehingga setiap muslim wajib menjaga adab dan hak-hak saudaranya. Konflik antarsaudara harus diselesaikan dengan musyawarah dan kasih sayang.
3. Adab Kepada Teman
Teman adalah orang yang dekat dengan kita dalam pergaulan sehari-hari. Adab kepada teman mencakup setia kawan, tidak berkhianat, saling menasihati dalam kebaikan, menutupi aib teman, membantu saat kesulitan, serta tidak iri dengki. Rasulullah Saw. bersabda, "Seseorang itu tergantung agama temannya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian melihat siapa yang dijadikan teman." Hadis ini menunjukkan pentingnya memilih teman yang baik dan menjaga adab agar pertemanan membawa manfaat dunia dan akhirat. Jauhi ghibah (menggunjing) dan namimah (mengadu domba) di antara teman.
4. Adab Kepada Tetangga
Tetangga adalah orang yang tinggal berdekatan dengan kita dan memiliki hak besar dalam Islam. Adab kepada tetangga meliputi tidak mengganggu, saling membantu, menjenguk saat sakit, ikut berduka cita saat musibah, berbagi makanan, serta menjaga keamanan lingkungan. Rasulullah Saw. bersabda, "Jibril senantiasa menasihatiku tentang tetangga, sehingga aku mengira tetangga itu akan mewarisi." Hadis ini menunjukkan betapa besar hak tetangga dalam Islam. Menjaga hubungan baik dengan tetangga adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
5. Dampak Positif Menerapkan Adab
Menerapkan adab yang baik kepada saudara, teman, dan tetangga akan membawa banyak dampak positif. Hubungan menjadi harmonis, terjalin rasa saling percaya dan kasih sayang, tercipta lingkungan yang rukun dan damai, serta mendapatkan pahala dari Allah Swt. Perilaku beradab juga mencerminkan pribadi yang matang, bertanggung jawab, dan beriman. Sebaliknya, perilaku tidak beradab akan merusak hubungan, menimbulkan permusuhan, dan menjauhkan diri dari keberkahan. Oleh karena itu, mari kita senantiasa berusaha menjadi pribadi yang beradab.
Rangkuman: Adab kepada saudara, teman, dan tetangga adalah fondasi penting dalam Islam untuk membangun masyarakat yang harmonis. Ia mencakup kasih sayang, saling membantu, menghormati, tidak mengganggu, dan menjaga rahasia. Dalil-dalil Al-Qur'an dan Hadis menekankan urgensi adab ini sebagai cerminan iman. Menerapkannya akan membawa dampak positif berupa kerukunan, kedamaian, dan pahala dari Allah Swt.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Adab | Etika, sopan santun, atau tata krama yang sesuai ajaran Islam. |
| Silaturahmi | Menjalin dan mempererat tali persaudaraan atau kekerabatan. |
| Ghibah | Menceritakan keburukan orang lain di belakangnya. |
| Namimah | Mengadu domba antara satu pihak dengan pihak lain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga" mata pelajaran Akidah Akhlak Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi Akidah Akhlak Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Iman kepada Hari AkhirModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAlam Ghaib yang Berhubungan dengan Hari AkhirBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIman kepada Qada dan QadarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAkhlak Pergaulan RemajaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Adab terhadap LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeteladanan Sahabat NabiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTakdir, Ikhtiar, dan TawakalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAdab Bergaul dengan Saudara dan TetanggaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Akidah Akhlak di kelas lain
Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif)Akidah Akhlak Kelas IX MTsIman kepada Allah dan Sifat-sifat-NyaAkidah Akhlak Kelas VII MTsIman kepada Kitab AllahAkidah Akhlak Kelas VIII MTsIman kepada Kitab-kitab AllahAkidah Akhlak Kelas VIII MTsLihat semua Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas IX →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Akidah Akhlak Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga ini gratis?
Ya. Modul Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Akidah Akhlak kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Akidah Akhlak kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab, pada Fase D untuk kelas IX MTs.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga untuk Akidah Akhlak kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Adab Kepada Saudara, Teman, dan Tetangga dapat Anda sesuaikan dengan murid Akidah Akhlak kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.