Modul Ajar & RPP Akidah Akhlak Kelas IX
Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif)
Modul ajar (RPP) Akidah Akhlak MTs kelas IX materi Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) yang Anda cari? Materi Akidah Akhlak Kelas IX lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Akidah Akhlak |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami konsep dasar akhlak terpuji dan pentingnya dalam kehidupan Muslim.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab |
| Elemen / Domain | Akhlak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis dan membiasakan diri dengan akhlak terpuji seperti berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan pribadi yang berkarakter mulia dan bermanfaat bagi sesama. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh nyata orang-orang berilmu, pekerja keras, kreatif, dan inovatif dalam sejarah Islam dan kehidupan kontemporer. |
| Konseptual | Peserta didik memahami definisi, dalil, dan prinsip-prinsip berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif sebagai akhlak terpuji yang saling terkait. |
| Prosedural | Peserta didik dapat merancang langkah-langkah konkret untuk menerapkan akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dalam konteks belajar dan berkarya. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya refleksi diri terhadap proses belajar dan berkarya untuk terus mengembangkan akhlak terpuji secara berkelanjutan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan dalil naqli tentang akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dengan benar.
- Peserta didik dapat menganalisis nilai-nilai positif dari akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dalam kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik dapat merancang ide karya inovatif yang mencerminkan akhlak berilmu, kerja keras, dan kreatif.
- Peserta didik dapat menyajikan karya inovatif sederhana yang dilandasi akhlak berilmu, kerja keras, dan kreatif dengan percaya diri.
- Peserta didik dapat membiasakan diri menerapkan akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dalam aktivitas belajar dan berkarya.
Pemahaman bermakna: Akhlak terpuji seperti berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif adalah kunci kesuksesan dunia dan akhirat, yang mendorong umat Islam untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi semesta.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dapat menjadikan kita pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan penulisan laporan proyek dengan bahasa yang baik dan benar. IPA/IPS: Menerapkan konsep ilmiah atau isu sosial dalam pengembangan ide proyek inovatif. Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam desain visual dan estetika produk karya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung anak dalam mengembangkan minat belajar dan berkarya di rumah, serta memberikan contoh teladan kerja keras dan kreativitas. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan mini dan sudut inspirasi karya inovatif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring untuk mencari referensi, membuat presentasi digital, dan berbagi ide proyek antar kelompok secara kolaboratif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan dalil naqli tentang akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, lalu menampilkan video singkat tentang ilmuwan Muslim atau penemu modern yang menginspirasi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan pentingnya akhlak terpuji ini dalam kehidupan, serta mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi kelompok untuk mencari pengertian, dalil naqli (misalnya QS. Al-Mujadalah: 11, QS. Ar-Ra'd: 11, hadis tentang 'amal), dan contoh nyata dari akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dari berbagai sumber (buku paket, internet). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep atau infografis sederhana yang menjelaskan hubungan antar keempat akhlak terpuji tersebut, kemudian saling bertukar hasil untuk mendapatkan masukan dari kelompok lain. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat, serta menekankan nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting pelajaran hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang analisis nilai positif akhlak terpuji. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat menganalisis nilai-nilai positif dari akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, mengecek kehadiran, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menyajikan kasus-kasus nyata atau dilema yang membutuhkan solusi kreatif dan kerja keras, misalnya masalah sampah di lingkungan sekolah atau cara belajar efektif. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok menganalisis kasus yang diberikan, mengidentifikasi akar masalah, dan merumuskan potensi solusi dengan mengaitkan pada nilai-nilai akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif. Mereka mencari referensi tambahan jika diperlukan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengembangkan satu ide solusi yang paling relevan dan inovatif, lalu membuat rencana aksi sederhana yang mencakup langkah-langkah konkret, alat/bahan yang dibutuhkan, dan peran masing-masing anggota kelompok. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan rencana aksinya di depan kelas, menjelaskan bagaimana solusi tersebut mencerminkan akhlak terpuji. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif, serta memberikan apresiasi atas ide-ide yang muncul. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru menyimpulkan bahwa akhlak terpuji adalah modal utama dalam menghadapi tantangan, memberikan motivasi untuk terus berkarya, dan memberikan tugas untuk mulai mempersiapkan ide proyek sederhana yang akan dikembangkan di pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat merancang ide karya inovatif yang mencerminkan akhlak berilmu, kerja keras, dan kreatif; dan menyajikan karya inovatif sederhana yang dilandasi akhlak berilmu, kerja keras, dan kreatif dengan percaya diri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali pentingnya akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dalam mewujudkan sebuah karya. Guru menjelaskan tujuan akhir proyek dan rubrik penilaian. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik berkelompok melanjutkan pengembangan ide proyek inovatif sederhana (misalnya mading digital, poster kampanye kebersihan, alat peraga sederhana dari barang bekas) yang telah dirancang sebelumnya, fokus pada aspek kreativitas, fungsi, dan nilai kebermanfaatannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok bekerja keras mewujudkan proyek mereka. Guru berkeliling memberikan bimbingan, memastikan setiap anggota berkontribusi, dan mendorong peserta didik untuk berani mencoba dan berinovasi dalam keterbatasan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok memamerkan dan mempresentasikan hasil karya inovatif mereka kepada kelompok lain dan guru. Mereka menjelaskan proses pengerjaan, tantangan yang dihadapi, dan bagaimana proyek tersebut mencerminkan akhlak berilmu, kerja keras, dan kreatif. Guru memberikan apresiasi, umpan balik positif, dan penilaian. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik bersama-sama merayakan keberhasilan proyek, melakukan refleksi menyeluruh tentang pengalaman belajar dan penerapan akhlak terpuji, memberikan apresiasi setinggi-tingginya, dan menutup dengan doa serta pesan untuk terus mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis penerapan akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dalam kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, gambar/artikel terkait akhlak terpuji (opsional), gadget dengan akses internet.
Langkah kerja:
- Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Cari informasi tentang tokoh-tokoh (baik dari sejarah Islam maupun modern) yang terkenal karena akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif.
- Diskusikan contoh nyata dari keempat akhlak tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kalian.
- Catat hasil diskusi dalam tabel yang disediakan.
- Buatlah mind map atau poster sederhana yang menggambarkan hubungan antar keempat akhlak tersebut dan contohnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang akhlak terpuji?
- Menurutmu, mengapa penting bagi seorang Muslim untuk berilmu?
- Apakah kamu pernah berusaha keras untuk mencapai sesuatu? Ceritakan!
- Apa bedanya kreatif dan inovatif?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan kerja proyek, serta penilaian lembar kerja peserta didik.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek inovatif sederhana dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian dan dalil naqli tentang akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif. | Pengertian dan Dalil Akhlak Terpuji | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menganalisis nilai-nilai positif akhlak berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif dalam kehidupan sehari-hari. | Analisis Nilai Positif Akhlak Terpuji | 2 JP | penalaran kritis, kemandirian |
| 3 | Merancang dan menyajikan karya inovatif sederhana yang dilandasi akhlak berilmu, kerja keras, dan kreatif. | Proyek Karya Inovatif | 2 JP | kreativitas, kolaborasi, kemandirian |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan keimanan dengan memahami perintah Allah SWT untuk berilmu dan bekerja keras serta bersyukur atas anugerah kreativitas dan inovasi. |
| 2. Cinta Ilmu | Menumbuhkan semangat 'thalabul 'ilmi' dengan aktif mencari pengetahuan baru dan mengembangkan potensi diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendorong siswa untuk menciptakan solusi inovatif bagi masalah lingkungan sekitar, seperti mengelola sampah atau menghemat sumber daya alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menginspirasi siswa untuk bekerja keras dalam mencapai cita-cita dan menggunakan kreativitas untuk membantu sesama, membangun kebaikan bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menanamkan rasa cinta tanah air dengan berkarya dan berinovasi demi kemajuan bangsa, serta menjadi generasi yang berprestasi dan membanggakan Indonesia. |
Akhlak terpuji adalah pondasi bagi setiap Muslim untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Dalam Islam, berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif bukan sekadar sifat biasa, melainkan perintah agama yang akan mengangkat derajat dan memberikan manfaat luas. Materi ini akan membimbing kita memahami dan mengamalkan akhlak mulia ini dalam setiap aspek kehidupan.
1. Berilmu (Thalabul 'Ilmi)
Berilmu atau 'thalabul 'ilmi' (طلب العلم) adalah kewajiban bagi setiap Muslim laki-laki maupun perempuan, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ. Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan kebenaran dan kebaikan. Dengan ilmu, manusia dapat mengenal Allah SWT lebih dekat, memahami syariat-Nya, dan berkontribusi positif bagi peradaban. Ilmu tidak hanya terbatas pada ilmu agama, tetapi juga ilmu umum yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat. Orang yang berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Mujadalah: 11. Oleh karena itu, mencari ilmu harus menjadi prioritas utama dalam hidup kita.
2. Kerja Keras (Al-Jidd wal Ijtihad)
Kerja keras atau 'al-jidd wal ijtihad' (الجد و الاجتهاد) adalah semangat pantang menyerah dalam mengupayakan sesuatu untuk mencapai tujuan yang mulia. Islam mengajarkan bahwa kesuksesan tidak datang begitu saja, melainkan melalui usaha sungguh-sungguh dan doa. Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Ra'd: 11 bahwa Dia tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah diri mereka sendiri. Kerja keras adalah manifestasi dari tawakal setelah ikhtiar maksimal. Ini meliputi ketekunan, kesabaran, dan kegigihan dalam menghadapi rintangan. Dengan kerja keras, potensi diri akan terasah dan hasil yang optimal dapat dicapai.
3. Kreatif (Al-Ibda')
Kreatif atau 'al-ibda'' (الإبداع) adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru atau mengembangkan ide-ide yang sudah ada dengan cara yang unik dan berbeda. Kreativitas merupakan anugerah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dikembangkan. Dalam Islam, kreativitas bukan hanya tentang seni, tetapi juga tentang menemukan solusi inovatif untuk masalah-masalah umat, baik dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, maupun sosial. Rasulullah ﷺ sendiri sering menggunakan strategi kreatif dalam berdakwah dan mengatur umat. Dengan kreatif, seorang Muslim dapat memberikan nilai tambah dan terhindar dari stagnasi.
4. Inovatif (Al-Ibtikar)
Inovatif atau 'al-ibtikar' (الابتكار) adalah kemampuan untuk menerapkan ide-ide kreatif menjadi sesuatu yang nyata, bermanfaat, dan memiliki nilai kebaruan. Inovasi adalah langkah lanjutan dari kreativitas. Seorang Muslim yang inovatif tidak hanya berpikir 'apa yang baru?', tetapi juga 'bagaimana yang baru ini bisa diterapkan dan memberi manfaat?'. Contohnya adalah penemuan-penemuan oleh ilmuwan Muslim di masa keemasan Islam yang menjadi dasar bagi banyak teknologi modern. Inovasi mendorong kemajuan dan perbaikan terus-menerus, sesuai dengan semangat Islam yang selalu mencari kebaikan dan kemaslahatan bagi seluruh alam.
Rangkuman: Akhlak terpuji berilmu, kerja keras, kreatif, dan inovatif adalah pilar penting dalam membentuk pribadi Muslim yang unggul dan bermanfaat. Berilmu membuka wawasan, kerja keras mewujudkan cita-cita, kreativitas melahirkan ide-ide segar, dan inovasi mengubah ide menjadi kenyataan yang bermanfaat. Mengamalkan keempat akhlak ini akan membawa keberkahan dan kemajuan bagi individu serta masyarakat, selaras dengan ajaran Islam untuk menjadi khalifah di muka bumi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Thalabul 'Ilmi | Mencari ilmu, menuntut ilmu. |
| Al-Jidd wal Ijtihad | Kesungguhan dan kerja keras. |
| Al-Ibda' | Kreatif, kemampuan menciptakan sesuatu yang baru. |
| Al-Ibtikar | Inovatif, kemampuan menerapkan ide baru yang bermanfaat. |
| Khalifah | Pemimpin atau pengelola di bumi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif)" mata pelajaran Akidah Akhlak Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi Akidah Akhlak Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap
Iman kepada Hari AkhirModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAlam Ghaib yang Berhubungan dengan Hari AkhirBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIman kepada Qada dan QadarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAkhlak Pergaulan RemajaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap0 dari 4 siap
Adab terhadap LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeteladanan Sahabat NabiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTakdir, Ikhtiar, dan TawakalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAdab Bergaul dengan Saudara dan TetanggaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Akidah Akhlak di kelas lain
Akidah IslamAkidah Akhlak Kelas VII MTsIman kepada Allah dan Sifat-sifat-NyaAkidah Akhlak Kelas VII MTsIman kepada Kitab AllahAkidah Akhlak Kelas VIII MTsIman kepada Kitab-kitab AllahAkidah Akhlak Kelas VIII MTsLihat semua Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas IX →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Akidah Akhlak Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) ini gratis?
Ya. Modul Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Akidah Akhlak kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Akidah Akhlak kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab, pada Fase D untuk kelas IX MTs.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) untuk Akidah Akhlak kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Akhlak Terpuji (berilmu, kerja keras, kreatif, inovatif) dapat Anda sesuaikan dengan murid Akidah Akhlak kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.