Modul Ajar & RPP Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VI
Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal huruf hijaiyah dan mampu membaca Al-Qur'an dengan hukum tajwid dasar seperti Izhar, Iqlab, dan Ikhfa Hakiki. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Menerapkan nilai-nilai agama dan kepercayaan
Peserta didik mengamalkan kaidah Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dalam membaca Al-Qur'an sebagai bentuk ketaatan beragama. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis dan membedakan hukum bacaan Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dalam ayat-ayat Al-Qur'an. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dengan orang lain
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan mempraktikkan hukum Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an dan Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu membaca dan menulis huruf hijaiyah, memahami dan mengamalkan hukum tajwid dasar, serta menghafal surah-surah pendek dengan baik dan benar sesuai kaidah. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ikhfa Syafawi terjadi ketika mim sukun (مْ) bertemu huruf ba (ب), sedangkan Idgham Mimi terjadi ketika mim sukun (مْ) bertemu huruf mim (م). |
| Konseptual | Konsep dasar hukum tajwid ini adalah menjaga keaslian bacaan Al-Qur'an sesuai riwayat dan tuntunan Rasulullah ﷺ. |
| Prosedural | Pembelajaran ini melibatkan langkah-langkah mengidentifikasi, membedakan, dan mempraktikkan hukum Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dalam bacaan Al-Qur'an. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami dan menerapkan hukum tajwid untuk kesempurnaan ibadah dan penghayatan makna Al-Qur'an. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan contoh bacaan, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan hukum Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan LKPD, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan ciri-ciri Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi sesuai kaidah tajwid.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menemukan contoh-contoh Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dalam ayat-ayat Al-Qur'an secara mandiri.
- Melalui praktik membaca Al-Qur'an, peserta didik dapat melafalkan hukum Ikhfa Syafawi dengan benar dan fasih.
- Melalui praktik membaca Al-Qur'an, peserta didik dapat melafalkan hukum Idgham Mimi dengan benar dan fasih.
- Dengan mengerjakan proyek mini, peserta didik dapat menyajikan rekaman bacaan Al-Qur'an yang mengandung Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dengan baik.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai hukum Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi sangat penting agar bacaan Al-Qur'an menjadi benar, indah, dan sesuai dengan kaidah tajwid yang diajarkan Rasulullah ﷺ.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membaca Al-Qur'an agar terdengar indah dan benar seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad ﷺ?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik melatih kemampuan menyimak dan berbicara saat mempresentasikan hasil diskusi dan memberikan umpan balik. Seni Budaya: Peserta didik mengaplikasikan keindahan seni membaca Al-Qur'an (tilawah) dengan memperhatikan irama dan kejelasan pelafalan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat diajak untuk mendengarkan dan memberikan umpan balik terhadap rekaman bacaan Al-Qur'an peserta didik di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang tenang dan nyaman, serta area praktik membaca yang kondusif untuk rekaman suara, mendukung konsentrasi peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi perekam suara pada gawai atau komputer untuk mendokumentasikan hasil bacaan Al-Qur'an dan media presentasi digital untuk menampilkan contoh ayat. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan contoh bacaan, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan hukum Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Hijaiyah: Guru menyebutkan huruf hijaiyah, peserta didik menepuk tangan sesuai jumlah titik pada huruf tersebut (misal ba' 1 tepukan, ta' 2 tepukan).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan LKPD, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan ciri-ciri Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi sesuai kaidah tajwid. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Sambung Ayat: Guru memulai membaca satu potongan ayat Al-Qur'an, lalu menunjuk peserta didik untuk melanjutkan ayat tersebut secara bergiliran.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi, membedakan, dan mencatat contoh Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dalam ayat Al-Qur'an.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Al-Qur'an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Membacanya dengan benar adalah perintah agama.
Alat & bahan: Al-Qur'an/Mushaf, alat tulis, lembar kerja.
Langkah kerja:
- Amati kartu huruf hijaiyah yang berisi mim sukun (مْ) dan huruf ba (ب) atau mim (م).
- Buka Al-Qur'anmu pada Juz 30 dan carilah 5 ayat yang mengandung mim sukun (مْ) bertemu huruf ba (ب) atau mim (م).
- Tuliskan ayat yang kamu temukan pada kolom 'Ayat' di tabel di bawah ini.
- Identifikasi hukum tajwid yang terjadi pada mim sukun tersebut (Ikhfa Syafawi atau Idgham Mimi) dan tuliskan pada kolom 'Hukum Tajwid'.
- Tuliskan alasan mengapa kamu menggolongkannya ke dalam hukum tersebut (misalnya, 'karena mim sukun bertemu ba') pada kolom 'Alasan'.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kamu tahu apa itu mim sukun?
- Pernahkah kamu mendengar tentang Ikhfa Syafawi atau Idgham Mimi?
- Bisakah kamu membaca ayat Al-Qur'an yang mengandung mim sukun?
- Menurutmu, mengapa penting untuk membaca Al-Qur'an dengan kaidah tajwid yang benar?
Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan identifikasi di LKPD, dan kelancaran praktik membaca.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui penilaian proyek rekaman bacaan Al-Qur'an dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi perbedaan Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi | Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian dan ciri-ciri Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi | Pengertian dan ciri-ciri tajwid | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Melafalkan Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dengan benar dan fasih | Praktik bacaan tajwid | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Al-Qur'an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Membacanya dengan benar adalah perintah agama. Salah satu cara membaca Al-Qur'an dengan benar adalah dengan memahami dan menerapkan ilmu tajwid. Materi ini akan mengajak kamu menyelami dua hukum tajwid penting: Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi, agar bacaanmu semakin indah dan sempurna.
1. Pengertian Ilmu Tajwid
Ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan benar sesuai makhraj dan sifatnya, serta hukum-hukum bacaan yang berlaku. Tujuan utama ilmu tajwid adalah menjaga kemurnian bacaan Al-Qur'an dari kesalahan dan perubahan makna. Mempelajari tajwid termasuk fardhu kifayah, sedangkan membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar adalah fardhu 'ain bagi setiap Muslim yang membacanya.
2. Mengenal Mim Sukun (مْ)
Mim sukun (مْ) adalah huruf mim yang tidak memiliki harakat (fathah, kasrah, dhammah). Mim sukun dapat ditemukan di tengah atau akhir kata. Ketika mim sukun bertemu dengan huruf hijaiyah tertentu, akan timbul hukum bacaan yang berbeda. Dalam materi ini, kita akan fokus pada dua hukum yang berkaitan dengan mim sukun: Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi. Memahami posisi mim sukun sangat krusial untuk mengidentifikasi hukumnya.
3. Hukum Ikhfa Syafawi
Ikhfa Syafawi (إخفاء شفوي) secara bahasa berarti menyamarkan di bibir. Hukum ini terjadi ketika mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf ba (ب). Cara membacanya adalah dengan menyamarkan bunyi mim sukun ke huruf ba dengan sedikit menahan suara (ghunnah) sekitar dua harakat, dan bibir sedikit merapat tanpa ditekan kuat. Contoh: ﴿وَمَا هُم بِخَارِجِينَ﴾ (wa mā hum bikhārijīn) atau ﴿تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ﴾ (tarmīhim biḥijāratin). Penting untuk membedakannya dengan iqlab.
4. Ciri-ciri dan Contoh Ikhfa Syafawi
Ciri utama Ikhfa Syafawi adalah adanya mim sukun (مْ) yang diikuti langsung oleh huruf ba (ب). Bunyi mim sukun disamarkan dan disertai ghunnah (dengung) yang keluar dari pangkal hidung. Bibir tidak tertutup rapat, ada sedikit celah. Contoh lain: ﴿فَاحْكُم بَيْنَهُمْ﴾ (faḥkum bainahum), ﴿لَهُم بِمَا﴾ (lahum bimā), ﴿أَنتُمْ بِهِ﴾ (antum bihi). Praktikkanlah dengan bimbingan guru agar pelafalanmu semakin tepat dan fasih.
5. Hukum Idgham Mimi
Idgham Mimi (إدغام ميمي) secara bahasa berarti memasukkan dua mim. Hukum ini terjadi ketika mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf mim (م) yang berharakat. Cara membacanya adalah dengan memasukkan bunyi mim sukun ke mim yang berharakat, sehingga menjadi satu huruf mim yang bertasydid dan disertai ghunnah (dengung) sekitar dua harakat. Bibir tertutup rapat seperti membaca mim biasa. Contoh: ﴿لَكُمْ مَّا﴾ (lakum mā) atau ﴿فِيهِمْ مِّنْ﴾ (fīhim min).
6. Ciri-ciri dan Contoh Idgham Mimi
Ciri utama Idgham Mimi adalah mim sukun (مْ) yang bertemu dengan huruf mim (م). Hasilnya adalah mim bertasydid yang dibaca dengung. Contoh lain: ﴿كَمْ مِنْ فِئَةٍ﴾ (kam min fi'atin), ﴿أَمْ مَنْ﴾ (am man), ﴿وَلَهُمْ مَا﴾ (walahum mā). Perhatikan perbedaan pelafalan antara Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi, terutama pada posisi bibir dan kekuatan ghunnahnya. Latihlah berulang kali untuk menguasainya.
7. Perbedaan Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi
Perbedaan mendasar antara Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi terletak pada huruf setelah mim sukun dan cara pelafalannya. Ikhfa Syafawi terjadi saat mim sukun bertemu ba (ب), dengan bibir sedikit merenggang dan ghunnah samar. Idgham Mimi terjadi saat mim sukun bertemu mim (م), dengan bibir tertutup rapat dan ghunnah yang lebih jelas karena mim menjadi bertasydid. Memahami perbedaan ini akan membantu kamu membaca Al-Qur'an dengan lebih akurat.
Rangkuman: Ikhfa Syafawi terjadi ketika mim sukun (مْ) bertemu huruf ba (ب), dibaca samar dengan ghunnah dan bibir sedikit merenggang. Idgham Mimi terjadi ketika mim sukun (مْ) bertemu huruf mim (م), dibaca melebur menjadi mim bertasydid dengan ghunnah dan bibir tertutup rapat. Menguasai kedua hukum ini penting untuk kesempurnaan bacaan Al-Qur'an.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca Al-Qur'an dengan benar. |
| Ikhfa Syafawi | Hukum tajwid mim sukun bertemu huruf ba. |
| Idgham Mimi | Hukum tajwid mim sukun bertemu huruf mim. |
| Ghunnah | Suara dengung yang keluar dari pangkal hidung. |
| Mim Sukun | Huruf mim yang tidak berharakat. |
| Harakat | Tanda baca pada huruf hijaiyah (fathah, kasrah, dhammah). |
| Makhraj | Tempat keluarnya huruf hijaiyah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi" mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Gharib dan Musykilat (Pengenalan)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopTanda Waqaf dalam MushafBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTartil Juz 30 LengkapBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Menulis Ayat Pilihan dengan KhatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMunaqasyah Bacaan (Setoran)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKhataman dan Evaluasi BTQBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) lain yang sudah tersedia
Idgham Mutamaqqsilain, Idgham Mutaqaribain Daqn Idgham MutajanisainBaca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VI SDMacam-macam MadBaca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VI SDRa Mufakhamah dan Ra MuraqqaqahBaca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VI SDSujud TilawahBaca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi pada Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SD, Fase C, elemen Al-Qur'an dan Hadis.
Modul Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VI.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) materi Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi ini gratis?
Ya. Modul Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi dapat Anda sesuaikan dengan murid Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Ikhfa Syafawi dan Idgham Mimi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.