Modul Ajar & RPP BAHASA JAWA Kelas IV
Cerita Sayang Yudhistira
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | BAHASA JAWA |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Cerita Sayang Yudhistira |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki kemampuan membaca teks pendek berbahasa Jawa dan memahami kosakata dasar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Membaca dan Memirsa |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menanggapi teks narasi sederhana berbahasa Jawa, serta mengidentifikasi nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Cerita Sayang Yudhistira adalah salah satu cerita wayang yang mengajarkan tentang kasih sayang dan pengorbanan. |
| Konseptual | Konsep inti dari cerita ini adalah nilai-nilai luhur seperti kasih sayang, persaudaraan, pengorbanan, dan tanggung jawab yang tercermin dari tokoh Yudhistira. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis karakter tokoh, mengidentifikasi alur cerita, dan menemukan pesan moral dari cerita wayang. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami nilai-nilai budaya dan moral melalui cerita, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kegiatan menyimak cerita, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh utama dalam cerita Sayang Yudhistira dengan tepat.
- Dengan membaca teks cerita, peserta didik dapat menjelaskan alur cerita Sayang Yudhistira secara runtut.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis sifat dan karakter Yudhistira dalam cerita dengan benar.
- Melalui penugasan menulis, peserta didik dapat merumuskan pesan moral yang terkandung dalam cerita Sayang Yudhistira secara mandiri.
- Setelah menyaksikan drama pendek, peserta didik dapat memerankan salah satu adegan cerita Sayang Yudhistira dengan ekspresif.
Pemahaman bermakna: Memahami cerita wayang Sayang Yudhistira membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai luhur seperti kasih sayang dan pengorbanan, yang relevan dalam membangun karakter pribadi dan interaksi sosial.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa Yudhistira, seorang raja yang bijaksana, rela berkorban demi kebahagiaan adiknya?"
| Praktik Pedagogis | Pembelajaran Kooperatif + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Kaitan dengan nilai-nilai luhur Pancasila seperti kemanusiaan dan persatuan yang tercermin dalam sifat Yudhistira. Seni Budaya: Pengenalan tokoh dan karakteristik wayang kulit sebagai warisan budaya Jawa. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendampingi peserta didik mencari cerita wayang lain di rumah dan mendiskusikan nilai-nilai moralnya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dengan penataan meja dan kursi yang fleksibel serta tersedianya pojok baca cerita wayang. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi cerita wayang berbahasa Jawa dari YouTube atau platform edukasi lainnya sebagai media pembelajaran yang menarik. |
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kegiatan menyimak cerita, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh utama dalam cerita Sayang Yudhistira dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis sifat dan karakter Yudhistira dalam cerita dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, menganalisis sifat, dan merumuskan pesan moral cerita Sayang Yudhistira.
Alat & bahan: Teks cerita Sayang Yudhistira, alat tulis, lembar kerja, gambar tokoh wayang Yudhistira.
Langkah kerja:
- Amati tokoh wayang Yudhistira yang ditampilkan guru, lalu tuliskan kesan pertamamu.
- Baca dan simak cerita Sayang Yudhistira dengan saksama.
- Identifikasi tokoh-tokoh yang muncul dalam cerita dan tuliskan peran mereka di tabel.
Gambar 1. Tabel - Diskusikan dalam kelompokmu tentang sifat-sifat Yudhistira dan berikan bukti dari cerita.
- Rumuskan satu pesan moral yang dapat kamu ambil dari cerita Sayang Yudhistira.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa nama tokoh pewayangan yang kamu kenal?
- Pernahkah kamu mendengar cerita tentang Yudhistira?
- Apa yang kamu ketahui tentang sifat-sifat pemimpin yang baik?
- Mengapa penting untuk menyayangi saudara?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis karakter dan rumusan pesan moral dalam LKPD serta presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tokoh-tokoh utama dalam cerita Sayang Yudhistira dengan tepat. | Pengenalan tokoh dan alur cerita. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 2 | Menjelaskan alur cerita Sayang Yudhistira secara runtut. | Struktur narasi cerita wayang. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis sifat dan karakter Yudhistira dalam cerita dengan benar. | Analisis karakter tokoh wayang. | 2 JP | penalaran kritis, kewargaan |
| 4 | Merumuskan pesan moral yang terkandung dalam cerita Sayang Yudhistira secara mandiri. | Nilai-nilai luhur dalam cerita wayang. | 2 JP | kewargaan, kemandirian |
Cerita wayang adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia yang sarat makna. Kisah-kisah di dalamnya tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pelajaran berharga tentang kehidupan, moral, dan budi pekerti. Salah satunya adalah cerita Sayang Yudhistira yang mengisahkan tentang kasih sayang seorang kakak kepada adiknya.
1. Mengenal Tokoh Yudhistira
Yudhistira adalah putra sulung Pandu dan Kunti, serta pemimpin para Pandawa. Ia dikenal dengan nama Prabu Puntadewa. Yudhistira memiliki sifat yang sangat bijaksana, sabar, jujur, adil, dan sangat menyayangi saudara-saudaranya. Ia selalu mengutamakan kebenaran dan kedamaian. Sifat-sifat inilah yang menjadikan Yudhistira sebagai teladan bagi banyak orang, mengajarkan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan moral dan etika yang tinggi.
2. Sekilas Alur Cerita Sayang Yudhistira
Cerita Sayang Yudhistira dimulai ketika para Pandawa harus menjalani masa pembuangan di hutan. Dalam masa sulit itu, Yudhistira sebagai kakak tertua selalu berusaha melindungi dan menjaga adik-adiknya. Ada banyak rintangan dan cobaan yang mereka hadapi, namun dengan kebijaksanaan dan kasih sayang Yudhistira, mereka selalu berhasil melewatinya. Kisah ini menyoroti bagaimana Yudhistira rela berkorban demi kebahagiaan dan keselamatan adik-adiknya.
3. Kasih Sayang dan Pengorbanan Yudhistira
Salah satu inti cerita ini adalah bukti kasih sayang Yudhistira kepada adik-adiknya. Dalam suatu peristiwa, Yudhistira dihadapkan pada pilihan sulit yang menyangkut keselamatan adik-adiknya. Tanpa ragu, ia memilih untuk berkorban demi mereka. Pengorbanan ini menunjukkan betapa besar rasa tanggung jawab dan cintanya sebagai seorang kakak. Kisah ini mengajarkan bahwa kasih sayang sejati seringkali membutuhkan pengorbanan dan ketulusan hati yang mendalam.
4. Pesan Moral dari Cerita
Cerita Sayang Yudhistira mengandung banyak pesan moral yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan utamanya adalah pentingnya kasih sayang, persaudaraan, pengorbanan, kejujuran, dan kebijaksanaan. Kita diajarkan untuk selalu menyayangi keluarga, berani berkorban demi kebaikan bersama, dan selalu bertindak berdasarkan kebenaran. Nilai-nilai ini sangat relevan untuk membangun karakter yang kuat dan hubungan sosial yang harmonis.
Rangkuman: Cerita Sayang Yudhistira adalah kisah wayang yang mengajarkan tentang nilai-nilai luhur seperti kasih sayang, pengorbanan, dan kebijaksanaan. Yudhistira, sebagai pemimpin Pandawa, menjadi teladan dalam menunjukkan rasa tanggung jawab dan cinta kepada adik-adiknya. Kisah ini mengajak kita untuk menginternalisasi pesan moral tentang pentingnya persaudaraan dan keberanian dalam berkorban demi kebaikan bersama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Wayang | Boneka tiruan orang yang terbuat dari kulit atau kayu, digunakan dalam pertunjukan drama tradisional. |
| Pandawa | Lima bersaudara putra Prabu Pandu Dewanata dan Dewi Kunti (Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa). |
| Yudhistira | Putra sulung Pandawa, dikenal karena kebijaksanaan, kejujuran, dan kasih sayangnya. |
| Prabu Puntadewa | Nama lain dari Yudhistira sebagai raja. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Cerita Sayang Yudhistira" mata pelajaran BAHASA JAWA Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Cerita Sayang Yudhistira yang Anda cari? Materi BAHASA JAWA Kelas IV lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar BAHASA JAWA kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Cerita Sayang Yudhistira pada BAHASA JAWA SD, Fase B, elemen Membaca dan Memirsa.
Modul Cerita Sayang Yudhistira ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Cerita Sayang Yudhistira untuk BAHASA JAWA kelas IV.
Apakah modul ajar BAHASA JAWA materi Cerita Sayang Yudhistira ini gratis?
Ya. Modul Cerita Sayang Yudhistira untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Cerita Sayang Yudhistira ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas BAHASA JAWA kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul BAHASA JAWA kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Cerita Sayang Yudhistira ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Cerita Sayang Yudhistira dapat Anda sesuaikan dengan murid BAHASA JAWA kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar BAHASA JAWA kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Cerita Sayang Yudhistira ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Cerita Sayang Yudhistira tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Cerita Sayang Yudhistira untuk BAHASA JAWA kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Cerita Sayang Yudhistira ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh BAHASA JAWA kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Cerita Sayang Yudhistira beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap BAHASA JAWA kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul BAHASA JAWA ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Cerita Sayang Yudhistira yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.