Modul Ajar & RPP Guru Kelas VI
Belajar Pancasila dengan Menyenangkan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Guru Kelas |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Belajar Pancasila dengan Menyenangkan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui simbol-simbol Pancasila dan beberapa contoh perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pendidikan Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara Indonesia yang baik, serta menunjukkan sikap gotong royong dan toleransi. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila. |
| Konseptual | Nilai-nilai Pancasila meliputi Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial yang menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan mempraktikkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai situasi nyata. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana pemahaman Pancasila membantu mereka menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif bagi masyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dari sila pertama hingga kelima melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
- Menganalisis relevansi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai situasi sosial di lingkungan sekitar.
- Merancang dan membuat karya kreatif yang menggambarkan penerapan nilai-nilai Pancasila.
- Mempresentasikan hasil karya dan menjelaskan makna nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya.
- Menerapkan sikap kolaboratif dan saling menghargai dalam kegiatan kelompok.
Pemahaman bermakna: Memahami Pancasila bukan hanya menghafal, tetapi mengaplikasikan nilai-nilainya dalam setiap tindakan dan keputusan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dan berkeadilan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menjadikan Pancasila bukan hanya sekadar hafalan, tetapi benar-benar hidup dalam setiap langkah kita sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis cerita pendek atau naskah drama tentang Pancasila. Seni Budaya: Membuat poster, komik, atau lagu yang bertemakan nilai-nilai Pancasila. Matematika: Menghitung persentase jumlah penduduk yang menerapkan nilai Pancasila dalam survei sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang contoh penerapan Pancasila di rumah atau lingkungan sekitar, serta mendukung peserta didik dalam proyek kreatif. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan poster atau gambar yang relevan dengan Pancasila, serta sudut baca buku cerita tentang pahlawan Pancasila, menciptakan suasana belajar yang inspiratif dan nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek edukatif dari YouTube tentang sejarah Pancasila atau contoh penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan modern, serta penggunaan aplikasi presentasi sederhana untuk proyek kelompok. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dari sila pertama hingga kelima melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengajak peserta didik menyanyikan lagu nasional. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi nilai Pancasila dan memantik pertanyaan 'Apa yang kamu tahu tentang Pancasila? Mengapa Pancasila penting bagi kita?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati gambar atau video pendek tentang berbagai aktivitas sehari-hari di Indonesia. Mereka diajak berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang mungkin terkandung dalam setiap adegan yang diamati. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok memilih satu sila Pancasila dan mencari contoh-contoh konkret penerapannya dalam kehidupan mereka di rumah atau sekolah, kemudian menuliskannya di lembar kerja yang disediakan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberikan tantangan untuk mencari satu contoh penerapan Pancasila di lingkungan sekitar sebelum pertemuan berikutnya. Pembelajaran ditutup dengan doa dan senyum. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis relevansi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai situasi sosial di lingkungan sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya dengan meminta beberapa peserta didik menyebutkan contoh penerapan Pancasila yang mereka temukan di lingkungan sekitar. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini yaitu menganalisis relevansi nilai Pancasila. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan beberapa studi kasus singkat atau skenario masalah sosial yang relevan dengan kehidupan mereka (misalnya, teman bertengkar, perbedaan pendapat, masalah kebersihan lingkungan). Mereka diminta untuk membaca dan memahami masalah tersebut secara individu. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik menganalisis studi kasus yang diberikan, mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila apa yang relevan untuk menyelesaikan masalah tersebut, dan merumuskan solusi berbasis Pancasila. Mereka juga mulai merancang ide untuk proyek kreatif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis masalah dan solusi yang mereka temukan. Guru memfasilitasi diskusi tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi panduan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Guru juga memberikan umpan balik awal terhadap ide proyek kreatif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya Pancasila sebagai solusi masalah. Guru memberikan apresiasi dan tugas untuk mulai menyiapkan bahan-bahan proyek kreatif mereka di rumah. Pembelajaran ditutup dengan doa dan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam studi kasus sehari-hari.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Pancasila adalah dasar negara kita, Indonesia. Lebih dari sekadar lima sila yang dihafal, Pancasila adalah pedoman hidup yang akan membimbing kita menjadi warga negara yang baik, peduli, dan bertanggung jawab.
Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, pensil warna
Langkah kerja:
- Baca dengan seksama studi kasus yang diberikan.
- Identifikasi masalah utama dalam studi kasus tersebut.
- Tentukan sila Pancasila mana yang paling relevan untuk mengatasi masalah tersebut.
- Tuliskan solusi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
- Diskusikan hasil analisismu dengan kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Pancasila?
- Sebutkan minimal 3 sila Pancasila!
- Mengapa Pancasila penting bagi negara kita?
- Berikan satu contoh sikap gotong royong di sekolah!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres pengerjaan proyek kreatif.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap hasil karya proyek kreatif dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat mengenai pemahaman nilai-nilai Pancasila.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dari sila pertama hingga kelima melalui contoh nyata. | Identifikasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. | 2 JP | kewargaan |
| 2 | Menganalisis relevansi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai situasi sosial. | Analisis studi kasus masalah sosial dengan perspektif Pancasila. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merancang, membuat, dan mempresentasikan karya kreatif tentang penerapan nilai Pancasila. | Proyek kreatif dan presentasi. | 2 JP | kolaborasi, kreativitas |
Pancasila adalah dasar negara kita, Indonesia. Lebih dari sekadar lima sila yang dihafal, Pancasila adalah pedoman hidup yang akan membimbing kita menjadi warga negara yang baik, peduli, dan bertanggung jawab. Mari kita selami nilai-nilai luhur Pancasila dengan cara yang menyenangkan agar mudah kita terapkan setiap hari.
1. Pancasila Sebagai Dasar Negara
Pancasila adalah lima prinsip dasar yang menjadi fondasi bagi negara Indonesia. Kelima sila ini dirumuskan oleh para pendiri bangsa untuk menyatukan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia. Dengan Pancasila, kita memiliki arah yang jelas dalam berbangsa dan bernegara, menciptakan persatuan dan kedamaian di tengah perbedaan. Memahami Pancasila berarti memahami jati diri bangsa kita.
2. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini mengajarkan kita untuk percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjalankan perintah-Nya sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Contoh penerapannya adalah rajin beribadah, menghargai perbedaan agama, tidak memaksakan agama kepada orang lain, dan selalu bersyukur atas karunia Tuhan. Toleransi adalah kunci utama dalam sila ini.
3. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Sila kedua mengajak kita untuk memperlakukan sesama manusia dengan adil dan hormat, tanpa memandang perbedaan. Kita harus memiliki rasa kasih sayang, tolong-menolong, tidak semena-mena terhadap orang lain, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Menjenguk teman yang sakit atau membantu korban bencana adalah contoh nyata sila ini.
4. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Sila ini menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan. Kita harus cinta tanah air, bangga menjadi bangsa Indonesia, menjaga kerukunan, dan menghindari perpecahan. Gotong royong membersihkan lingkungan atau mengikuti upacara bendera dengan khidmat adalah wujud dari sila ketiga.
5. Sila Keempat: Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila keempat mengajarkan kita untuk menyelesaikan masalah melalui musyawarah untuk mencapai mufakat, bukan dengan kekerasan atau memaksakan kehendak. Setiap keputusan harus diambil secara bijaksana dengan mengutamakan kepentingan bersama. Berani menyampaikan pendapat dengan sopan dan menerima keputusan bersama adalah contoh dari sila ini.
6. Sila Kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sila terakhir ini menegaskan bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan perlakuan yang adil dalam segala aspek kehidupan, baik ekonomi, sosial, maupun hukum. Kita harus menjunjung tinggi kebersamaan, tidak boros, suka menolong, dan bekerja keras untuk kemajuan bersama. Membagi tugas piket secara adil di kelas adalah salah satu contoh kecilnya.
7. Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan Pancasila bisa dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan terdekat, seperti di rumah, sekolah, dan masyarakat. Di rumah, kita bisa menghormati orang tua dan adik-kakak. Di sekolah, kita bisa bekerja sama dalam kelompok dan menghargai pendapat teman. Di masyarakat, kita bisa ikut serta dalam kegiatan gotong royong dan menjaga kerukunan antarwarga. Dengan begitu, Pancasila akan hidup dalam diri kita.
8. Manfaat Mempelajari Pancasila
Mempelajari Pancasila tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter kita menjadi lebih baik. Kita akan menjadi pribadi yang religius, humanis, nasionalis, demokratis, dan adil. Pemahaman Pancasila membantu kita menghadapi tantangan zaman dan menjadi warga negara yang berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.
Rangkuman: Pancasila adalah lima dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Kelima silanya mengajarkan kita nilai-nilai luhur seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial. Dengan memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menciptakan masyarakat yang harmonis, adil, dan sejahtera, serta menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pancasila | Dasar negara Republik Indonesia yang terdiri dari lima sila. |
| Sila | Dasar atau asas; dalam Pancasila berarti prinsip dasar. |
| Toleransi | Sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. |
| Gotong Royong | Kerja sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. |
| Musyawarah | Pembahasan bersama untuk mencapai keputusan mufakat. |
| Mufakat | Kesepakatan bersama yang dicapai melalui musyawarah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Belajar Pancasila dengan Menyenangkan" mata pelajaran Guru Kelas Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Belajar Pancasila dengan Menyenangkan yang Anda cari? Materi Guru Kelas Kelas VI lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Guru Kelas kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Belajar Pancasila dengan Menyenangkan pada Guru Kelas SD, Fase C, elemen Pendidikan Pancasila.
Modul Belajar Pancasila dengan Menyenangkan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Belajar Pancasila dengan Menyenangkan untuk Guru Kelas kelas VI.
Apakah modul ajar Guru Kelas materi Belajar Pancasila dengan Menyenangkan ini gratis?
Ya. Modul Belajar Pancasila dengan Menyenangkan untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Belajar Pancasila dengan Menyenangkan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Guru Kelas kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Belajar Pancasila dengan Menyenangkan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Belajar Pancasila dengan Menyenangkan dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru Kelas kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Guru Kelas kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Belajar Pancasila dengan Menyenangkan ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Belajar Pancasila dengan Menyenangkan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Belajar Pancasila dengan Menyenangkan untuk Guru Kelas kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Belajar Pancasila dengan Menyenangkan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Guru Kelas kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Belajar Pancasila dengan Menyenangkan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Guru Kelas kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Guru Kelas ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Belajar Pancasila dengan Menyenangkan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.