Modul Ajar & RPP Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas X
Metode Asy-Syafi’i
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Metode Asy-Syafi’i |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar membaca huruf hijaiyah dan mengenal beberapa hukum tajwid sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Membaca Al-Qur'an dan Hadis |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu membaca Al-Qur'an dengan menerapkan kaidah tajwid dan makharijul huruf yang benar, serta memahami metode baca Al-Qur'an secara tepat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Metode Asy-Syafi’i adalah salah satu metode pembelajaran membaca Al-Qur'an yang fokus pada pengenalan makharijul huruf dan sifat huruf secara praktis. |
| Konseptual | Konsep inti Metode Asy-Syafi’i adalah pembiasaan dan pengulangan dalam pengucapan huruf Al-Qur'an yang benar sesuai tempat keluarnya (makhraj) dan karakteristiknya (sifat). |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah praktis dalam mengidentifikasi dan melafalkan huruf hijaiyah berdasarkan makhraj dan sifat huruf melalui latihan berulang. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam melafalkan setiap huruf Al-Qur'an dan mampu mengevaluasi sendiri kualitas bacaannya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui tayangan video dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan prinsip dasar Metode Asy-Syafi’i dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat mengidentifikasi makharijul huruf hijaiyah tunggal dan sifat hurufnya dengan benar.
- Melalui latihan pengucapan berulang, peserta didik dapat melafalkan huruf hijaiyah dengan makhraj dan sifat yang sesuai kaidah Metode Asy-Syafi’i secara fasih.
- Setelah praktik membaca ayat pendek, peserta didik dapat menerapkan Metode Asy-Syafi’i dalam bacaan Al-Qur'an dengan lancar dan minim kesalahan.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai Metode Asy-Syafi’i akan membantu peserta didik membaca Al-Qur'an dengan fasih dan benar, sehingga meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah dan pemahaman makna ayat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa pengucapan setiap huruf Al-Qur'an dengan tepat sangat penting dalam ibadah kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Keterampilan menyimak dan berbicara dalam diskusi kelompok serta presentasi. Pendidikan Agama Islam: Memperdalam pemahaman tentang pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar sebagai bagian dari ibadah. Seni Budaya: Apresiasi terhadap keindahan seni kaligrafi Arab yang terkait dengan bentuk huruf hijaiyah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas yang mahir membaca Al-Qur'an dapat berperan sebagai pendamping belajar di rumah untuk melatih pelafalan huruf hijaiyah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang tenang dan nyaman, dilengkapi dengan proyektor atau papan tulis, serta area diskusi kelompok yang fleksibel untuk praktik bacaan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi belajar Al-Qur'an yang dilengkapi fitur pelafalan huruf dan rekaman suara untuk latihan mandiri di luar jam pelajaran. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui tayangan video dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan prinsip dasar Metode Asy-Syafi’i dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah praktik membaca ayat pendek, peserta didik dapat menerapkan Metode Asy-Syafi’i dalam bacaan Al-Qur'an dengan lancar dan minim kesalahan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Melalui lembar kerja ini, kamu dapat mengidentifikasi dan mempraktikkan makharijul huruf serta sifat huruf hijaiyah dengan tepat.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Metode Asy-Syafi’i adalah salah satu pendekatan inovatif dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an yang sangat menekankan pada ketepatan pengucapan huruf.
Alat & bahan: Al-Qur'an, bahan ajar Metode Asy-Syafi’i, alat tulis
Langkah kerja:
- Perhatikan peta pikiran tentang Metode Asy-Syafi’i yang telah kamu buat (gambar 1) dan diskusikan kembali prinsip-prinsip dasarnya dalam kelompok.
Metode Asy-Syafi’i Pengertian Tujuan Prinsip Dasar Manfaat Gambar 1. Peta pikiran - Amati kartu huruf hijaiyah (gambar) yang ditayangkan guru. Diskusikan dan catat makhraj (tempat keluar) dan sifat (karakteristik pengucapan) dari setiap huruf hijaiyah yang ada di tabel.
- Secara berpasangan, praktikkan pelafalan setiap huruf hijaiyah yang telah kamu identifikasi, saling memberikan umpan balik untuk memastikan ketepatan makhraj dan sifatnya.
- Pilih 5 huruf hijaiyah yang menurut kelompokmu paling sulit dilafalkan, lalu tuliskan tips untuk menguasai pelafalan huruf tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Coba bacalah Surah Al-Fatihah, ayat 1-3. Apa yang kamu rasakan saat membacanya?
- Huruf apa yang menurutmu paling sulit dilafalkan dalam Al-Qur'an?
- Apakah kamu mengetahui apa itu makharijul huruf dan sifat huruf? Jelaskan singkat.
Formatif (proses): Observasi dan penilaian kinerja saat diskusi kelompok, presentasi, dan praktik pelafalan huruf hijaiyah serta ayat pendek.
Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja praktik membaca beberapa ayat Al-Qur'an pendek dengan menerapkan Metode Asy-Syafi’i.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian dan prinsip dasar Metode Asy-Syafi’i dengan tepat. | Pengertian dan prinsip dasar Metode Asy-Syafi’i. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi makharijul huruf hijaiyah tunggal dan sifat hurufnya dengan benar. | Makharijul huruf dan sifat huruf hijaiyah. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Melafalkan huruf hijaiyah dengan makhraj dan sifat yang sesuai kaidah Metode Asy-Syafi’i secara fasih. | Praktik pelafalan huruf hijaiyah. | 2 JP | komunikasi |
| 4 | Menerapkan Metode Asy-Syafi’i dalam bacaan Al-Qur'an dengan lancar dan minim kesalahan. | Praktik membaca ayat pendek Al-Qur'an. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Metode Asy-Syafi’i adalah salah satu pendekatan inovatif dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an yang sangat menekankan pada ketepatan pengucapan huruf. Metode ini dirancang untuk memudahkan para pembelajar, khususnya pemula, dalam menguasai makharijul huruf (tempat keluar huruf) dan sifat huruf (karakteristik pengucapan huruf) secara praktis dan sistematis. Dengan fokus pada pembiasaan dan pengulangan, diharapkan peserta didik dapat membaca Al-Qur'an dengan fasih dan benar sesuai kaidah tajwid.
1. Pengertian Metode Asy-Syafi’i
Metode Asy-Syafi’i adalah sebuah metode pembelajaran Al-Qur'an yang fokus pada penguasaan makharijul huruf dan sifat huruf secara mendalam. Metode ini mengedepankan pendekatan praktis melalui latihan berulang (drill) untuk membentuk kebiasaan pengucapan huruf yang benar. Nama Asy-Syafi’i sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti 'penyembuh' atau 'penawar', mengisyaratkan bahwa metode ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi kesulitan dalam membaca Al-Qur'an dengan fasih. Tujuannya adalah agar setiap huruf Al-Qur'an dapat dilafalkan sesuai dengan tempat keluarnya dan karakteristiknya, sehingga bacaan menjadi benar dan sempurna.
2. Prinsip Dasar Metode Asy-Syafi’i
Metode Asy-Syafi’i memiliki beberapa prinsip dasar yang menjadi pondasinya. Pertama, pengulangan (takrar) adalah kunci utama. Peserta didik diajak untuk mengulang-ulang pelafalan huruf atau ayat hingga makhraj dan sifat hurufnya tertanam kuat. Kedua, fokus pada makharijul huruf dan sifat huruf. Metode ini secara spesifik mengajarkan 17 makhraj utama dan berbagai sifat huruf yang membedakan satu huruf dengan yang lain. Ketiga, pembelajaran bertahap dari yang mudah ke yang sulit. Materi disajikan secara sistematis, dimulai dari huruf tunggal, disambung, hingga membaca ayat Al-Qur'an. Keempat, bimbingan intensif dari guru yang kompeten.
3. Makharijul Huruf (Tempat Keluar Huruf)
Makharijul huruf adalah tempat-tempat tertentu di rongga mulut dan tenggorokan yang menjadi asal keluarnya huruf hijaiyah. Ada lima tempat utama makharijul huruf: Al-Jauf (rongga mulut dan tenggorokan), Al-Halq (tenggorokan), Al-Lisan (lidah), Asy-Syafatan (dua bibir), dan Al-Khaisyum (rongga hidung). Setiap tempat memiliki beberapa bagian yang lebih spesifik, menghasilkan total 17 makhraj untuk 29 huruf hijaiyah. Misalnya, huruf ب (ba) keluar dari dua bibir, sedangkan huruf أ (alif) keluar dari rongga tenggorokan bagian paling dalam. Memahami makhraj sangat krusial untuk menghindari kesalahan pengucapan.
4. Sifat Huruf (Karakteristik Pengucapan Huruf)
Sifat huruf adalah karakteristik atau cara melafalkan huruf hijaiyah yang membedakannya dengan huruf lain. Sifat huruf dibagi menjadi dua, yaitu sifat lazimah (melekat pada huruf dan tidak hilang dalam kondisi apa pun) dan sifat 'aridah (muncul dalam kondisi tertentu). Contoh sifat lazimah adalah Al-Hams (berdesis) seperti pada huruf س (sin) atau Al-Jahr (jelas/tidak berdesis) seperti pada huruf د (dal). Ada pula sifat Qalqalah (memantul) pada huruf ب, ج, د, ط, ق jika berharakat sukun. Penguasaan sifat huruf melengkapi ketepatan makhraj, sehingga bacaan Al-Qur'an menjadi lebih indah dan sesuai kaidah.
5. Langkah Praktis Penerapan Metode Asy-Syafi’i
Penerapan Metode Asy-Syafi’i dimulai dengan pengenalan dan latihan intensif makharijul huruf secara individu. Peserta didik diajak merasakan sendiri tempat keluarnya setiap huruf di mulut dan tenggorokan. Selanjutnya, mereka mempelajari sifat-sifat huruf dan mempraktikkannya dengan bimbingan guru. Latihan berulang dengan kartu huruf hijaiyah atau contoh ayat pendek sangat dianjurkan. Setelah itu, peserta didik mulai membaca potongan ayat Al-Qur'an dengan fokus pada penerapan makhraj dan sifat huruf yang telah dipelajari. Koreksi dan umpan balik secara terus-menerus adalah bagian penting dari proses ini.
Rangkuman: Metode Asy-Syafi’i adalah pendekatan praktis dalam belajar membaca Al-Qur'an yang mengutamakan penguasaan makharijul huruf dan sifat huruf melalui pengulangan. Dengan memahami tempat keluarnya huruf (makhraj) seperti dari tenggorokan, lidah, atau bibir, serta karakteristik pengucapannya (sifat) seperti berdesis atau memantul, peserta didik dapat melafalkan Al-Qur'an dengan fasih dan benar. Penerapan metode ini secara konsisten akan meningkatkan kualitas bacaan dan kekhusyukan dalam beribadah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Metode Asy-Syafi’i | Metode pembelajaran Al-Qur'an yang fokus pada makharijul huruf dan sifat huruf. |
| Makharijul Huruf | Tempat-tempat keluarnya huruf hijaiyah di organ mulut dan tenggorokan. |
| Sifat Huruf | Karakteristik atau cara melafalkan huruf hijaiyah. |
| Hijaiyah | Abjad Arab yang digunakan dalam penulisan Al-Qur'an. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Metode Asy-Syafi’i" mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Metode Asy-Syafi’i yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Tahsin Makharijul Huruf dan SifatnyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenerapan Hukum Tajwid dalam TilawahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisImla' dan Penulisan AyatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTartil Juz 30 dan Ayat PilihanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Bacaan Gharib dan Tanda MushafBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKhat dan Kaligrafi AyatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAdab dan Etika Qur'aniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSetoran dan Munaqasyah BacaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Metode Asy-Syafi’i pada Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMA, Fase E, elemen Membaca Al-Qur'an dan Hadis.
Modul Metode Asy-Syafi’i ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Metode Asy-Syafi’i untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) materi Metode Asy-Syafi’i ini gratis?
Ya. Modul Metode Asy-Syafi’i untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Metode Asy-Syafi’i ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Metode Asy-Syafi’i ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Metode Asy-Syafi’i dapat Anda sesuaikan dengan murid Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Metode Asy-Syafi’i ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Metode Asy-Syafi’i tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Metode Asy-Syafi’i untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Metode Asy-Syafi’i ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Metode Asy-Syafi’i beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Metode Asy-Syafi’i yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.