Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas X
if clause
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | if clause |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami struktur kalimat dasar dalam bahasa Inggris (subjek-predikat-objek) dan dapat mengidentifikasi kata kerja serta kata benda. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis struktur dan makna if clause dalam berbagai konteks untuk membuat keputusan yang tepat. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menciptakan skenario penggunaan if clause dalam proyek presentasi atau simulasi dialog yang inovatif. - kolaborasi — elemen: Kerja sama dan komunikasi interaksi
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun dialog atau presentasi menggunakan if clause secara efektif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak – Berbicara |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan mengomunikasikan gagasan, pikiran, dan perasaan dalam konteks sosial dan akademik yang beragam. Mereka memahami dan merespons informasi lisan yang kompleks serta mempresentasikan ide secara jelas dan koheren. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | If clause adalah klausa yang diawali dengan 'if' dan menyatakan suatu kondisi, contoh: 'If it rains, I will stay home.' |
| Konseptual | If clause merupakan bagian dari kalimat kondisional yang menggambarkan hubungan sebab-akibat atau kemungkinan terjadinya suatu peristiwa berdasarkan kondisi tertentu. |
| Prosedural | Materi ini mengajarkan cara membentuk berbagai tipe if clause (tipe 0, 1, 2, 3) serta kapan dan bagaimana menggunakannya secara tepat dalam konteks komunikasi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami struktur gramatika untuk menyampaikan maksud dengan jelas dan menghindari kesalahpahaman dalam berkomunikasi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi struktur dan fungsi if clause tipe 0, 1, 2, dan 3 dalam berbagai konteks.
- Menganalisis penggunaan if clause dalam teks atau dialog pendek.
- Menyusun kalimat kondisional menggunakan if clause tipe 0, 1, 2, dan 3 dengan tepat.
- Membuat dialog atau presentasi singkat yang mengandung if clause untuk menyampaikan ide atau rencana.
- Mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang penggunaan if clause secara lisan dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami if clause membantu kita mengekspresikan kemungkinan, kondisi, dan konsekuensi dalam berbagai situasi, yang sangat penting untuk komunikasi yang efektif dan pengambilan keputusan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengungkapkan kemungkinan atau kondisi yang berbeda dalam bahasa Inggris jika kita ingin merencanakan sesuatu?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia dengan if clause dalam bahasa Inggris. Matematika: Menggunakan if clause untuk menjelaskan kondisi dan hasil dalam pemecahan masalah logika atau aljabar sederhana. Ekonomi: Menganalisis kondisi ekonomi menggunakan if clause untuk memprediksi dampak kebijakan atau keputusan bisnis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong anak untuk menggunakan if clause saat berdiskusi tentang rencana keluarga atau kemungkinan kejadian di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dengan akses ke papan tulis atau proyektor, serta lingkungan digital yang memungkinkan akses materi daring. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan aplikasi kamus online atau situs web tata bahasa Inggris untuk memeriksa penggunaan if clause yang tepat dan mencari contoh tambahan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi struktur dan fungsi if clause tipe 0 dan 1 dalam berbagai konteks. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kondisi: Guru menyebutkan satu kondisi (misal: 'hujan'). Peserta didik menebak apa yang akan terjadi ('Saya akan membawa payung') dalam 10 detik. Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan rencana akhir pekan, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memantik diskusi tentang cara mengungkapkan rencana jika ada kondisi tertentu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi contoh-contoh kalimat yang mengandung if clause tipe 0 dan 1 dari teks pendek yang diberikan, lalu mengidentifikasi pola dan makna yang tersirat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat 5 kalimat if clause tipe 0 dan 5 kalimat if clause tipe 1 berdasarkan situasi sehari-hari yang relevan dengan kehidupan mereka, kemudian saling bertukar hasil untuk dikoreksi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan contoh kalimat mereka, kelompok lain memberikan umpan balik, dan guru memberikan penguatan tentang struktur dan fungsi if clause tipe 0 dan 1. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, menginformasikan materi pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis penggunaan if clause tipe 2 dan 3 dalam teks atau dialog pendek serta menyusun kalimat kondisional dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Andai Saja: Guru memulai kalimat 'If I were a superhero...' dan peserta didik melanjutkan dengan imajinasi mereka, bergantian cepat dalam 2 menit. Guru menyapa, doa, presensi, mengulas singkat materi sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, dan memantik diskusi tentang situasi yang tidak mungkin atau sudah berlalu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik menganalisis beberapa skenario masalah atau dilema yang disajikan guru, kemudian mengidentifikasi bagaimana if clause tipe 2 dan 3 dapat digunakan untuk membahas kemungkinan atau penyesalan terhadap kejadian tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik menyusun dialog singkat (minimal 5 pasang kalimat) menggunakan if clause tipe 2 dan 3 untuk mendiskusikan solusi dari skenario masalah yang diberikan, kemudian berlatih membacakannya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Beberapa kelompok menampilkan dialog mereka di depan kelas, kelompok lain dan guru memberikan masukan terkait keakuratan penggunaan if clause dan kelancaran dialog. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru membuat kesimpulan tentang perbedaan dan penggunaan if clause tipe 2 dan 3, guru memberikan apresiasi, dan memberikan tugas singkat untuk persiapan pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Memahami dan menerapkan if clause tipe 0, 1, 2, dan 3 dalam konteks yang relevan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: If clause, atau klausa kondisional, adalah bagian penting dalam bahasa Inggris yang memungkinkan kita untuk menyatakan kondisi dan konsekuensi.
Alat & bahan: Lembar kerja, pulpen, kamus (opsional), gawai (opsional)
Langkah kerja:
- Bacalah setiap kalimat dengan saksama dan identifikasi kondisinya.
- Tentukan tipe if clause yang paling sesuai untuk setiap situasi.
- Lengkapilah kalimat rumpang dengan bentuk kata kerja yang benar.
- Diskusikan jawaban Anda dengan teman kelompok.
- Periksa kembali jawaban Anda dan pastikan sesuai dengan aturan if clause.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah Anda tahu apa itu kalimat pengandaian?
- Bisakah Anda memberikan contoh kalimat yang menyatakan suatu kondisi?
- Menurut Anda, mengapa penting untuk memahami kalimat kondisional?
- Apa yang Anda harapkan dari pembelajaran if clause ini?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan keakuratan penggunaan if clause dalam tugas mandiri.
Sumatif (akhir): Proyek presentasi atau simulasi dialog tentang rencana atau ide yang menggunakan berbagai tipe if clause, serta tes tertulis tentang struktur if clause.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi struktur dan fungsi if clause tipe 0 dan 1 | If clause tipe 0 dan 1 | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis penggunaan if clause tipe 2 dan 3 serta menyusun kalimat | If clause tipe 2 dan 3 | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 3 | Membuat dan mempresentasikan dialog/presentasi dengan if clause | Penerapan if clause dalam komunikasi | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
If clause, atau klausa kondisional, adalah bagian penting dalam bahasa Inggris yang memungkinkan kita untuk menyatakan kondisi dan konsekuensi. Memahami if clause akan meningkatkan kemampuan Anda dalam berkomunikasi secara lebih kompleks dan akurat, baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal. Mari kita jelajahi berbagai tipe if clause dan bagaimana menggunakannya secara efektif.
1. Pengertian If Clause
If clause adalah klausa yang diawali dengan kata 'if' dan berfungsi untuk menyatakan suatu kondisi. Klausa ini selalu diikuti oleh main clause (klausa utama) yang menyatakan hasil atau konsekuensi dari kondisi tersebut. Kedua klausa ini membentuk kalimat kondisional. Contoh sederhana, 'If you study hard, you will pass the exam.' Di sini, 'If you study hard' adalah if clause yang menyatakan kondisi, dan 'you will pass the exam' adalah main clause yang menyatakan hasil.
2. If Clause Tipe 0 (Zero Conditional)
If clause tipe 0 digunakan untuk menyatakan fakta umum, kebenaran ilmiah, atau kebiasaan yang selalu terjadi jika kondisi tertentu terpenuhi. Strukturnya adalah: If + Simple Present, Simple Present. Contoh: 'If you heat water to 100 degrees Celsius, it boils.' (Jika Anda memanaskan air hingga 100 derajat Celsius, ia mendidih.) Ini adalah fakta ilmiah yang selalu benar. Contoh lain: 'If I am tired, I go to bed early.' (Jika saya lelah, saya tidur lebih awal.) Ini adalah kebiasaan.
3. If Clause Tipe 1 (First Conditional)
If clause tipe 1 digunakan untuk menyatakan situasi yang mungkin atau sangat mungkin terjadi di masa depan jika kondisi tertentu terpenuhi. Strukturnya adalah: If + Simple Present, Simple Future (will + Verb 1). Contoh: 'If it rains tomorrow, I will stay home.' (Jika besok hujan, saya akan tinggal di rumah.) Ada kemungkinan hujan, dan jika itu terjadi, saya akan tinggal di rumah. Contoh lain: 'If she studies, she will pass the exam.' (Jika dia belajar, dia akan lulus ujian.)
4. If Clause Tipe 2 (Second Conditional)
If clause tipe 2 digunakan untuk menyatakan situasi yang tidak nyata atau tidak mungkin terjadi di masa sekarang atau masa depan, atau untuk memberikan saran. Strukturnya adalah: If + Simple Past, Would + Verb 1. Penting diingat, untuk subjek 'I/he/she/it', kata kerja 'be' yang digunakan adalah 'were', bukan 'was'. Contoh: 'If I had a million dollars, I would buy a big house.' (Jika saya punya sejuta dolar, saya akan membeli rumah besar.) Ini tidak nyata karena saya tidak punya uang sebanyak itu sekarang. Contoh saran: 'If I were you, I would apologize.' (Jika saya jadi kamu, saya akan meminta maaf.)
5. If Clause Tipe 3 (Third Conditional)
If clause tipe 3 digunakan untuk menyatakan situasi yang tidak terjadi di masa lalu dan mengungkapkan penyesalan atau kritik terhadap masa lalu. Strukturnya adalah: If + Past Perfect, Would have + Verb 3. Contoh: 'If I had studied harder, I would have passed the exam.' (Jika saya sudah belajar lebih keras, saya pasti sudah lulus ujian.) Ini menunjukkan penyesalan karena di masa lalu saya tidak belajar keras, dan akibatnya tidak lulus. Kondisinya tidak dapat diubah lagi.
6. Variasi If Clause
Selain empat tipe dasar, terdapat juga variasi if clause seperti 'mixed conditional' yang menggabungkan kondisi dari masa lalu dengan hasil di masa kini. Misalnya, 'If I had studied harder (past), I would be a doctor now (present).' Ada juga penggunaan 'unless' (kecuali jika), 'as long as' (selama), 'provided that' (asalkan), atau 'in case' (jika/seandainya) sebagai pengganti 'if' untuk memberikan nuansa makna yang berbeda pada kondisi yang diungkapkan. Memahami variasi ini akan memperkaya ekspresi Anda.
7. Penggunaan If Clause dalam Kehidupan Sehari-hari
If clause sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dan tulisan. Kita menggunakannya untuk membuat rencana ('If it's sunny, we'll go to the beach.'), memberikan saran ('If you have a problem, you should talk to your teacher.'), mengungkapkan penyesalan ('If I hadn't overslept, I wouldn't have missed the bus.'), atau bahkan berimajinasi ('If I could fly, I would travel the world.'). Kemampuan menggunakannya dengan benar akan membuat komunikasi Anda lebih luwes dan efektif.
Rangkuman: If clause adalah klausa yang menyatakan kondisi, selalu berpasangan dengan main clause yang menyatakan konsekuensi. Ada empat tipe utama: Tipe 0 untuk fakta umum (If + Simple Present, Simple Present), Tipe 1 untuk kemungkinan di masa depan (If + Simple Present, Simple Future), Tipe 2 untuk situasi tidak nyata sekarang (If + Simple Past, Would + Verb 1), dan Tipe 3 untuk penyesalan masa lalu (If + Past Perfect, Would have + Verb 3). Pemahaman ini penting untuk komunikasi yang akurat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| If clause | Klausa yang diawali 'if' dan menyatakan suatu kondisi. |
| Main clause | Klausa utama yang menyatakan hasil atau konsekuensi dari if clause. |
| Conditional sentence | Kalimat yang terdiri dari if clause dan main clause. |
| Simple Present | Tenses untuk menyatakan kebiasaan atau fakta. |
| Simple Past | Tenses untuk menyatakan kejadian di masa lalu. |
| Simple Future | Tenses untuk menyatakan kejadian di masa depan. |
| Past Perfect | Tenses untuk menyatakan kejadian yang telah selesai di masa lalu sebelum kejadian lain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "if clause" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan if clause yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Inggris Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Great AthletesModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSports EventsModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSports and HealthModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Healthy FoodsBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGraffitiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisFractured StoriesBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Inggris lain yang sudah tersedia
ananytical exposition textBahasa Inggris Kelas X SMAAnnouncementBahasa Inggris Kelas X SMADescriptive TextBahasa Inggris Kelas X SMAIntention and PlanBahasa Inggris Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi if clause pada Bahasa Inggris SMA, Fase E, elemen Menyimak – Berbicara.
Modul if clause ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul if clause untuk Bahasa Inggris kelas X.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris materi if clause ini gratis?
Ya. Modul if clause untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar if clause ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Inggris kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul if clause ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan if clause dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul if clause ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi if clause tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas if clause untuk Bahasa Inggris kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul if clause ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Inggris kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar if clause beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Inggris kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Inggris ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi if clause yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Inggris MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.