Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Hindu Kelas X
Catur Asrama dan Catur Warna
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Catur Asrama dan Catur Warna |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang ajaran agama Hindu dan konsep dharma sebagai pedoman hidup. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik menunjukkan sikap hormat dan menjalankan nilai-nilai Catur Asrama dan Catur Warna sebagai bagian dari ajaran agama Hindu. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis relevansi konsep Catur Asrama dan Catur Warna dalam konteks kehidupan modern dengan kritis dan logis. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyajikan hasil diskusi mengenai penerapan Catur Asrama dan Catur Warna.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Sraddha dan Bhakti |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menginternalisasi ajaran Sraddha dan Bhakti dalam kehidupan sehari-hari, termasuk memahami konsep Catur Asrama dan Catur Warna sebagai landasan etika dalam bermasyarakat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Catur Asrama dan Catur Warna adalah sistem sosial dan tahapan hidup dalam ajaran Hindu yang masih relevan di beberapa komunitas. |
| Konseptual | Catur Asrama adalah empat tahapan kehidupan spiritual, sedangkan Catur Warna adalah empat pembagian fungsi sosial berdasarkan sifat dan keahlian. |
| Prosedural | Peserta didik akan menganalisis studi kasus dan mempraktikkan diskusi kelompok untuk mengidentifikasi penerapan konsep Catur Asrama dan Catur Warna. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman nilai-nilai spiritual dan sosial Hindu dapat membentuk karakter dan pandangan hidup mereka. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Membangun keyakinan akan nilai-nilai luhur ajaran Hindu dalam membimbing kehidupan spiritual dan sosial, serta menghormati Tuhan. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat mencari pengetahuan tentang ajaran Catur Asrama dan Catur Warna, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membiasakan diri untuk menjaga keharmonisan sosial dengan memahami peran dan fungsi setiap individu dalam masyarakat sesuai dharma. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan kesadaran akan tahapan kehidupan dan peran sosial, serta melatih diri untuk berkontribusi positif kepada sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap warisan budaya dan nilai-nilai luhur agama Hindu sebagai bagian dari identitas bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian literatur, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian dan bagian-bagian Catur Asrama dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis nilai-nilai filosofis dan tujuan Catur Asrama dalam kehidupan spiritual secara runtut.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengaplikasikan konsep Catur Asrama dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan memberikan minimal tiga contoh.
- Dengan presentasi, peserta didik dapat membandingkan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna berdasarkan sifat dan keahlian dengan jelas.
- Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengevaluasi relevansi Catur Warna dalam masyarakat modern dan mengemukakan pandangan kritis secara logis.
- Dengan membuat proyek infografis, peserta didik dapat merancang visualisasi interaktif yang menjelaskan integrasi Catur Asrama dan Catur Warna dalam pembentukan karakter dengan kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami Catur Asrama dan Catur Warna membantu peserta didik mengenali tahapan kehidupan dan peran sosial, sehingga mereka dapat menjalani hidup sesuai dharma dan berkontribusi positif pada masyarakat.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ajaran Catur Asrama dan Catur Warna dapat membimbing kita dalam menghadapi tantangan kehidupan modern?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: menganalisis struktur sosial masyarakat Hindu dan perbandingannya dengan sistem stratifikasi sosial lainnya. Pendidikan Pancasila: mengaitkan nilai-nilai Catur Asrama dan Catur Warna dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika dan keadilan sosial. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat diajak berdiskusi mengenai nilai-nilai Catur Asrama dan Catur Warna dalam keluarga serta memberikan contoh penerapannya di lingkungan mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses internet dan proyektor untuk presentasi, serta perpustakaan sekolah untuk referensi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan platform daring (misalnya Canva, Google Slides) untuk membuat infografis dan mencari referensi materi dari situs web keagamaan terpercaya. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian literatur, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian dan bagian-bagian Catur Asrama dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Kunci: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu istilah terkait materi, peserta didik menebak istilah tersebut. Misalnya, 'tahapan hidup' untuk 'Asrama'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis nilai-nilai filosofis dan tujuan Catur Asrama dalam kehidupan spiritual secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Sambung Kata: Guru memulai dengan satu kata terkait Catur Asrama, lalu peserta didik secara bergiliran menyebutkan satu kata lain yang masih berhubungan, membentuk rantai kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi pengertian dan bagian-bagian Catur Asrama serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Catur Asrama dan Catur Warna adalah dua konsep fundamental dalam ajaran agama Hindu yang memberikan pedoman bagi kehidupan individu dan tatanan masyarakat.
Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, kertas HVS/folio, pensil warna/spidol
Langkah kerja:
- Amati gambar siklus kehidupan manusia berikut ini.
Gambar 1. Siklus - Identifikasi setiap tahapan kehidupan yang kamu lihat pada gambar dan tuliskan nama tahapannya pada kolom 'Tahapan Kehidupan'.
- Berdasarkan bahan ajar dan sumber lain, jelaskan pengertian singkat dari setiap tahapan Catur Asrama pada kolom 'Pengertian Singkat'.
- Diskusikan dalam kelompokmu, nilai-nilai utama apa saja yang harus dikembangkan pada setiap tahapan Catur Asrama dan tuliskan pada kolom 'Nilai Utama'.
- Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang tahapan kehidupan dalam ajaran Hindu?
- Menurutmu, mengapa manusia perlu memiliki pedoman hidup?
- Sebutkan satu contoh peran atau profesi yang kamu ketahui dalam masyarakat!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian infografis proyek.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep Catur Asrama dan Catur Warna serta relevansinya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian dan bagian-bagian Catur Asrama | Pengertian dan bagian-bagian Catur Asrama | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis nilai-nilai filosofis dan tujuan Catur Asrama | Nilai filosofis dan tujuan Catur Asrama | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Membandingkan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna | Pengertian dan bagian-bagian Catur Warna | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Mengevaluasi relevansi Catur Warna dalam masyarakat modern | Relevansi Catur Warna | 2 JP | penalaran kritis |
Catur Asrama dan Catur Warna adalah dua konsep fundamental dalam ajaran agama Hindu yang memberikan pedoman bagi kehidupan individu dan tatanan masyarakat. Memahami kedua konsep ini penting untuk menjalani hidup selaras dengan dharma, mencapai tujuan spiritual, dan berkontribusi secara positif dalam komunitas. Modul ini akan mengupas tuntas makna, bagian-bagian, nilai filosofis, serta relevansinya di era modern.
1. Pengertian Catur Asrama
Catur Asrama berasal dari kata 'Catur' yang berarti empat, dan 'Asrama' yang berarti tahapan atau jenjang kehidupan. Jadi, Catur Asrama adalah empat jenjang kehidupan yang harus dilalui oleh setiap manusia dalam mencapai tujuan hidup spiritualnya. Keempat tahapan ini dirancang untuk membimbing individu agar dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal, baik secara spiritual maupun material, sesuai dengan dharma.
2. Bagian-bagian Catur Asrama
Catur Asrama terdiri dari empat bagian utama: Brahmacari Asrama (masa menuntut ilmu), Grhastha Asrama (masa berumah tangga), Vanaprastha Asrama (masa mengasingkan diri untuk mendekatkan diri kepada Tuhan), dan Bhiksuka Asrama (masa melepaskan diri dari ikatan duniawi untuk mencapai moksa). Setiap tahapan memiliki kewajiban dan tujuan spiritual yang berbeda, namun saling berkaitan untuk mencapai kesempurnaan hidup.
3. Nilai Filosofis Catur Asrama
Catur Asrama mengandung nilai-nilai filosofis yang mendalam. Brahmacari mengajarkan pentingnya disiplin, pengetahuan, dan pengendalian diri. Grhastha menekankan tanggung jawab, pengorbanan, dan kelangsungan keturunan. Vanaprastha mengajarkan pelepasan ikatan duniawi dan fokus pada spiritualitas. Bhiksuka adalah puncak dari pencarian spiritual, yaitu mencapai kebebasan mutlak dari samsara. Keseluruhan tahapan ini bertujuan menyeimbangkan dharma, artha, kama, dan moksa.
4. Pengertian Catur Warna
Catur Warna berasal dari kata 'Catur' yang berarti empat, dan 'Warna' yang berarti pilihan, sifat, atau pembawaan. Catur Warna adalah empat pembagian fungsi sosial dalam masyarakat Hindu yang didasarkan pada sifat, bakat, keahlian, dan kualitas kerja seseorang, bukan berdasarkan keturunan. Konsep ini menekankan bahwa setiap individu memiliki peran penting sesuai kapasitasnya untuk menjaga keharmonisan sosial.
5. Bagian-bagian Catur Warna
Catur Warna terdiri dari empat bagian: Brahmana (golongan rohaniawan, pendidik), Ksatria (golongan pemimpin, prajurit), Waisya (golongan pedagang, petani, pengusaha), dan Sudra (golongan pekerja, pelayan). Pembagian ini bersifat fleksibel dan memungkinkan mobilitas sosial berdasarkan prestasi dan dharma. Misalnya, seorang Sudra yang memiliki keahlian dalam ilmu pengetahuan dapat menjadi Brahmana.
6. Relevansi Catur Warna di Era Modern
Meskipun sering disalahpahami sebagai sistem kasta, Catur Warna yang asli bersifat fungsional dan relevan dalam masyarakat modern. Konsep ini mengajarkan bahwa setiap profesi memiliki nilai dan kontribusi penting. Dalam konteks modern, Catur Warna dapat diinterpretasikan sebagai prinsip pembagian kerja berdasarkan kompetensi dan minat, mendorong setiap individu untuk berkarya sesuai bakatnya demi kemajuan bersama, tanpa memandang status sosial.
Rangkuman: Catur Asrama adalah empat tahapan kehidupan spiritual (Brahmacari, Grhastha, Vanaprastha, Bhiksuka) yang membimbing manusia mencapai kesempurnaan. Catur Warna adalah empat pembagian fungsi sosial (Brahmana, Ksatria, Waisya, Sudra) berdasarkan sifat dan keahlian, bukan keturunan. Keduanya merupakan pedoman etika dan sosial Hindu yang relevan untuk membentuk karakter dan menjaga keharmonisan masyarakat, mendorong setiap individu berkontribusi sesuai dharma.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Catur Asrama | Empat tahapan kehidupan spiritual dalam agama Hindu. |
| Brahmacari | Tahap menuntut ilmu dan mengendalikan diri. |
| Grhastha | Tahap berumah tangga dan membangun keluarga. |
| Vanaprastha | Tahap mengasingkan diri untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. |
| Bhiksuka | Tahap melepaskan diri dari ikatan duniawi untuk mencapai moksa. |
| Catur Warna | Empat pembagian fungsi sosial berdasarkan sifat dan keahlian. |
| Brahmana | Golongan rohaniawan dan pendidik. |
| Ksatria | Golongan pemimpin dan prajurit. |
| Waisya | Golongan pedagang dan pengusaha. |
| Sudra | Golongan pekerja dan pelayan. |
| Dharma | Kebenaran, kebajikan, dan kewajiban moral. |
| Moksa | Pencapaian kebebasan mutlak dari siklus kelahiran dan kematian. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Catur Asrama dan Catur Warna" mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Catur Asrama dan Catur Warna yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Hindu Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Punarbhawa dan MoksaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisCatur Marga YogaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWeda sebagai Sumber AjaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSusila dan Etika Hindu ModernBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Modul Pendidikan Agama Hindu lain yang sudah tersedia
Catur Warna dalam Kehidupan MasyarakatPendidikan Agama Hindu Kelas X SMAAjaran Punarbhawa sebagai Wahana Memperbaiki Kualitas DiriPendidikan Agama Hindu Kelas X SMADhamma Sastra sebagai Sumber Hukum HinduPendidikan agama hindu Kelas X SMADharma sastra sebagai sumber hukum hinduPendidikan agama hindu Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Catur Asrama dan Catur Warna pada Pendidikan Agama Hindu SMA, Fase E, elemen Sraddha dan Bhakti.
Modul Catur Asrama dan Catur Warna ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Catur Asrama dan Catur Warna untuk Pendidikan Agama Hindu kelas X.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu materi Catur Asrama dan Catur Warna ini gratis?
Ya. Modul Catur Asrama dan Catur Warna untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Catur Asrama dan Catur Warna ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Hindu kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Hindu kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Catur Asrama dan Catur Warna ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Catur Asrama dan Catur Warna dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Hindu kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Catur Asrama dan Catur Warna ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Catur Asrama dan Catur Warna tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Catur Asrama dan Catur Warna untuk Pendidikan Agama Hindu kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Catur Asrama dan Catur Warna ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Hindu kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Catur Asrama dan Catur Warna beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Hindu kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Hindu ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Catur Asrama dan Catur Warna yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.