SMALB · Kelas XI · Fase F

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XI
Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita

Modul ajar (RPP) Matematika SMALB kelas XI materi Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II.1.1.2 Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus Jenjang SMPLB/SMALB.

Sampul modul ajar Matematika kelas XI materi Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — siap cetak A411 lembar A4✨ Bisa sampai 17 lembar lebih2 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Penjumlahan bersusun bilangan ratusan adalah metode menjumlahkan dua bilangan atau lebih dengan menyusunnya berdasarkan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan). Dimulai dari satuan, lalu puluhan, dan ratusan. Teknik menyimpan digunakan ketika hasil penjumlahan di satu nilai tempat melebihi 9, di mana angka puluhan dari hasil tersebut ditambahkan ke nilai tempat berikutnya. Ketelitian dan pemahaman nilai tempat sangat penting untuk hasil yang akurat, dan keterampilan ini sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Bukan Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita yang Anda cari? Materi Matematika Kelas XI lainnya:

Lihat peta materi setahun10 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita
Matematika · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita
Matematika · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPenjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik dapat melakukan penjumlahan bilangan puluhan dengan teknik bersusun tanpa menyimpan dan menyimpan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik mengidentifikasi informasi penting dari soal cerita untuk menentukan operasi penjumlahan yang tepat.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menemukan berbagai cara atau strategi untuk menyelesaikan soal penjumlahan bersusun bilangan ratusan.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi yang dihadapi
    Peserta didik menyelesaikan tugas penjumlahan bersusun secara mandiri setelah memahami konsep dan langkah-langkahnya.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II.1.1.2 Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus Jenjang SMPLB/SMALB
Elemen / DomainBilangan
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan pemahaman tentang bilangan cacah hingga 1.000, termasuk nilai tempat dan operasi penjumlahan serta pengurangan dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata materi ini adalah menghitung total harga belanjaan yang terdiri dari beberapa barang dengan harga ratusan rupiah.
KonseptualKonsep intinya adalah nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) dan prinsip penjumlahan bersusun dengan menyimpan.
ProseduralCara yang dipelajari adalah langkah-langkah menjumlahkan bilangan ratusan secara bersusun, dimulai dari satuan, puluhan, lalu ratusan, dengan memperhatikan teknik menyimpan.
MetakognitifKesadaran belajar yang ditumbuhkan adalah pentingnya ketelitian dalam menempatkan angka sesuai nilai tempat dan memahami kapan harus menyimpan dalam penjumlahan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh dan bimbingan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) pada bilangan ratusan dengan tepat.
  2. Dengan menggunakan media blok Dienes, peserta didik dapat melakukan penjumlahan bersusun bilangan ratusan tanpa menyimpan dengan benar.
  3. Setelah melihat peragaan guru, peserta didik dapat melakukan penjumlahan bersusun bilangan ratusan dengan menyimpan pada nilai tempat puluhan dengan tepat.
  4. Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat menyelesaikan soal cerita sederhana terkait penjumlahan bersusun bilangan ratusan dalam kehidupan sehari-hari dengan bantuan visual.
  5. Setelah mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menjelaskan kembali langkah-langkah penjumlahan bersusun bilangan ratusan dengan bahasa yang sederhana.
Halaman 2 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa penjumlahan bersusun bilangan ratusan adalah metode yang sistematis dan efisien untuk menemukan jumlah total, yang sangat berguna dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari seperti berbelanja atau menghitung persediaan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menjumlahkan dua bilangan ratusan agar lebih mudah dan tidak salah hitung?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik membaca dan memahami soal cerita sederhana yang melibatkan penjumlahan bilangan ratusan.
Pendidikan Pancasila: Peserta didik belajar bekerja sama dan menghargai pendapat teman saat mengerjakan tugas kelompok.
Prakarya: Peserta didik dapat menghitung jumlah bahan kerajinan yang dibutuhkan (misalnya, manik-manik atau potongan kain) untuk membuat suatu produk.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali dapat membantu peserta didik mengidentifikasi benda-benda di rumah yang jumlahnya ratusan dan mempraktikkan penjumlahan sederhana dalam konteks sehari-hari, seperti menghitung jumlah kelereng atau kancing.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang ditata dengan poster angka dan nilai tempat, serta ketersediaan media konkret seperti blok Dienes, manik-manik, atau stik es krim, akan mendukung pembelajaran yang aman dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi atau game edukasi interaktif sederhana di tablet/komputer yang melatih penjumlahan bilangan ratusan akan meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik.
Halaman 3 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh dan bimbingan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) pada bilangan ratusan dengan tepat. Dengan menggunakan media blok Dienes, peserta didik dapat melakukan penjumlahan bersusun bilangan ratusan tanpa menyimpan dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tepuk Angka: Guru menyebutkan angka, peserta didik menepuk tangan sesuai jumlah digit angka tersebut (misal: 234, tepuk 3 kali).
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru menunjukkan gambar dua tumpukan buku, satu tumpukan 125 buku dan tumpukan lain 112 buku, lalu bertanya: 'Berapa banyak buku di tumpukan pertama? Berapa banyak di tumpukan kedua? Bagaimana cara kita menghitung total semua buku ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar menjumlahkan bilangan ratusan dengan cara bersusun agar lebih mudah, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita menjumlahkan dua bilangan ratusan agar lebih mudah dan tidak salah hitung?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang seorang anak yang kesulitan menghitung total harga belanjaan yang nilainya ratusan, lalu bertanya: 'Apa kesulitan anak ini? Bagaimana kita bisa membantunya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (2-3 orang) dan membagikan blok Dienes serta lembar kerja.
  3. Bimbingan penyelidikan: Guru membimbing peserta didik mengidentifikasi nilai tempat pada bilangan ratusan menggunakan blok Dienes (misal: 123 = 1 balok ratusan, 2 balok puluhan, 3 kubus satuan), lalu meminta mereka menata bilangan 125 dan 112 menggunakan blok Dienes.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara berkelompok menjumlahkan 125 + 112 menggunakan blok Dienes, menata blok sesuai nilai tempat, dan menghitung total setiap nilai tempat tanpa menyimpan.
  2. Setiap kelompok menuliskan hasil penjumlahannya di papan tulis dan menjelaskan langkah-langkahnya menggunakan blok Dienes.
  3. Guru memberikan contoh soal penjumlahan bersusun bilangan ratusan tanpa menyimpan di papan tulis dan meminta peserta didik mengerjakannya di buku latihan dengan bantuan blok Dienes.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengerjaan soal latihan dan menjelaskan strategi mereka.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi jika ada kesalahan, memastikan semua peserta didik memahami konsep penjumlahan bersusun tanpa menyimpan.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan menyimpulkan kembali langkah-langkah penjumlahan bersusun bilangan ratusan tanpa menyimpan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi penjumlahan bersusun bilangan ratusan tanpa menyimpan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja keras mereka, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas singkat untuk dikerjakan di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah melihat peragaan guru, peserta didik dapat melakukan penjumlahan bersusun bilangan ratusan dengan menyimpan pada nilai tempat puluhan dengan tepat. Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat menyelesaikan soal cerita sederhana terkait penjumlahan bersusun bilangan ratusan dalam kehidupan sehari-hari dengan bantuan visual.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tunjuk Angka: Guru menyebutkan nilai tempat (misal: 'puluhan'), peserta didik menunjuk angka pada bilangan yang ditayangkan guru yang menempati nilai tempat tersebut.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulas kembali materi penjumlahan bersusun tanpa menyimpan dengan memberikan satu contoh singkat di papan tulis, lalu bertanya: 'Siapa yang masih ingat bagaimana cara menjumlahkan bilangan ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar penjumlahan bersusun dengan menyimpan, yang akan sangat berguna saat kita berbelanja atau menghitung barang.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan soal cerita: 'Ibu membeli 156 buah jeruk dan 138 buah apel. Berapa total buah yang dibeli Ibu?' dan bertanya: 'Bagaimana cara menjumlahkan ini? Apakah sama dengan yang kemarin kita pelajari?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan blok Dienes serta LKPD.
  3. Bimbingan penyelidikan: Guru mendemonstrasikan penjumlahan 156 + 138 menggunakan blok Dienes, menunjukkan bagaimana 14 satuan menjadi 1 puluhan dan 4 satuan, serta 9 puluhan menjadi 1 ratusan dan 9 puluhan (jika ada kasus menyimpan di ratusan).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara berkelompok mengerjakan soal cerita pada LKPD menggunakan blok Dienes dan menuliskan langkah-langkah serta hasilnya.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka, menjelaskan bagaimana mereka melakukan penyimpanan pada nilai tempat puluhan atau ratusan.
  3. Guru memberikan soal-soal latihan tambahan penjumlahan bersusun bilangan ratusan dengan menyimpan, meminta peserta didik mengerjakannya secara mandiri di buku latihan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik secara bergantian mempresentasikan jawaban mereka di depan kelas, menjelaskan setiap langkah penjumlahan dan penyimpanan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengoreksi kesalahan dengan sabar, dan memberikan pujian untuk usaha yang telah dilakukan peserta didik.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan menyimpulkan kembali konsep penjumlahan bersusun dengan menyimpan dan memberikan contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah penjumlahan bersusun bilangan ratusan, baik tanpa maupun dengan menyimpan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan keberanian peserta didik dalam mencoba hal baru, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa soal cerita sederhana dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat melakukan penjumlahan bersusun bilangan ratusan dengan dan tanpa menyimpan.

Alat & bahan: Blok Dienes, pensil, penghapus, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Amati gambar buah jeruk dan apel di bawah ini, lalu tuliskan jumlahnya.
  2. Susunlah bilangan-bilangan tersebut secara bersusun sesuai nilai tempatnya (satuan, puluhan, ratusan) menggunakan blok Dienes.
  3. Jumlahkan mulai dari nilai tempat satuan, lalu puluhan, dan terakhir ratusan. Ingat, jika hasilnya lebih dari 9, simpan ke nilai tempat berikutnya.
  4. Tuliskan hasil penjumlahanmu di lembar kerja ini.
  5. Selesaikan soal cerita penjumlahan yang diberikan di bawah ini.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Berapa nilai dari angka 5 pada bilangan 257?
  2. Coba hitung: 34 + 25 = ...
  3. Coba hitung: 47 + 16 = ...

Formatif (proses): Pengamatan langsung terhadap partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, penggunaan blok Dienes, dan ketepatan saat memecahkan masalah di LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis singkat berupa soal penjumlahan bersusun bilangan ratusan (dengan dan tanpa menyimpan) dan soal cerita sederhana.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi nilai tempat pada bilangan ratusanNilai tempat satuan, puluhan, ratusan2 JPpenalaran kritis
2Melakukan penjumlahan bersusun bilangan ratusan tanpa menyimpanPenjumlahan bersusun tanpa menyimpan2 JPpenalaran kritis, kemandirian
3Melakukan penjumlahan bersusun bilangan ratusan dengan menyimpanPenjumlahan bersusun dengan menyimpan2 JPpenalaran kritis, kreativitas
4Menyelesaikan soal cerita penjumlahan bilangan ratusanAplikasi penjumlahan dalam soal cerita2 JPpenalaran kritis, kemandirian
Halaman 8 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Penjumlahan bersusun bilangan ratusan adalah cara yang teratur untuk menggabungkan dua bilangan atau lebih yang memiliki tiga angka. Metode ini membantu kita menghitung dengan lebih mudah dan akurat, terutama ketika jumlahnya besar. Dengan memahami nilai tempat dan teknik menyimpan, kita bisa menyelesaikan banyak masalah hitungan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mengenal Nilai Tempat Bilangan Ratusan
Setiap angka dalam bilangan ratusan memiliki nilai tempatnya sendiri. Ada satuan, puluhan, dan ratusan. Contohnya, pada bilangan 325, angka 5 berada di tempat satuan (nilainya 5), angka 2 berada di tempat puluhan (nilainya 20), dan angka 3 berada di tempat ratusan (nilainya 300). Memahami nilai tempat ini sangat penting agar kita tidak salah saat menjumlahkan secara bersusun.

2. Langkah-langkah Penjumlahan Bersusun Tanpa Menyimpan
Untuk menjumlahkan bilangan ratusan tanpa menyimpan, pertama-tama tulis kedua bilangan secara bersusun dengan meluruskan nilai tempatnya (satuan lurus satuan, puluhan lurus puluhan, ratusan lurus ratusan). Kemudian, jumlahkan angka pada nilai tempat satuan terlebih dahulu. Setelah itu, jumlahkan angka pada nilai tempat puluhan, dan terakhir jumlahkan angka pada nilai tempat ratusan. Contoh: 123 + 214 = 337.

3. Langkah-langkah Penjumlahan Bersusun dengan Menyimpan (1)
Kadang, saat menjumlahkan, hasil di satu nilai tempat bisa lebih dari 9. Ini yang disebut 'menyimpan'. Misalnya, saat menjumlahkan satuan dan hasilnya 10 atau lebih, kita tulis angka satuannya di bawah dan angka puluhannya (yang bernilai 1) kita 'simpan' ke nilai tempat puluhan di atas. Contoh: 125 + 117. Satuan: 5 + 7 = 12. Tulis 2 di bawah, simpan 1 ke puluhan.

4. Langkah-langkah Penjumlahan Bersusun dengan Menyimpan (2)
Setelah menyimpan dari satuan ke puluhan, kita jumlahkan angka di tempat puluhan, termasuk angka yang disimpan tadi. Jika hasilnya juga 10 atau lebih, kita akan 'menyimpan' lagi ke nilai tempat ratusan. Contoh lanjutan dari 125 + 117: Puluhan: 2 + 1 (dari simpanan) + 1 = 4. Ratusan: 1 + 1 = 2. Jadi, 125 + 117 = 242.

5. Pentingnya Ketelitian dalam Penjumlahan Bersusun
Ketelitian adalah kunci utama dalam penjumlahan bersusun. Pastikan setiap angka diletakkan pada nilai tempat yang benar. Selalu mulai menjumlahkan dari nilai tempat satuan, lalu puluhan, dan terakhir ratusan. Jangan lupa untuk menambahkan angka yang disimpan ke nilai tempat berikutnya. Dengan berlatih terus-menerus, kita akan semakin terampil dan teliti.

6. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Keterampilan penjumlahan bersusun bilangan ratusan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat kita menghitung total uang belanjaan, menghitung jumlah barang yang ada di toko, atau menjumlahkan skor dalam permainan. Dengan menguasai materi ini, kita bisa lebih mandiri dalam mengelola keuangan dan memecahkan masalah hitungan sederhana.

Rangkuman: Penjumlahan bersusun bilangan ratusan adalah metode menjumlahkan dua bilangan atau lebih dengan menyusunnya berdasarkan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan). Dimulai dari satuan, lalu puluhan, dan ratusan. Teknik menyimpan digunakan ketika hasil penjumlahan di satu nilai tempat melebihi 9, di mana angka puluhan dari hasil tersebut ditambahkan ke nilai tempat berikutnya. Ketelitian dan pemahaman nilai tempat sangat penting untuk hasil yang akurat, dan keterampilan ini sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Nilai tempatPosisi suatu angka dalam bilangan yang menentukan besarnya nilai angka tersebut.
SatuanNilai tempat paling kanan pada bilangan, nilainya 1-9.
PuluhanNilai tempat di sebelah kiri satuan, nilainya 10-90.
RatusanNilai tempat di sebelah kiri puluhan, nilainya 100-900.
MenyimpanProses memindahkan nilai puluhan dari hasil penjumlahan ke nilai tempat di depannya.
BersusunCara menuliskan bilangan secara vertikal sesuai nilai tempatnya untuk dihitung.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita" mata pelajaran Matematika Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 12–17

Modul Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIPeta Konsep
Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — TunagrahitaMengenal Nilai Tempat Bilangan RatusanLangkah-langkah Penjumlahan Bersusun Tanpa MenyimpanLangkah-langkah Penjumlahan Bersusun dengan Menyimpan (1)Langkah-langkah Penjumlahan Bersusun dengan Menyimpan (2)Pentingnya Ketelitian dalam Penjumlahan Bersusun
Dari sub-bab Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — TunagrahitaHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Matriks1Transformasi Geometri1Fungsi Komposisi dan Invers1Program Linear1Polinomial…+5 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMatriksTransformasi GeometriFungsi Komposisi dan InversProgram Linear
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita pada Matematika SMALB, Fase F, elemen Bilangan.

Modul Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita untuk Matematika kelas XI.

Apakah modul ajar Matematika materi Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita ini gratis?

Ya. Modul Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita untuk kelas XI SMALB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II.1.1.2 Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus Jenjang SMPLB/SMALB, pada Fase F untuk kelas XI SMALB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita untuk Matematika kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas XI SMALB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Matematika ini cocok untuk SMALB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMALB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Penjumlahan bersusun bilangan ratusan — Tunagrahita disusun untuk SMALB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Matematika SMALBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.